Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pelatihan Pengembangan Kompetensi Guru Abad 21 pada PAUD Aisyiyah Ganjar Agung Metro Sakung, Nikki Tri; Nofiansyah, Wahyu; Fitriana, Ana; Trianto, Yohanes Adi
Abdi Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v5i1.5428

Abstract

Changing times continue to grow, the role of the teacher has undergone significant changes. Teachers must have a variety of competencies that are able to face the challenges and demands of increasingly complex education. Teachers need to continue to learn, adapt, and develop themselves in order to provide effective and relevant education for students in the modern era. PAUD (Early Childhood Education) teachers must have specific competencies that enable them to face the challenges and demands of teaching early childhood. These competencies will help PAUD teachers to provide quality education that is relevant and supports the holistic development of early childhood in the 21st century. Based on these conditions, knowledge and skills are needed to develop pedagogical competence as a qualified PAUD educator. This training was held at Aisyiyah PAUD, Ganjar Agung District. The results of the questionnaire at the end of the training activities showed that 77.5% of the participants said the activities were useful and 77.9% said the training was interesting.
Pendidikan Ekonomi Sebagai Pendukung Pengelolaan Keuangan untuk Generasi Z di Kota Metro Fitriana, Ana; Hans, M. Hamka; Sakung, Nikki Tri
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 7.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan ekonomi memiliki peran strategis dalam mendukung literasi keuangan di kalangan Generasi Z, yakni generasi yang lahir di era digital dan memiliki keterikatan kuat dengan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi pendidikan ekonomi terhadap pengembangan perilaku keuangan yang sehat di kalangan Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan observasi pada mahasiswa awal di beberapa STKIP Kumala Lampung Metro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan ekonomi memberikan dampak positif terhadap kesadaran dan pemahaman keuangan Generasi Z, terutama dalam aspek perencanaan anggaran, kebiasaan menabung, dan pengelolaan konsumsi. Namun, tantangan muncul dari materi yang masih bersifat teoritis dan kurang terintegrasi dengan teknologi pembelajaran modern. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan pengajaran ekonomi yang kontekstual, berbasis teknologi, dan relevan dengan realitas keuangan Generasi Z. Pendidikan ekonomi yang adaptif diyakini mampu menjadi fondasi penting bagi terciptanya generasi muda yang cerdas dan mandiri secara finansial.
Model Pembelajaran DisProBasLe Untuk Mata Kuliah Metodologi Penelitian di Fakultas FKIP Universitas Nahdlatul Ulama Lampung Wahidah, Nina Ikhwati; Iskandar, Iskandar; Sakung, Nikki Tri; Susila, Heni Rita
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 11 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12195390

Abstract

The Research Methodology course has an important role, providing an academic foundation for students to understand the basic principles of research. This course is key in preparing FKIP students to become leaders and innovators in the field of education. Several problems faced by students in this course: Students have difficulty finding relevant and interesting research topics, specific and clear research questions are often a challenge, difficulty designing appropriate research methods, the process of collecting data and analyzing data appropriately and compiling research reports which is systematic, coherent, and in accordance with the rules of scientific writing. Understand and apply the principles of research ethics, including the protection of research subjects and academic integrity. To overcome problems in this research methodology course, a learning model is needed that can achieve learning objectives effectively and efficiently. The aim of the research is to develop a learning model by combining two learning models, namely Discovery Learning and Problem Based Learning which is called the model (DisProBasLe). The research method used in this research is an adaptation of the ADDIE development model in combination with the Dick and Carey model for formative evaluation. The result of this research is a learning design learning model using the (DisProBasLe) model. This learning model is suitable for use in research methodology courses. This can be seen from feasibility tests from experts in their fields, one to one student tests, small groups of students who have used the learning model (DisProBasLe).
Penerapan Kegiatan Refleksi untuk Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa Terhadap Matakuliah Belajar dan Pembelajaran Sakung, Nikki Tri; Fitriana, Ana; Diawanto, Fery; Wahidah, Nina Ikhwati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 13 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13163246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan kegiatan refleksi dalam proses pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran belajar dan pembelajaran. Kegiatan refleksi dalam konteks ini merupakan suatu proses dimana siswa diajak untuk merefleksikan pengalaman belajarnya, mengevaluasi pemahaman yang telah diperolehnya, dan mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan. Penelitian dilakukan di STKIP Kumala Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu dengan desain pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan refleksi secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran belajar dan pembelajaran. Siswa yang melakukan kegiatan refleksi mampu mengidentifikasi konsep-konsep penting dengan lebih baik, menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari, dan mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif. Dengan demikian, kegiatan refleksi dapat diterapkan dalam pembelajaran yang terbukti mampu meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan terhadap mata pelajaran belajar dan pembelajaran di perguruan tinggi.
Pengembangan Model Pembelajaran Hybrid Intelligent Learning untuk Perguruan Tinggi Wahidah, Nina Ikhwati; Iskandar, Iskandar; Ayuwanti, Irma; Pixyoriza, Pixyoriza; Sakung, Nikki Tri
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1351

Abstract

Transformasi pembelajaran di perguruan tinggi menuntut model yang mengintegrasikan fleksibilitas hybrid learning dengan teknologi cerdas untuk meningkatkan kualitas pengalaman belajar mahasiswa. Namun, implementasi hybrid learning masih menghadapi kendala seperti rendahnya personalisasi, minimnya pemanfaatan data belajar, dan keterbatasan umpan balik real-time. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model Pembelajaran Hybrid Intelligent Learning yang memadukan pembelajaran tatap muka dan daring dengan dukungan learning analytics serta rekomendasi adaptif. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) melalui model ADDIE, meliputi analisis kebutuhan, desain model, pengembangan prototipe, implementasi terbatas, dan evaluasi. Tahap evaluasi mengadopsi pendekatan Dick and Carey, dengan validasi oleh ahli desain pembelajaran, ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, yang menunjukkan tingkat kelayakan masing-masing sebesar 88%, 85%, 83%, dan 87%, sehingga model dinyatakan layak digunakan. Uji coba terbatas pada 35 mahasiswa menggunakan paired-sample t-test menunjukkan bahwa model yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar mahasiswa secara signifikan dengan t = 6,85; p < 0,05 (2-tailed) dibandingkan kondisi sebelum penerapan. Dengan demikian, Model Pembelajaran Hybrid Intelligent Learning dinyatakan layak dan efektif untuk diterapkan di perguruan tinggi serta berpotensi menjadi rujukan pengembangan inovasi pembelajaran digital berbasis teknologi cerdas.
Peningkatan Kompetensi Guru TK melalui Penggunaan Media Ajar PITARIA (Pintu Lestari Indonesia) untuk Internalisasi Budaya Daerah di Kabupaten Tanggamus Fernanda, Fitra Endi; Sakung, Nikki Tri; Kusuma, Febra Anjar; Hidayat, Karyadi
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Tanggamus dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif serta memperkenalkan budaya daerah melalui media pembelajaran yang menarik bagi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan pendekatan pelatihan dan implementasi lapangan. Kegiatan penelitian meliputi tiga tahap utama, yaitu (1) sosialisasi mengenai media pembelajaran inovatif oleh dosen Universitas Aisyah Pringsewu, (2) pelatihan pembuatan media pembelajaran Pintu Lestari Indonesia (PITARIA) menggunakan bahan sederhana, dan (3) uji coba penerapan media PITARIA di kelas untuk menilai respons dan minat siswa terhadap pembelajaran budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan pemahaman guru terhadap konsep media pembelajaran inovatif serta keterampilan dalam merancang media kreatif. Selain itu, penggunaan media PITARIA terbukti dapat meningkatkan ketertarikan siswa terhadap pembelajaran budaya daerah. Kendala utama penelitian ini adalah keberlanjutan program yang masih bergantung pada dukungan lanjutan dari lembaga terkait. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kompetensi guru serta penguatan pendidikan berbasis budaya daerah di tingkat pendidikan anak usia dini.