Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Proses Interaksi dan Perilaku Komunikasi dalam Kelompok Tarekat Tijaniyah di Zawiyah Serang Kabupaten Bekasi Pratiwi, Ellya; Ismail, Asep Usman; Sukmawati, Lilis
INTERAKSI PERADABAN: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Program Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/interaksi.v2i1.26287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses interaksi dan perilaku komunikasi dalam kelompok tarekat Tijaniyah di Zawiyah Serang Kabupaten Bekasi. Pesan-pesan yang dipertukarkan dalam proses interaksi kelompok dapat membentuk peran dan kepribadian anggota kelompok serta karakter atau sifat kelompok secara keseluruhan. Proses interaksi dan dinamika komunikasi kelompok tarekat Tijaniyah ini dianalisis berdasarkan teori analisis proses interaksi oleh Robert Bales. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses interaksi pada kelompok Tijaniyah di Zawiyah Serang Kabupaten Bekasi membentuk peran dan kepribadian anggota kelompok secara keseluruhan. Muqaddam yang berperan sebagai pemimpin kelompok lebih dominan secara signifkan dibandingkan peran pemimpin sosioemosional. Baik para anggota kelompok (ikwhan Tijaniyah) maupun muqaddam menunjukkan tindakan positif yang dapat dilihat kategori pesan dan situasi komunikasi. Proses interaksi tersebut membuat permasalahan komunikasi pada kelompok ini secara umum terkendali dengan baik.
Efektivitas Public Speaking Presenter Dalam Menarik Penonton PAL TV Palembang Sepriansyah, Nanda; Sukmawati, Lilis
INTERAKSI PERADABAN: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 4 No. 1 (2024): Interaksi Peradaban Januari-Juli 2024
Publisher : Program Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/interaksi.v4i1.38513

Abstract

Skripsi ini mengkaji secara mendalam dampak kemampuan Public Speaking presenter terhadap daya tarik penonton PAL TV Palembang, penelitian ini mencakup analisis aspek verbal dan non-verba komunikasi presenter dalam konteks  televisi lokal. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi, untuk mendalami pemahaman tentang pengalaman, persepsi, terhadap Public Speaking presenter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan Public Speaking presenter dalam berbicara didepan umum, kepercayaan diri, keterampilan berbicara, mengelola ekspresi, wajah, penggunaan gerakan bahasa tubuh, kecepatan berbicara, artikulasi dan pengucapan, nada saat berbicara, aturan Ketika berbicara, cara mengatasi kegugupan saat presentasi, kemampuan menyampaikan materi secara menarik, serta membangun koneksi emosional memiliki implikasi positif pada partisipasi dan keterlibatan penonton, dan persiapan presenter sebelum dan setelah membaca pemberitaan, temuan ini menggaris bawahi pentingnya keterampilan Public Speaking sebagai faktor utama dalam menetukan kesuksesan sebuah program televisi lokal. Penelitian ini juga menyoroti perlunya pelatihan dan pengembangan terus menerus bagi presenter guna meningkatkan kualitas komunikasi mereka agar semakain menarik saat presentasi kedepannya, dengan kata kunci Public Speaking, Presenter, dan PAL TV Palembang. Penelitian ini memberikan kontribusi  penting dalam pemahaman lebih  lanjut tentang bagaimana peningkatan kemampuan komunikasi presenter, agar dapat menjadi dasar bagi pengembangan strategi dan pelatihan bagi presenter agar dapat lebih efektif dalam menyampaikan pesan, meningkatkan daya tarik saat presentasi dalam konteks media  televisi lokal.
Efektivitas Efektivitas Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Kewirausahaan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Oleh Dinas Sosial Kabupaten Bintan Amalia, Dinda; Lestari, Andi Karmila; Sukmawati, Lilis
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 5 No 1 (2024): JAPS April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v5i1.122

Abstract

The government has made various efforts to eradicate poverty. One of the efforts is to carry out community empowerment through an entrepreneurship program called a joint business group (KUBE). KUBE was formed with the aim of being able to reduce poverty through joint and cooperative efforts. In this research, measuring effectiveness is seen from several indicators, namely, target accuracy, program socialization, program objectives, and program monitoring. The aim of this research is to understand and analyze the effectiveness of community empowerment implemented through the Joint Business Group (KUBE) program in Sungai Lekop Village, East Bintan District, Bintan Regency. This research uses qualitative methods and the type of research is descriptive and data is obtained through direct interviews with informants and observation. The results of the research show that the effectiveness of community empowerment through the Joint Business Group Entrepreneurship (KUBE) program in Sungai Lekop Village, East Bintan District, Bintan Regency shows
Gender Inequality in Endogamous Marriage Practices: : A Study of the Arab Community in Palembang Sukmawati, Lilis; Tuhuteru, Ajuan
Al-MUNZIR Vol. 18, No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/am.vi.11493

Abstract

The world is now entering the 5.0 era where humans are required to think forward and be innovative in facing the challenges of the times. Gender equality is an important issue, but the gender gap is still evident, especially in terms of women's rights. Although many Indonesian women have occupied public positions, patriarchal perspectives are still widely found, one of which is in the practice of endogamous marriage. The purpose of this article is to analyze the gender perspective of Palembang Arabs who practice endogamous marriage. The approach used in this article is descriptive qualitative. The informants interviewed totaled five people, two women and three men. The data collection techniques used are observation, interview and documentation. The results showed that men consider women (sharifah) of Arab ethnicity to be submissive so that things that are prohibited such as not being highly educated, not being allowed to have other activities outside the home, and limiting their duties to only taking care of the house and children are things that make them appropriate or not to be used as wives. on the other hand, for women, education is something that is allowed in religion as the hadith which means "pursue knowledge from the mother's cradle to the grave", kitchen affairs are not only women's affairs but also men's affairs, so there is a need for communicationKeywords: Gender issues; Endogamous marriage; Gender inequality, Palembang Arab Village
Infografis : Pentingnya Dalam Pemberitaan (Studi Kasus Media Online Kumparan) ., Maharani; Duku, Sumaina; Sukmawati, Lilis
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 4 No. 3 (2025): November - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v4i3.3858

Abstract

This study aims to analyze the importance of using infographics in news reporting, using a case study of the online media Kumparan. The use of infographics is increasing along with the audience's need for concise, visual, and easy-to-understand information. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through content observation, documentation, and literature studies. The results show that infographics in Kumparan play a significant role in clarifying data, increasing reader engagement, and helping convey complex information more simply. Furthermore, infographics have been proven to increase the visual appeal of news and strengthen the audience's understanding of the issues being reported. Thus, infographics have a significant contribution to the quality of information presentation and the effectiveness of communication in modern online media.
Pola Komunikasi Body Neutrality Sebagai Bentuk Perlawanan Patriarkal Dalam Film Imperfect Maharani, Maharani; Nuraida, Nuraida; Sukmawati, Lilis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6003

Abstract

Komunikasi merupakan istilah akrab dalam kehidupan sehari-hari, namun sulit didefinisikan secara ilmiah karena sifatnya yang abstrak dan memiliki banyak makna. Dalam konteks sosial budaya, komunikasi menjadi sarana penting untuk memahami relasi kekuasaan, termasuk dalam budaya patriarki yang menempatkan laki-laki sebagai pusat otoritas dan perempuan dalam posisi subordinat. Sistem ini membentuk konstruksi sosial mengenai tubuh perempuan yang sering kali dinilai berdasarkan standar kecantikan sempit. dalam kerangka inilah, penelitian berjudul “Pola Komunikasi Body Neutrality Sebagai Bentuk Perlawanan Patriarkal dalam Film Imperfect” hadir untuk menganalisis bagaimana konsep body neutrality digunakan sebagai strategi perlawanan terhadap konstruksi patriarkal tersebut. Salah satu bentuk perlawanan terhadap hegemoni patriarki adalah konsep body neutrality, yakni pemahaman bahwa nilai diri tidak ditentukan oleh penampilan fisik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola komunikasi body neutrality yang muncul dalam film tersebut sebagai strategi melawan konstruksi patriarkal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini memanfaatkan teori feminisme tubuh dan interaksionisme simbolik. Data diperoleh melalui observasi, pengamatan, dan analisis dokumentasi, kemudian diolah melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Imperfect menggambarkan kuatnya pengaruh standar kecantikan patriarkal terhadap cara perempuan memandang tubuhnya. Konsep body neutrality menegaskan bahwa tubuh adalah bagian fungsional yang menopang kehidupan, bukan objek estetis yang harus memenuhi tuntutan publik. Kebahagiaan tidak ditentukan oleh kecantikan, sementara penerimaan diri tidak mensyaratkan perubahan fisik, melainkan kestabilan emosi dan hubungan yang sehat dengan diri sendiri. Sikap netral terhadap tubuh berarti menghargai tubuh apa adanya, tanpa menghakimi perubahan bentuk maupun berat badan.
Analisis Framing Pemberitaan Khilafatul Muslimin Tentang Ideologi Bernegara Saputra, Yudha; Muslimin, Muslimin; Sukmawati, Lilis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7266

Abstract

Penelitian ini mengkaji framing media daring nasional terhadap pemberitaan Khilafatul Muslimin dalam konteks ideologi bernegara di Indonesia. Kemunculan kelompok ini memicu perdebatan publik karena ideologi khilafah yang diusung kerap dipersepsikan bertentangan dengan Pancasila. Media massa berperan penting dalam membentuk pemahaman publik melalui proses framing. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan framing pemberitaan Khilafatul Muslimin pada Kompas.com dan Republika.co.id menggunakan model framing Robert N. Entman. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, berdasarkan berita yang terbit pada Juni 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com membingkai Khilafatul Muslimin sebagai ancaman terhadap Pancasila, stabilitas nasional, dan keamanan negara dengan penekanan pada penegakan hukum dan risiko radikalisme. Sementara itu, Republika.co.id menampilkan framing yang lebih moderat dengan menempatkan isu khilafah dalam konteks keagamaan dan sosial serta menekankan pendekatan dialogis dan deradikalisasi. Perbedaan framing ini mencerminkan orientasi editorial media dan menunjukkan bahwa pemberitaan turut membangun makna serta realitas sosial