Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Sampan wisata menggunakan sel surya di Danau Cibogas desa Sialang Jaya, kecamatan Rambah, kabupaten Rokan Hulu, provinsi Riau Ridwan Sinurat; Ahmad Fathoni; Nurhikmah Sasna Junaidi; Suyitno Suyitno; Murry Harmawan Saputra; Jeki Mediantari Wahyu Wibawanti; Muhammad Yuhendri; Listi Hariani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22547

Abstract

AbstrakDanau Cipogas terletak di Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Profinsi Riau. Kegiatan Kosabangsa ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan potensi wisata di Danau Cipogas Desa Sialang Jaya sebagai destinasi wisata pilihan bagi wisatawan baik yang ada di Kabupaten Rokan Hulu maupun dari luar Kabupaten Rokan Hulu. Sampan wisata yang di buat menggunakan motor listrik 3.000 Watt dengan memanfaatkan energi matahari sebagai bahan bakar sehingga bisa menghemat bahan bakar. Dengan demikian akan menjadi icon tersendiri bagi wisatawan  dan masyarakat yang berkunjung ke Danau Cipogas Desa Sialang Jaya.  Wisata danau Cipogas sebelumnya memiliki wahana perahu atau sampan akan tetapi tidak dikelola dengan maksmimal. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan agar meningkatnya wisatawan yang datang ke destinasi wisata danau cipogas. Metode pengabdian ini dilakukan dengan survey lokasi mitra, proses pembuatan perahu dan pendampingan. Mitra pengabdian ini adalah kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Remsi jaya yang berada di Desa Sialang Jaya. Jumlah mitra yang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini sebanyak 57 orang. Kata kunci : danau cipogas ; rokan hulu ; sampan wisata ; sel surya. AbstractCipogas Lake is located in Sialang Jaya Village, Rambah District, Rokan Hulu Regency, Riau Province. This Kosabangsa activity was carried out with the aim of increasing the tourism potential of Cipogas Lake, Sialang Jaya Village as a tourist destination of choice for tourists both in Rokan Hulu Regency and from outside Rokan Hulu Regency. The tourist canoe is made using a 3,000 Watt electric motor using solar energy as fuel so it can save fuel. In this way, it will become a special icon for tourists and the public who visit Cipogas Lake, Sialang Jaya Village. Cipogas Lake tourism previously had boat rides or canoes, but they were not managed optimally. This service is carried out with the aim of increasing tourists coming to the Lake Cipogas tourist destination. This service method is carried out by surveying partner locations, the boat building process and mentoring. This service partner is the Remsi Jaya tourism awareness group (Pokdarwis) located in Sialang Jaya Village. The number of partners involved in this service activity was 57 people. Keywords : cipogas lake; upper rokan; tourist sampan; solar cells
PERAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 18 MEDAN Perida Roma Asi Siahaan; Mitha Rani Octavia Br Gultom; Sonya Valentina Siagian; Nurhikmah Sasna Junaidi; Depitaria Br Barus
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.721

Abstract

Urgensi studi kasus ini ialah guna menyelidiki bagaimana Model Pembelajaran Cooperative Learning membantu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Medan meningkatkan kemampuan pemahaman bacaan mereka. Kemampuan pemahaman teks tertulis yang rendah merupakan hambatan utama bagi kesuksesan siswa dalam mempelajari bahasa Indonesia. Pengamatan di kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta pencatatan hasil belajar merupakan bagian dari proses pengumpulan data dalam studi kualitatif deskriptif ini. Siswa berpartisipasi dalam percakapan kelompok kecil, bergantian memerankan peran, serta membaca secara bergiliran sebagai kelas guna menerapkan pendekatan Copperative Learning. Berdasarkan temuan, metode ini berhasil meningkatkan minat siswa dalam belajar, memperdalam pemahaman mereka terhadap materi, serta mendorong interaksi positif antar teman sekelas. Temuan ujian pemahaman membaca juga meningkat, serta motivasi siswa guna belajar pun bertambah. Dengan demikian, peningkatan pemahaman membaca siswa dalam kelas bahasa Indonesia melalui penerapan model Cooperative Learning telah terbukti berhasil dan bermanfaat.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 18 MEDAN DI ERA DIGITAL Perida Roma Asi Siahaan; Setia Dela Rosa Simamora; Novia Anjani; Nurhikmah Sasna Junaidi; Depitaria Br Barus
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.722

Abstract

Tujuan riset ini ialah mengkaji penerapan media sosial, khususnya Instagram, dalam mengoptimalkan keterampilan menulis teks deskripsi murid kelas VIII di SMP Negeri 18 Medan. Latar belakang riset ini merujuk kepada kurangnya kecakapan menulis siswa serta dominannya penggunaan media sosial dalam kehidupan mereka sehari-hari. Metode yang diterapkan ialah riset kualitatif melalui pendekatan studi kasus, yang melibatkan observasi, wawancara, tes, juga dokumentasi. Penelitian dilakukan didalam tiga tahap: pra-siklus, siklus 1, serta siklus 2. Studi ini membuktikan adanya lonjakan yang berarti terhadap kemampuan menulis murid setelah memanfaatkan Instagram sebagai media pembelajaran. Rata-rata nilai murid naik dari 71,40 dalam pra-siklus berubah 76,31 dalam siklus 1, serta 82,12 di siklus 2. Dan juga, siswa menunjukkan peningkatan dalam struktur kalimat, penggunaan tanda baca, dan pilihan kata yang sesuai. Instagram bukan sekedar mengembangkan kemampuan menulis, tapi juga motivasi dan kepercayaan diri murid. Penelitian ini menyarankan integrasi media sosial secara bijak dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai strategi pembelajaran kreatif dan sesuai di dunia digital.