Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Sabut Kelapa dan Abu Sekam Padi Terhadap Kuat Geser Tanah Arima Sefta; Adiguna Adiguna; Reffanda Kurniawan Rustam
Jurnal Deformasi Vol 6, No 1 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i1.5610

Abstract

ABSTRAK Tanah merupakan bagian terpenting bidang konstruksi teknik sipil karena hampir semua bangunan berdiri atau dibangun di atas tanah. Tanah lempung lunak adalah jenis tanah yang memiliki daya dukung rendah dan daya mampat yang tinggi serta memiliki  indeks plastisitas yang tinggi membuat tanah ini mempunyai prilaku mengembang jika terkena air sehingga disebut tanah ekspansif. Salah satunya adalah tanah merah di daerah Pakjo. Oleh karena itu, perlu beberapa alternatif untuk tanah tersebut menjadi mempunyai daya dukung dan kuat geser yang lebih baik, di mana dalam penelitian ini menggunakan campuran sabut kelapa dan abu sekam padi sebagai bahan tambahannya. Dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  apakah campuran limbah sabut kelapa dan abu sekam padi dapat meningkatkan nilai kuat geser tanah merah melalui pengujian direct shear dengan persentanse penambahan sebesar 5%, 10%, 15%, 20%, 25% dengan skala laboratorium. Hasil pengujian tanah merah didapat kadar air (w) sebesar 27,70%, berat jenis tanah (Gs) 2,67, batas cair (LL) 63,35%, batas plastis (PL) 25,13%, dan indeks plastisitas (IP) 38,22%, dengan sistem klasifikasi USCS berupa tanah lempung (CH),dan sistem klasifikasi AASHTO adalah A-7-6 (clavey soils). Hasil pengujian pemadatan tanah standar asli didapat kadar air optimum 24,20 % dan berat isi kering optimum 1,634 gr/cm3. Hasil  pengujian direct shear didapat kuat geser (t) tertinggi terjadi pada tanah merah dicampur dengan sabut kelapa dan abu sekam padi sebanya 5% yaitu 100,5 kPa dengan nilai  kohesi (c) 20,75 kPa dan nilai sudut geser dalam (f) 45,37,01o
Pengaruh Penambahan Serbuk Biji Karet Terhadap Kuat Geser Tanah Merah Aliyan Saputra Jaya; Amiwarti Amiwarti; Reffanda Kurniawan Rustam
Jurnal Deformasi Vol 6, No 1 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i1.5209

Abstract

ABSTRAK Tanah merupakan bagian dari kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan-bahan organik. Tanah merah daerah Pakjo termasuk ke dalam jenis tanah lempung lunak dengan kuat geser yang rendah. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kuat geser tanah merah yang terjadi apabila ditambahkan serbuk biji karet ke tanah merah dengan persentase 5%, 10%, 15%, 20%, 25%. Penelitian dilakukan di laboratorium dengan menggunakan pengujian pemadatan tanah dan pengujian kuat geser (direct shear). Dari hasil pengujian didapat bahwa tanah merah didaerah Pakjo Kota Palembang memiliki nilai kadar air (w) sebesar 27,70%, berat jenis tanah (Gs)  2,67, batas cair (LL)  63,35%, batas plastis (PL) 25,13%, dan indeks plastisitas (IP) 38,22%. Dan berdasarkan sistem klasifikasi USCS termasuk kedalam klasifikasi tanah lempung (CH), sedangkan berdasarkan sistem klasifikasi AASHTO adalah A-7-6 (clavey soils). Dengan pengujian pemadatan tanah standar (PTS) didapat kadar air optimum 24% dan berat isi kering optimum 1,634 gr/cm3. Dari pengujian direct shear disimpulkan bahwa tanah merah dicampur dengan serbuk biji karet sebesar 15% dapat meningkatkan kuat geser tanah merah dengan  kuat geser (t) sebesar 65,70 kPa, nilai  kohesi (c) 49,00 kPa dan nilai sudut geser dalam (f) 38,01o
SOSIALISASI LUBANG RESAPAN BIOPORI DI MAN 1 OGAN ILIR INDRALAYA Herri Purwanto; Amiwarti Amiwarti; Adiguna Adiguna; Reffanda Kurniawan
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Jurnal PkM : Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v4i1.5639

Abstract

AbstrakKegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) yang dilakukan oleh dosen Prodi Teknik Sipil Universitas PGRI Palembang di MAN 1 Ogan Ilir Indralaya ini bertujuan agar siswa dan guru dapat mengenal dan menambah pengetahuan tentang lubang resapan biopori (LRB) dan manfaatnya bagi lingkungan sekolah. Dimana di areal MAN 1 Ogan Ilir sering tergenang air saat hujan turun.  Metode yang dilakukan adalah dengan memberi penyuluhan dan praktek langsung di halaman sekolah.  Peserta yang hadir yaitu guru dan siswa MAN 1 Ogan Ilir sangat antusias dengan kegiatan yang dilaksanakan, sehingga akhirnya mereka mempraktekkan sendiri cara membuat LRB. Dan juga dijelaskan manfaat lain dari LRB adalah dapat membuat pupuk kompos organik, dengan cara memasukkan sampah daun yang ada di lingkungan sekolah ke dalam LRB. Dan dalam waktu 2 bulan pupuk kompos sudah dapat dipanen. Sehingga pemanfaatan Lubang Resapan Biopori (LRB) di MAN 1 Ogan Ilir sangat cocokAbstractCommunity Service Activities (PPM) carried out by lecturers of the Civil Engineering Study Program, PGRI Palembang University at MAN 1 Ogan Ilir Indralaya aims so that students and teachers can get to know and increase knowledge about biopore infiltration holes (LRB) and its benefits for the school environment. Where in the area of MAN 1 Ogan Ilir is often flooded when it rains. The method used is to provide counseling and practice directly in the school yard. The participants who attended were students and teachers of MAN 1 Ogan Ilir were very enthusiastic about the activities being carried out, so that they finally practiced how to make LRBs themselves. And also explained the other benefits of LRB is that it can make  organic compost, by inserting leaf litter from the school environment into the LRB. And within 2 months the compost can be harvested. So that the use of Biopore Infiltration Holes (LRB) at MAN 1 Ogan Ilir is very suitable
PENYULUHAN PENANGGULANGAN GENANGAN AIR DENGAN TEKNIK BIOPORI DI SMA NEGERI 1 LUBAI MUARA ENIM Amiwarti; Adiguna; Herri Purwanto; M Firdaus; Agus Setiobudi; Syahril Alzahri; Reffanda Kurniawan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i2.2617

Abstract

Kegiatan PPM bertujuan agar siswa dan guru SMA Negeri 1 Lubai Kabupaten Muara Enim dapat mengetahui cara mengatasi apabila terjadi genangan air di sekolah dan di sekitar lingkungan masyarakat, dengan menggunakan teknik biopori. Pada kegiatan PPM ini juga diberikan edukasi bagaimana cara memanfaatkan limbah organik rumah tangga sebagai pupuk kompos. Selain penyuluhan, dilakukan juga praktek langsung cara pembuatan lubang biopori. Kegiatan ini diikuti oleh 28 perserta yang terdiri dari guru dan siswa. Dan dari hasil evaluasi kuesioner pendapat peserta kegiatan, 43,6% menyatakan sangat setuju diadakan penyuluhan, 55,7% setuju dan 0,7% tidak setuju (0,7% tidak setuju dengan waktu penyuluhan yang singkat). Sedangkan untuk materi penyuluhan yang disampaikan, peserta menyatakan sangat baik sebesar 59,57% dan 40,5% baik. Dari kegiatan ini disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan PPM di SMA Negeri 1 Lubai Muara Enim mengenai cara untuk menanggulangi genangan air dengan teknik biopori sudah dapat dipahami dan dimengerti oleh guru dan siswa.
Penyuluhan Pemanfaatan Biopori Sebagai Alternatif Mengatasi Genangan Air dan Penghasil Pupuk Kompos Herri Purwanto; Amiwarti Amiwarti; Adiguna Adiguna; Muhammad Firdaus; Agus Setiobudi; Syahril Alzahri; Reffanda Kurniawan Rustam
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v6i2.3392

Abstract

Kegiatan ini bertujuan agar siswa dan guru SMA Negeri 1 Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir dapat memahami fungsi lubang resapan biopori dalam mengatasi genangan air dan sebagai penghasil kompos. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu penyuluhan dan edukasi mengenai pemanfaatan biopori dalam mengatasi genangan air dan penghasil kompos, serta praktik langsung cara pembuatan lubang biopori. Kegiatan diikuti oleh 32 peserta yang terdiri dari guru dan siswa SMA Negeri 1 Rantau Panjang. Respons peserta  penyuluhan sangat antusias, hasil kuesioner menunjukkan bahwa peserta sangat setuju diadakan penyuluhan sebanyak 71.25% dan 28.75% setuju. Terhadap materi penyuluhan yang disampaikan, peserta penyuluhan menyatakan 79.17% sangat baik, 14.93% baik dan hanya 5.90% cukup. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, siswa dan guru SMA Negeri 1 Rantau Panjang dapat menerapkannya di lingkungan tempat tinggal, sehingga pupuk kompos tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi sekolah dan masyarakat sekitar.
Pengaruh Penambahan Abu Ampas Tebu Terhadap Kuat Tekan Beton K-250 Amiwarti Amiwarti; Reffanda Kurniawan; Taufik Muda
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2023): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v8i1.964

Abstract

Ampas tebu seringkali digunakan untuk bahan campuran sebagai pupuk tanaman, tapi pemakaiannya jauh kurang jika dibandingkan terhadap hasil dari limbahnya, adapun abu ampas tebu yang berasal dari daerah Palem Raya, Ogan ilir merupakan limbah dari ampas tebu dengan jenis varietas tebu yang telah melewati proses pembakaran dan mengandung silika. Tujuan dari penelitian abu ampas tebu adalah untuk tambahan sebagai bahan pengganti semen dengan beberapa presentase yaitu 0%, 3%, 5% dan 7%, agar bisa mengetahui pengaruh abu ampas tebu terhadap kuat tekan beton K-250. Benda uji berupa kubus beton dengan panjang 15 cm, lebar 15 cm dan tinggi 15 cm, pengujian dilakukan pada saat beton berumur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa slump beton normal adalah 9 dan slump beton campuran adalah 11. Pada hasil uji kuat tekan beton campuran abu ampas tebu mengalami penurunan dibandingkan dengan kuat tekan beton normal nilai beton normal yaitu 252,37 Kg/cm2, beton campuran abu ampas tebu 3% = 234,91 Kg/cm2, beton campuran abu ampas tebu 5% = 157,53 Kg/cm2, beton campuran abu ampas tebu 7% = 156,69 Kg/cm2. Dari hasil penelitian menggunakan abu ampas tebu sebagai bahan tambahan ternyata masih kurang optimal.
SOSIALISASI PEMANFAATAN METODE SPL (SARINGAN PASIR LAMBAT) SISTEM DOWN FLOW DALAM PENJERNIHAN AIR SUNGAI Herri Purwanto; Amiwarti Amiwarti; Adiguna Adiguna; Muhammad Firdaus; Syahril Alzahri; Agus Setiobudi; Reffanda Kurniawan; Fathoni Usman
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i2.5705

Abstract

Air merupakan sumber kehidupan yang sangat penting bagi semua makhluk hidup. Tanpa air tidak akan ada kehidupan. Warga Desa Air Itam Kecamatan Jejawi Kabupaten OKI, memanfaatkan air sungai yang keruh sebagai kebutuhan sehari-hari. Sehingga perlu dicarikan solusi cara penyaringan air bersih yang sederhana, terjangkau, mudah dibuat dan mudah dalam penggunaannya. Salah satunya dengan menggunakan saringan pasir lambat. Tujuan dari kegiatan PPM ini adalah agar warga Desa Air Itam mengetahui cara penyaringan air air sungai dengan metode SPL (Saringan Pasir Lambat) Sistem Down Flow, sehingga air yang digunakan layak untuk dipakai. Dari hasil evaluasi, antusias pesrta sangat tinggi, dimana dari hasil kuisioner sebanyak 27 peserta, 66,67% sangat setuju dan 33,33% setuju kegiatan PPM ini dilaksanakan. Untuk materi dan praktek penyuluhan yang disampaikan 61,32% menyatakan sangat baik dan 27,57% menyatakan baik. Diharapkan dengan adanya kegiatan PPM ini, dapat memberikan solusi kepada masyarakat dalam mendapatkan air bersih yang memenuhi standar mutu
KUAT GESER TANAH LEMPUNG LUNAK DI KABUPATEN BANYUASIN Reffanda Kurniawan; Syarif Hidayat; Dwi Wahyuni; Yulindasari Sutejo
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v10i1.239

Abstract

Kabupaten Banyuasin merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan. Lokasi penelitian ini berada di daerah Kabupaten Banyuasin yaitu KTM Telang Sari Mulya, Dusun 1 Banyu Urip, dan Dusun 3 Banyu Uri. Penelitian ini dilakukan dalam skala laboratorium. Nilai yang didapat dari pengujian ini adalah sifat fisik dan sifat mekanis tanah lempung lunak. Sifat mekanis tanah yang di uji adalah kuat geser tanah (t). Pengujian kuat geser tanah menggunakan alat uji Direct Shear dengan beban 12,25 kPa, 24,50 kPa dan 49 kPa. Berdasarkan sistem klasifikasi AASHTO, tanah termasuk kedalam golongan A-7-5 yang termasuk klasifikasi tanah lempung atau lanau. Sedangkan menurut klasifikasi USCS, maka tanah termasuk kedalam golongan ML. CL, dan OL. Nilai kadar air (w) tanah lempung dari Daerah KTM Telang Desa Sari Mulya dengan nilai 67,30 % nilai kadar air dari Daerah Banyu Urip Dusun 1 dengan nilai 60,00 %, dan nilai kadar air dari Daerah Banyu Urip Dusun 3 dengan nilai 62,05 %. Nilai kohesi tanah lempung lunak di lokasi Banyu Urip Dusun 3 yaitu sebesar 17,83 kPa, di lokasi Banyu Urip Dusun 1 yaitu sebesar 18,83 kPa, dan di lokasi Banyu Urip Dusun 3 yaitu sebesar 18,86 kPa. Nilai kuat geser (t) tanah lempung lunak di Daerah KTM Telang Desa Mulya Sari sebesar sebesar 17,87 kPa, di Daerah Banyu Urip Dusun 1 sebesar 18,79kPa, dan di Daerah Banyu Urip Dusun 3 sebesar 18,56 kPa.
Pengaruh Penambahan Cangkang Telur Bebek Terhadap Kuat Tekan Beton K-250 Setiobudi, Agus; Kurniawan, Reffanda; Alzahri, Syahril
Siklus : Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2024): Siklus: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/siklus.v10i1.12666

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memanfaatkan limbah cangkang telur bebek yang ditambahkan dengan persentase 0%, 2%, 4%, 6% dan 8% pada campuran beton K-250. Penelitian tergolong penelitian metode kuantitatif berupa kegiatan laboratorium yang dilaksanakan di Laboratorium AMP PT. Hakaaston Musi 2 Palembang dan di Workshop Fakultas Teknik Universitas PGRI Palembang dengan mengetahui hasil pengujian propertis karakteristik nilai-nilai kuat tekan beton. Hasil penelitian diperoleh kuat tekan beton K-250 normal 0% sebesar 255,27 kg/cm², penambahan serbuk cangkang telur bebek 2% nilai kuat tekan 218,82 kg/cm2 dengan penurunan sebesar 14,28%, untuk penambahan 4% nilai kuat tekannya sebesar 206,72 kg/cm² dengan penurunan sebesar 19,02%, untuk penambahan 6% nilai kuat tekan betonnya 160,21 kg/cm2 dengan penurunan sebesar 37,24%, sedangkan untuk penambahan 8% didapat nilai kuat tekannya 126,05 kg/cm2 dengan penurunan sebesar 50,62%. Namun pemanfaatan limbah cangkang telur bebek bisa dimaksimalkan untuk campuran beton pada variasi persentase 2% yang merupakan hasil tertinggi kuat tekan dibandingkan dengan variasi penambahan serbuk cangkang telur lainnya walaupun jika dibandingkan kuat tekan beton normal 0% mengalami penurunan 14,28% karena dengan memanfaatkan penambahan serbuk cangkang telur bebek pada campuran beton akan mengurangi limbah cangkang telur bebek, polusi dan menciptakan beton yang ramah lingkungan. Kesimpulan pada penelitian adalah hasil pengujian kuat tekan rata-rata beton K-250 pada umur 28 hari dengan variasi penambahan serbuk cangkang telur bebek 0%, 2%, 4%, 6% dan 8% mengalami penurunan, semakin bertambah banyak persentase penambahan serbuk cangkang telur bebek semakin menurun hasil kuat tekannya.
Analisis Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Pada Beton K-250 Purwanto, Herri; Setiobudi, Agus; Amiwarti, Amiwarti; Kurniawan, Reffanda
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu beton dari hasil Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Terhadap Kuat Tekan Beton K-250 dengan  persentase penambahan dengan variasi 0%, 2,5%, 5% dan 7,5%. Metode penelitian ini berupa tergolong penelitian metode kuantitatif dengan judul Analisis Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Pada Beton K-250 yang dilakukan di Workshop Fakultas Teknik Universitas PGRI Palembang untuk membuat sampel dan pengujian kuat tekan beton sedangkan di Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan untuk pengujian propertis material agregat yang dipakai. Hasil penelitian bahwa pada umur beton 28 hari nilai kuat tekan beton normal K-250 rata-rata sebesar 253,46 kg/cm2, kuat tekan beton dengan tambahan campuran 2,5% merek Damdex rata-rata sebesar 273,84 kg/cm², campuran 5% merek Damdex rata-rata sebesar 279,58 kg/cm² dan campuran 7,5% merek Damdex rata-rata sebesar 210,89 kg/cm². Sedangkan untuk tambahan campuran 2,5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata sebesar 277,31 kg/cm², campuran 5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata sebesar 325,56 kg/cm² dan campuran 7,5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata 241,08 kg/cm².