Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH LOKASI TERHADAP KELAYAKAN USAHA BAGI PEDAGANG KAKI LIMA (PKL): STUDI KOTA MATARAM Firmansyah, Muhammad; Mahmudi, Hadi; Yuniarti, Titi; Masrun
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 4 No. 2 (2022): Elastisitas, September 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan PKL di satu sisi memberi manfaat bagi daerah dengan terciptanya lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat. Konsumen juga terbantu dengan adanya PKL. Di sisi lain, PKL dinilai mengganggu kenyamanan, terutama bagi pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan menemukan karakteristik penentu keputusan memilih lokasi PKL, sehingga memudahkan pengambil kebijakan menentukan lokasi PKL. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan mengamati dan mewawancarai beberapa PKL di Kota Mataram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan lokasi PKL menentukan layak tidaknya usaha PKL. Lokasi ditentukan oleh keramaian yaitu sebagai pusat pengunjung dan jalur masyarakat, dekat dengan fasilitas umum seperti kampus, rumah sakit, dan pantai. Jarak rumah pedagang kaki lima dan lokasinya juga penting. Jika relokasi dilakukan, disarankan untuk tetap menggunakan pola pengelompokan usaha sejenis dan memperhatikan karakteristik kawasan usaha yang dibangun.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Di Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur Nurhasanah; Alwi, Muhammad; Yuniarti, Titi
Jurnal Konstanta Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Konstanta
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) salah satu sektor unggulan kontribusnya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah Sehingga sektor pajak dapat dikatakan sebagai gerbong dalam meningkatan lajunya perekonomian suatu daerah sehingga sektor dapat dikatakan sebagai gerbong dalam meningkatkan lajunya perekonomian suatu daerah. Penunggakan pembayaran pajak kendaraan bermotor di perkirakan disebabkan oleh banyak faktor seperti pendapatan,pendidikan, kualitas pelayanan dan lainnya. Faktor-faktor tersebut selanjutnya dijadikan variabel independen dan variabel dependen dalam penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh antara pendapatan, pendidikan, kualitas pelayanan terhadap tunggakan pajak kendaraan bermotor di kecamatan pringgabaya .Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dan kuesioner. Responden yang diteliti terdiri dari 100 responden melalui metode non probability sampling berupa accidental sampling . berdasarkan hasil uji parsial tersebut menujukkan bahwa variabel X1 ( Pendapatan ) berpengaruh negatif terhadap tunggakan pajak Hal ini dapat diketahui dengan melihat t-hitung sebesar 0,487 dan t-tabel sebesar 1,968 yang artinya nilai t- tabel lebih besar dengan t -hitung, sedangkan variabel pendidikan X2 (pendidikan ) berpengaruh negatif terhadap tunggakan pajak kendaraan bermotor di kecamatan pringgabaya dengan melihat t-hitung sebesar 0,428 dan t-tabel sebesar 1,968 yang artinya nilai t-tabel lebih besar dengan t-hitung, dan variabel X3 (Kualitas pelayanan) berpengaruh negatif terhadap tunggakan pajak kendaraan bermotor di kecamatan pringgabaya dengan melihat t-hitung sebesar 0,792 dan t-tabel sebesar 1,968 yang artinya nilai t-tabel lebih besar dengan t-hitung. Kata Kunci : Tunggakan pajak,Kendaraan bermotor, Analisis regresi berganda.
Analysis of Social Capital Determinants and Collective Action on Community Income Levels in Bilebante Tourism Village, Central Lombok Agustiani, Eka; Yuniarti, Titi; Manan, Abdul; Ismiwati, Baiq; Astuti, Endang; Windayani, Baiq Nurul
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 5 No. 3 (2026): March 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v5i3.16270

Abstract

In the development of a tourism village, the primary focus is on the active participation of residents, which is closely linked to their social ties. The concept of social capital reflects the dynamics of community life where members collaborate efficiently to realize shared aspirations. The purpose of this study is to examine how social capital through collective action impacts the income level of the community in Bilebante Village. Social capital, which consists of components of trust, social networks, norms, and participation in rural economic development. This study uses the SEM-PLS 4 program. Structural equation modeling analysis is used to determine the relationship between variables. The results show that social capital and collective action have a significant positive effect of 95% on the income level of the community in Bilebante Village. Bilebante Village has succeeded in utilizing its social capital effectively by utilizing collective efforts to build and develop village potential, so that almost all residents can enjoy the development of Bilebante Village into a tourism village. These findings indicate that social capital and increased collective action can be an effective strategy in improving economic welfare in Bilebante Tourism Village.