Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : WIDYA LAKSANA

Penyuluhan Obesitas Dan Nutrition Facts Serta Pelatihan Pembacaan Label Kemasan dan Informasi Nilai Gizi Pada Makanan Kemasan Di SMA Negeri 1 Semarapura, Klungkung Sintyadewi, Putu Rima; Widnyani, Ida Ayu Ary
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.739 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.39712

Abstract

Obesitas atau kelebihan berat badan merupakan salah satu persolaan yang sering ditakuti di kalangan remaja. Faktor pemicu obesitas pada remaja salah satunya disebabkan oleh kebiasaan mengkonsumsi makanan tanpa memperhatikan nilai gizi dan jumlah kalori yang terkadung dalam makanan. Peningkatakan prevelensi kasus obesitas pada remaja perlu mendapat perhatian khusus sehingga perlu dilakukan pencegahan sejak dini. Tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mitra terkait informasi nilai gizi dan pembacaan label pada makanan kemasan, sehingga dapat mengubah prilaku dan kebiasaan makan dengan selalu mempertimpangkan asupan kalori pada makanan yang dikonsumsi. Penyuluhan dan pelatihan dilakukan pada siswa SMA N 1 Semarapura. Kegiatan diawali dengan identifikasi pengetahuan pada mitra kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan serta pelatihan pembacaan label dan informasi nilai gizi pada makanan kemasan. Keberhasilan kegiatan diukur dengan memberikan post test pada mitra setelah diberikan intervensi. Berdasarkan hasil pre test terhadap 110 siswa, hampir sebagian besar mitra (75%) memiliki pengetahuan dalam katagori kurang. Pengetahuan mitra terkait nilai gizi dan pembacaan label pada makanan kemasan meningkat sebanyak 86% dengan katagori baik dan 96% mitra memilih makanan kemasan yang tepat setelah mitra diberikan penyuluhan dan pelatihan. Bedasarkan hasil test statistik Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan berpengaruh signifikan (Asymp Sig < 0,05) terhadap peningkatan pengetahuan siswa di SMAN 1 Semarapura Kata kunci: Obesitas, Informasi Nilai Gizi
Pelatihan Pembuatan Produk Selai Buah dan Minuman Serbuk Kulit Buah Naga (Hylocereus Undatus) di SMA Negeri 1 Semarapura, Klungkung Widnyani, Ida Ayu Putu Ary; Sintyadewi, Putu Rima
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.752 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.39724

Abstract

Industri  kecil  dan  rumah tangga yang berkembang menjadi indikator terciptanya ekonomi kerakyatan yang kuat. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam mengolah bahan hasil pertanian lokal seperti buah naga (Hylocereus undatus) yang memiliki banyak manfaat seperti antioksidan menjadi produk pangan seperti selai buah dan minuman serbuk kulit buah naga yang memiliki nilai tambah yang bermanfaat dari segi kesehatan dan dapat dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif. Pelatihan diberikan kepada siswa siswi SMA Negeri 1 Semarapura. Metode pelatihan diawali dengan pemberian pre-test, pelatihan pembuatan produk dan post-test. Hasil pretest tingkat pengetahuan dan keterampilan mitra sejumlah 4,67% berada pada kategori kurang dan 95,33% kategori sangat kurang. Setelah diberikan pelatihan hasil post-test kemampuan mitra mengalami peningkatan  yaitu 97,20% mitra berada pada kategori baik dan 2,80% berada pada kategori cukup. Hasil pelatihan memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra
PELATIHAN PENGOLAHAN LABU KUNING MENJADI PRODUK TEPUNG KAYA BETA KAROTEN Sintyadewi, Putu Rima; Widnyani, Ida Ayu Putu Ary; Rabani RS, I Gusti Agung Yogi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i2.55751

Abstract

Mewabahnya Pandemi Covid-19 menyebakan perekonomian seluruh Dunia terpuruk, sehingga secara langsung berefek pada sektor pariwisata di Bali khususnya juga bagi masyarakat Desa Rendang yang menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu mata pencaharian untuk menghidupi keluarga. Dampak secara tidak langsung dirasakan oleh para petani yang memilki kekhawatiran hasil pertaniannya tidak laku akibat konsumen tidak hanya berasal dari masyarakat umum saja, tetapi juga dari restoran dan hotel yang tutup akibat terdampak Covid-19. Tujuan dari PKM ini adalah memberdayakan kelompok PKK Desa Rendang (mitra) dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan pengolahan hasil pertanian lokal dalam hal ini labu kuning, sehingga diharapkan mitra lebih mandiri dan ikut berperan aktif untuk membantu perekonomian keluarga. Hasil dari PKM ini adalah bertambahnya pengetahuan mitra dalam mengolah labu kuning menjadi produk tepung dengan dihasilkannya output berupa produk ”Waluh Bali”. Seluruh mitra (100%) menyatakan pelatihan ini sangat bermanfaat serta menambah pengetahuan dan ketrampilan mitra dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk yang inovatif.
PENGOLAHAN BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa) SEBAGAI PRODUK SIRUP DENGAN KANDUNGAN ANTIOKSIDAN DI SMA NEGERI 1 ATAP LEMBONGAN Widnyani, Ida Ayu Putu Ary; Yoga, Wahyu Krisna Yoga; Ariani, Ni Komang Sri; Sintyadewi, Putu Rima
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i2.57015

Abstract

Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) merupakan tanaman tropis yang dapat diusahakan tumbuh disegala macam jenis tanah. Tanaman ini memiliki kandungan antioksidan jenis antosianin yang memiliki manfaat baik bagi kesehatan sekaligus membuatnya memiliki tampilan yang menarik. Upaya pemanfaatan bunga rosella secara sederhana dapat dilakukan dengan mengolahnya menjadi sirup rosella. Tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMAN 1 Atap Lembongan dalam hal mengolah komoditi pertanian dengan menerapkan teknologi dan metode sederhana namun tepat guna sehingga para siswa peserta pelatihan dapat mengembangkannya menjadi produk kewirausahaan mengingat kawasan Nusa Lembongan merupakan daerah tujuan wisata di Pulau Bali. Berdasarkan hasil survei kusioner secara keseluruhan, sebanyak 63,63% responden merasa kegiatan ini memuaskan, dan sebanyak 36,37% responden merasa kegiatan pelatihan sangat memuaskan.