Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Design of Working Table for Fret Wiring Operators With Nida Method in Guitar Industry Mancasan Sukoharjo Astuti, Rahmaniyah Dwi; Pudjiantoro, Fathin Kusumo Pramesti; Suhardi, Bambang; Iftadi, Irwan; Syahiliantina, Annisa
Spektrum Industri Vol. 20 No. 1 (2022): Spektrum Industri - April 2022
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/si.v20i1.15

Abstract

The guitar industry is in Mancasan, Sukoharjo regency is a small medium enterprises which carried out finishing process to produce acoustic guitars. All of the process are done manually without any machine. There is one process called fret wire installation where the operator is in a static work posture for an extended period of time to hold the work piece. Nordic Body Map (NBM) assessment showed that almost all assessed workers have pain in hip and right upper arm. There is indication of Musculoskeletal Disorders (MSDS) risk in left upper arm, back, and waist of workers who conduct fret wires installation process. This indication is confirmed using REBA. REBA Score for fret wiring operator is 10, it indicates that the investigation and modification was needed as soon as possible. This arises to a problem called workers MSDS due to awkward posture. This research aims to design an ergonomic working table to reduce the risk of musculoskeletal disorder for fret wire installation operators. REBA was used to evaluate working posture to find the specific problem. In addition, NIDA product development process and anthropometry concept were also implemented to develop working table based on the problem previously found. The result is the proposed working table which specifications are has adjustable system on the leg of the table, features a lock to hold the guitar head, a support with a pad for the neck and body of the guitar, a work tool area and a half-coil fret wire arrangement, and a curved table base so that the operator is in a comfortable position and is close to the work piece.
Analisis Tingkat Kebisingan, Beban Kerja dan Kelelahan Kerja Bagian Weaving di PT. Wonorejo Makmur Abadi Sebagai Dasar untuk Perbaikan Proses Produksi Septio, Yusa Rizal; Suhardi, Bambang; Astuti, Rahmaniyah Dwi; Adiasa, Iksan
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 1 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.19.1.40111

Abstract

PT. Wonorejo Makmur Abadi memiliki 5 stasiun kerja, dimana kebisingan yang paling tinggi terdapat pada stasiun kerja weaving. Pada stasiun kerja weaving menggunakan 96 mesin yang beroperasi selama 24 jam dan menghasilkan tingkat kebisingan yang melebihi NAB sebesar 96,5 dB. Intesitas kebisingan yang melebihi NAB adalah salah satu faktor yang menyebabkan gangguan kesehatan pada pekerja. Dampak dari kebisingan pada pekerjaan adalah kelelahan dan menambah beban kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebisingan terhadap beban kerja dan kelelahan kerja pada tenaga kerja bagian weaving di PT. Wonorejo Makmur Abadi. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 42 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan pengukuran langsung intensitas kebisingan di tempat kerja, pengukuran beban kerja dengan metode CVL, dan pengukuran kelelahan kerja dangan kuesioner IFRC. Hasil dari perhitungan beban kerja adalah 2 pekerja tidak mengalami kelelahan karena memiliki nilai CVL < 30% dan 40 pekerja mendapatkan klasifikasi perlu dilakukan perbaikan karena memiliki nilai CVL antara 30% - 60%, dan hasil dari pengukuran kelelahan kerja adalah 15 orang pekerja dengan klasifikasi kelelahan tinggi, 22 orang pekerja dengan klasifikasi kelelahan sedang dan 5 orang pekerja dengan klasifikasi kelelahan rendah. Usulan pengendalian kebisingan dilakukan menggunakan pendekatan Noise Hierarchy Controls. Pendekatan dilakukan dengan analisis eliminasi, substitusi, engineering controls, administrative controls dan penyediaan alat pelindung telinga, usulan untuk beban kerja adalah penyediaan kursi ergonomis untuk istirahat sisipan pekerja stasiun weaving, dan usulan untuk kelelahan kerja adalah menjadwalkan waktu istirahat sisipan untuk tenaga kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi tenaga kerja.
Penilaian Postur Kerja Menggunakan Metode Quick Exposure Checklist (QEC) di IKM Tahu Sari Murni Pambayung, Dian; Suhardi, Bambang; Astuti, Rahmaniyah Dwi
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 17, No 1 (2018): PERFORMA Vol. 17, No 1 Maret 2018
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.425 KB) | DOI: 10.20961/performa.17.1.18984

Abstract

Working in a standing position consumes energy by 10% -15% compared to work done in a sitting position. If the posture stays for a prolonged period, then the health of the worker may be disrupted and affect production activity.IKM (Small and Medium Industry) Tahu Sari Murni is one of the tofu processing industries located in Krajan RT.03 / RW.03 Mojosongo, Surakarta. All workers, working on a standing position with awkward posture such as lifting, bending, and standing for 7-8 hours. Therefore, an awkward posture risk assessment using the QEC method needs to be done to determine the occupational risks faced by the worker.The results show that only the soybeans washing station that categorized at the "safe" level while the other six stations are at level 3 which means it needs improvement because workers also have musculo sceletal disorder in the upper body
Pemetaan Lingkungan Kerja Fisik pada Lantai Produksi IKM “ABC” dengan Software Surfer Astuti, Rahmaniyah Dwi; suhardi, Bambang; Jauhari, Wakhid Ahmad; Pramesti, NIdya Yutie
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 18, No 2 (2019): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1194.962 KB) | DOI: 10.20961/performa.18.2.33600

Abstract

Kenyamanan termal sangat berpengaruh terhadap proses produksi, kenyamanan termal itu sendiri salah satunya dipengaruhi oleh kelembaban udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi kelembaban udara pada lantai produksi IKM”ABC” melalui pemetaan dengan software surfer dan untuk mengetahui tingkat kenyaman termal pekerja sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1405/Menkes/SK/XI/2002. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengambilan data kelembaban udara dengan pengamatan langsung sesuai dengan titik yang telah ditentukan dengan berdasarkan SNI 16-7062- 2004 yang nantinya akan diolah melalui software surfer. Dari penelitian ini didapatkan bahwa rata-rata kelembaban udara keseluruhan adalah sebesar 68.1% dan dari peta kontur didapakan bahwa tidak terdapat zona aman pada lantai produksi IKM”ABC’ karena nilai kelembaban udara di semua area melebihi NAB yang telah ditentukan
Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode Hazard and Operability Study (HAZOP) : Studi Kasus PT. Nusa Palapa Gemilang Aprilia, Sarah Putri; Suhardi, Bambang; Astuti, Rahmaniyah Dwi; Adiasa, Iksan
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 1 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.19.1.39385

Abstract

PT. Nusa Palapa Gemilang merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di industri pupuk NPK dan non NPK. Berdasarkan hasil observasi didapatkan beberapa potensi bahaya kerja, salah satunya adalah karena kurangnya kesadaran pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kerja untuk mengantisipasi kecelakaan kerja. Penelitian ini menggunakan Hazard and Operability Study (HAZOP) untuk menganalisis potensi hazard di unit produksi NPK 1. Berdasarkan klasifikasi hazard setelah dilakukan penilaian risiko, hasil penilaian risiko menunjukkan sebanyak 95% potensi hazard merupakan hazard tingkat risiko tinggi (high) dan sebanyak 5% potensi Hazard merupakan hazard risiko sedang (moderate). Selain itu, ditemukan sebanyak 14 potensi hazard yang dapat diklasifikasikan menjadi empat tipe hazard yaitu sikap kerja, prosedur kerja, tempat kerja, dan kondisi lingkungan kerja. Rekomendasi yang diberikan berdasarkan klasifikasi bahaya berupa himbauan pekerja untuk menggunakan APD berupa masker, helmet, safety spectacles, dan sepatu safety. Selain itu, diperlukan rambu-rambu seperti rambu wajib penggunaan APD, rambu bahaya forklif, dan rambu lantai licin sebagai peringatan kepada pekerja bahwa terdapat risiko bahaya saat berada di tempat kerja, sehingga K3 di tempat kerja dapat ditingkatkan dan dapat memiminimalkan kecelakaan kerja.
Penerapan Value Stream Mapping (VSM) Untuk Mengurangi Keterlambatan Proses Pengadaan Barang dan Jasa di PT X (Studi Kasus Pengadaan Barang dan Jasa A4100000121) Astuti, Rahmaniyah Dwi; Apriliana, Frisheila Sely
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 17, No 1 (2018): PERFORMA Vol. 17, No 1 Maret 2018
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.766 KB) | DOI: 10.20961/performa.17.1.21510

Abstract

PT X is an oil and gas company, to support its production a good procurement process is needed. Procurement is an activity to get goods and services in a transparent, effective and efficient. Based on data in 2017, there are 148 procurement with a value of less than 2.5 billion carried out by PT X, from that data there are 43% of the procurement completed exceeding the predetermined initial target. Based on data in 2017, the procurement of A4100000121 has the highest delay rate of 32 days, therefore it is necessary to identify waste as an effort to reduce the time delay. The method used is Value Stream Mapping, this method is used to identify processes that contain waste so that existing waste can be removed. Based on the results of the study there was a decrease in time between Current State VSM and Future State VSM with a total time at Current State VSM of 39425 minutes and Future State VSM of 23085 minutes so that the time was decreased by 16340 minutes.
Evaluasi Stasiun Kerja Industri Garmen dengan Motion Study Yudhistira, Gisya Amanda; Utami, Rona Sutra Dewangga Dyah; Astuti, Rahmaniyah Dwi; Qurtubi, Qurtubi
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 1 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.22.1.72083

Abstract

Keberlanjutan suatu perusahaan berkaitan dengan kinerja sumber dayanya, dan tentu idak terlepas dari manajemen sumber daya manusia dan kegiatan operasional yang ada. Seperti pada industri garmen, banyaknya sumber daya harus dikelola dan diawasi dengan baik guna mencapai kinerja yang diinginkan. Hasil observasi awal ditemukan ada tidak kesesuaian antara rata-rata hasil produksi 40 unit per jam dengan ketercapaian produk yang ada yaitu 33 unit per jam. Sehingga perlu identifikasi lanjutan untuk menyelesaikan permasalahan ini. Menggunakan metode motion study, di proses proses penyatuan panel dan aksesoris, diketahui pada tangan kanan terdapat 99 gerakan efektif dan terdapat 10 gerakan tidak efektif, pada tangan kiri terdapat 16 gerakan efektif dan gerakan 21 tidak efektif. Di proses penjahitan zipper otomatis, pada tangan kanan terdapat 13 gerakan efektif dan tiga gerakan tidak efektif, pada tangan kiri terdapat 12 gerakan efektif dan 6 gerakan tidak efektif. Sehingga perbaikan layout sangat direkomendasikan untuk mengurangi ketidakefektifan gerakan kerja.
Perbaikan Line Balancing Proses Packing Tablet XYZ Menggunakan Metode Ranked Positional Weight di PT. Y Edy purwanto, Hana Sekar Ayu; Astuti, Rahmaniyah Dwi
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 18, No 1 (2019): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.18.1.32360

Abstract

PT. Y is a company in the pharmaceutical industry that produces finished drugs. Based on observations in the packing process of Tablet XYZ products, it is still found that there are bottlenecks between work stations caused by a lack of equal distribution of work. Work stations whose workload is not evenly distributed, can cause the low of line efficiency. This study improved line balancing using the Ranked Positional Weight method which aims to increase the line efficiency value of the Tablet XYZ packing process. The result of this study is an increase in the value of line efficiency after the distribution of work elements is evenly distributed.