Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Aplikasi Presensi Pegawai Dengan Metode Principal Component Analysis (PCA) Yuliana, Ade; Samsudin, Evi
Journal of Informatics and Electronics Engineering Vol 4 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik TEDC Bandung Jl. Pesantren Km 2 Cibabat Cimahi Utara – Cimahi 40513 Jawa Barat – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70428/jiee.v4i1.846

Abstract

Presensi pegawai merupakan aspek penting dalam menjaga kinerja dan efisiensi organisasi, terutama pada lembaga seperti Badan Pusat Statistik (BPS) yang berperan dalam mengumpulkan dan menganalisis data statistik. Dalam upaya untuk mengidentifikasi dan menganalisis pola presensi pegawai di BPS Kabupaten Bandung masalah umum yang sering timbul dalam pengelolaan presensi pegawai dan mengurangi penghindaran presensi, kecurangan presensi, keterlambatan, dan kesalahan administratif. Penghindaran presensi dapat merugikan organisasi dalam hal produktivitas dan kedisiplinan. Kecurangan presensi dapat merusak integritas data presensi dan merugikan pegawai lainnya. Keterlambatan dan kesalahan administratif dapat mengganggu efisiensi operasional. Oleh karena itu, diperlukan aplikasi presensi pegawai dengan metode Principal Component Analysis (PCA) dengan Algoritma Eigenface yang mengidentifikasi pegawai secara akurat dan sulit dipalsukan. Aplikasi presensi pegawai merupakan aplikasi yang digunakan untuk mempermudah proses saat melakukan presensi. Aplikasi ini berbasis website dengan menggunakan framework Laravel, MySQL sebagai basis data. Berdasarkan hasil dari tahap pengembangan dengan tahapan dalam analisis kebutuhan menggunakan diagram UML, desain hingga tahapan testing dengan metode black box testing dan User Acceptance Test (UAT) untuk mengetahui tingkat kegunaan aplikasi kepada pengguna. Dalam pelaksanaan hasil pengujian/testing menggunakan metode User Acceptance Test dengan Interprestasi skor hasil didapat persentase 87,8%.
PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL DAN DESAIN LABEL KEMASAN PRODUK BAGI UMKM KERIPIK PISANG "BANANA CHIPS” DI DESA DAWUHAN, KABUPATEN BANYUMAS Yuliana, Ade; Sukoco, Hendro; Farisi, Herdian
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 06 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Dawuhan, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi berupa pisang raja. Salah satu UMKM yang telah melakukan pengolahan terhadap pisang raja adalah UMKM “Banana Chips”. Namun sayangnya, pemasaran yang digunakan untuk memasarkan produk masih berupa pemasaran tradisional, belum secara digital. UMKM “Banana Chips” juga belum memiliki konten pemasaran yang menarik. Berdasarkan latar belakang tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan tentang pemasaran digital khususnya Instagram, dan pembuatan konten pemasaran dengan media canva. Metode yang digunakan meliputi persiapan, pelaksanaan mencakup sosialisasi dan pelatihan, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian, UMKM “Banana Chips” dilatih dan praktik langsung membuat akun Instagram dan konten pemasaran dengan canva. Adanya kegiatan pengabdian mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan UMKM “Banana Chips” atas pemasaran digital dan konten pemasaran digital.  
The Meaning of Hijab: Fashion or Religious Identity? A Study on Young Consumers of Hijab in Indonesia Yuliana, Ade; Sukoco, Hendro
Indonesian Journal of Islamic Business and Economics (IJIBE) Vol 7 No 2 (2025): IJIBE
Publisher : Islamic Economic Scholar Association and Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/1.ijibe.2025.7.2.18281

Abstract

This research examines the influence of religiosity, fashion consciousness, and social influence on the intention to wear the hijab among young Muslim women in Indonesia. Using the Theory of Planned Behavior (Ajzen, 1991) as the theoretical framework, this research explores how internal and external factors shape hijab-wearing behavior that has evolved from a purely religious obligation to a cultural and fashion statement. A quantitative survey was conducted involving 130 respondents in Purwokerto, with data analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The findings reveal that religiosity (β = 0.664), fashion consciousness (β = 0.409), and social influence (β = 0.597) all have a positive and significant effect on the intention to wear the hijab. Religiosity emerged as the most dominant factor, indicating that spiritual values remain central in shaping women’s dressing intentions despite the growing influence of fashion and social trends. These results contribute to consumer behavior literature in the context of identity-based products, highlighting the coexistence of religious commitment and modern lifestyle. Practically, the study offers insights for hijab fashion marketers to integrate Sharia compliance with contemporary design and leverage social influence through digital and community-based marketing strategies
ALGORITMA DECISION TREE (C4.5) UNTUK MEMPREDIKSI KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP KINERJA DOSEN POLITEKNIK TEDC BANDUNG Yuliana, Ade; Pratomo, Duwi Bayu
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 1 No. 1 (2017): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-I Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v1i1.429

Abstract

Pelaksanaan evaluasi kepuasan mahasiswa terhadap kinerja dosen di Politeknik TEDC Bandung dilaksanakan setelah ujian akhir semester berakhir, dilakukan dengan cara memberikan kuesioner kepada mahasiswa, kemudian berkas kuesioner diserahkan kepada pihak Unit Penelitian Pengembangan dan Pengabdian pada Masyarakat (UPPM). Namun hasil kuesioner yang seharusnya diberikan kepada pihak Program Studi sebagai bahan evaluasi kepada dosen yang bersangkutan seringkali hanya terbengkalai dan tidak diproses lebih lanjut oleh pihak UPPM. Sehingga evaluasi melalui sebaran kuesioner dianggap tidak efektif dan tidak tepat sasaran. Untuk mengatasi permasalahan diatas penulis membuat alternatif dengan cara memanfaatkan teknik data mining untuk memprediksi kepuasan mahasiswa menggunakan metode decision tree (C4.5). Hal ini dilakukan untuk mengetahui hal-hal yang berpengaruh terhadap kepuasan mahasiswa yang sebelumnya belum diketahui dengan pasti, serta agar dosen mengetahui lebih awal indikator yang berpengaruh terhadap kepuasan mahasiswa. Indikator penilaian yang digunakan adalah tangible (bukti langsung), reability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), dan empathy (empati). Hasil penelitian berupa pola pohon keputusan yang akan menjadi rekomendasi kepada dosen yang mengajar di Politeknik TEDC Bandung. Hasil penelitian yang telah dievaluasi menggunakan cross validation, confusion matrix, t-test dan f-measure menunjukan bahwa metode decision tree (C4.5) lebih akurat dengan tingkat akurasi sebesar 94,62% dan nilai pengujian f-measure sebesar 96,99%.
Investigating the effect of online consumer reviews on purchase intention among Gen Y and Z Yuliana, Ade; Novandari, Weni; Setyawati, Sri Murni
Jurnal Siasat Bisnis VOL 30, NO 1 (2026)
Publisher : Management Development Centre (MDC) Department of Management, Faculty of Business and Economics Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jsb.vol30.iss1.art7

Abstract

Purpose – This research explains inconsistencies in research findings regarding the effect of online consumer reviews dimension (review timeliness, review quantity, review positive valence, review quality) and trust on purchase intentions, using a social influence theory approach.Design/methodology/approach – The sample in this study was 213 respondents, who were generation Y and generation Z, who had read online reviews of cosmetic products.Findings – The results reveal that online consumer reviews influence purchase intention primarily through the formation of consumer trust. Review quantity, review positive valence, and review quality have significant positive effects on trust and purchase intention, suggesting that consumers place greater importance on the credibility, positivity, and informativeness of review content when evaluating products online. Trust serves as an important mediating mechanism in transmitting the influence of review dimensions on purchase intention. Review timeliness does not exhibit a significant direct or indirect effect, suggesting that consumers usually rely more on the content and quality of reviews than on their recency when forming purchase intention. Research limitations/implications – This study has several limitations. The sample was dominated by Generation Z respondents, which may limit the generalizability of the findings across generations. The focus on cosmetic products also restricts the applicability of the results to other product categories. In addition, this study only examined four dimensions of online reviews and one mediating variable, namely trust. Future research is recommended to further explore the relationship between review timeliness and trust, as well as to include additional variables such as perceived credibility and consumer engagement.Practical implications – The managerial implication in this research is that online reseller should be able to encourage consumers to give positive reviews of their market offerings, because online consumer reviews can have an impact on increasing company sales.Originality/value – This study contributes to examine the social influence theory approachlinked to the dimensions of online reviews. It specifically focuses on generations Y and Z because these generations dominate the internet population and are more familiar with e-commerce than earlier generations. The value provided in this paper is that it is able to provide insight for companies and researchers in order to improve product reputation and explore future research.