Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN ALAT TRANSPORTASI OLEH MAHASISWA FAKULTAS TEKNOLOGI LINGKUNGAN DAN MINERAL UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA Yogi Mahesa; Eti Kurniati; Adi Mawardin; Hermansyah
Hexagon Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): HEXAGON - Edisi 12
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i2.5532

Abstract

Since 2020 the number of students at the Faculty of Environmental and Mineral Technology (FTLM), Sumbawa University of Technology (UTS) has increased, and along with the increase in the number of students, it will affect the growth of transportation users. This study aims to analyze the factors that influence FTLM students in using transportation, in this case, FTLM students choose to use private motorcycle vehicles. Data collection using questionnaires and field observations on 86 respondents taken based on random sampling techniques. The data were analyzed using the binary logistic regression method. This method has four model tests, namely assessing the overall model (Overall Model Test), testing the feasibility of the model (Goodness Fit Test), the coefficient of determination and the classification matrix. The results showed that there are 2 factors or variables that are the reasons for FTLM students to use private motorcycle vehicles, namely vehicle ownership and distance to campus.
ANALISA DERAJAT KEJENUHAN PADA SIMPANG TAK BERSINYAL SIMPANG EMPAT PPN BUKIT PERMAI KABUPATEN SUMBAWA Hermansyah; Adinda Srivangga; Eti Kurniati
Hexagon Vol 7 No 1 (2026): EDISI 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v7i1.7158

Abstract

Kabupaten Sumbawa memiliki pertumbuhan penduduk yang berkembang secara cukup pesat. Seiring waktu perberkembangan dengan aktivitas masyarakat yang beragam dalam setiap harinya, sehingga kepadatan tingkat lalu lintas harianpun mengalami peningkatan pada suatu jalan. Salah satu lokasi aktivitas masyarakat adalah simpang empat PPN Bukit Permai Kabupaten Sumbawa, NTB, dimana menghubungkan jalan kearah timur, barat, utara dan selatan Kabupaten Sumbawa. Volume Lalu lintas harian rata-rata (LHR) adalah kondisi kepadatan volume kendaraan dalam satu hari berdasarkan arah lajur yang tersedia. Tingkat kepadatan lalu lintas dalam kurun waktu 24 jam mengalami puncak volume kepadatan kendaraan yang berbeda-beda berdasarkan aktivitas masyarakat setiap harinya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan pelayanan jalan simpang empat PPN Bukit Permai dalam menampung volume kendaraan yang lewat setiap harinya dengan sistem pengumpulan data, baik data primer yang terdiri dari survei langsung pada lokasi dan data sekunder yang didapatkan dari instansi terkait. Analisis ini menggunakan metode lalu lintas harian rata-rata (LHR) dengan acuan peraturan MKJI tahun 1997. Hasil perhitungan yang telah dilakukan memberikan landasan penilaian kejenuhan dari pelayanan suatu jalan terhadap tingkat volume aktivitas yang dilakukan. Berdasarkan hasil analisis kinerja jalan simpang empat PPN Bukit Permai didapatkan data bahwa tingkat volume harian kendaraan tettinggi terjadi pada pukul 17.00-18.00 WITA dengan nilai dari derajat kejenuhan adalah sebesar 0.379 dimana dapat dikatan bahwa simpang empat PPN Bukit Permai stabil dalam kemampuan pelayanan kapasitas jalan dengan kondisi ramai lancar
Pengaruh Sedimentasi terhadap Kapasitas Saluran Drainase di Jalan Sultan Kaharuddin Dinda Amelia Putri; Eti Kurniati
Civitech Journal Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saluran drainase di Jalan Sultan Kaharuddin, Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa mengalami sedimentasi yang menurunkan kapasitas hidraulisnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi fisik saluran dan mengkuantifikasi pengaruh sedimentasi terhadap daya tampungnya. Data dikumpulkan melalui survei lapangan dan uji laboratorium sampel sedimen pada empat stasiun sepanjang 600 meter saluran. Analisis menggunakan metode Polygon Thiessen, Log Pearson Type III, Metode Rasional, persamaan Manning, USLE, dan metode Meyer-Peter Muller (MPM). Hasil menunjukkan STA 0+300 dan 0+450 telah tertimbun sepenuhnya, sedangkan STA 0+000 dan 0+150 masih memiliki kapasitas 0,18 dan 0,38 m3/detik. Total kapasitas saluran hanya 0,56 m3/detik, jauh di bawah debit rencana 3,40 m3/detik (kala ulang 2 tahun) dan 3,82 m3/detik (kala ulang 5 tahun). Analisis MPM menunjukkan energi aliran tidak cukup menggerakkan sedimen sehingga pengendapan berlangsung permanen tanpa self-cleaning. Segmen yang masih aktif diproyeksikan penuh dalam 24 hingga 37 tahun apabila tidak ditangani.
Optimalisasi Saluran Drainase dalam Mencegah Terjadinya Luapan di Jalan Dr. Sutomo, Sumbawa Besar Nila Sulastri; Eti Kurniati; Adi Mawardin
Civitech Journal Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saluran drainase di Jalan Dr. Sutomo, Sumbawa Besar mengalami luapan pada musim hujan maupun kemarau akibat pengaruh limpasan air hujan dan buangan limbah dari kawasan sekitar. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas eksisting saluran serta menentukan dimensi optimal untuk mengurangi risiko genangan. Analisis hidrologi menggunakan data curah hujan periode 2015–2024 dari tiga stasiun hujan dengan metode Polygon Thiessen dan analisis frekuensi Log Pearson Type III yang memenuhi uji Smirnov-Kolmogorov. Hasil evaluasi menunjukkan kapasitas saluran eksisting sebesar 0,928 m³/detik tidak mampu menampung debit rencana kala ulang 5 tahun sebesar 1,157 m³/detik dan kala ulang 10 tahun sebesar 1,280 m³/detik. Proyeksi debit limbah 10 tahun sebesar 0,183 m³/detik masih dapat ditampung saluran. Dimensi optimal meningkatkan kapasitas menjadi rata-rata 3,386 m³/detik sehingga mampu mengalirkan debit rencana dan proyeksi limbah.