Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kemampuan Bercerita Anak Prasekolah (5-6 tahun) Rizqiyani, Revina; Azizah, Nur
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 2 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.319 KB) | DOI: 10.26858/pembelajar.v2i2.6362

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to know the knowledge about the language development of preschoolers, especially in the ability to storytelling. The study involved 60 children consisting of 32 boys and 28 girls ranging in age from 5-6 years and there were 4 teachers. The method used is experiment with pretest-postest control group design. Qualitative descriptive data were obtained from teacher interviews. Quantitative data obtained from the observation sheet of storytelling ability. Children do story-telling activities using a wordless picture book for the experimental group and a picture book with text for the control group. This research reveals that with a wordless picture book is more effective to improve the ability to tell the story of preschoolers than the story books in general. Children are more adept at choice of words and gestures through the images they see.  
PEMANFAATAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCES (AI) SEBAGAI RESPON POSITIF MAHASISWA PIAUD DALAM KREATIVITAS PEMBELAJARAN DAN TRANSFORMASI DIGITAL Kisno, Kisno; Fatmawati, Nia; Rizqiyani, Revina; Kurniasih, Siti; Ratnasari, Eka Mei
IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education Vol. 4 No. 1 (2023): IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/ijigaed.v4i1.7878

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau penggunaan dalam pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai respon positif dari Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan di Institut Agama Islam Negeri Metro yang akan menghadapi tantangan besar sebagai calon guru di era digital, sehingga menjadi penting untuk memahami bagaimana tranformasi digital itu dilakukan. Sebagaimana diketahui bahwa era digital telah mengubah lanskap dunia pendidikan begitu cepat, memberikan pengaruh signifikan terhadap peran, tugas dan tanggungjawab guru. Para guru dan mahasiswa sebagai calon guru pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan dihadapkan pada tantangan baru dalam mengelola informasi yang bervariatif, penyesuaian terhadap gaya belajar dan gaya mengajar yang dikemas dalam aktivitas pembelajaran bervariatif menyesuaikan kebutuhan anak didik sebagai individu yang memiliki karakteristik berbeda-beda, dan pemberian umpan balik (feedback) dengan prinsif keefektifan dan efisiensi terhadap anak didiknya. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan instrumen penelitian dan studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap objek penelitian dan berbagai sumber kepustakaan yang relevan. Analisis deskriptif terhadap data yang terkumpul dilakukan dengan tujuan untuk memperkuat informasi relevan, terkait dan relate dengan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa dengan kemampuan dalam pemanfaatan teknologi AI: pengelolaan tugas dan peran menjadi lebih efektif; meningkatkan pembelajaran personal dan umpan balik yang efektif; kesiapan dalam menghadapi transformasi digital menjadi lebih baik; dan mengetahui tantangan besar dalam lanskap pendidikan ke depan, yakni penggunaan teknologi AI dalam Pendidikan, tantangan, dan etika penggunaannya.
Role Of The Teacher In Getting Used To The Dhuha Prayer In Children Aged 4-5 Years: PERAN GURU DALAM PEMBIASAAN SHALAT DHUHA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Nurjanah, Siti; Rizqiyani, Revina; Rahma, Aulia
IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education Vol. 4 No. 2 (2024): IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/ijigaed.v4i2.9157

Abstract

The Process of praying Dhuha not all children who are wrong or the way in which they move or recite the Dhuha prayer, the reason is because there are children who are just cool playing alone or playing with their friends regardless of what the teacher tells them to do and cause the child not to know and only cool alone. Therefore, the role of the teacher is needed to get used to worship dhuha prayer in children. This study aims to find out the role of the teacher in the habitation of Dhuha prayer in children aged 4-5 years at RA Al Huda, Pajar Village Mataram, Central Lampung Regency. The type of reascreach with a qualitative descriptive nature. Research used data collection techniques using interviews, observation an documentation. Data sources wew taken from various informant including the head and teachers of children aged 4-5 years at RA Al Huda, Pajar Matram Village, Central Lampung Regency. Based on the result of the study, it was conclude that the role of the teacher in the habituation of Dhuha prayers in children ades 4-5 years at RA Al Huda Pajar Matram Village, Central Lampung Regency, in this section the following conclusions can be drawn : the teachers as a demonstrator, the teacher sets an example starting from the i tention of ablution, ablution movements an procedures for dhuha prayers. The teachers as class manager, the teacher provides an explantion of the reasins why the dhuha prayers must be carried out every day and the teachers is able to overcome the obstacles that exist during the implementation of the Dhuha prayers habituation. The teachersacts as a mediator and facilitators, the teacrhers prepares media that supports the habituation of the Dhuha prayers with pictures of prayrs movements, the practice of ablution, the teacers as evaluator, namely in his role the teachers carries out continous evaluators or contonous evaluation or assessments of student learning outcomes, teaching skills and also the result obtained to determine the extent to which the learining process is successful.
PENGARUH METODE BERCERITA TERHADAP KEMAMPU-AN PROSOSIAL ANAK USIA 4-5 TAHUN : PENGARUH METODE BERCERITA TERHADAP KEMAMPU-AN PROSOSIAL ANAK USIA 4-5 TAHUN Astuti, Isna Arifah Dwi; Rizqiyani, Revina; Hasanah, Uswatun; Nihwan, Nihwan
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 4 (2024): Volume 7 Number 4, July 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilatar belakangi oleh kemampuan prososial anak yang belum berkembamg secara optimal. Guru yang mengajar belum menggunakan metode bercerita seperti menggunakan alat peraga dan audio visual. Permasalahan tersebut didasari oleh faktor terbatasnya penggunaan media di RA Al-Islamiyah, sehingga anak kurang antusias dalam mengikuti kegiatan dikarenakan kegiatan metode bercerita yang diterapkan kurang menarik serta anak merasa bosan, dengan ini peneliti menyajikan kegiatan metode bercerita dengan cara berbeda yang dapat mengembangkan kemampuan prososial anak yaitu menggunakan metode bercerita dengan alat peraga dan audio visual. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian Eksperimen dengan desain penelitian Quasi-Eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak-anak RA Al-Islamiyah, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah Kelompok A1 dan Kelompok A2. Instrument pengumpulan data untuk kemampuan prososial anak berupa lembar observasi. Analisis data menggunakan uji non parametrik (Uji Mann Whitney). Berdasarkan hasil dari penelitian hipotesis serta analisis data yang telah dilakukan yaitu bahwa penggunaan metode bercerita berpengaruh terhadap kemampuan prososial anak. Hal ini dapat diketahui dari perolehan jumlah nilai skor pre-test dan post-test. Maka nilai sig 0,00 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan prososial anak usia 4-5 tahun di RA Al-Islamiyah.   Research is motivated by children's prosocial abilities, which have not yet developed optimally. Teachers who teach rarely use storytelling methods such as props and audiovisuals. Teachers focus more on the available media, such as storybooks. This problem is based on the limited use of media in Ra Al-Islamiyah, so children are less enthusiastic about participating in activities because the storytelling methods used are less interesting and children feel bored. The researcher presents storytelling method activities in different ways that can develop children's prosocial abilities—namely, using storytelling methods with props and audiovisuals. This method is designed with an educational concept that combines elements of creativity, fun, adventure, motivation, skills, and others. The type of research used is field research using experimental research methods with a quasi-experimental research design. The population in this study were all Ra Al-Islamiyah children, while the samples in this study were Group A1 and Group A2. The data collection instrument for children's prosocial abilities is an observation sheet. Data analysis used non-parametric tests (the Mann-Whitney test). Based on the results of hypothesis research and data analysis that has been carried out, it is known that the use of the storytelling method influences children's prosocial abilities. This can be seen from the total score of the pre-test and post-test. So the sig value is 0.00 < 0.05, so Ho is rejected and Ha is accepted. So it can be concluded that there is an influence of the storytelling method on the prosocial abilities of children aged 4-5 years at RA Al-Islamiyah.
PENERAPAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI TEKNIK MOZAIK DI KELOMPOK B TKIT BINA ILMU KECAMATAN SEKAMPUNG KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Rizqiyani, Revina; Andini, Nurul; Nihwan
JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): JURALIANSI (JURNAL LINGKUP ANAK USIA DINI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/juraliansipiaud.v4i2.933

Abstract

The application of fine motor skills is a good movement ability in children which is very necessary for early childhood development. Through mosaic activities in developing fine motor skills, children can begin to make simple hand movements and can coordinate hand muscles. This research aims to develop children's fine motor skills through the mosaic activity of sticking grains into a picture that has been prepared for children aged 5-6 years at the Bina Ilmu Integrated Islamic Kindergarten. The research method used was qualitative with the research subjects being group B children of the Bina Ilmu Integrated Islamic Kindergarten, Sekampung District with a total of 30 children consisting of fourteen children and six children with fine motor skills. Data collection used research, interviews and documentation followed by research results showing the development of fine motor skills through mosaic techniques such as. Thus, it can be concluded that the use of mosaics in developing children's fine motor skills develops optimally because teachers plan and prepare learning tools and materials before starting a lesson.
PENGEMBANGAN MEDIA BUKU CERITA DIGITAL DALAM MENINGKATKAN MORAL ANAK USIA 4-5 TAHUN Mudianti, Haya; Rizqiyani, Revina
Bunayya Vol 11, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v11i1.28024

Abstract

Latar belakang masalah penelitian di TK Tunas Harapan bahwa kurang kejujuran anak dalam berbicara seperti anak tidak mau mengakui kesalahan anak tidak meminta izin saat menggunakan atau memakai barang yang bukan miliknya, kurangnya kepedulian anak terhadap lingkungan seperti anak tidak mau membantu teman yang membutuhkan bantuan dan kurangnya anak dalam moral memaafkan kesalahan anak enggan memaafkan dan meminta maaf saat melakukan kesalahan. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji kelayakan media buku cerita digital untuk meningkatkan moral anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE yaitu analisis, design, development, implementation, evaluation. Jumlah subjek dalam ini 15 anak usia 4-5 tahun. Teknik analisis yang digunakan yaitu skala likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa media pembelajaran buku cerita digital sangat layak digunakan sebagai media pemebelajaran yang dibuktikan dari validasi ahli materi dengan persentase 94,11% dan ahli media dengan persentase 95,31% dan respon guru dengan persentase 91,66%. Setelah dilakukan uji coba peserta didik tahap 1 mencapai skor 80,72% dan pada tahap 2 mencapai skor 92,70% buku cerita digital dapat meningkatkan perkembangan moral anak usia 4-5 tahun.
Pelaksanaan Metode Cerita dalam Pengembangan Sosial Anak Usia Dini Lestari, Evi Dwi; Rizqiyani, Revina; Hasanah, Uswatun
Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/tintaemas.v3i1.1166

Abstract

Metode Cerita merupakan metode pembelajaran yang sangat penting dilakukan dalam pembelajaran anak usia dini. Dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini untuk mengambangkan sosial anak diantaranya dengan kegiatan bercerita atau mendongeng yang bermuatan kisah-kisah moral dalam pergaulan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan sosial anak usia dini di TK Sabillul Huda Marga Mulya Bumi Agung Kabupaten Lampung Timur, dan mengetahui pelaksanaan metode cerita dalam pengembangan sosial anak usia dini di TK Sabillul Huda Marga Mulya Bumi Agung Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, yang menjelaskan mengenai pelaksanaan metode cerita dalam pengembangan sosial anak usia dini di TK Sabillul Huda Marga Mulya Bumi Agung Kabupaten Lampung Timur. Teknik pengambilan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Kemudian teknik analisi data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa pengembangan sosial anak sudah berkembang sesuai harapan sesuai dengan indikator pengembangan sosial anak 5-6 tahun diantaranya, mengenal lingkungan sosial (keluarga, teman, tempat tinggal, tempat ibadah, budaya dan transportasi), memiliki prilaku yang mencerminkan sikap menghargai dan toleran kepada orang lain, dan memiliki prilaku yang mencerminkan sikap taat terhadap aturan sehari-hari.
PENGEMBANGAN MEDIA BUKU CERITA DIGITAL DALAM MENINGKATKAN MORAL ANAK USIA 4-5 TAHUN Mudianti, Haya; Rizqiyani, Revina
Bunayya Vol 11 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v11i1.28024

Abstract

Latar belakang masalah penelitian di TK Tunas Harapan bahwa kurang kejujuran anak dalam berbicara seperti anak tidak mau mengakui kesalahan anak tidak meminta izin saat menggunakan atau memakai barang yang bukan miliknya, kurangnya kepedulian anak terhadap lingkungan seperti anak tidak mau membantu teman yang membutuhkan bantuan dan kurangnya anak dalam moral memaafkan kesalahan anak enggan memaafkan dan meminta maaf saat melakukan kesalahan. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji kelayakan media buku cerita digital untuk meningkatkan moral anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE yaitu analisis, design, development, implementation, evaluation. Jumlah subjek dalam ini 15 anak usia 4-5 tahun. Teknik analisis yang digunakan yaitu skala likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa media pembelajaran buku cerita digital sangat layak digunakan sebagai media pemebelajaran yang dibuktikan dari validasi ahli materi dengan persentase 94,11% dan ahli media dengan persentase 95,31% dan respon guru dengan persentase 91,66%. Setelah dilakukan uji coba peserta didik tahap 1 mencapai skor 80,72% dan pada tahap 2 mencapai skor 92,70% buku cerita digital dapat meningkatkan perkembangan moral anak usia 4-5 tahun.
Pengembangan Media Pohon Pintar Untuk Meningkatkan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun: - Andriani, Ega; Rizqiyani, Revina
IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education Vol. 5 No. 1 (2024): IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/8625

Abstract

The purpose of this study is to improve cognition in logical thinking in children aged 4-5 years by developing a valid and interesting smart tree learning media.  This research was conducted at Kindergarten IT Bina Ilmu Sekampung. The subject of this study is 25 students in group A.  This research is included in the type of research research using the ADDIE model which includes: (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, (5) Evaluation. The results of validation by validators and product trials show that smart tree media to improve logical thinking skills in children aged 4-5 years is very feasible to use. This was obtained based on the percentages of each, including media experts of 93.75%, material experts of 90.00%, teacher responses of 93.75%, student responses of 90.16%, and all results are included in the Very Feasible category.
PENERAPAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI TEKNIK MOZAIK DI KELOMPOK B TKIT BINA ILMU KECAMATAN SEKAMPUNG KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Rizqiyani, Revina; Andini, Nurul; Nihwan
JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): JURALIANSI (JURNAL LINGKUP ANAK USIA DINI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/juraliansi.v4i2.933

Abstract

The application of fine motor skills is a good movement ability in children which is very necessary for early childhood development. Through mosaic activities in developing fine motor skills, children can begin to make simple hand movements and can coordinate hand muscles. This research aims to develop children's fine motor skills through the mosaic activity of sticking grains into a picture that has been prepared for children aged 5-6 years at the Bina Ilmu Integrated Islamic Kindergarten. The research method used was qualitative with the research subjects being group B children of the Bina Ilmu Integrated Islamic Kindergarten, Sekampung District with a total of 30 children consisting of fourteen children and six children with fine motor skills. Data collection used research, interviews and documentation followed by research results showing the development of fine motor skills through mosaic techniques such as. Thus, it can be concluded that the use of mosaics in developing children's fine motor skills develops optimally because teachers plan and prepare learning tools and materials before starting a lesson.