Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Agro

Rhizoctonia mycorrhizae application and watering intervals on Dendrobium violaceoflavens seedling: a study of its effect on drought stress R Soelistijono; Daryanti Daryanti; Haryuni Haryuni; Irvansyah Cahya Perwita; Dian Rakhmawati
Jurnal Agro Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/21123

Abstract

Dendrobium violaceoflavens merupakan spesies asli Papua, habitat alaminya adalah daerah dengan curah hujan tinggi sehingga akan menjadi masalah bila dibudidayakan dan terlambat dalam penyiraman. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh aplikasi Rhizoctonia mikoriza dan interval penyiraman pada pertumbuhan vegetatif bibit D. violaceoflavens terhadap cekaman kekeringan (faktor abiotik). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor dan 5 ulangan. Faktor pertama: dengan dan tanpa aplikasi Rhizoctonia mikoriza, faktor kedua adalah interval penyiraman 2 hari, 4 hari dan 6 hari. Hasil penelitian menunjukkan [1] aplikasi Rhizoctonia mikoriza berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dengan nilai tertinggi 2,43 cm, jumlah daun 3,17 helai, dan jumlah akar 4,6 helai; [2] Interval penyiraman berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dengan nilai tertinggi 2, 85 cm, jumlah daun 3,35 helai, jumlah akar 5,27 helai, dan bobot segar 1,23 g; [3] Interaksi pemberian Rhizoctonia mikoriza dan interval penyiraman 4 hari berpengaruh nyata pada panjang daun 1,90 cm dan jumlah daun 3,70 helai, dan pada akar terbentuk struktur peloton. Hasil terbaik diperoleh pada aplikasi Rhizoctonia mikoriza dan interval penyiraman 4 hari dalam penanggulangan cekaman kekeringan.ABSTRACTDendrobium violaceoflavens is a native species of Papua, its natural habitat is an area with high rainfall that will be a problem if it is cultivated and watering is delayed. The aim of this study was to determine the effect of Rhizoctonia mycorrhizae application and watering interval on vegetative growth of D. violaceoflavensseedlings on drought stress (abiotic factors).Research used a Completely Randomized Design (CRD) with 2 factors and 5 replications. First factor was with and without application of Rhizoctonia mycorrhizae, second factor was watering interval of 2 days, 4 days and 6 days. The result showed that [1] the application of Rhizoctonia mycorrhizae had a significant effect on plant height with the highest value of 2.43 cm, number of leaves 3.17 leaves, number of roots 4.6 leaves; [2] watering interval significantly affected on plant height with the highest value of 2.85 cm, number of leaves 3.35 sheets , number of roots 5.27, fresh weight of 1.23 g; [3] Interaction between Rhizoctonia mycorrhizae and watering interval of 4 days significantly affected on leaf length 1.90 cm, leaf number 3.70 sheets and a peloton structure was formed on the root. Best results were obtained on the application of Rhizoctonia mycorrhizae and watering interval of 4 days in overcoming the drought stress.
Application of Rhizoctonia mycorrhiza and without Rhizoctonia mycorrhiza in improving vegetative growth of Dendrobium nindii seedlings R Soelistijono; Daryanti Daryanti; Siti Mardhikasari; Tyara Yunika Sari; Dian Rakhmawati
Jurnal AGRO Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/30844

Abstract

Dendrobium is a genus of orchid that has the most attraction among the public rather than other types, especially for orchid species such as Dendrobium nindii type. The obstacle in cultivating orchids species is the slow vegetative growth when compared to orchids resulting from crosses (hybrid orchids). This research aimed to determine the vegetative growth of D. nindii seedlings using Rhizoctonia sp. The research was conducted at the Greenhouse, Faculty of Agriculture, Tunas Pembangunan University from January to July 2023. The research used quantitative descriptive method consisting of one treatment with six replications and each replications contained ten plants. The factor was application of Rhizoctonia mycorrhiza and without application of Rhizoctonia mycorrhiza. The results showed that (1) the morphological characteristics of Rhizoctonia mycorrhiza were white colonies, with right-angled branches and two nuclei, (2) the application of mycorrhizal Rhizoctonia had a very significant effect on the vegetative growth of D. nindii as shown in the parameters of plant height, leaf length, number of leaves, root length, number of roots and fresh weight of seedlings, and (3) there was an association of Rhizoctonia mycorrhiza with the formation of the peloton structure.ABSTRAKDendrobium merupakan salah satu genus anggrek yang memiliki daya tarik paling banyak di masyarakat diantara jenis anggrek lainnya terutama untuk anggrek spesies seperti Dendrobium nindii. Kendala dalam budidaya anggrek spesies adalah pertumbuhan vegetatif yang lambat bila dibandingkan dengan anggrek hasil persilangan (anggrek hibrida). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan vegetatif bibit D. nindii dengan menggunakan Rhizoctonia sp. Penelitian dilakukan di Rumahkasa Fakultas Pertanian Unversitas Tunas Pembangunan dari Januari sampai Juli 2023. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan enam ulangan dan setiap ulangan terdiri enam tanaman. Faktor perlakuan adalah aplikasi Rhizoctonia mikoriza dan tanpa aplikasi Rhizoctonia mikoriza. Hasil penelitian menunjukkan (1) ciri morfologi Rhizoctonia mikoriza berupa koloni berwarna putih, dengan percabangan siku-siku dan berinti dua, (2) pemberian Rhizoctonia mikoriza berpengaruh sangat nyata pada pertumbuhan vegetatif D. nindii  yang ditunjukan pada parameter tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, panjang akar, jumlah akar dan berat segar bibit, dan (3) terjadi asosiasi Rhizoctonia mikoriza dengan terbentuknya struktur peloton.
Application of Rhizoctonia mycorrhiza and without Rhizoctonia mycorrhiza in improving vegetative growth of Dendrobium nindii seedlings Soelistijono, R; Daryanti, Daryanti; Mardhikasari, Siti; Sari, Tyara Yunika; Rakhmawati, Dian
Jurnal AGRO Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/30844

Abstract

Dendrobium is a genus of orchid that has the most attraction among the public rather than other types, especially for orchid species such as Dendrobium nindii type. The obstacle in cultivating orchids species is the slow vegetative growth when compared to orchids resulting from crosses (hybrid orchids). This research aimed to determine the vegetative growth of D. nindii seedlings using Rhizoctonia sp. The research was conducted at the Greenhouse, Faculty of Agriculture, Tunas Pembangunan University from January to July 2023. The research used quantitative descriptive method consisting of one treatment with six replications and each replications contained ten plants. The factor was application of Rhizoctonia mycorrhiza and without application of Rhizoctonia mycorrhiza. The results showed that (1) the morphological characteristics of Rhizoctonia mycorrhiza were white colonies, with right-angled branches and two nuclei, (2) the application of mycorrhizal Rhizoctonia had a very significant effect on the vegetative growth of D. nindii as shown in the parameters of plant height, leaf length, number of leaves, root length, number of roots and fresh weight of seedlings, and (3) there was an association of Rhizoctonia mycorrhiza with the formation of the peloton structure.ABSTRAKDendrobium merupakan salah satu genus anggrek yang memiliki daya tarik paling banyak di masyarakat diantara jenis anggrek lainnya terutama untuk anggrek spesies seperti Dendrobium nindii. Kendala dalam budidaya anggrek spesies adalah pertumbuhan vegetatif yang lambat bila dibandingkan dengan anggrek hasil persilangan (anggrek hibrida). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan vegetatif bibit D. nindii dengan menggunakan Rhizoctonia sp. Penelitian dilakukan di Rumahkasa Fakultas Pertanian Unversitas Tunas Pembangunan dari Januari sampai Juli 2023. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan enam ulangan dan setiap ulangan terdiri enam tanaman. Faktor perlakuan adalah aplikasi Rhizoctonia mikoriza dan tanpa aplikasi Rhizoctonia mikoriza. Hasil penelitian menunjukkan (1) ciri morfologi Rhizoctonia mikoriza berupa koloni berwarna putih, dengan percabangan siku-siku dan berinti dua, (2) pemberian Rhizoctonia mikoriza berpengaruh sangat nyata pada pertumbuhan vegetatif D. nindii  yang ditunjukan pada parameter tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, panjang akar, jumlah akar dan berat segar bibit, dan (3) terjadi asosiasi Rhizoctonia mikoriza dengan terbentuknya struktur peloton.