Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penguatan Literasi Kesehatan Jantung melalui Talkshow dan Skrining Kesehatan di Rumah Sakit Universitas Indonesia Soviana, Elida; Andayani, Diyah Eka; Insani, Putri Novia Choiri; Singal, Anna Maurina
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, termasuk di Kota Depok. Kesadaran Masyarakat mengenai faktor risiko dan deteksi dini masih rendah, sehingga menjadi tantangan utama. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan penyakit jantung serta mendeteksi dini risiko penyakit jantung dan penyakit tidak menular melalui edukasi dalam bentuk talkshow dan skrining kesehatan. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui dua pendekatan utama, yaitu pendidikan masyarakat berbentuk talkshow interaktif dan skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan glukosa darah, kolesterol total, tekanan darah, dan pengukuran lingkar perut. Edukasi diberikan oleh tim kesehatan multidisiplin dan dilanjutkan dengan sesi konsultasi individu. Hasil: Kegiatan diikuti oleh 350 peserta dengan antusiasme tinggi. Hasil skrining menunjukkan mayoritas peserta memiliki faktor risiko ganda seperti 62,5% peserta mengalami hiperkolesterolemia dan 95%mengalami obesitas sentral dengan lingkar perut di atas rekomendasi. Peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya kesehatan jantung dan faktor risikonya. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian ini berhasil mencapai target, memberikan dampak positif berupa peningkatan kesadaran kesehatan dan deteksi dini faktor risiko penyakit jantung di masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan urgensi program promotif preventif berkelanjutan. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk diperluas dengan pemantauan jangka panjang guna mengukur perubahan perilaku kesehatan.
Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Mahasiswa Ilmu Gizi UMS Idek Zahra; Dyah Intan Puspitasari; Elida Soviana
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v5i2.5629

Abstract

Indonesia is currently facing a triple burden of nutritional problems, including stunting, wasting, and obesity, as well as micronutrient deficiencies such as anemia. These issues are particularly prevalent among adolescents and adults, with common problems including undernutrition, overnutrition, and iron deficiency leading to anemia.This study was conducted in the Nutrition Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Surakarta. It aimed to examine the relationship between macronutrient intake (carbohydrates, fats, and proteins), physical activity, and the nutritional status of students. A cross-sectional study design was employed to collect data at a single point in time and analyze the associations between variables. The results showed that there was no significant relationship between carbohydrate intake and nutritional status, as indicated by a p-value of 0.217 and a correlation coefficient (r) of 0.135. Therefore, the null hypothesis (H0) was accepted. However, a significant relationship was found between fat intake and nutritional status, with a p-value of 0.049, suggesting that fat consumption plays a role in determining the nutritional status of students. On the other hand, protein intake did not show a significant relationship with nutritional status, as indicated by a p-value of 0.470. Similarly, physical activity was not significantly associated with nutritional status, with a p-value of 0.228. In conclusion, the study found that among the variables examined, only fat intake had a significant effect on students' nutritional status. Carbohydrate intake, protein intake, and physical activity did not demonstrate meaningful associations. These findings can serve as a basis for evaluating and improving dietary patterns and healthy lifestyle habits among university students.