Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ALAT PERAGA SAINS: RISET AKSI PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL Sri Marwiyati; Anggun Zuhaida
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4435

Abstract

Tujuan penelitian riset aksi dilakukan adalah memberikan pemahaman guru PAUD dalam pembuatan APE sains berbahan bekas untuk membantu mengembangkan komptensi profesional guru RA se kecamatan Pabelan dalam pembelajaran sains. Pengabdian dilaksanakan melalui kegiatan pelatihan dengan pemberian teori secara ceramah, diskusi, praktek dan juga pendampingan ke sekolah-sekolah. Subjek pendampingan adalah guru RA sekecamatan Pabelan yang belum berijasah S1 dan guru berijasah S1 tetapi bukan PAUD. Metode Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), guru diberi kesempatan dan wewenang yang lebih luas untuk mengimplementasikan keilmuannya dalam pembelajaran PAUD sehingga memberi solusi permasalahan tentang pengembangan kompetensi profesional guru dalam penerapan pembelajaran sains pada anak usia dini. Keberhasilan pengabdian ini ditunjukkan dengan terlaksananya kegiatan pendampingan, respon positif yang ditunjukkan dengan semangat dan antusias dari guru dalam mengikuti kegiatan pendampingan, adanya produk APE berbahan bekas untuk menunjang pembelajaran sains, bertambahannya wawasan guru dalam memahami pembelajaran sains serta mengimplementasikan APE dalam pembelajaran sains. Sebagian dari mitra dampingan telah banyak mengimplementasikan APE sains dari bahan bekas dalam pembelajaran yang menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan dan anak lebih antusias dalam belajar.
Penyusunan Instrumen Analisis Pedagogical Content Knowledge Guru IPA Madrasah Tsanawiyah Terintegrasi Konten Islami Anggun Zuhaida
Edukasia Islamika : Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2018): Edukasia Islamika - Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jei.v3i2.1690

Abstract

An instrument for data collection needs to be analyzed before it is used in conducting research. The most pivotal characteristic of the instrument analysis exposes that researchers require to examine the validity and reliability. Pedagogical Content Knowledge (PCK) constitutes an academic construction that depicts an idea for stimulating individuals to learn. This present study aims to construct a PCK analysis-based research instrument for the natural science teachers of Islamic junior high schools, which is integrated with Islamic contents. A qualitative descriptive approach was employed in this study to explain the procedures for constructing the instrument. The procedures involved determining indicators, constructing a questionnaire as the research instrument, and measuring the validity, reliability, usability, and meaningfulness of the well-designed instrument. The research findings reveal that the development of the PCK analysis-based instrument dealt with three indicators, namely: knowledge of learners, knowledge of planning and designing, and knowledge of classroom instruction. Furthermore, the validity of the instrument demonstrated a positive result with minor revision, whereas the reliability with the Cronbach’s alpha coefficient showed that it was reliable. Meanwhile, considering the results of the usability and meaningfulness tests, it was attained that the PCK analysis-based instrument integrated with Islamic contents was commented at a very positive level.
Science, Technology, Engineering, and Mathematics Professional Development on Science Learning: A Review Zuhaida, Anggun; Widodo, Ari; Prima, Eka Cahya; Solihat, Rini
IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Vol 6, No 1 (2024): January 2024
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijisedu.v6i1.2389

Abstract

The STEM professional development (STEM PD) programs are important in improving teacher competence in developing STEM-integrated science learning. This study aims to determine the progress of STEM PD programs and effective STEM PD programs in science learning. The methodology used in this study is a systematic literature review conducted through 3 main stages: planning, conducting, and reporting the review. The results of the study stated that the progress of the STEM PD program can be seen in teacher participation, changes in teacher competencies, integration of STEM in the curriculum, improved student skills, and resource enhancement. Furthermore, an effective STEM PD program can be seen from the STEM approach, collaboration and partnerships, use of media and technology, stakeholder support, and sustainability. This study concludes that implementing STEM PD in science learning should be carried out sustainably so that teachers will continue to be exposed to the integration of STEM in science learning. STEM PD implemented with commitment and appropriate efforts will improve teacher competence and student interest in STEM-based science learning. 
DESAIN MADRASAH SAINS INTEGRATIF: INTEGRASI SAINS DAN AGAMA DALAM PERANGKAT DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Hasanah, Nur; Zuhaida, Anggun
Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 13, No 1 (2018): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v13i1.3517

Abstract

Science and religion are a unity. The difference between the two lies only in the way of view. Knowledge comes from the One God. All kinds of approaches to reality are ultimately capable of being integrated and integrated with the contemplation of the concept of God's oneness. Scientific activity is closely related to the implementation of education. The implementation of education is always based on curriculum development. The existence of curriculum development is based on the emergence of future challenges and competencies. This research aims to describe the design of integrative science and religion in the device and the implementation of learning. The research method used is descriptive qualitative, sample in this research is teacher at MTsN Kota Salatiga. The integration of science and religion is seen only in the implementation of learning, where teachers have introduced the relationship of science and religion through connecting with the verses of the Qur'an. The integration that has been implemented in the madrasah is already on the operational level.AbstrakSains dan agama merupakan satu kesatuan. Perbedaan keduanya hanya terletak pada cara pandang semata. Pengetahuan bersumber pada Tuhan Yang Maha Esa. Semua jenis pendekatan terhadap realitas pada akhirnya mampu disatupadukan dan diintegrasikan dengan melakukan perenungan tentang konsep keesaan Tuhan. Aktifitas saintifik erat hubungannya dengan pelaksanaan pendidikan. Penyelenggaraan pendidikan selalu didasarkan adanya pengembangan kurikulum. Adanya pengembangan kurikulum didasarkan pada munculnya tantangan dan kompetensi masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan desain madrasah sains integratif dalam perangkat dan pelaksanaan pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, sampel dalam penelitian ini adalah guru di MTsN Kota Salatiga. Integrasi sains dan agama terlihat hanya pada pelaksanaan pembelajaran, di mana guru sudah mengenalkan hubungan sains dan agama melalui menghubungkan dengan ayat-ayat al-Qur’an. Integrasi yang telah diterapkan di madrasah sudah pada tatataran operasional.Kata Kunci: Integrasi, Sains, Agama, Pembelajaran
Potensi Pengolahan Singkong Keju Argotelo Sebagai Sumber Belajar IPA Hasna Faizah Rahma Dewi; Regina Aulia Winda; Anggun Zuhaida; Muslimah Susilayati
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Vol 7, No 03 (2026): Agustus 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jp-ipa.v7i03.1327

Abstract

This study aims to examine the processing method of Singkong Keju Argotelo based on the local knowledge of the Salatiga community, identify the science concepts embedded in each processing stage, and understand the connections between this local knowledge, scientific knowledge, and junior high school science curriculum content. A qualitative method with a descriptive-exploratory ethnoscience approach was employed. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving business owners selected via purposive sampling. Data validity was ensured through technique triangulation comparing and cross-checking information obtained from interviews, observations, and documentation. Data analysis utilized the Miles and Huberman model (data reduction, data display, and conclusion drawing) alongside ethnoscience analysis, which involved converting local knowledge (emic) into scientific knowledge (etic). The results indicate that the Singkong Keju Argotelo processing stages include initial soaking, washing, peeling, hot oil soaking, flavoring, final frying, and waste management. Each stage incorporates science concepts such as oxidation, heat transfer, physical and chemical changes, starch gelatinization, osmosis, filtration, sedimentation, and food preservation. The reconstruction of local knowledge reveals a strong link between cassava processing practices and science concepts relevant to the junior high school curriculum. The study concludes that Singkong Keju Argotelo processing not only preserves local wisdom and strengthens Salatiga’s distinctive culinary culture but also supports the implementation of the Merdeka Curriculum through meaningful, project-based learning for students.
Pre-service Science Teachers’ Impressions on The Implementation of Small-Scale Chemistry Practicum Muhamad Imaduddin; Supawan Tantayanon; Anggun Zuhaida; Fitria Fatichatul Hidayah; Iqwa Khilmatul Hidayah
THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING Vol 3, No 2 (2020): THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thabiea.v3i2.8893

Abstract

This study aims to describe the implementation of the small-scale chemistry approach in the practicum, as well as to show various Pre-service Science Teachers’ impressions. This research is action research involving 69 Pre-service Science Teachers (PSTs), 15 males and 54 females. Collecting data using documentation techniques at each stage of practicum activities, as well as reflection sheets. The results of the documentation are presented and analyzed using narrative descriptions, while the results of the reflections from the PSTs are coded and grouped into (1) the most memorable experiment, (2) positive impressions, and (3) negative impressions. The practicum covers five topics, namely (1) separation of the mixture (filtration), (2) reaction rate, (3) oxidation and reduction reactions (electrolysis), (4) heat transfer (calorimeter), and (5) acid-base solution. The practicum that gave the most impressive was the practicum on acid-base solutions (41.2%), while the one that got the least impressive was the practicum on calorimeters (4.4%). Many positive impressions that appear in practicum activities are “low-cost”, “colorful”, “easy to carry”, “hard to break”, “material savings”, and “more understandable”. The most negative impressions that appear in the series of implementation activities are “limited tools”, “too small-scale tools” and “inaccuracy”. The result of the teacher's reflection finally considers the impression of "limited tools", "material limitation", and "too simple" to be a consideration in developing further practicum activities with the SSC approach.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA EDMODO DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA MATERI TEKANAN PADA ZAT Siti Jumaeroh; Anggun Zuhaida
THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING Vol 2, No 2 (2019): THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thabiea.v2i2.5995

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media Edmodo dengan model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar IPA. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimental semu. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara purposive sampling yaitu kelas VIII-D (kelas eksperimen) dan kelas VIII-E (kelas kontrol) SMP Negeri 1 Salatiga, masing-masing berjumlah 30 siswa dan 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Edmodo sangat membantu proses pembelajaran siswa, mudah diakses dimana saja dan kapan saja. Hal tersebut dapat dilihat pada hasil angket yang telah disebarkan pada kedua sampel. Hasil angket menunjukkan bahwa kelas eksperimen lebih tinggi ketertarikannya terhadap materi pelajaran dibandingkan dengan kelas kontrol. Hasil uji korelasi terdapat hubungan antara media Edmodo dengan hasil belajar siswa bernilai 0,453 yang tingkat hubungannya berarti sedang/cukup.Hasil uji regresi linier sederhana memiliki nilai signifikansi sebesar 0,015 dengan nilai pengaruh antara dua variabel sebesar 20,5%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh media Edmodo dengan model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar IPA materi tekanan pada zat siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Salatiga.
DESKRIPSI SAINTIFIK PENGARUH TANAH PADA PERTUMBUHAN TANAMAN: Studi Terhadap QS. Al A’raf Ayat 58 Anggun Zuhaida
THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING Vol 1, No 2 (2018): THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thabiea.v1i2.4055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan maksud dari QS. Al A’raf ayat 58 dimana terdapat isyarat ilmiah yang menarik untuk dikaji. Allah telah menciptakan tumbuhan yang mana dapat tumbuh dari tanah yang baik. Isyarat Ilmiah yang disebutkan masih bersifat global sehingga perlu kajian yang lebih spesifik untuk mengetahui secara detail makna dari ayat tersebut. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pustaka yakni mengumpulkan  data atau bahan dari berbagai sumber ilmu yang diperlukan dalam menyelesaikan artikel ini. Hasil kajian menunjukan bahwa dalam QS. Al A’raf ayat 58 tentang tanah yang baik adalah tanah yang subur. Tanaman dapat tumbuh yang salah satu syaratnya yaitu adanya tanah atau media tanam. Media yang baik (subur) akan membuat tanaman tersebut tumbuh dengan baik. Kandungan mineral yang cukup dalam tanah merupakan pengaruh utama terhadap tanaman untuk tumbuh. Tanah yang subur dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti  mineral, kadar pH, kelembapan, lapisan humus dan kadar biota. Tanaman akan tumbuh subur pada tanah yang baik sehingga tanah yang subur tentu menjadi ladang rezeki bagi manusia. Deskripsi saintifik pada Al-Qur’an akan memberikan pengetahuan dari dua sisi ilmu yang berbeda (sains dan agama). Karena pada dasarnya ilmu yang ada di dalam Al-Qur’an sudah tidak diragukan lagi. Dengan begitu, manusia diwajibkan untuk menjaga kelestarian atau kesuburan tanah sebagai wujud syukur dan iman kepada Allah Swt atas apa yang telah karuniakan kepada manusia.