Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Semantik

Data Mining dengan Algoritma Fuzzy C-Means Clustering Dalam Kasus Penjualan di PT Sepatu Bata Cakra Ramadhana; Yohana Dewi Lulu W; Kartina Diah K. W.
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.377 KB)

Abstract

Data transaksi di sebuah perusahaan  retail  selalu bertambah seiring dengan perubahan waktu. Data-data tersebut menjadi tumpukan data dalam jumlah yang sangat besar. Dengan memanfaatkan data -data tersebut, proses penggalian data sebagai informasi penting bagi perusahaan dapat dilakukan dengan analisis yang le bih dalam. Salah satu informasinya  adalah produk yang laris dan tidak laris  di pasaran. Untuk mengetahui hal tersebut,  maka dirancang sebuah aplikasi yang berbasis Visual Basic yang mengelola informasi dari data penjualan dengan  menggunakan metode Fuzzy C-Means. Data-data perusahaan berupa jumlah invoice, jumlah barang, dan jenis barang (artikel) sejumlah 1068 record diolah serta dilakukan analisa untuk periode data selama dua bulan, yakni Januari 2013 hingga Februari 2013.  Metode Fuzzy C-Means pada aplikasi ini menghasilkan output berupa tiga cluster yaitu laris sebanyak 84,12% produk, kurang laris sebanyak 12,69% produk, dan sangat laris sebanyak 3,17% produk. Berdasarkan hasil pengujian, algoritma Fuzzy C-Means sesuai pada kasus penjualan di PT Sepatu Bata yang diperoleh dengan adanya 91,2% karyawan toko PT Sepatu Bata yang menyatakan bahwa aplikasi ini bekerja dengan sangat baik.
Aplikasi Surat Tilang Berbasis Android Menggunakan Teknologi Near Field Communication (NFC) Ridar Rusdi; Ardianto Wibowo; Yohana Dewi Lulu W
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.884 KB)

Abstract

Surat tilang merupakan media untuk menyimpan informasi pelanggaran lalu lintas yang diberikan oleh polisi kepada pelanggar lalu lintas. Surat tilang saat ini masih menggunakan media kertas dengan tulisan tangan yang mempunyai banyak kelemahan seperti rusak, koyak ataupun basah dan hancur. Untuk menyelesaikan hal tersebut, salah satunya digunakanlah teknologi Near Field Communication (NFC). NFC adalah teknologi yang terdapat didalam perangkat mobile yang memungkinkan penggunanya membaca dan mengirim data ke dalam tag atau kartu RFID. Penggunaan teknologi NFC dan kartu RFID dapat dimanfaatkan untuk membuat sebuah aplikasi surat tilang berbasis Android. Surat tilang ditulis melalui perangkat Android, kemudian data su rat tilang disimpan kedalam kartu RFID pelanggar. Selanjutnya pelanggar akan memberikan kartu RFID kepada hakim saat persidangan. Hakim dengan menggunakan perangkat Android-nya dapat membaca data surat tilang yang terdapat di dalam kartu RFID pelanggar. Pada aplikasi ini didukung juga oleh aplikasi  untuk manajemen data tilang. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa aplikasi surat tilang yang baik, efisien dan saling terintegrasi. Hasil yang didapatkan adalah sebanyak 86% polisi dan 92% hakim menyatakan bahwa sistem ini me mudahkan dalam melakukan proses tilang dan proses sidang tilang. Persentase pelanggar lalu lintas menyatakan bahwa sistem ini lebih baik dari penggunaan kertas adalah sebanyak80%.