p-Index From 2021 - 2026
5.251
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bahasa dan Sastra Poetika: Jurnal Ilmu Sastra ARABIYAT Shaut Al-'Arabiyah ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA Kajian Linguistik dan Sastra OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Arabi : Journal of Arabic Studies Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra LISANIA: Journal of Arabic Education and Literature Sirok Bastra alfazuna: Jurnal Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban The Journal of Society and Media REiLA: Journal of Research and Innovation in Language Al-Fathin: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Hijai - Journal on Arabic Language and Literature ADDIN JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Jurnal Kajian Seni Indonesian Community Journal Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Analisa: Journal of Social Science and Religion Middle Eastern Culture & Religion Issues Al-Muyassar: Journal of Arabic Education Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama dan Budaya Prosiding Seminar Nasional Universitas Ma Chung Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra Journal of Arabic Language and Literature Studies Barista : Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata SATHAR: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA ARAB Dinika: Academic Journal of Islamic Studies. Translation and Linguistics Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya CMES (Center of Middle Eastern Studies)
Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PENYUNTINGAN TEKS SASTRA TERJEMAHAN ARAB-INDONESIA BAGI SISWA MAN 1 KARANGANYAR JAWA TENGAH Reza Sukma Nugraha; Eva Farhah; Muhammad Yunus Anis; Afnan Arummi; Tri Yanti Nurul Hidayati
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2022): ADI WIDYA Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v6i1.6655

Abstract

Dalam pembelajaran bahasa Arab, keterampilan bahasa, yaitu menyimak (istima’), membaca (qira`ah), menulis (kitabah), dan berbicara (kalam) berkaitan dengan keterampilan penerjemahan. Penerjemahan sebagai proses pengalihan makna dari bahasa sumber ke bahasa sasaran perlu dimiliki oleh pembelajar bahasa, termasuk siswa-siswa madrasah yang mempelajari Bahasa Arab sebagai mata pelajaran wajib. Namun demikian, dalam proses pembelajaran dan praktiknya, pembelajar kerap menemukan masalah, yaitu kurangnya pemahaman mengenai ragam teks dan keterampilan penyuntingan teks. Hal tersebut yang dialami oleh siswa-siswa MAN 1 Karanganyar sehingga dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yaitu pelatihan penyuntingan teks sastra terjemahan Arab-Indonesia oleh Tim Research Group Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret (UNS). Kegiatan berlangsung secara sinkron melalui media Google Meet dan Google Form dengan metode ceramah, demonstrasi, drilling, dan problem based learning (PBL). Melalui kegiatan pelatihan ini, peserta yang terdiri atas siswa kelas X IPA mempelajari teknik penerjemahan dan praktik menerjemahan teks cerita pendek. Setelah itu, mereka mempelajari penyuntingan teks berdasarkan hasil praktik penerjemahan yang dilakukan. Dengan demikian, para peserta mampu menerjemahkan teks sekaligus menyunting terjemahan tersebut.
Penerapan Metode Eklektik dalam Pelatihan Peningkatan Skor Toafl Guru SMP Islam Al-Hadi Khabibi Muhammad Luthfi; Eva Farhah; Abdul Malik; Arifuddin; Afnan Arummi
Shaut al Arabiyyah Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v10i1.25198

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menerapkan metode eklektik untuk meningkatkan skor Toafl guru SMP Islam Al-Hadi Sukoharjo. Ini karena, para guru tersebut merasa hanya menjadi subjek yang memberikan materi-materi bahasa Arab kepada siswa sehingga tidak update terhadap perkembangan mutakhir bahasa Arab, khususnya Toafl. Secara teoretis, penelitian ini menggunakan pendekatan linguistik edukasional dengan teori metode pembelajaran eklektik dan secara metodologis, menggunakan pendekatan kuantilatif melalui rancangan penelitian tindakan kelas berjumlah dua siklus dengan model Kurt Levin. Sumber datanya diperoleh dari guru SMP Al-Hadi, tutor atau tim peneliti sendiri, dan peristiwa pembelajaran di kelas melalui tes, observasi, wawancara, kuesioner dan FGD yang dianalisis secara deskriptif-kuantitatif dengan persentase dan deskriptif-kualitatif menggunakan model Milles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan metode eklektik berhasil meningkatkan Toafl guru dengan baik hingga mencapai rerata skor 507 (63%) dengan rerata kenaikan 18% di skor keseluruhan, 9% di fahm al-masmu’, 24% di tarakib wa asalib, dan 21% di fahm al-maqru’
Between Ideality and Reality in The Islamic Literature and Al-Quran: Reception Analysis Eva Farhah
LISANIA: Journal of Arabic Education and Literature Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/lisania.v6i1.32-52

Abstract

This research aimed to reveal the roles of Islamic and Arabic literature's history in studying Islamic literature and sciences; Therefore, the reception theory and critical method were used to answer such issues. The reception theory is a discipline that optimizes the roles of readers and interpreters (mufassirīn) in revealing the meaning of Islamic literature and Al-Quran texts. As for the critical method, it is how the readers and interpreters respond, perceive, and interpret the texts of Islamic literary works and Al-Quran, equipped with al-qawā'id wal-ma'ārif, and storage or repertoire (knowledge within the mind of interpreter); Accordingly, the general audiences can comprehensively and contextually understand the text concretization presented by the interpreters. The results showed that analyzing and interpreting Islamic literary text require knowledge related to Arabic literature's history, especially from the early days of Islam to contemporary times. Meanwhile, analyzing and interpreting al-Quran and Hadith texts also require knowledge of Islamic civilization history and other Islamic sciences such as Arabic knowledge (nahwu, sharaf, and balāghah), asbābun-nuzūl (concerning Al-Quran texts), asbābul-wurūd (concerning Hadith texts), and others.
BUDAYA HEDONISME, MATREALISME, DAN KOLUSI DALAM CERPEN “HADZAL QURN” KARYA NAGUIB MAHFOUZ: ANALISIS SEMIOTIK Muhammad Yunus Anis; Eva Farhah; Reza Sukma Nugraha
Sirok Bastra Vol 10, No 1 (2022): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37671/sb.v10i1.353

Abstract

Karya sastra berusaha untuk mengungkapkan apa yang sedang terjadi di sekitar manusia dengan memanfaatkan genre sastra tertentu agar karya tersebut dapat memaparkan nilai-nilai luhur yang dapat menyelamatkan jiwa dan raga manusia. Di sisi lain karya sastra menjadi media untuk mengelaborasi beberapa budaya yang bertentangan dengan fitrah manusia. Berdasarkan latar belakang di atas, pokok masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah makna apa saja yang terkandung dalam cerpen “Hadza al-Qurn” (HQ) karya Najib Mahfuz. Metode penelitian tersusun dari tiga tahap: (1) penjaringan data yang diambil dari teks HQ, (2) analisis data dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan (3) pelaporan hasil berkaitan dengan budaya hedonisme, materialisme, dan kolusi dalam cerpen HQ. Masalah pertama terkait dengan kajian struktural cerpen HQ. Sementara itu, rumusan masalah kedua lebih terfokus pada kajian semiotik cerpen HQ. Penjabaran makna semiotik cerpen HQ, secara keseluruhan, dalam lingkup konvensi sastra dapat dikemukakan bahwa teks yang berjudul “Hadza al-Qurn” memiliki makna semiotik, yaitu “gaya hidup mewah yang materialis dari seorang jenderal yang diperoleh dari hasil kolusi”.Kata kunci: analisis semiotik; analisis struktural; cerpen “Hadza al-Qurn”; Najib Mahfuz.
Perpaduan Kurikulum Bahasa Arab Salaf-Khalaf Khabibi Muhammad Luthfi; Eva Farhah; Reza Sukma Nugraha; Tri Yanti Nurul Hidayati
Jurnal Alfazuna : Jurnal Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol. 7 No. 1 (2022): Desember
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab FTK UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/alfazuna.v7i1.1455

Abstract

Purpose- This article aims to examine the combination of the classical dan modern Arabic curriculum at the Darul Hidayah Islamic Boarding School, Pati. Design/Methodology/Approach- This article uses an educational linguistic approach and qualitative-verification with curriculum organization theory. Data sourced from the field through observation, interviews and documentation, and analyzed using the Spradley method with domain, taxonomy, componential and cultural techniques. Findings- The results of this study are the combination of the Islamic boarding school curriculum in the form of a micro that integrates the curriculum of the classical dan modern Islamic boarding school, without linking it with other educational institutions. The integrated curriculum components are system, organization, objectives, materials, methods, educators dan evaluation. However, there are several sub-components that are not integrated, but only adopted from one of the classical dan modern Islamic boarding school. In addition to micro, in terms of planning dan learning practices, this curriculum blend is also integration-interconnection. Research Limitations/Implications- The field data of this research is only sourced from the Darul Hidayah Islamic boarding school, then the literature is compared with other Islamic boarding school.
Analisis Teknik dan Metode Penerjemahan Al-Qur’an dan Terjemahannya versi Kementerian Agama dalam Ayat-ayat Khawatim Al-Suwar M. Fahri Andrianto; M.R. Nababan; Eva Farhah
Prosiding Seminar Nasional Universitas Ma Chung Vol. 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.569 KB) | DOI: 10.33479/snumc.v1i.229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik penerjemahan serta metode penerjemahan Al-Qur’an dan terjemahannya versi Kementerian Agama RI edisi penyempurnaan 2019 dalam ayat-ayat Khawatim al-Suwar. Untuk mengumpulkan data dilakukan observasi dan FGD. Hasil analisis mengungkapkan bahwa ada 13 teknik penerjemahan yang diterapkan. Teknik yang paling dominan dalam analisis ini adalah teknik kesepadanan lazim karena tidak dapat dipisahkan dari konteksnya. Temuan dari analisis menunjukkan bahwa metode komunikatif adalah metode yang paling berorientasi. Hal ini dapat dibuktikan dengan mengetahui rata-rata total teknik penerjemahan yang digunakan. Metode komunikatif memiliki persentase sebesar 99,88% dari teknik penerjemahan yang digunakan. Kemudian sisanya sebesar 0,12% teknik penerjemahan mencerminkan metode setia.
Pelatihan Penerjemahan Naskah Fiksi untuk Praktisi Penerbitan Indie dan Pekerja Lepas Reza Sukma Nugraha; Eva Farhah; Arifuddin; Khabibi Muhammad Luthfi
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 3 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i3.2964

Abstract

Sebagai penerbit berskala kecil dengan tata kelola sederhana, permasalahan yang kerap muncul di penerbit independen (indie) adalah tidak optimalnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam bidang penerjemahan. Berdasarkan masalah tersebut, Grup Riset Bahasa dan Sastra Arab, Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan penerjemahan naskah fiksi di kalangan penerjemah, khususnya pekerja lepas (freelancer). Pelatihan dilaksanakan secara daring melalui media Zoom Cloud Meeting selama dua pekan dan diikuti oleh 110 orang peserta dari berbagai kota di Indonesia. Pelaksanaan kegiatan mencakup pemaparan materi, praktik, penugasan, dan evaluasi tugas. Dalam evaluasi, diperoleh hasil bahwa persoalan utama yang dihadapi peserta antara lain pemadanan kata yang tepat dan berterima, khususnya istilah bidang sastra, penyesuaian gaya bahasa sastra, dan pemahaman konteks cerita secara utuh. Dengan demikian, persoalan tersebut perlu diatasi agar penerjemah memiliki kompetensi yang baik sehingga fiksi terjemahan memiliki kualitas kesusastraan yang sama, baik dalam bahasa sumber maupun bahasa sasaran.
PENGEMBANGAN TEMA DALAM BUKU AL-QIRA'AH AR-RASYIDAH UNTUK PELATIHAN MENULIS KREATIF BAHASA ARAB Muhammad Yunus Anis; Arifuddin Arifuddin; Eva Farhah
Arabiyat : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/a.v2i2.2090

Abstract

Developing theme in a text of Arabic reading is the basis in a creative writing. By understanding the pattern of theme development in a text, beginner who wants to write in Arabic is easier in arranging the idea. This article is a research to see a great correlation between thematic progression with the creative writing in Arabic. The book taken as sample was al-Qirâ’ah al-Râsyidah which is used in MAN Karang Anyar and MAN 1 Surakarta. Related to the rheme in developing the theme, the students of both school wrote their daily activity by using thematic progression patterns. The result of the study showed that there is a great correlation between thematic progression pattern with the creative writing in Arabic.DOI: 10.15408/a.v2i2.2090
Interpretasi Makna Nasionalisme Syi’r Fī Al-Quds, Li Bilādinā Dan Wa Lanā Bilādun Karya Mahmud Darwish (Kajian Semiotika Charles Sanders Pierce) Wardani, Yudha Arifan Putra; Farhah, Eva; Hidayati, Tri Yanti Nurul
Al-Muyassar: Journal of Arabic Education Vol 3, No 2 (2024): Al-Muyassar: Journal of Arabic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/al-muyassar.v3i2.11849

Abstract

Penelitian ini membahas tentang makna dan bentuk nasionalisme yang terkandung dalam syi'r Fī Al-Quds, Li Bilādinā dan Wa Lanā Bilādun karya Mahmud Darwish. Ketiga syi'r tersebut diterbitkan pada tahun 2003 dari salah satu antologi syi'r karya Mahmud Darwish. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna dan bentuk nasionalisme yang disampaikan penyair dalam Fī Al-Quds, Li Bilādinā dan Wa Lanā Bilādun.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode hermeneutika. Metodenya dilakukan dengan observasi untuk menyimpulkan penafsiran kata, frasa, kalimat, dan baris dalam suatu teks. Data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer berupa syi’r Fī Al-Quds, Li Bilādinā dan Wa Lanā Bilādun. Kemudian data sekunder berupa teori Semiotika Charles Sanders Pierce, penelitian terdahulu, artikel jurnal dan buku. Teknik penelitian menggunakan teknik observasi dan interpretasi. Teori yang digunakan adalah teori semiotika Charles Sanders Pierce dan teori nasionalisme.Hasil penelitian tentang makna syi’r Fī Al-Quds, Li Bilādinā dan Wa Lanā Bilādun ditemukan adanya uraian yang disampaikan oleh Mahmud Darwish tentang keadaan Palestina di masa lampau, tentang kerusakan dan kehancuran yang dialami Palestina dan tentang awal mula terjadinya pembunuhan dan pembantaian massal di Palestina. Kemudian perwujudan nasionalisme dalam syi’r Fī Al-Quds, Li Bilādinā dan Wa Lanā Bilādun adalah harapan dan keinginan rakyat Palestina akan perdamaian dan kebangkitan, pengakuan rakyat Palestina atas keberadaan negaranya dan ungkapan kecintaan rakyat Palestina terhadap negaranya.Kata Kunci : Fī Al-Quds, Li Bilādinā, Wa Lanā Bilādun, Mahmud Darwish, Nasionalisme
Translating Al-Hikam Aphorisms: Evaluating Unmarked Topical Themes through Theme-Rheme Structure Analysis Anis, Muhammad Yunus; Arifuddin, Arifuddin; Khabibi Muhammad Luthfi; Reza Sukma Nugraha; Afnan Arummi; Eva Farhah; Tri Yanti Nurul Hidayati
REiLA : Journal of Research and Innovation in Language Vol. 6 No. 2 (2024): REiLA : Journal of Research and Innovation in Language
Publisher : The Institute of Research and Community Service (LPPM) - Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/reila.v6i2.16091

Abstract

Aphorisms are unique literary works known for their memorability, concision, and ambiguity. They have an information structure divided into theme (known information) and rheme (new information), with the "unmarked topical theme" playing a crucial role. This study examines the impact of translation techniques on these unmarked topical themes and their influence on translation quality, focusing on an unexplored area in Arabic discourse. The research design is descriptive qualitative. Data were collected from the aphoristic text of Al-Hikam in Arabic (L1) and its translations into Indonesian (L2a) and Javanese (L2b). The research problems addressed are: (1) What translation techniques do translators employ when dealing with the "unmarked topical theme" in Al-Hikam's aphoristic text? Do translators favor the source language or the target language? (2) How can the translation of unmarked topical themes in Al-Hikam's aphorisms be assessed in terms of accuracy, readability, and acceptability?. The study finds that translation techniques, including conventional equivalent, compensation, modulation, and reduction, significantly impact the translation quality of unmarked topical themes. The conventional equivalent technique is particularly effective in maintaining the position of the unmarked topical theme from the source language to the target language. This research contributes to developing an Arabic translation model based on Systemic Functional Linguistics (SFL) analysis. It also provides a comparative analysis of the distinctive discourse topic development elements in Arabic, Indonesian, and Javanese texts, highlighting the implications of various translation techniques on the quality of aphoristic translations.