Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : TEKNO

Studi Penanganan Tailing Pada Pertambangan Emas Skala Kecil Di Kecamatan Kotabunan, Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara Tumanan, Cethlin G. S.; Riogilang, Hendra; Mangangka, Isri R.
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.65956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pengelolaan timbunan tailing aktif (TTA) dan timbunan tailing tidak aktif (TTTA) pada pertambangan emas skala kecil di Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur; menganalisis dampak pencemaran yang ditimbulkan; serta merumuskan rekomendasi pengelolaan tailing yang efisien. Penelitian dilaksanakan melalui survei lapangan, observasi, pengambilan sampel sedimen tailing dan air sungai pada lokasi TTA dan TTTA, serta analisis laboratorium menggunakan prosedur TCLP dan metode yang relevan untuk parameter merkuri (Hg), arsen (As) dan sianida (CN). Sampel dianalisis di laboratorium yang berwenang sesuai metode referensi yang digunakan dalam penelitian. Berdasarkan temuan tersebut direkomendasikan penerapan langkah teknis dan pengelolaan antara lain: desain bak/kolam penampungan tailing dengan lapisan kedap, penerapan teknik stabilisasi/solidifikasi atau pra-pengolahan bila akan menggunakan tailing sebagai material penimbun, penerapan metode fitoremediasi/bioremediasi pada area terkontaminasi, reklamasi dengan revegetasi, serta peningkatan pengawasan dan sosialisasi kepada pelaku tambang. Implementasi kombinasi teknis dan pengelolaan administratif diharapkan dapat mengurangi potensi pencemaran jangka panjang dan meningkatkan perlindungan lingkungan di wilayah studi. Kata kunci: tailing, merkuri, Arsen, fitoremediasi, pertambangan, Kotabunan
Analisis Sistem Pengangkutan Dan Pewadahan Sampah Di Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara Karauwan, Jasmine H.; Mangangka, Isri R.; Riogilang, Herawaty
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.66185

Abstract

Penelitian ini menganalisis sistem pengangkutan dan pewadahan sampah di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengangkutan dan pewadahan sampah di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara yang mengoptimalkan kinerja teknik operasional persampahan di wilayah tersebut. Latar belakang penelitian ini didasari oleh peningkatan volume timbulan sampah seiring dengan pertumbuhan demografi dan ekonomi Kecamatan Airmadidi sebagai Ibu Kota Kabupaten, di mana penanganan sampah eksisting masih menghadapi tantangan efisiensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi eksisting sistem pengumpulan sampah di Kecamatan Airmadidi umumnya menggunakan pola individual langsung, di mana petugas mengambil sampah langsung dari sumbernya di depan rumah warga. Namun, sistem ini belum berjalan optimal akibat beberapa kendala, antara lain keterbatasan sarana pengangkutan, variasi jenis pewadahan yang menghambat efisiensi waktu petugas, serta belum tersedianya Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang memadai. Berdasarkan analisis data, total daya angkut sarana yang tersedia mencapai 63,6 M3/hari atau setara 15,9 Ton/hari, dengan tingkat pengurangan sampah melalui Bank Sampah yang masih rendah yakni hanya sebesar 1,88% hingga 1,93%. Sebagai rekomendasi teknis, penelitian ini mengusulkan optimalisasi melalui penambahan sarana pengangkutan yang sesuai dengan proyeksi timbulan sampah sepuluh tahun ke depan, standarisasi wadah sampah komunal, serta perencanaan pembangunan TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di lokasi-lokasi strategis tiap kelurahan/desa untuk meningkatkan efektivitas pengolahan sampah dari sumbernya. Kata kunci: pengangkutan dan pewadahan sampah, volume sampah, komposisi sampah
Perencanaan Sanitary Landfill Pada Tempat Pemrosesan Akhir Di Aertembaga Kota Bitung Palit, Grisella; Mangangka, Isri R.; Riogilang, Hendra
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.66239

Abstract

Abstrak Pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Aertembaga Kota Bitung saat ini masih menghadapi kendala penumpukan akibat metode pembuangan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan sistem sanitary landfill yang berwawasan lingkungan untuk masa layanan 10 tahun (2025-2034). Metode penelitian mencakup survei lapangan, analisis proyeksi penduduk menggunakan metode aritmatika, serta perhitungan timbulan sampah berdasarkan standar SNI 3964:2025. Hasil analisis menunjukkan proyeksi penduduk pada tahun 2034 sebesar 193.256 jiwa dengan volume sampah harian mencapai 483,14 m³/hari. Total volume landfill yang dibutuhkan selama 10 tahun adalah 743.140 m³ dengan kebutuhan luas lahan penimbun efektif sebesar 3,72 hektar. Perencanaan teknis ini meliputi desain lapisan kedap (liner system), jaringan drainase lindi, dan sistem ventilasi gas metana untuk meminimalkan risiko pencemaran lingkungan. Kata kunci: TPA Aertembaga, sanitary landfill, pengelolaan sampah, perencanaan teknis
Analisis Potensi Panas Bumi Dengan Metode Deteksi Gas CO₂ Dalam Tanah Di Area Panas Bumi Tompaso Selang, Theresa P. G.; Mangangka, Isri R.; Riogilang, Hendra
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.66366

Abstract

Indonesia memiliki potensi panas bumi yang besar, salah satunya berada di Lapangan Panas Bumi Tompaso, Sulawesi Utara. Pengembangan panas bumi memerlukan tahapan eksplorasi yang akurat untuk mendelineasi zona aliran fluida panas bumi bawah permukaan, terutama dalam penentuan lokasi pengeboran sumur produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi panas bumi di area Tompaso dengan menggunakan metode deteksi gas karbon dioksida (CO₂) dalam tanah sebagai indikator aktivitas hidrotermal. Penelitian dilakukan di Desa Sendangan dengan pendekatan integratif yang mengombinasikan data geologi, struktur, geofisika, dan geokimia. Pengukuran konsentrasi CO₂ dilakukan menggunakan gas detector tube Komyo–Kitagawa pada kedalaman sekitar 60 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi gas CO₂ membentuk pola anomali yang terkontrol oleh struktur patahan berarah NW–SE. Zona dengan konsentrasi CO₂ tinggi diinterpretasikan sebagai area upflow fluida panas bumi dan direkomendasikan sebagai lokasi prospek pengeboran. Metode deteksi gas CO₂ terbukti efektif sebagai pendekatan eksplorasi awal yang efisien dan berbiaya relatif rendah. Kata kunci: panas bumi, gas CO₂ tanah, Tompaso, eksplorasi panas bumi, zona upflow