Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM DCR (Darmasiswa Chevron Riau) PADA PT. CHEVRON PACIFIC INDONESIA DI PROVINSI RIAU Fithri, Annisa; Mashur, Dadang
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 2, No 2: WISUDA OKTOBER 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on Constitution of the Republic of Indonesia No. 40 Year 2007 about Limited company. This Article number 74 clause (1) UU No. 40 Year 2007 explain:
MAKNA KATA KONKRET PADA KUMPULAN PUISI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO Desrita, Risda Yulia; Rizqy Nabila, Tria; Fithri, Annisa; Anggraini, Tiara; Lulu Nadya, Nyayu
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v8i1.17356

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan kata konkret dalam tiga puisi karya Sapardi Djoko Damono: "Aku," "Hujan Bulan Juni," "Hatiku Selembar Daun." Dan “Yang sama adalah waktu” Kata konkret merupakan elemen penting dalam puisi karena membantu menciptakan gambaran visual yang kuat dan mendalam bagi pembaca. Dalam puisi "Aku," Sapardi menggunakan objek-objek seperti kayu, api, awan, dan hujan untuk menggambarkan perasaan cinta yang sederhana namun mendalam, serta perubahan dan pengorbanan yang terkait dengannya. Dalam "Hujan Bulan Juni," hujan, rintik, pohon berbunga, jejak kaki, dan akar digunakan untuk menyampaikan tema kerinduan, kebijaksanaan, dan pembersihan, di mana hujan bulan Juni menjadi simbol perasaan tersembunyi yang kuat. Sementara itu, dalam "Hatiku Selembar Daun," daun, rumput, dan terbaring digunakan untuk menciptakan imaji tentang kerapuhan hati dan keinginan untuk menikmati momen sederhana dalam kehidupan. Melalui penggunaan kata konkret, Sapardi berhasil menyampaikan perasaan yang kompleks dan mendalam dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami, menciptakan puisi yang kaya akan imaji visual dan makna simbolis. Penelitian ini menunjukkan bahwa kata konkret dalam puisi-puisi Sapardi tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis tetapi juga memperkaya tema dan pesan yang disampaikan. Kata kunci: Sastra, Puisi, Kata- kata Konkrit
Budi Daya Ikan Dalam Ember: Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Pulo Ampel Kabupaten Serang di Masa Pandemi Covid-19 Utomo, Dhafid Wahyu; Rahayu, Anggun Mugi; Ningsih, Oktavia; Fithri, Annisa; Setiawan, Hendra
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkam.v6i2.22976

Abstract

Pandemi Covid-19 telah menyebabkan ketidakstabilan pada banyaknya sendi-sendi kehidupan masyarakat, khususnya pada roda perekonomian. Hal ini berdampak pada Pemutusan Hubungan Kerja pada banyak perusahaan yang menyebabkan hilangnya mata pencaharian masyarakat yang bekerja sebagai buruh maupun wiraswasta. Kabupaten Serang tercatat sebagai Kabupaten yang masyarakatnya banyak menjadi buruh tani, wiraswasta, hal tersebut menjadikan masyarakat Kabupaten Serang banyak yang mengalami keterpurukan ekonomi. Kabupaten serang memiliki potensi pada bidang pertanian dan perikanan, termasuk Desa Ampel., untuk perekonomian masyarakat dapat dimanfaatkan dua bidang tersebut. Budikdamber merupakan sistem budidaya ikan dan bercocok tanam dalam satu tempat, waktu, dan perawatan. Sistem budidaya ini sangat cocok diterapkan di saat keterpurukan ekonomi masyarakat, ditambah Kabupaten Serang memiliki pasar yang luas untuk produk pertanian serta perikanan. Sehingga, Budikdamber dapat memulihkan ekonomi masyarakat Pulo Ampel serta dapat menambah ketahanan pangan di sektor rumah tangga.
ANALYSIS OF FACTORS INFLUENCING MOTHER'S COMPLIANCE ON BREASTFEEDING PRACTICES ACCORDING TO WHO GUIDELINES Wardani, Arti; Fithri, Annisa; Hidayati, Ulfa Nur; Susanti, Nanik; Winarsih, Lilik
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 10 No. 1 (2026): January Edition
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v10i1.8018

Abstract

Breastfeeding is an essential step to support the health of mothers and infants, as recommended by the World Health Organization (WHO). However, maternal adherence to breastfeeding practices according to these guidelines still faces various challenges, such as lack of understanding, social support, and health constraints. This study aims to analyze the factors that influence maternal adherence to breastfeeding practices based on WHO guidelines. The research used a descriptive analytic method with a cross-sectional design. The research sample consisted of 200 breastfeeding mothers who were selected through purposive sampling in the urban and rural areas of Malang City. Data were collected using a structured questionnaire that included variables such as maternal education level, family support, information access, and maternal health condition. Data analysis was performed using logistic regression tests to determine the relationship between these variables and the level of maternal adherence to breastfeeding practices. The results showed that maternal education level (OR = 2.35; p < 0.01) and family support (OR = 1.78; p < 0.05) had a significant relationship with breastfeeding adherence. Additionally, adequate information access and good maternal health also contributed to higher adherence levels. Factors such as education, family support, information access, and maternal health significantly influence maternal adherence to breastfeeding practices in accordance with WHO guidelines. The findings underscore the importance of comprehensive breastfeeding education programs, family involvement, and improved healthcare services to support successful breastfeeding practices.
Legal Effectiveness and Social Adoption of Digital Public Services: An Analysis of Law No. 25 of 2009 and Mobile JKN Implementation in Primary Healthcare Fithri, Annisa; Daipon, Dahyul
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 7 No 2 (2025): Lindayasos (In-Press)
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/lindayasos.v7i2.1699

Abstract

The effectiveness of Law Number 25 of 2009 on Public Services in improving services at the Tigo Baleh Community Health Center (Puskesmas) through the implementation of a digital system, specifically the Mobile JKN application. While designed to enhance efficiency and reduce queues with online registration, this research reveals a gap between expectations and reality. The method used in this research is field research, and the data ushed are in the form of primary data were collected through interviews and direct observation of service users and Puskesmas staff, supplemented by secondary data from relevant literature and documents. Qualitative data analisis indicates low Mobile JKN adoption stems from several factors, including a lack of public understanding of the application and insufficient socialization. Furthermore, the study identifies obstacles in implementing the principles of public service as stipulated in Law No. 25 of 2009, particularly regarding participatory principles and transparency as well as the principles of speed, simplicity, and accessibility. A review of Fiqh Siyasah reinforces these findings, highlighting the unmet principle of justice and utility in its application in service delivery. In conclusion, the effectiveness of Law No. 25 of 2009 in improving public services at the Tigo Baleh Puskesmas through digital systems requires improvement. This study recommends a more comprehensive strategy to enhance community digital literacy, simplify application usage, and ensure optimal implementation of public service principles for more effective and efficient healthcare services.