Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Jurnal ENMAP

PEMETAAN UNIT LAHAN UNTUK KESESUAIAN TANAMAN KAKAO DI DESA UNGGAHAN KECAMATAN SERIRIT Atmaja, Dewa Made
Jurnal ENMAP Vol 1, No 1 (2020): Maret, Jurnal ENMAP
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pemetaan Unit Lahan Untuk  Kesesuaian Tanaman Kakao di Desa Unggahan Kecamatan Seririt”. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui pemetaan unit lahan di Desa Unggahan Kecamatan Seririt. (2) Untuk menilai kesesuaian tanaman kakao di Desa Unggahan Kecamatan Seririt. Obyek dalam penelitian ini adalah kesesuaian lahan untuk tanaman kakao  di Desa Unggahan Kecamatan Seririt. Subyek penelitiannya adalah unit-unit lahan  yang ditanami tanaman kakao di Desa Unggahan Kecamatan Seririt. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tehnik interpretasi citra satelit, observasi, dan pencatatan dokumen. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis tehnik interpretasi dan pengamatan lapangan serta menggunakan sistem kunci penilaian kesesuaian lahan pada kategori tingkat kelas dan sub kelas tanaman kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pemetaan unit lahan diperoleh dari hasil interpretasi citra satelit, analisis peta dan uji medan sehinggga dapat dipetakan unit lahan dan diperoleh 15 unit lahan pada daerah penelitian, dan yang diteliti hanya 7 unit lahan yang ditanami kakao. (2) Lahan yang sesuai untuk tanaman kakao seluas 907 Ha atau 59,20% dan lahan yang tidak sesuai seluas 625 Ha atau 40,80%. Kelas kesesuaian untuk lahan yang sesuai termasuk S3 yaitu hampir sesuai dengan sub kelas S3ns tersebar pada satuan pemetaan 3, 5. 7, dan 9 serta sub kelas S3rns tersebar pada satuan pemetaan 15. Lahan yang tidak sesuai termasuk kelas N1 dengan sub kelas N1s tersebar pada satuan pemetaan 10 dan 12
IDENTIFIKASI POTENSI ANCAMAN BENCANA TANAH LONGSOR BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KECAMATAN BATURITI KABUPATEN TABANAN Manuaba, Ida Bagus Kade Aditya; Atmaja, Dewa Made; Putra, I Wayan Krisna Eka
Jurnal ENMAP Vol 2, No 1 (2021): Maret, Jurnal ENMAP
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi Potensi Kerentanan Bencana Tanah Longsor Berbasis Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Baturiti Kabupeten Tabanan. Penelitian ini mengunakan metode penelitian survei dengan mengunkan teknik obserpasi dan teknik dokumentasi dalam pengumpulan data. Objek dalam penelitian ini yaitu identifikasi potensi kerentanan bencana tanah longsor berbasis system informasi geogrfis. Teknik analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan cara analisis deskriptif dan kualitatif.yang dikorelasikan dengan teknik pembobotan. Teknik ini digunakan untuk mengetahui prolehan bobot tertinggi dan bobot terendah yang nantinya akan dianalisis dan diklasifikasikan ke dalam katagori pembobotan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebaran tingkat potensi kerentanan tanah longsor yang terdapat di Kecmatan Baturuti Kabupaten Tabanan   sangat berpariasi dan memiliki keunikan tersediri. Terdapat 35 titik persebaran potensi kerentanan bencana tanah longsor. Kecamatan Baturuti merupakan salah satu dari sepulu kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan terletak dibagian paling uatra. Dan memiliki letak geografis daerah pegunungan, pariwisata,pertanian, merupakan andalan di Kecamtan Baturiti. Perkembangan teknologi informasi serta komunikasi yang semakin cepat. Yang dibarengi dengan kritisnya sikap masyarakat terhadap berbagai pelaksanaan dari hasil pembangunan yang sedang dilaksanalan telah mendorong pemerintah pusat, dan daerah untuk melaksanakan pemerintah secara efektif,efisien, dan transvaran.Kata Kunci: Potensi Ancaman, Tanah Longsor, Sistem Inforasi Geografis
PEMETAAN UNIT LAHAN UNTUK KESESUAIAN TANAMAN KAKAO DI DESA UNGGAHAN KECAMATAN SERIRIT Dewa Made Atmaja
Jurnal ENMAP Vol. 1 No. 1 (2020): Maret, Jurnal ENMAP
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/em.v1i1.26718

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pemetaan Unit Lahan Untuk  Kesesuaian Tanaman Kakao di Desa Unggahan Kecamatan Seririt”. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui pemetaan unit lahan di Desa Unggahan Kecamatan Seririt. (2) Untuk menilai kesesuaian tanaman kakao di Desa Unggahan Kecamatan Seririt. Obyek dalam penelitian ini adalah kesesuaian lahan untuk tanaman kakao  di Desa Unggahan Kecamatan Seririt. Subyek penelitiannya adalah unit-unit lahan  yang ditanami tanaman kakao di Desa Unggahan Kecamatan Seririt. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tehnik interpretasi citra satelit, observasi, dan pencatatan dokumen. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis tehnik interpretasi dan pengamatan lapangan serta menggunakan sistem kunci penilaian kesesuaian lahan pada kategori tingkat kelas dan sub kelas tanaman kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pemetaan unit lahan diperoleh dari hasil interpretasi citra satelit, analisis peta dan uji medan sehinggga dapat dipetakan unit lahan dan diperoleh 15 unit lahan pada daerah penelitian, dan yang diteliti hanya 7 unit lahan yang ditanami kakao. (2) Lahan yang sesuai untuk tanaman kakao seluas 907 Ha atau 59,20% dan lahan yang tidak sesuai seluas 625 Ha atau 40,80%. Kelas kesesuaian untuk lahan yang sesuai termasuk S3 yaitu hampir sesuai dengan sub kelas S3ns tersebar pada satuan pemetaan 3, 5. 7, dan 9 serta sub kelas S3rns tersebar pada satuan pemetaan 15. Lahan yang tidak sesuai termasuk kelas N1 dengan sub kelas N1s tersebar pada satuan pemetaan 10 dan 12
IDENTIFIKASI POTENSI ANCAMAN BENCANA TANAH LONGSOR BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KECAMATAN BATURITI KABUPATEN TABANAN Ida Bagus Kade Aditya Manuaba; Dewa Made Atmaja; I Wayan Krisna Eka Putra
Jurnal ENMAP Vol. 2 No. 1 (2021): Maret, Jurnal ENMAP
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/em.v2i1.33374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi Potensi Kerentanan Bencana Tanah Longsor Berbasis Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Baturiti Kabupeten Tabanan. Penelitian ini mengunakan metode penelitian survei dengan mengunkan teknik obserpasi dan teknik dokumentasi dalam pengumpulan data. Objek dalam penelitian ini yaitu identifikasi potensi kerentanan bencana tanah longsor berbasis system informasi geogrfis. Teknik analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan cara analisis deskriptif dan kualitatif.yang dikorelasikan dengan teknik pembobotan. Teknik ini digunakan untuk mengetahui prolehan bobot tertinggi dan bobot terendah yang nantinya akan dianalisis dan diklasifikasikan ke dalam katagori pembobotan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebaran tingkat potensi kerentanan tanah longsor yang terdapat di Kecmatan Baturuti Kabupaten Tabanan   sangat berpariasi dan memiliki keunikan tersediri. Terdapat 35 titik persebaran potensi kerentanan bencana tanah longsor. Kecamatan Baturuti merupakan salah satu dari sepulu kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan terletak dibagian paling uatra. Dan memiliki letak geografis daerah pegunungan, pariwisata,pertanian, merupakan andalan di Kecamtan Baturiti. Perkembangan teknologi informasi serta komunikasi yang semakin cepat. Yang dibarengi dengan kritisnya sikap masyarakat terhadap berbagai pelaksanaan dari hasil pembangunan yang sedang dilaksanalan telah mendorong pemerintah pusat, dan daerah untuk melaksanakan pemerintah secara efektif,efisien, dan transvaran.
PEMETAAN TEKSTUR TANAH DI KABUPATEN BANGLI Komang Evi Krisnayanti; Dewa Made Atmaja; Wayan Damar Windu Kurniawan
Jurnal ENMAP Vol. 3 No. 2 (2022): September, Jurnal ENMAP
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/em.v3i2.52804

Abstract

Tekstur tanah dapat digunakan untuk mengetahui klasifikasi sebaran tekstur tanah maupun kesesuaian tekstur tanah berdasarkan tutupan lahan, tekstur tanah merupakan tingkat kehalusan tanah yang dilihat dari partikel-partikel yang terdapat pada suatu tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola sebaran tekstur tanah serta pola sebaran tutupan lahan berdasarkan tekstur tanah di Kabupaten Bangli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu empirik kualitatif diamana metode ini dilakukan dengan pengambilan sampel tanah secara acak pada wilayah penelitian serta pengujian sampel ini agar menghasilkan tekstur tanah dilakukan pengujian di laboratorium hasil uji sampel tanah diberikan pengkelasan tekstur tanah berdasarkan diagram segitiga tekstur tanah sehingga menghasilkan sebuah peta kondisi tekstur tanah di Kabupaten Bangli serta dibentuk pula dalam diagram tabel yang menunjukan bahwa hasil sebaran kondisi tekstur tanah di Kabupaten Bangli paling dominan berada pada tekstur tanah geluh pasir seluas 12920.05 ha yang tersebar di 3 Kecamatan yaitu Bangli, Kintamani dan Susut namun Kecamatan Kintamani memiliki luasan terbesar seluas 11452.40 ha serta memiliki sebaran tutupan lahan dengan luasan terbesar terdapat pada tutupan lahan kebun campuran dan tegalan atau ladang.
KOREKSI GEOMETRIK DATA DRONE DENGAN METODE AFFINE DAN METODE POLYNOMIAL ORDE 2 PADA PEMETAAN LAHAN SAWAH DI BANJAR TEGAL, DESA SANGSIT Kadek Ryan Adi Nugraha; Dewa Made Atmaja; I Gede Budiarta
Jurnal ENMAP Vol. 3 No. 2 (2022): September, Jurnal ENMAP
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/em.v3i2.53257

Abstract

Kebutuhan data geospasial sebagai informasi geofgrafis suatu daerah perlu adanya pembaruan karena pada setiap tahunnya perkembangan pembangunan suatu daerah semakin banyak. Penggunaan teknologi UAV atau drone dapat membantu mempercepat berbagai pekerjaan salah satunya dalam mendapatkan data geospasial. Penggunaan drone dalam pemetaan tentunya mengenai keakurasian posisi kebanyakan masih rendah. Sehingga diperlukan dilakukan koreksi geometric. Koreksi geometric dilakukan dengan tujuan untuk membetulkan distorsi pada citra agar sesuai dengan koordinat posisi sebenarnya di permukaan bumi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah GCP yang optimal dalam melakukan proses koreksi geometric data drone dan untuk mengetahui mekanisme orthorektifikasi dalam proses koreksi geometric data drone. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu meenggunakan metode orthorektifikasi dengan menyatukan GCP (Ground Control Point) dan data drone menggunakan bantuan softwere ArcGIS. Penentuan jumlah GCP berdasarkan metode transformasi Affine dengan jumlah 4 titik GCP dan metode transformasi Polynomial Orde-2 dengan jumlah 8 titik GCP. Hasil penelitian ini berupa visualisasi data drone yang sudah ter-rektifikasi dengan total ketelitian geometric horizontal pada metode Affine sejumlah 0,160129635 m dan pada metode polynomial orde-2 sejumlah 0,06590305225 m. Sehingga kedua metode transformasi ini memenuhi syarat ketelitian geometric horizontal pada peta kelas 1 skala 1:1000 dengan nilai ketelitian ≤ 0,2 m.
PENERAPAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM PEMETAAN ANCAMAN BANJIR DI KOTA DENPASAR Made Pasek Oka Adnyana; Atmaja, Dewa Made; Budiarta, I Gede; Kurniawan, Wayan Damar Windu; Jayantara, I Gst Ngr Yoga
Jurnal ENMAP (Environment and Mapping) Vol. 5 No. 1 (2024): Maret 2024, Jurnal ENMAP
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/enmap.v5i1.79827

Abstract

Denpasar City is the capital of Bali Province, located in the southern part of Bali Island. The population growth rate in Denpasar City from 2021 to 2022 reached 0.12%, with a population density of 5,727 people per square meter in 2022. This high population growth rate naturally impacts the demand for land for both residential and activity purposes, indirectly posing a potential risk for flooding problems. According to BPBD Denpasar City, there were 37 flood incidents in 2018 and 5 flood incidents in 2020. This study aims to map flood threats in Denpasar City, Bali Province. The method used is the Analytical Hierarchy Process (AHP), which assigns weights and scores to each flood parameter and then overlays them. The weighting and scoring of each flood parameter are based on related research. The flood parameters used include slope gradient, land cover, rainfall, drainage density, and soil type. The overlay results produce a flood threat map with five classifications: very low with an area of 1.17 ha, low with an area of 121.35 ha, medium with an area of 2210.41 ha, high with an area of 6970.29 ha, and very high with an area of 3178.92 ha.
Pemetaan potensi banjir di Desa Candikuning berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Luh Putu Nandha Maha Dewi; Atmaja, Dewa Made; Putra, I Wayan Krisna EKa
Jurnal ENMAP (Environment and Mapping) Vol. 5 No. 2 (2024): September 2024, Jurnal ENMAP
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/enmap.v5i2.79830

Abstract

This quantitative research aims to identify areas with flood potential in Candikuning Village, Baturiti District, Tabanan Regency. The study was conducted from September 2023 to May 2024. It covers various variables relevant to flood potential, namely rainfall, slope gradient, land use, soil type, and drainage density. To identify flood-prone areas in Candikuning Village, each parameter was scored based on predetermined classifications according to their respective categories. This process involved an in-depth analysis of the collected data. Once these parameters were classified, the next step was to overlay them with the Candikuning Village Administrative Map. In this study, weighted overlays were used to combine data on rainfall, slope gradient, land use, soil type, and drainage density. Each layer of information was weighted based on its importance in contributing to flood potential. The final result of this study is a flood potential map depicting areas in Candikuning Village with varying levels of flood risk. The classifications on this map are divided into five main categories: very low potential, low, medium, high, and very high. This flood potential map is expected to serve as a useful tool for local government and the community in planning flood mitigation measures, as well as in the effective management of natural resources and spatial planning.
Pemetaan Potensi Objek Wisata Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Di Kawasan Catur Desa Adat Dalem Tamblingan Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali Made Sinta Devi Dian Prativa; Atmaja, Dewa Made; Budiarta, I Gede
Jurnal ENMAP (Environment and Mapping) Vol. 5 No. 1 (2024): Maret 2024, Jurnal ENMAP
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/enmap.v5i1.80072

Abstract

The objects of tourist attraction owned by Chess Desa Adat Dalem Tamblingan are natural attractions and spiritual tourism. However, these attractions have not maximised the data collection of tourism objects and there is no map of tourism objects so that this research is important to analyse the potential level of tourism objects and map where the distribution of tourism objects in the Chess area of Dalem Tamblingan Traditional Village. This study uses a survey method by applying interview, observation, and documentation techniques for data collection. Analysis was carried out using quantitative descriptive analysis techniques by utilising data from observations and interviews, and correlated using scoring techniques. After calculating each criterion score on each parameter measured, the results are in the form of a map of the distribution of the potential level of tourist attractions in the Traditional Village Chess Area of Dalem Tamblingan. In this Chess Village tourist attraction there are 10 points of tourist attraction distribution locations, of which there are 8 points of great potential, 1 point of potential and 1 point of no potential.
Pemanfaatan Citra Satelit Resolusi Tinggi pada Google Earth Pro dan SIG untuk Deteksi Kerusakan Infrastruktur Jalan dan Bangunan Akibat dari Abrasi di Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru Bagus Arya Yoga Bharata, Ida; Atmaja, Dewa Made; Gunamantha, I Made; Christiawan, Putu Indra; Setiabudi, Gede Iwan
Jurnal ENMAP (Environment and Mapping) Vol. 6 No. 01 (2025): Maret 2025, Jurnal ENMAP
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The coastal environment in some parts of Indonesia's coast is vulnerable to coastal dynamics, one of which is abrasion which threatens the organization at Pebuahan Beach, Banyubiru Village, Negara, Jembrana, Bali Island. The objectives of this research are 1) detecting environmental damage to road infrastructure and buildings resulting from abrasion at Pebuahan Beach, and 2) mapping environmental damage to road infrastructure and buildings resulting from abrasion at Pebuahan Beach. The research carried out was exploratory descriptive research using CSRT data available on Google Earth Pro at 3 different times, namely 2009, 2016, and 2023, which were collected through visual interpretation and digitization on the screen and then analyzed using a spatial approach. The research results showed that 184 buildings were washed away and 28 buildings were damaged during the 2009-2023 period. The percentage of buildings that were washed away and damaged was a total of 30% of buildings affected by abrasion during the 2009-2023 period. Apart from that, damage to road infrastructure covering 675.57 meters was washed away and 268.31 meters was damaged, or if combined, it reached 25% of the existing roads in the Pebuahan Beach residential area during the 2009-2023 period. The continuing damage that occurs makes it necessary to take concrete steps to address the large number of buildings and infrastructure that have been lost.