Claim Missing Document
Check
Articles

UJI FITOKIMIA DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BUNGA SOYOGIK (Saurauia bracteosa DC) Lisi, Anastasia Kazia Friany; Runtuwene, Max R.J.; Wewengkang, Defny S.
PHARMACON Vol 6, No 1 (2017): Pharmacon
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.6.2017.36796

Abstract

ABSTRACTThese study aims to analyze the phytochemical compounds and the antioxidant activity of soyogik flowers. The study begins with a phytochemical test. Extraction of powder of soyogik flower by maceration using methanol. The methanol extract was determined for the total flavonoid content with AlCl3 method and was tested for the antioxidant activity with DPPH method. The results showed that soyogik flower containing the compounds of phenolic, flavonoids, alkaloids, steroids and saponins. The methanol extract also have total flavonoid content amounted to 11,140 mg/kg and antioxidant activity by the IC50 value amounted to 128,573 µg/mL.Keywords: Saurauia bracteosa DC., phytochemicals test, antioxidants, total flavonoid content.  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis senyawa fitokimia dan mempelajari aktivitas antioksidan bunga soyogik. Penelitian dimulai dengan melakukan uji fitokimia. Ekstraksi serbuk bunga soyogik dengan cara maserasi menggunakan metanol. Ekstrak metanol kemudian ditentukan kandungan total flavonoid dengan metode AlCl3 dan diuji aktivitas antioksidannya dengan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bunga Soyogik mengandung senyawa fenolik, flavonoid, alkaloid, steroid dan saponin. Ekstrak metanol bunga Soyogik juga memiliki kandungan total flavonoid sebesar 11,140 mg/kg dan aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 128,573 µg/mL.Kata Kunci: Saurauia bracteosa DC., uji fitokimia, antioksidan, kandungan total flavonoid.
THE POTENCY OF Mycale vansoesti SPONGE EXTRACT AND FRACTIONS FROM MANADO TUA ISLAND WATERS AGAINST THE GROWTH OF Staphylococcus aureus AND Escherichia coli Komang Ayu May Widyani; Defny Wewengkang; Erladys Rumondor
PHARMACON Vol. 11 No. 3 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sponges are one of the coral reefs components that have the potential to produce secondary metabolites with antibacterial, antifungal, and anticancer properties that have not been widely used. This study aims to determine the antibacterial activity of the extract and fractions of Mycale vansoesti sponge obtained from Manado Tua Island waters against the growth of Staphylococcus aureus as Gram-positive representatives and Escherichia coli bacteria as Gram-negative representatives. Samples were extracted using the maceration method with 95% ethanol solvent and fractionated with the liquid-liquid method using 3 types of solvents with different polarities, namely n-hexane, chloroform, and methanol. Antibacterial activity test using the Kirby-Bauer disc diffusion method. The test results showed that ethanol extract, n-hexane fraction, chloroform fraction and methanol fraction from Mycale vansoesti sponge sample obtained from Manado Tua Island waters have antibacterial activity against Staphylococcus aureus and Escherichia coli with moderate bacterial inhibitory power.
Ekstrak dan Fraksi Spons Stylissa carteri dari Perairan Pulau Manado Tua: Aktivitasnya Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Gleam Yordan; Defny Wewengkang; Irma Antasionasti
PHARMACON Vol. 11 No. 3 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kasus infeksi di Indonesia beriringan dengan peningkatan kasus resistensi terhadap antibiotik. Keanekaragaman hayati khususnya bahan alam kelautan Indonesia dinilai memiliki potensi menghasilkan bahan antibakteri yang dapat dikembangkan menjadi kandidat antibiotik dikemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas Antibakteri dari ekstrak dan fraksi spons Stylissa carteri dari Perairan Pulau Manado Tua terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Proses ektraksi menggunakan pelarut etanol dan dilakukan fraksinasi menggunakan pelarut, n-heksan, kloroform, dan methanol. Uji antibakteri menggunakan metode difusi agar (Disc diffusion Kirby and Bauer).  Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol dari spons Stylissa carteri memiliki zona hambat paling besar terhadap bakteri Staphylococcus aureus (8,6 mm) dan fraksi n-heksan dari spons Stylissa carteri memilki zona hambat paling besar terhadap bakteri Escherichia coli (7,386 mm). Hasil aktivitas antibakteri berbeda signifikan, dimana kontrol positif yang digunakan berada pada kategori sangat kuat, sedangkan ekstrak maupun fraksi dengan aktivitas paling besar hanya sampai kategori sedang.
POTENSI EKSTRAK DAN FRAKSI SPONS Phyllospongia lamellosa YANG DIPEROLEH DARI PERAIRAN PULAU MANADO TUA TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli Chrispawanty Cindhy Ranggatau; Defny Wewengkang; Jainer Siampa
PHARMACON Vol. 11 No. 3 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spons Phyllospongia lamellosa mampu menghasilkan senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur aktivitas ekstrak dan fraksi spons Phyllospongia lamellosa terhadap pertumbuhan bakteri Gram positif Staphylococcus aureus dan Gram negatif Escherichia coli di perairan Pulau Manado Tua. Sampel di ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 95% dan selanjutnya difraksinasi menggunakan pelarut yaitu n-heksan, kloroform dan methanol dengan metode fraksinasi cair-cair. Uji aktivitas menggunakan metode disk diffusion Kirby dan Bauer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pengukuran rata - rata diameter zona hambat ekstrak dan fraksi spons Phyllospongia lamellosa terhadap bakteri Staphylococcus aureus yang paling besar dihasilkan oleh fraksi kloroform dengan nilai rata – rata 15,96 mm ± 0,98 dan Escherichia coli oleh fraksi kloroform dengan nilai rata – rata 17,48 mm ± 4,80 sehingga keduanya dikategorikan kuat.
POTENSI EKSTRAK DAN FRAKSI SPONS Liosina paradoxa YANG DIKOLEKSI DARI PERAIRAN PULAU MANADO TUA TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli. Brian G. A. Adilan; Defny Wewengkang; Erladys Rumondor
PHARMACON Vol. 11 No. 4 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spons atau porifera bisa untuk digunakan sebagai uji antibakteri dikarenakan spons memiliki senyawa metabolit yang ada didalamnya serta dapat menghambat bakteri pathogen yang datang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya aktivitas antibakteri dari ekstrak dan fraksi spons Liosina paradoxa yang diperoleh dari Perairan Pulau Manado Tua terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.Sampel diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 95% dan metode fraksinasi. Pengujian aktivitas antibakteri yang dilakukan menggunakan metode difusi agar. Hasil yang didapat dari uji aktivitas antibakteri pada bakteri Escherichia coli memiliki daya hambat bakteri disemua fraksi pada fraksi methanol 8,81mm, fraksi n-Heksan 8,55mm, fraksi kloroform 8,34mm, dan fraki methanol 7,81mm semua fraksi dalam kategori daya hambat sedang, hasil yang sama dengan bakteri Staphylococcus aureus dengan daya hambat kuat pada fraksi n-Heksan dengan daya hambat 10,39mm, dan fraksi methanol 10,23mm, dan daya hambat sedang pada fraksi kloroform 9,69mm dan ekstrak etanol 9,23mm. Ekstrak dan fraksi dari Spons Liosina paradoxa memiliki aktivitas pada bakteri Escherichia coli dan bakteri Staphylococcus aureus.
POTENSI EKSTRAK DAN FRAKSI SPONS CALLYSPONGIA AERIZUSA YANG DIPEROLEH DARI PERAIRAN PULAU MANADO TUA TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI Eka Laurensi Awaeh; Defny Wewengkang; Julianri Lebang
PHARMACON Vol. 11 No. 3 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Callyspongia aerizusa memiliki beberapa senyawa dengan aktivitas tinggi dan memiliki struktur permukaan tubuh yang berpori-pori sehingga dimasukkan kedalam filum porifera. Callyspongia aerizusa menghasilkan metabolit sekunder berupa steroid, flavonoid dan terpenoid yang mungkin kedepannya dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas antibakteri dari ekstrak dan fraksi Spons Callyspongia aerizusa yang diperoleh dari perairan Pulau Manado Tua terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Sampel diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol dan difraksinasi menggunakan pelarut metanol, kloroform dan n- heksan. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode disc diffusion agar oleh Kirby dan Bauer dengan sedikit modifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Spons Callyspongia aerizusa memiliki daya hambat kuat dan sedang terhadap aktivitas antibakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dengan rata-rata 8,99 mm; 9,68 mm; 10,19 mm; 13,50 mm pada Escherichia coli dan 6,88 mm; 6,52 mm; 8,74 mm; 6,67 mm pada bakteri Staphylococcus aureus.
POTENCY OF EXTRACT AND FRACTION OF SPONGE Lamellodysidea herbacea OBTAINED FROM MANADO TUA ISLAND AGAINST Staphylococcus aureus AND Escherichia coli Angellia Grace Yetto; Defny Wewengkang; Elly Suoth
PHARMACON Vol. 11 No. 4 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sponges has many kind of secondary metabolites and has potential as important clues in drug development. This study aims to determined the potential level of Sponge Lamellodysidea herbacea obtained from Manado Tua Island waters as an antibacterial agent against Staphylococcus aureus and Escherichia coli bacteria. The samples were extracted using maceration method with ethanol solvent and fractionated with n-hexane, chloroform and methanol as solvents. Antibacterial activity was tested using agar diffusion method (Disc Diffusion Kirby and Bauer). The result showed that all of the fractions and crude extract had antibacterial activities against Staphylococcus aureus and Escherichia coli. The best antibacterial activity was found in the n-hexane fraction against Escherichia coli bacteria with an inhibitory power 11.05 mm and the chloroform fraction against Escherichia coli with an inhibitory power 21.99 mm.
POTENSI EKSTRAK DAN FRAKSI SPONS Theonella swinhoei YANG DIPEROLEH DARI PERAIRAN PULAU MANADO TUA TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli Diana Graselia Maniagasi; Defny S.Wewengkang; Deby A. Mpila
PHARMACON Vol. 12 No. 2 (2023): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.12.2023.41078

Abstract

DIANA GRASELIA MANIAGASI. Potensi Ekstrak Dan Fraksi Spons Theonella swinhoei yang diperoleh dari Perairan Pulau Manado Tua Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus dan Eschericia coli. Dibawah bimbingan DEFNY S. WEWENGKANG sebagai ketua dan DEBY A. MPILA sebagai anggota. Spons merupakan salah satu penyusun komponen kehidupan bawah laut, spons juga adalah salah satu biota laut penyusun terumbu karang yang mempunyai potensi bioaktif yang belum banyak dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak spons Theonella swinhoei terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Eschericia coli. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 95%. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode disc diffusion Kirby-bauer. Hasil yang ditunjukkan dari pengujian aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus menghasilkan zona hambat pada semua ekstrak dan fraksi yaitu, ekstrak etanol dengan daya hambat 9,17 mm, fraksi n-heksan 8,89 mm, fraksi kloroform 9,35 mm, dan fraksi methanol 9,27 mm sedangkan pada bakteri Escherichia coli menghasilkan zona hambat pada semua ekstrak dan fraksi yaitu, ekstrak etanol dengan daya hambat 8,17 mm, fraksi n-heksan 7,46 mm, fraksi kloroform 8,86 mm, dan fraksi methanol 8,85 mm. Dengan demikian, ekstrak dan fraksi dari sampel Theonella swinhoei memiliki aktivitas pada bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan daya hambat kategori yang sedang.  Kata Kunci: Spons Theonella swinhoei, Antibakteri, Staphylococcus aureus, Escherichia coli
Penentuan nilai IC50 Karang Lunak Lobophytum sp. dan Sarcophyton sp. dari Perairan Pantai Parentek Kabupaten Minahasa Rumondor, Erladys Melindah; Yudistira, Adithya; Wewengkang, Defny Silvia; Suoth, Elly Juliana; Rotinsulu, Henki; Tumundo, Berlian Tasya; Kindangen, Eunike Elizabeth
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v7i2.58117

Abstract

Karang lunak bertahan hidup dengan mengeluarkan metabolit sekunder sebagai respon terhadap lingkungan. Metabolit sekunder ini diketahui memiliki aktivitas farmakologi salah satunya antioksidan. Senyawa antioksidan berperan melengkapi elektron radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol Lobophytum sp. dan Sarcophyton sp.. Jenis penelitan ini merupakan eksperimental laboratorium dengan pengujian terhadap ekstrak etanol karang lunak Lobophytum sp. dan Sarcophyton sp. menggunakan metode DPPH (1-1-diphenyl-2-picrylhidrazyl). Aktivitas antioksidan ditentukan dengan nilai IC50. Dari hasil perhitungan IC50, didapatkan ekstrak karang lunak Lobophytum sp. 14.5732 mg/L dan Sarcopyhton sp. 24,3527 mg/L dan. Nilai IC50 dari Sarcophyton sp maupun Lobophytum sp. yang diperoleh dari Perairan Pantai Parentek Kabupaten Minahasa masuk kategori sangat kuat dengan nilai dibawah 50 mg/L.
Pelatihan Pembuatan Saos Tomat dan Pupuk Kompos sebagai Upaya Optimalisasi Komoditas Tomat Guna Membangun Ketahanan Ekonomi Desa Tolok Satu Kantor, Renatry; Ayu Widiyani, I Dewa; Sumare, Chika Wanda; Anjelina Preysi Wenas, Glori; Victoria Londa, Lolouren; Sandrina Sibara, Syalomita; Tumengkol, Josua; Lintogareng, Anggretsya; Jordan Pangemanan, Christian; Patinggi, Christina; Ma'ati, Carlene; Madi, Eveline; Silvia Wewengkang, Defny
The Studies of Social Sciences Vol. 6 No. 2 (2024): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v6i2.57656

Abstract

Hasil produksi tomat yang melimpah pada panen raya merupakan masalah di Desa Tolok Satu karena dapat mengakibatkan harga tomat yang ada di tingkat petani menurun drastis, sehinggah hanya dibuang oleh masyarakat. Selain itu, keterlibatan generasi muda sangat kurang untuk mengolah buah tomat karena sifat tomat yang mudah rusak. Hal ini menjadi dasar pemikiran pelaksanaan kegiatan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Farmasi (PPK Ormawa Himafar) Fakultas MIPA Universitas Sam Ratulangi untuk membantu masyarakat Desa Tolok Satu menghadapi permasalahan over produksi tomat. Tujuan umum pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas Ormawa Himafar dan meningkatkan soft skill Mahasiswa pelaksana PPK Ormawa, sedangkan tujuan khususnya adalah meningkatkan kemajuan Desa Tolok Satu terutama dalam mengoptimalkan produksi buah tomat unggulan desa. Hasil kegiatan yang diperoleh adalah: penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan Himafar UNSRAT, peningkatan softskill tim pelaksana PPK Ormawa Himafar UNSRAT, serta peningkatan kemajuan Desa Tolok Satu melalui produksi saus tomat dan pupuk kompos cair dari limbah tomat.
Co-Authors Abdullah, Surya Sumantri Adithya Yudistira Adrian, Gerild Alfiani Idie Amanda, Turangan Angellia Grace Yetto Anjelina Preysi Wenas, Glori Antasionasti, Irma Atuani, Maria Atuani, Maria T Ayu Widiyani, I Dewa Bawole, Avinda Shania Wiane Brian G. A. Adilan Brigita Putri Tumbelaka Bryan Andrew Tikonuwu Butue, Leobernard Carolus Paulus Paruntu Chelinda Tumundo Chrispawanty Cindhy Ranggatau Christania Sigarlaki Damanis, Frelinsia V.M. DEBY AFRIANI MPILA Deiske Adeliene Sumilat, Deiske Adeliene Diana Graselia Maniagasi Djakatara, Ridwan S. Djakatara, Ridwan Sukardi Eda, Mochamad I. Edi Suryanto Eka Laurensi Awaeh Elly Suoth Erladys M. Rumondor Erladys Melindah Rumondor ERLADYS MELINDAH RUMONDOR, ERLADYS MELINDAH Erladys Rumondor Erladys Rumondor Fatimawali . Gayatri Citraningtyas Gerald Edward Rundengan Gleam Yordan Henki Rotinsulu, Henki Herny E.I. Simbala Hutahaean, Amsaline Idie, Alfiani Ikhrar, Muhammad S. Ikhrar, Muhammad Setiawan Irma Antasionasti Jainer Siampa Jayanto, Imam Jolanda, Shinta Jordan Pangemanan, Christian Josua, Endro Julianri Lebang Julianri Sari Lebang Jumriadi Kantor, Renatry Karlah L. R. Mansauda Katiandagho, Lyone Katili, Syifa Sari Katili, Yuni Irianty Keintjem, Brigieta Kevin R. Mengko Kindangen, Eunike Elizabeth Kiwol, Hilda Komang Ayu May Widyani Kotel, Marcelinda Kotel, Marcelinda N. Latif, Rizky Latif, Rizky Akbar Lintogareng, Anggretsya Lisi, Anastasia Kazia Friany Lonteng, Elur Luntungan, Brigita Michelle Ma'ati, Carlene Macpal, Fransisca Madi, Eveline Manoppo, Cinlye Manoppo, Cinlye J Manoppo, Triska Manumpil, Aprilia Max R.J. Runtuwene Max Runtuwene Meilani Jayanti Meldha, Meldha Natalie D Rumampuk Paat, Englin Meiva Patinggi, Christina Pelealu, Eunike Pitoy, Novia Pitoy, Novia A. Ritan, Yosefa E.H. Rumondor, Erladys Sandrina Sibara, Syalomita Shartika Alda Trivena Rompas Siampa, Jainer Pasca Silap, Gloria Ekaputri Sitti Juliah Nurhamidin Sri Sudewi, Sri Sumare, Chika Wanda Suoth, Josua Suoth, Josua A.T. Tumengkol, Josua Tumigolung, Dea Tumiwa, Pricilia Irene Tumiwa, Priscila Irene Tumundo, Berlian Tasya Turangan, Amanda T. M. Victoria Londa, Lolouren Viocindy Riska Nusaly Viska Fadila Tompunu Waas, Riviani Angela Watupongoh, Cavieta Watupongoh, Cavieta C. A. Wendersteyt, Novira Vita Weny Wiyono Widya Fransiska Rompas Woran, Falinry