Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Effectiveness of Tax Amnesty Policy in Indonesia: A Comparative Study of Tax Amnesty Policies Rusdin Nawi
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 6, No 1.1 (2022)
Publisher : International Journal of Artificial Intelligence Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29099/ijair.v6i1.1.923

Abstract

This research was conducted with the aim of analyzing the differences between Tax Amnesty volume I and volume II, as well as the effectiveness of Tax Amnesty Volume I and volume II to be used as evaluation and consideration in exploring and increasing state revenue from the taxation sector. This research uses a qualitative method with a case study research approach. The data in this research is qualitative data sourced from primary data and secondary data. Data analysis is carried out in several stages, namely data collection, data refinement, data processing, data analysis, and conclusion drawing. The results of this study indicate that the level of compliance of taxpayers who participate in Tax Amnesty is also low, which is still below 5%. Tax Amnesty will attract incoming funds from abroad into the country, the sectors affected by Tax Amnesty are believed to encourage economic growth in Indonesia.
Efektifitas Pelayanan pembeian Izin Mendirikan Bangunan Di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Makassar Rusdin Nawi
Jurnal Inovasi dan Pelayanan Publik Makassar Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Inovasi dan Pelayanan Publik Makassar
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan perizinan yang berkualitas merupakan tolak ukur kepuasan masyarakat namun masih banyak terjadi keluhan oleh masyarakat dalam proses pelayanan yang di terima oleh karena itu Efektivitas Pelayanan Pemberian Izin Mendirikan Bangunan merupakan penelitian yang bertujuan untuk menilai kesuksesan sebuah pelayanan pemberian izin mendirikan bangunan di kantor DPM PTSP kota Makassar berjalan efektif atau tidak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuakitataif dengan teknik pengunmpulan data di lakukan melalui wawancara, dan observasi. Informan penelitian sebanyak 6 orang, yakni kepala dinas 1 orang, kepala bidang 1 orang dan masyarakat 3 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengenai aspek optimasi tujuan yang akan dicapai DPM PTSP Kota Makassar melalui pelayanan pemberian izin cukup efektif, di lihat dari DPM PTSP yang memberikan layanan kepada masyarakat dengan mempermudah bentuk pengurusan sehingga terlayani dengan baik. Walaupun dalam beberapa aspek pelayanan yang belum terpenuhui. Aspek interaksi antara organisasi dengan lingkungan sekitar terkait efektivitas pelayanan pemberian IMB terjalin dengan baik sehingga menunjang efektivitas pelayanan. masih perlu penambahan loket pelayanan untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pelayanan. Efektifitas pelayanan tercapai, dan cukup baik. Walaupun DPM PTSP kota Makassar harus menambahkan loket pelayanan, agar setiap proses pelayanan lebih efisien lagi.
The Role of Political Education on The Political Participation of Novice Voters in The 2020 Simultaneous Regional Elections in Barru District Andi Rosdianti Razak; Jaelan Usman; Rusdin Nawi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.345 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.11320

Abstract

This study aims to answer the main problem discussed, namely the role of political education on the political participation of novice voters in the 2020 Simultaneous Regional Elections in Barru Regency. In addition, to explain the supporting and inhibiting factors of political education in the success of simultaneous regional elections. The method used is qualitative with a phenomenological type, to explain the current status of a group of people, objects and political systems. The data analysis technique used is descriptive qualitative, to comprehensively examine and analyze the role of political education for the younger generation, especially novice voters in participating in the success of the 2020 simultaneous regional elections. The results of this study show that the role of political education for the younger generation, especially novice voters, to participate and be actively involved in the 2020 simultaneous regional elections in Barru Regency is largely determined by various factors, including: the family as an agent of socialization of political education has a very important role. Then a factor that is no less important in motivating novice voters in the 2020 simultaneous regional elections is the social environment. Furthermore, supporting and inhibiting factors in this study include: (1) supporting factors are the presence of political stimuli, personal and social characteristics, and political education; (2) inhibiting factors include busy daily activities, minders, and prohibitions from the family (parents).
MODEL PENANGANAN ANAK JALANAN DI KOTA MAKASSAR Rusdin Nawi
Jurnal Inovasi dan Pelayanan Publik Makassar Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Inovasi dan Pelayanan Publik Makassar
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Makassar sebagai pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia dan menjadi salah satu dari lima kota besar di Indonesia, kini di hadapkan dengan status “Kota Anak Ramah” yang bertentangan dengan fenomena anak turun kejalanan yang terus bertambah sampai pada saat ini yang masih menjadi sebuah masalah yang harus di tangani oleh pemerintah kota makassar dalam hal dinas sosial yang dapat berperan penting untuk mengatasi masalah anak jalanan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis strategi dinas sosial dalam penanganan anak jalanan di Kota Makassar. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pemilihan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara dipilih secara sengaja (purposive sampling) yaitu orang yang dianggap dapat memberikan informasi yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang telah di lakukan maka disimpulkan bahwa strategi Dinas Sosial dalam penanganan anak jalanan di Kota Makassar belum maksimal dalam memberantas anak jalanan di Kota Makassar. Dengan demikian, disarankan agar Dinas Sosial Kota Makassar sebaiknya segera mungkin untuk membangun panti rehabilitas di kota Makassar sebagai tempat penampungan anak jalanan, memberikan sanksi kepada anak jalanan yang melanggar aturan dan meningkatkan kolaborasi dalam penanganan permasalahan yang ada.
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA DESA SATAR RUWUK KECAMATAN SATARMESE BARAT KABUPATEN MANGGARAI Rusdin Nawi
Jurnal Inovasi dan Pelayanan Publik Makassar Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Inovasi dan Pelayanan Publik Makassar
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntabilitas mengisyaratkan bahwa segala aspek yang diterima oleh pemerintah harus dilaporkan segala pengelolaannya kepada masyarakat. Pemerintah Desa Satar Ruwuk dalam menerapkan akuntabilitas pengelolaan dana desa kepada masyarakat belum sepenuhnya dilakukan baik dalam bentuk laporan tertulis maupun lisan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk menggambarkan dan menjelaskan akuntabilitas pengelolaan dana desa di Desa Satar Ruwuk Kecamatan Satarmese Barat Kabupaten Manggarai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana akuntabilitas pengelolaan dana desa di Desa Satar Ruwuk Kecamatan Satarmese Barat Kabupaten Manggarai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan data yang diperoleh melalui wawancara dengan subjek penelitian yang dilanjutkan dengan observasi dan dokumentasi sebagai proses awal analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Desa Satar Ruwuk sudah sepenuhnya berjalan sesuai amanat dari pemerintah atasan. Hal ini dibuktikan dengan kewajiban dari pemerintah Desa Satar Ruwuk untuk melakukan pertanggungjawaban atas aspek yang telah dikelolanya kepada pemangku kepentingan dan masyarakat, dan dalam pelaksanaan pembangunan, peran masyarakat dalam menilai akuntabilitas pemerintah desa diwujudkan dalam bentuk informasi anggaran yang digunakan dalam bentuk papan tender. Serta daya tanggap yang cukup baik dari pemerintah desa atas segala kritik dan saran dari masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa. Namun dalam proses perencanaan penggunaan dana desa pemerintah Desa Satar Ruwuk masih belum menerapkan sistem pemerintahan yang terbuka kepada masyarakat. Karena dalam menentukan program pembangunan tahunan masyarakat tidak dilibatkan secara langsung dalam forum musyawarah desa.
STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DESA TUTUHU KECAMATAN MOROTAI SELATAN BARAT KABUPATEN PULAU MOROTAI Rusdin Nawi
Jurnal Inovasi dan Pelayanan Publik Makassar Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Inovasi dan Pelayanan Publik Makassar
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dan faktor apakah yang menjadi pendukung dan penghambat Pemerintah Pemerintah Desa dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur Desa Tutuhu Kecamatan Morotai Selatan Barat Kabupaten Pulau Morotai. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif, dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari observasi, wawancara, dokumentasi, dan data sekunder yang diperoleh dari dokumen, buku, undang-undang, dan literatur lainnya. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa Pemerintah Desa Tutuhu dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur melalui empat langkah strategi yaitu; perencanaan, sosialisasi, pemberdayaan masyarakat, dan pemanfaatan sumberdaya alam desa. Namun demikian dalam pelaksanaannya belum optimal, hal ini dilihat dari keempat langkah strategi yang dilakukan terdapat dua tahapan saja yang berjalan optimal yaitu pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan sumberdaya alam desa. Sedangkan penyusunan perencanaan pembangunan tidak optimal terencana dan tidak tepat sasaran dalam pelaksanaan pembangunannya, usulan-usulan pembangunan prioritas dari masyarakat tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah desa serta banyaknya infrastruktur rusak yang tidak ada usaha pemeliharaannya serta infrastruktur administrasi berupa peraturan desa, dan sebagainya yang tidak dimiliki oleh Pemerintah Desa Tutuhu. Sosialisasi dan keterbukaan informasi tidak dilaksanakan akibat dari minimnya pengetahuan serta rendahnya tingkat pendidikan Pemerintah Desa sehingga kesadaran tentang penting dan wajibnya sosialisasi dalam bentuk musyawarah maupun informasi umum berupa spanduk atau papan informasi itu tidak dilakukan oleh Pemerintah Desa Tutuhu. Selanjutnya Sumberdaya masyarakat, partisipasi masyarakat, sumber daya alam desa, dan anggaran adalah faktor-faktor yang menjadi pendukung pemerintah desa dalam pembangunan infrastruktur desa tutuhu, sedangkan hambatan yang dihadapi oleh pemerintah desa adalah waktu, cuaca, kepemimpinan kepala desa serta kemampuan aparatur desa.
Evaluation of Attendance Management Information System Employees at The Ministry of Religion Office Nawi, Rusdin; Sahid, Muhammad
Golden Ratio of Human Resource Management Vol. 4 No. 2 (2024): March - July
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grhrm.v4i2.649

Abstract

The purpose of writing this thesis is to describe and evaluate the employee attendance management information system implemented by the Jeneponto Regency Ministry of Religion Office and evaluate through PIECES analysis where the management information system is evaluated in terms of performance, information, economy, control, efficiency and services generated from the employee attendance management information system. The type of research used is qualitative research. The approach used in this research is a phenomenological approach where the purpose of this approach is to study in depth about the situation at the Jeneponto Regency Ministry of Religion Office. The results of this study show descriptions of the employee attendance management information system implemented at the Jeneponto Regency Ministry of Religion Office where the management information system used is a combination of several existing components such as software, hardware and networks used to organize core activities of managing employee attendance data starting from the process of recording employee attendance data using the Pusaka application. Attendance recapitulation reports, meal allowances and performance allowances can be seen by employees in the Absensi application. Management of employee attendance data as material for preparing reports for payment of employee benefits in the HRMS Presence application. The system has worked in accordance with the standard operating procedures (SOP) applied, but the process of recording employee attendance using the Pusaka application is also influenced by network conditions and servers. Analysis of the information produced is very fast and accurate, but in the output of the recapitulation of meal allowances there are differences in understanding between the manager and the output results of the system. From an economic point of view, the system used is free because it was developed by the Bureau of Personnel and the Bureau of Public Relations, Data and Information (HDI) of the Secretariat General of the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia. To avoid the system from data corruption, the database is stored at the head office and limits access rights to several types of user accounts, but there is no feature of the system to prevent employee fraud when manipulating GPS when recording attendance using the Pusaka application. In this system, there are no activities that require wasted time for both humans and computers used, the information produced is also not excessive so that this system is far from the indicators that a system can be said to be inefficient. This system service is very helpful for employees, managers and management because in addition to being easy to use, the information generated is also immediately used as material in preparing reports for payment of meal allowances and employee performance allowances.
Implementation of administrative service policy at the Makassar city population and civil registry service Sumardi, Sumardi; Nawi, Rusdin
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 10, No 1 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020242514

Abstract

The problem in this study is that implementing policies at the Makassar City Population and Civil Registry Office could be more optimal. This study aims to analyze the implementation of administrative service policies at the Makassar City Population and Civil Registry Office. This type of research is qualitative research. Primary data sources were obtained through interviews with 18 informants and supported by observation and documentation review at the Makassar City Population and Civil Registry Office. Data collection techniques in this study used interviews, observations, and documentation review. The results showed that implementing administrative service policies had interpreted the above policies. However, the employee placement arrangement could be more effective because it only places two employees at the file verification counter, so its implementation results in long queues. This shows a need for coordination by implementers of existing service arrangements and procedures and a lack of socialization in the community, resulting in a weak ability to adapt to the procedures and service innovations that have been carried out.
Implementasi Kebijakan Pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perkotaan dan Pedesaan Kabupaten Sorong Selatan Rusdin Nawi
Journal Governance and Politics (JGP) Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 No 2 Tahun 2022
Publisher : IISIP YAPIS Biak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi Kebijakan Pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perkotaan dan Pedesaan di Kabupaten Sorong Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dengan menggunakan pedoman wawancara dan data sekunder dengan menggunakan pedoman observasi dan pedoman telaah dokumen. Hasil penelitian menujukkan bahwa pada faktor komunikasi terlaksana dengan melakukan sosialisasi setiap tahun dalam bentuk pekan Panutan Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan, sistem pemungutan sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan mulai dari pendaftaran subjek pajak, pendataan subjek dan objek pajak, penilaian objek pajak, pemutahiran data sesuai dengan kondisi masyarakat dan tata cara pembayaran yang ditunjuk oleh pemerintah. Faktor sumberdaya terlaksana dengan melakukan pelatihan bendahara Satuan Kerja Perangkat Daerah penerima pajak dan retribusi daerah, kepemilikan objek pajak sesuai dengan mekanisme yakni adanya pengukuran objek pajak, identifikasi sesuai pemiliknya, pemberian nilai perolehan objek pajak dan pemberian sertifikat sesuai dengan persyaratannya, faktor disposisi tidak terlaksana kesadaran wajib pajak karena rendahnya pengetahuan tentang fungsi pajak yang diperburuk oleh belum pemanfaat komputerisasi online, faktor struktur birokrasi terlaksana pengawasan dan evaluasi secara berjenjang dari lembaga pengelola pajak secara struktur.
ANALISIS PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA APARATUR DI KANTOR KELURAHAN BARU KECAMATAN UJUNG PANDANG KOTA MAKASSAR Rusdin Nawi
Journal Governance and Politics (JGP) Vol 3 No 1 (2023): Volume 3 No 1 Tahun 2023
Publisher : IISIP YAPIS Biak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kemampuan sumber daya aparatur kantor kelurahan Baru merupakan masalah yang dihadapi Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya sebagai pelayanan masyarakat yang profesional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya peningkatan sumber daya aparatur sekaligus mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat Pada Kantor Kelurahan Baru Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan pada kantor Kelurahan Baru Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan penelitian, maka disimpulkan bahwa upaya peningkatan kemampuan sumber daya manusia aparat Kantor Kelurahan Baru Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar adalah dengan adanya kebijakan pimpinan kepada pegawai untuk mengikuti pendidikan formal maupun informal. Sementara faktor-faktor yang mendukung dan menghambat uapaya peningkatan sumber daya aparatur adalah faktor motivasi, kesempatan, dan anggapan. Motivasi pegawai untuk mengikuti pendidikan baik formal maupun informal sangat tinggi. Demikian pula pimpinan memberikan kesempatan yang luas kepada pegawai untuk mengikuti pendidikan. Adapun anggaran pendidikan bersumber dri pemerintah daerah maupun biaya pribadi. Hal tersebut dapat menjadi pendukung jika bekerja positif dan dapat menghambat jika tidak maksimal. Dengan demikian, disarankan bahwa dalam rangka lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis hendaknya pimpinan mengupayakan agar aparatur yang memenuhi syarat dapat diusulkan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan. Sebagai upaya untuk lebih meningkatkan kualitas pegawai, diharapkan agar pimpinan mengupayakan anggaran pengembangan bagi pegawai Kantor Kelurahan Baru Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar dan agar setiap tahun aparatur tetap mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan serta memperoleh dana pendidikan untuk Strata Satu dan Strata Dua dari Pemerintah Kota Makassar pada umumnya dan Kelurahan Baru Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar.