Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PIRAMIDA

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DINAS KOPERASI, UKM DAN PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN KOTA DENPASAR ( STUDI KASUS PENINGKATAN DAYA SAING UKM DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN ) Purnamaningsih Putu Eka; Winaya I Ketut
PIRAMIDA Vol 14 No 2 (2018): PIRAMIDA`- Jurnal Kependudukan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Publisher : Puslit Kependudukan dan Pengembangan SDM Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.377 KB)

Abstract

Masyarakat Ekonomi ASEAN atau yang sering disebut dengan MEA merupakan bentuk kerjasama yang dilakukan antar Negara ASEAN. Kerjasama yaitu berupa pengembangan pada sumber daya manusia dan adanya peningkatan kapasitas, pengakuan terkait kualifikasi profesional, konsultasi yang lebih dekat terhadap kebijakan makro keuangan dan ekonomi, memilik langkah-langkah dalam pembiayaan perdagangan, meningkatkan infrastruktur, melakukan pengembangan pada transaksi elektronik lewat e-ASEAN, memperpadukan segala industri yang ada diseluruh wilayah untuk dapat mempromosikan sumber daerah, meningkatkan peran dari sektor swasta untuk dapat membangun MEA atau Masyarakat Ekonomi ASEAN. Negara kita ini memiliki tanah yang cukup subur, 70% mayoritas pekerjaan masyarakat Indonesia ialah Petani. Melihat hal yang demikian tentunya usaha apapun di bidang pertanian memiliki prospek yang cukup menjanjikan. Contoh UKM bidang pertanian cukup banyak seperti usaha pertanian padi, jagung, sayuran, buah-buahan, tanaman hias dan lain sebagainya. UKM adalah usaha kerakyatan yang saat ini mendapat perhatian dan keistimewaan yang diamanatkan oleh undang-undang, antara lain bantuan kredit usaha dengan bunga rendah, kemudahan persyaratan izin usaha, bantuan pengembangan usaha dari lembaga pemerintah, serta beberapa kemudahan lainnya. Kota Denpasar merupakan suatu kota di Indonesia dimana warganya banyak berkecimpung dalam dunia bisnis UKM dari data yang diperoleh di Dinas Koperasi, UKM dan Perisdustrian Kota Denpasar terdapat 31.685 unit industri UKM. Banyaknya pelaku Usaha Kecil, dan Menengah (UKM) di Kota Denpasar merupakan asset tersendiri yang akan memperkuat pondasi perekonomian daerah, intinya dapat menjadi sumber pendapatan bagi pemerintah daerah, selain itu peran serta UKM dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan, dan peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, dan pengentasan kemiskinan. UKM perlu disediakannya sarana untuk mengembangkan diri melalui berbagai macam fasilitas di berbagai sector yang sudah barang tentu sejalan dengan nilai masukan diatas, maka pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah, perlu diselenggarakan secara menyeluruh, optimal dan kesenambungan melalui pengembangan iklim yang kondusif, pemberian kesempatan berusaha, dukungan, perlindungan, dan pengembangan usaha seluas-luasnya, sehingga mampu meningkatkan kedudukan,peran, dan potensi udaha kecil dan menengah.
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA DESA (STUDI KASUS PENGELOLAAN DANA DESA PEMOGAN KECAMATAN DENPASAR SELATAN TAHUN ANGGARAN 2016) Wismayanti Kadek Wiwin Dwi; Purnamaningsih Putu Eka
PIRAMIDA Vol 14 No 2 (2018): PIRAMIDA`- Jurnal Kependudukan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Publisher : Puslit Kependudukan dan Pengembangan SDM Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.825 KB)

Abstract

Implementation of the principle of accountability of Village Fund management starting from the planning stage, implementation of all activities, and after the activities of village fund management is expected to be accountable. Judging from the object and method of analysis used, this research is included in qualitative descriptive research. This type of research seeks to describe the real picture of the phenomena that occur in the management of village funds, especially accountability of village fund management pemogan district of South Denpasar. To dissect this issue of Financial Accountability Theory, there are two indicators used in this study including: (a) Transparency Indicators proven by the absence of open village governance attitude towards village fund management from planning, implementation and accountability stages, (b) Indicators of Accountability (Accountability) evidenced by the different amounts of village funds used in reports on village financial accountability and reports on the use of village funds owned by BPMPD Kota Denpasar and Accountability Report of APBDes Pemogan Village caused by budget changes in October and accountability report with evidence of fund usage still not synchronized.
Co-Authors Adelia, Sisilia Ni Wayan Dina Natasya Adi Saskara, Komang Wira Agrevina, Elsa Alvi Yasin, Mohammad Fauzi Anak Agung Intan Drupadi, Anak Agung Intan Andika A, I. B. Restu Surya Ardani, Ni Luh Widya Arneta Putri, Ni Luh Indah Arvianti, Ade Evita Budianti, Ni Putu Rika Christian, I Nyoman Andry Debby Margareth Hutasoit Devi Widianingsih, Ni Putu Cyntia Devia Devi, Luh Mutiara Deviani, Ni Luh Putu Dewi Puspa, Putu Intan Susanti Dwi Naramaya, Ni Gusti Ayu Riris Edi Kurniawan, I Putu Agus Gunawan, Celsea Yasmin Febryna Hartajaya Devi GN, Komang Ayu I Dewa Ayu Putri Wirantari I kadek Alit Manuartha, I kadek Alit I Ketut Winaya I Made Adi Artana I Putu Dharmanu Yudartha I Putu Dharmanu Yudharta, I Putu Dharmanu Iswari Ardi, Ida Ayu Gde Widya Juniasih, Ni Made Kadek Wiwin Dwi Wismayanthi Kadek Wiwin Dwi Wismayanti kadek wiwin wismayanthi Kadek Wiwin Wismayanti Karlina, Ni Made Devi Kartika Dewi, Ni Luh Putu Kemala Sari, Ni Luh Putu Diah Komang Adi Sastra Wijaya Komang Adi Sastra Wijaya Kresna Gerih, I Gst.Ag.Gd.Ag. Krismawan, I Wayan Wahyu Krisna Dewi, Gusti Ayu Made Manggala Diapramana, Made Manggala Navaratri Wibawa, Putu Okky Ni Luh Gede Ambarawati, Ni Luh Gede Ni Luh Putu Vina Austriani, Ni Luh Putu Vina Ni Made Angeliana Suwantara Putri Ni Nyoman Dewi Pascarani Ni Putu Anik Prabawati Ni Putu Evilia Octaviani, Ni Putu Evilia Ni Wayan Ari Sudiartini Ni Wayan Supriliyani Paramitha, Ida Ayu Candra Piers Andreas Noak Pradhana Yasa, I Gusti Ngurah Putu Ary Praditya, Ghifari Yorga Pramana Putra, I Gst Ngurah Agung Dedy Prameswari, Miralda Regina Purnama Sari, Made Ayu Putu Astawa, I Gusti Lanang Putu Nomy Yasintha Rahayu, Kadek Intan Siti Rahayu Rahayu, Ni Wika Putri Reksa Armajaya, I DG. Taksusepta Sartini, Putu Setia, Ari Indra Sintia Dewi, A.A. Riska Sri Yogawati, Ni Luh Eka Suandana, I Gede Sandi Sudiartini, Ni Wayan Ari Susanti, Made Widya Sutarini, Ni Kadek Dhea Tedi Erviantono Tjung, Putu Shaunney Tri Mardani, Ni Komang Triana Widayani, Dewa Ayu Urbaningrum, Zura Anis Utami Dewi, Ni Nyoman Sri Wahyuningtyas, Ni Putu Tirta Widhianti, Kadek Wiga Wijaya, Komang Adi Sastra Wijayanti, A.A. Ayu Sita Dewi Wulandari, I Dewa Ayu Yastami, Ni Kadek Ayu Yulian, M. Rizky