Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Deployment of Kahoot Media in Indonesian Language Learning Article Material at SMPN 2 Solokan Jeruk: Pemanfaatan Media Kahoot pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Artikel di SMPN 2 Solokan Jeruk Prameswari, Nandini; Yahya, Rachel Khurul Aini; Yusuf, Rian Maulana; Muthmainah, Salsabila; Heryati, Yeti
Edukasi: Journal of Educational Research Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : CV. Media Publikasi Profesional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57032/edukasi.v3i3.227

Abstract

This article aims to analyze the use of the Kahoot application in Indonesian learning in the article material at SMPN 2 Solokan Jeruk. This study uses a descriptive method with a qualitative approach, where data is collected through interviews with relevant teachers. This approach allows researchers to gain in-depth insights into teachers' experiences and views on the application of the Kahoot application in the learning process. The results of the study show that the use of the Kahoot application has a positive impact by creating an interactive and fun learning atmosphere. This application has not only succeeded in increasing students' interest in learning, but also serves as an effective evaluation tool to strengthen students' memory and understanding of the material being taught. Additionally, Kahoot assists teachers in identifying areas that need improvement through direct feedback from students. Thus, this application plays an important role in improving the quality of Indonesian learning at the junior high school level, especially in supporting more modern learning methods that are relevant to students' needs.
The Role of Steam Education in Improving Student Collaboration and Creativity: A Case Study in Madrasah Zaqiah, Qiqi Yuliati; Hasanah, Aan; Heryati, Yeti
Jurnal Pendidikan Islam Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v10i1.35207

Abstract

The 21st century is marked by increasing technological progress and productivity. This progress has provided a challenge for the education sector to produce quality young people with adequate skills. This research examines the effectiveness of a learning approach that integrates a multi-subject called STEAM, namely science, technology, engineering, arts and mathematics, to improve 21st-century skills. These skills include collaboration, creativity, critical thinking and communication, known as the 4Cs. As a case study, this STEAM learning was given to students at two State Madrasahs in West Java. To achieve this goal, mixed methods were used. The research combined qualitative and quantitative approaches. A qualitative approach was used to observe phenomena experienced by students, learning design, and implementation. Moreover, a quantitative approach was used to analyze the impact of STEAM learning on student skills. The STEAM learning design was delivered in three learning meetings. Research findings show that the STEAM learning model by using a multi-subject approach could significantly improve students' collaboration skills. However, it did not significantly improve students’ critical thinking, creativity and communication skills. Meanwhile, student responses showed positive results on the implementation of this model. Factors that were considered to influence the implementation of this model are: Duration of learning, literacy skills and student learning experiences, as well as teacher competencies.
Strategi Internalisasi Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Heryati, Yeti; Kosim, Abdul; Gunawan, Heri; Rahman, Ahmad Syaeful; Bustomi; Hoerudi, Cecep Wahyu
Al-Ulum Vol. 24 No. 2 (2024): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/au.v24i2.6405

Abstract

This study examines the strategies for internalizing the values of religious moderation within Indonesian language instruction in schools. Religious moderation—emphasizing tolerance, balance, and respect for diversity—is highly relevant to students' character formation in Indonesia's pluralistic society. Data were collected through in-depth interviews and classroom observations at SMA Cordova Bandung using a qualitative approach. The findings reveal that Indonesian language teachers utilize interactive lectures, group discussions, contextual learning, and project-based learning methods to embed religious moderation values. some students experience difficulty in fully grasping the concept of religious moderation. The study concludes that integrating religious moderation into Indonesian language learning can effectively contribute to character building when approached through contextual and life-based pedagogy.
Bentuk-bentuk Penolakan Warganet dalam Merespons Tesis Imaduddin Al-Bantani tentang Polemik Nasab Ba’alawi sebagai Keturunan Nabi Muhammad dalam Platform YouTube Bustomi, Bustomi; Kosim, Abdul; Heryati, Yeti; Rahman, Ahmad Syaeful; Gunawan, Heri; Sophia, Ratna; Hoerudin, Cecep Wahyu
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 2 (2025): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i2.8207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi bentuk-bentuk bahasa penolakan warganet terhadap tesis Imaduddin Utsman al-Bantani yang membatalkan nasab Ba’alawi sebagai zuriah Nabi Muhammad Saw. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis wacana kritis model Norman Fairclough dengan menelaah tiga dimensi, yaitu teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Data dikumpulkan dari 14 unggahan video YouTube Bisikan Rhoma dan komentar pengguna terkait perdebatan seputar nasab Ba’alawi dan dianalisis secara kualitatif untuk mengungkap struktur linguistik beserta muatan ideologisnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa bentuk penolakan warganet sangat bervariasi, meliputi penolakan langsung, sarkasme, tuduhan, olok-olok, peringatan bernuansa religius, pembenaran berbasis keyakinan, dan delegitimasi terhadap tokoh dan institusi. Bentuk-bentuk tersebut mencerminkan ekspresi ketidaksetujuan terhadap isi tesis dengan mengonstruksi identitas kolektif, memperkuat solidaritas kelompok, dan mereproduksi kuasa simbolik berbasis nasab dalam ruang digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya kesantunan berbahasa dan pendekatan reflektif dalam menyikapi perdebatan keagamaan yang sensitif di media sosial.
Melatih Keterampilan Komunikasi Siswa melalui Model STEAM dalam Materi Teks Prosedur Bahasa Indonesia Heryati, Yeti
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 2 (2023): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i2.3255

Abstract

Keterampilan siswa dalam berkomunikasi dan menyampaikan ide-ide ilmiah perlu ditingkatkan mengingat perkembangan informasi sangat pesat. Siswa yang tidak mengikuti perkembangan teknologi informasi akan tertinggal karena salah satu sumber ilmu pengetahuan saat ini didapatkan melalui teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji suatu pendekatan dalam pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu yaitu Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika yang berada dalam satu pendekatan pembelajaran yang disebut STEAM untuk keterampilan komunikasi sebagai salah satu keterampilan abad 21. subjek penelitian tersebut  adalah siswa MTs Garut di Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah metode mix dengan status matching, untuk memahami suatu fenomena yang sedang dipelajari. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memahami fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran STEAM berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi siswa karena model ini dapat membantu mereka menganalisis sebuah teks secara kritis dan mampu merencanakan sebuah kegiatan pameran yang menampilkan proyek hasil karya mereka sendiri.
Pengaruh Gadget terhadap Sikap Disiplin dan Minat Belajar pada Anak Sekolah Dasar Yulianti, Devi; Sena Mushoffa, Nadia; Dewi, Yunika; Heryati, Yeti; Mardiah, Dede
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22738

Abstract

Penggunaan gadget pada anak sekolah dasar semakin umum seiring perkembangan teknologi masa kini. Kondisi tersebut memengaruhi berbagai aspek perkembangan anak, seperti kemampuan sosial, emosional, moral, dan terutama perilaku disiplin serta minat belajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana penggunaan gadget berdampak pada kedisiplinan dan ketertarikan belajar siswa, serta melihat sejauh mana frekuensi dan cara penggunaannya memengaruhi perilaku belajar mereka. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui studi literatur, menggunakan 20 artikel yang diperoleh dari Google Scholar. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pemakaian gadget secara berlebihan berpotensi menimbulkan ketergantungan, mengurangi keterlibatan anak dalam aktivitas fisik, memengaruhi kestabilan emosi, serta menyebabkan berkurangnya kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Selain itu, tingginya intensitas bermain gadget berdampak pada menurunnya konsentrasi, berkurangnya minat belajar, dan penurunan prestasi akademik. Peran orang tua sangat penting untuk mengawasi dan membimbing anak dalam menggunakan gadget melalui pendampingan, pemberian batasan waktu, serta penggunaan gadget untuk kegiatan positif. Oleh karena itu, pengawasan yang tepat dari orang tua diperlukan agar anak dapat menggunakan gadget secara bijak dan tetap memiliki perilaku belajar yang baik dan disiplin.
Integration of Social Emotional Learning (SEL) in Elementary School Curriculum: Strategies, Implementation, and Impact on Learning Nurfauzia, Inggi; Fitriyah, Habibah Noor; Wahyuni, Tri; Heryati, Yeti; Mardiah, Dede
Passikola: Jurnal Pendidikan Dasar & Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2025): November, Passikola: Jurnal Pendidikan Dasar & Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Jurusan Tarbiyah dan Keguruan, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/passikola.v2i2.1981

Abstract

This study aims to examine the role of emotional approaches in learning, identify strategies that are effectively applied by teachers, and assess their influence on students' social-emotional development and academic achievement. The results show that the implementation of Social Emotional Learning (SEL) is effective when it is flexibly integrated through explicit and integrated approaches, with success strongly influenced by teacher training, parental involvement, and local cultural appropriateness. SEL has been shown to increase self-regulation, empathy, learning motivation, and indirectly support the improvement of academic achievement. This research offers novelty through a comprehensive SEL implementation model by emphasizing the importance of a combination of continuous teacher training, structured play methods, integration of psychological safety, and valid mixed evaluations. These findings contribute to the development of adaptive, contextual, and sustainable learning strategies for primary education.
Efektivitas Penggunaan Metode Talking Stick Dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Pada Materi Teks Pidato di Kelas VII SMP 10 Muhammadiyah Bandung Fanza Maulana, Muhammad; Sophia, Ratna; Salsabila Hidayat, Naila; Heryati, Yeti; Rizky Sudjono, Hartin
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.1722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode Talking Stick dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada materi teks pidato di kelas VII SMP Muhammadiyah 10 Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam aktivitas dan keterampilan berbicara siswa dari siklus I ke siklus II. Nilai rata-rata observasi aktivitas siswa meningkat dari 58,75 menjadi 87,5, dan nilai rata-rata keterampilan berbicara meningkat dari 60 menjadi 85, keduanya masuk dalam kategori sangat baik pada siklus II. Peningkatan ini didukung oleh pembelajaran yang menyenangkan melalui metode Talking Stick, penggunaan media video, icebreaking, serta permainan yang mampu mendorong siswa lebih aktif, percaya diri, dan terlibat dalam pembelajaran. Dengan demikian, metode Talking Stick terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa, khususnya dalam menyampaikan pidato.
Analisis Gaya Bahasa dan Nilai Pendidikan Karakter dalam Lirik Lagu “Bertaut” Karya Nadin Amizah: Kajian Stilistika Dzikri, Rifqi Ahmad; Rahman, Ahmad Syaeful; Heryati, Yeti
GERAM (Gerakan Aktif Menulis) Vol. 14 No. 1 (2026): GERAM (Gerakan Aktif Menulis)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2026.27348

Abstract

Sastra, khususnya lirik lagu, merupakan manifestasi ide pengarang yang merefleksikan kondisi sosial melalui bahasa estetis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi gaya bahasa dalam lirik lagu "Bertaut" karya Nadin Amizah melalui kajian stilistika, serta mengungkap muatan nilai pendidikan karakter di dalamnya sebagai alternatif bahan ajar Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan teori stilistika Gorys Keraf. Dari hasil analisis, ditemukan total 13 data kutipan lirik yang memuat 7 jenis gaya bahasa dan 5 nilai karakter. Secara rincian, penggunaan gaya bahasa kiasan (simile, metafora, personifikasi) berfungsi mengonkretkan perasaan abstrak, sedangkan gaya bahasa retoris (hiperbola, antitesis, repetisi, asindeton) berperan memberikan penekanan emosional. Analisis juga menemukan lima nilai pendidikan karakter, yaitu: kasih sayang, tanggung jawab, resiliensi, kejujuran menerima diri, dan rasa syukur. Berdasarkan analisis, lirik "Bertaut" terbukti sangat relevan untuk diintegrasikan sebagai materi ajar teks puisi di kelas X SMA secara spesifik karena menyajikan kelengkapan unsur pembangun puisi (tipografi, rima, dan amanat) dalam pembelajaran. Selain itu, karya ini memenuhi kebutuhan kompetensi siswa Generasi Z secara adaptif dengan mereduksi hambatan semantik melalui diksi yang estetis namun tetap membumi (budaya populer), serta secara psikologis memvalidasi fase overthinking khas usia remaja.