Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PELATIHAN DENGAN PEMBERIAN BEBAN PUSH-UP TERHADAP HASIL BELAJAR TOLAK PELURU SMP SAPTA ANDIKA DENPASAR ., I NYOMAN TRI PRAJA KENCANA; ., PROF.DR. I MADE CANDIASA, MI.Komp.; ., DR. NI KETUT WIDIARTINI, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.02 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v5i1.1548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pelatihan pemberian beban push-up 10 kali dengan 3 kali repetisi, 5 kali repetisi, 8 kali repetisi dan tanpa pemberian beban push-up dan repitisi terhadap hasil belajar tolak peluru pada siswa SMP Sapta Andika Denpasar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen dengan rancangan? The Posttest-Only Control Group Design?. Populasi dalam penelitian terdiri dari 525 siswa. Teknik sampling yang digunakan untuk menentukan sampel adalah teknik random sampling. Dari 525 siswa yang ada diambil secara random, tiga kelas yang berjumlah 132 siswa diambil sebagai kelompok eksperimen dan satu kelas yang berjumlah 44 siswa sebagai kelompok kontrol dengan teknik undian. Data dikumpulkan dengan lembar observasi dan dianalisis dengan analisis varians 1 jalan. Hasil penelitian bahwa terdapat perbedaan pemberian beban push-up pada hasil belajar tolak peluru antara siswa yang mendapat pelatihan pemberian beban push-up 10 kali dengan 3 kali repetisi dengan siswa mendapatkan pelatihan pemberian beban push-up 10 kali dengan 5 kali repetisi dengan siswa mendapatkan pelatihan pemberian beban push-up 10 kali dengan 8 kali repetisi serta pelatihan tanpa pemberian beban push-up dan repitisi. Dari perhitungan hasil belajar tolak peluru pelatihan pemberian beban push-up 10 kali dengan 8 kali repetisi memperoleh rata-rata paling besar dan sangat berpengaruh terhadap hasil belajar tolak peluru. Kata Kunci : pelatihan dengan pemberian beban push-up dan repetisi, hasil belajar tolak peluru This study aims at finding the difference of the effect of 10 times loaded push-up training with 3 times repetition, 5 times repetition, 8 repetition, and push-up training without load and repetition on students? shot put training outcomes in SMP Sapta Andika Denpasar. This is an experiment research of posttest-only control group design. Population of this research was 525 students. The sample was chosen by using random sampling technique. From 525 students who were randomly chosen, three classes with 132 students were determined as experiment group and one class with 44 students was determined as control group with lottery technique. The data were collected by using observation sheet and analyzed by using One-Way ANOVA. Research finding shows that there is a difference of shot put training outcomes among 10 times loaded push-up training with 3 times repetition, 10 times loaded push-up training with 5 times repetition, 10 times loaded push-up training with 8 times repetition, and training without load and repetition. From the result of training outcomes, it is found that 10 times loaded push-up training with 8 times repetition gained highest mean score and significantly affect the shot put training outcomes. keyword : loaded and repeated push up training, shot put training outcomes
ANALISIS SOSIO EMOSI DAN KINERJA GURU DITINJAU DARI KUALIFIKASI PENDIDIKAN PARA GURU SLB NEGERI DI KOTA DENPASAR ., KETUT GEDE RAHADI DIANA PUTRA; ., PROF. DR. NYOMAN DANTES; ., DR. NI KETUT WIDIARTINI, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.55 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v5i1.1553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualifikasi pendidikan terhadap sosio emosi dan kinerja para guru baik secara terpisah maupun simultan di SLB Negeri di Kota Denpasar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian non eksperimen (Ex Post Facto). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru di SLB Negeri di Kota Denpasar. Teknik sampling yang digunakan untuk menentukan sampel adalah teknik Purposive Samlping. Sample dalam penelitian ini adalah 53 guru SLB Negeri di Kota Denpasar, Data dikumpulkan dengan penyebaran kuesioner sosio-emosi dan kinerja guru, yang dianalisis dengan analisis varians Anava A (satu jalan) dan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). Hasilnya menunjukkan bahwa : (1) Terdapat pengaruh yang signifikan dari kualifikasi pendidikan terhadap sosio-emosi para guru, (2) Terdapat pengaruh yang signifikan dari kualifikasi pendidikan terhadap kinerja para guru, (3) Kualifikasi pendidikan mempengaruhi secara signifikan sosio-emosi dan kinerja para guru.Kata Kunci : kinerja guru, kualifikasi pendidikan guru dan sosio emosi guru. This study aims at finding the effect of education qualification on teachers? socio-emotion and performance separately and simultaneously in public special school in Denpasar City. This is an ex-post facto research. Population of this research was all of the teachers in public special school in Denpasar City. The sample was selected by using purposive sampling technique. The sample of this research was 53 teachers in public special school in Denpasar City. The data were collected by giving questionnaire of teachers? socio-emotion and performance. The collected data were analyzed by using One-Way ANOVA and MANOVA. The research finding shows that: (1) there is a significant effect of education qualification on teachers? socio-emotion; (2) there is a significant effect of education qualification on teachers? performance; (3) education qualification significantly influenced teachers? socio-emotion and performancekeyword : teacher performance, socio-emotion and education qualification of teachers
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VI SD N 29 DANGIN PURI TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., I GEDE CAKRA; ., PROF. DR. NYOMAN DANTES; ., DR. NI KETUT WIDIARTINI, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.987 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v5i1.1579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan yang signifikan sikap sosial antara siswa yang mengikuti metode pembelajaran bermain peran dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (2) perbedaan yang signifikan kemampuan berbicara bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti metode pembelajaran bermain peran dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, dan (3) secara simultan perbedaan yang signifikan sikap social dan kemampuan berbicara anatara kelompok siswa yang mengikuti metode pembelajaran bermain peran dengan kelompok siswa yang mengikuti metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan desain eksperimentaal yaitu quasi experimental design dengan jenis posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI di Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Timur. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VIA dan VIB SD N 29 Dangin Puri. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner dan rubric penilaian kinerja. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji-t dan manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan sikap sosial antara kelompok siswa yang mengikuti metode pembelajaran bermain peran dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (2) terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berbicara bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang mengikuti metode pembelajaran bermain peran dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, dan (3) secara simultan terdapat perbedaan yang signifikan sikap sosial dan kemampuan berbicara anatara kelompok siswa yang mengikuti metode pembelajaran bermain peran dengan kelompok siswa yang mengikuti metode pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Metode Pembelajaran Bermain Peran, Sikap Sosial, Kemampuan Berbicara Bahasa Indonesia. This research aims to investigate: First, the significant difference of social attitude between students who learned using role-play learning method and students who learned using conventional learning method. Second, significant difference in ability in speaking Indonesian between students who learned using role-play learning method and students who learned using conventional learning method. Third, simultaneous difference in social attitude and ability in speaking Indonesian between students who learned using role-play learning method and students who learned using conventional learning method. This was a quantitative research which was categorized as quasi-experimental research. The research design was Posttest Only Control Group design. Population in this research was the entire sixth grade students in cluster Ki Hajar Dewantara Denpasar Timur and sample was sixth grade students in class A and B SD N 29 Dangin Puri. Data were collected using questionnaire and rubric. T-test and MANOVA were used to analyze data. The results show that: First, there is a significant difference in social attitude between students who learned using role-play learning method and students who learned using conventional learning method. Second, there is a significant difference in ability in speaking Indonesian between students who learned using role-play learning method and students who learned using conventional learning method. Third, there is a simultaneous difference in social attitude and ability in speaking Indonesian between students who learned using role-play learning method and students who learned using conventional learning method.keyword : ability in speaking Indonesian, role-play learning method, social attitude
Pengaruh Strategi Pembelajaran Terhadap Kecerdasan Emosional Dan Hasil Belajar Seni Musik Pada Siswa Kelas V SD Bali Public School Denpasar ., DEWA GEDE SUJANA; ., PROF. DR. NYOMAN DANTES; ., DR. NI KETUT WIDIARTINI, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.439 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v5i1.1555

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kecerdasan emosional dan hasil belajar seni musik antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran akselerasi dan strategi pembelajaran ekspositori. Sebanyak 82 siswa kelas V SD Bali Public School Denpasar dipilih sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen The Posttest-Only Control Group Design. Data kecerdasan emosional dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan data hasil belajar seni musik dikumpulkan dengan tes. Uji konsistensi internal butir kuesioner dan tes dianalisis dengan menggunakan Product Moment dan Point Biserial. Uji reliabilitas kuesioner dan tes dilakukan dengan menggunakan Alpha Cronbach dan KR-20. Uji hipotesis menggunakan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, terdapat perbedaan kecerdasan emosional antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran akselerasi dan siswa yang mengikuti strategi pembelajaran ekspositori. kedua, terdapat perbedaan hasil belajar seni musik antara siswa dengan strategi pembelajaran akselerasi dan siswa dengan strategi pembelajaran ekspositori); ketiga, secara simultan terdapat perbedaan kecerdasan emosional dan hasil belajar seni musik antara siswa yang mengikuti strategi akselerasi dan siswa dengan strategi pembelajaran ekspositori. Kata Kunci : Strategi pembelajaran akselerasi, Strategi pembelajaran ekspositori, kecerdasan emosional, hasil belajar seni musik This research aims to investigate: First, the difference of emotional intelligence between students who learned using acceleration learning strategy and students who learned using expository learning strategy. Second, the difference of music learning achievement between students who learned using acceleration learning strategy and students who learned using expository learning strategy. Third, the difference of emotional intelligence and music learning achievement between students who learned using acceleration learning strategy and students who learned using expository learning strategy. This is an experimental research using Posttest-Only Control Group design. Population in this research was the entire fifth grade students SD Bali Public School Denpasar academic year 2014/2015 which consisted of experimental group (acceleration class) and control group (expository class). Sample was selected using random sampling technique with lottery method. Data were collected using test and analyzed using analysis of variance and Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) with F-test. The results show that: First, there is a difference in emotional intelligence between students who learned using acceleration learning strategy and students who learned using expository learning strategy of fifth grade students SD Bali Public School Denpasar. Second, there is a difference in music learning achievement between students who learned using acceleration learning strategy and students who learned using expository learning strategy of fifth grade students SD Bali Public School Denpasar. Third, there is a difference in emotional intelligence and music learning achievement between students who learned using acceleration learning strategy and students who learned using expository learning strategy of fifth grade students SD Bali Public School Denpasar. keyword : acceleration learning strategy, expository learning strategy, emotional intelligence, and music learning achievement
PERKEMBANGAN TATA RIAS LELUNAKAN DALAM UPAYA PELESTARIAN KEBUDAYAAN BALI ., Ni Putu Ayu Ari Anggarwati; ., Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd; ., Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani,M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v5i2.8373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perkembangan tata rias rambut, tata rias wajah, aksesoris, dan busana tata rias lelunakan (2) upaya pelestarian tata rias lelunakan. Sumber informan penelitian ini adalah A. A. Ayu Ketut Agung, A. A. Ngr. Mayun Konta Tanaya dan Ni Ketut Resti. Waktu penelitian selama satu bulan. Objek penelitian adalah perkembangan tata rias rambut, tata rias wajah, aksesoris, busana tata rias lelunakan dan upaya pelestarian kebudayaan Bali. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode wawancara dan studi dokumen. Instrumen penelitian adalah lembar observasi, lembar wawancara dan studi dokumen. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa: (1) Perkembangan tata rias lelunakan terdiri dari: Tata rias rambut lelunakan menggunakan satu lilitan pada putaran kain di kepala yang berbentuk lelunakan dan menggunakan hair piece/cemara dan kain selendang dikepala menggunakan warna bebas atau menyesuaikan busana yang digunakan. Pada tata rias wajah menggunakan make-up modern. Aksesoris menggunakan berbagai macam bunga seperti: bunga sandat, semanggi sibak, bunga kap, dan bunga jepun pada busana lelunakan menggunakan busana modifikasi. Tata rias lelunakan digunakan pada upacara Agama, juga bisa digunakan pada acara umum seperti: Mc dan prewedding (2) Upaya pelestarian tata rias lelunakan terdapat tiga faktor yaitu: faktor budaya merupakan tindakan, kepercayaan dan adat istiadat, faktor ekonomi konsumen meliputi keluarga, tingkat penghasilan dan sosial ekonomi sedangkan faktor pribadi/personal meliputi usia, gaya hidup, dan tingkat pendidikan.Kata Kunci : Perkembangan, tata rias lelunakan, upaya pelestarian lelunakan. This study aims to determine (1) the development of lelunakan hairdressing, make-up, accessories, and fashion; (2) the means of lelunakan make-up preservation. The informants for this study were A. A. Ayu Ketut Agung, A. A. Ngr. Mayun Konta Tanaya, and Ni Ketut Resti. This study was conducted for one month. The objects of this study were the development of lelunakan hairdressing, make-up, accessories, and fashion, as the means for Balinese culture preservation. The methods of collecting data for this study were observation, interview, and literature study menthods. The instruments for this study were observation sheets, interview guidance, and literature study. The data analysis for study was descriptive qualitative analysis. The result from this study shows that: (1) the development of lelunakan make-up consists of: Lelunakan hairdressing uses a single twist of cloth on the head which is in the form of lelunakan. Beside that, lelunakan hairdressing also uses hair piece and a colored shawl that is appropriate with the clothing used. In make-up, it uses modern make-up. Then, for the accessories, it uses various kinds of flower, such as cananga flower, semanggi/sibak flower, kap flower, and frangipani flower. Next, lelunakan fashion uses and modified clothing. Lelunakan make-up is used in religious ceremony. However, it is commonly used for MC and pre-wedding. (2) The means of lelunakan make-up preservation have three factors. The first is culture factor that consists of action, belief, and custom. The second is consumer economic factor that consists of family, income level, and socioeconomic. At last, the third factor is personal factor that consists of age, lifestyle, and education level. keyword : Development, lelunakan make-up, the means of lelunakan preservation
PEMANFAATAN PERCA ENDEK MENJADI PRODUK TABLE MAT ., Dwi Sekrita Rizki; ., Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd; ., Made Diah Angendari, S.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 6, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v6i3.8965

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perca endek menjadi produk table mat dilihat dari aspek unsur dan prinsip desain. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Instrumen yang digunakan lembar penilaian berdasarkan tolak ukur dan dikonversi dengan pedoman skala 3 yang diujikan kepada 16 panelis terlatih. Panelis terlatih terdiri dari 2 Dosen PKK Tata Busana, 3 dosen Seni Rupa, 4 Guru Tata Busana SMK Negeri 2 Singaraja, 2 Guru Tata Busana SMK Negeri 1 Seririt, 5 Guru Tata Busana SMK Negeri 1 Sukasada. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Kualitas keselarasan produk table mat berada dalam kategori baik (2, 81), (2) Kualitas keseimbangan produk table mat berada dalam kategori baik (2,93), (3) Kualitas irama produk table mat berada dalam kategori baik (2,93), (4) Kualitas pusat perhatian produk table mat berada dalam kategori baik (2,69), (5) Kualitas keseluruhan produk table mat berada dalam kategori baik (2,93). Kata Kunci : Kata kunci: kualitas, perca endek , table mat. This experiment is to determine the type of quality quilted table mat product endek be seen from the aspect of design elements and principles. Data collecti on menthods used menthod of observation. The instrument used by the benchmark assessment from and converted to 3 scale guidelines are tested to 16 panelists. Panelists consisted of two lecturers PKK dressmaking, 3 Arts lecturer, 4 Master dressmaking SMK Negeri 2 Singaraja, 2 Master dressmaking SMK Negeri 1 Seririt, 5 Master dressmaking SMK Negeri 1 Sukasada. Then the analyzed using quantitative descriptive techniques. The results of this study were (1) the quality of the product alignment table mat be in either category (2,81), (2) the quality of the product table mat balance is in both categories (2,93), (3) The quality of the product cadence table mat are in both categories (2,93), (4) Quality limelight table mat products are in good category (2,69), (5) the overall quality of the product table mat be in good category (2,93). keyword : Keywords: quality, rag endek, table mat.
PENGEMBANGAN DESAIN KEBAYA DENGAN PENERAPAN TEKNIK SULAMAN BULION DAN PAYET ., Made Mahatmi Pradnya Pramita; ., Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd., M.Pd.; ., Dr. I Gede Sudirtha, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v9i1.24785

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu 1.untuk mengetahui proses pengembangan desain kebaya dengan penerapan teknik sulaman bulion dan payet. 2. untuk mengetahui hasil pengembangan desain kebaya dengan penerapan teknik sulaman bulion dan payet. Jenis penelitian ini adalah (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri terdiri dari 5 langkah yaitu : analyze (analisa), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), evaluation (evaluasi). Metode pengumpulan data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan teknik analisis deskriptif kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1). Proses pengembangan desain kebaya dengan penerapan teknik sulaman bulion dan payet ini dikembangkan melalui beberapa tahap yaitu a). tahap analisis merupakan tahapan dari analisis pada desain yang akan digunakan untuk acuan pembuatan kebaya. b). tahap desain merupakan tahap pembuatan desain berdasarkan hasil dari analisis. c). tahap pengembangan merupakan tahap pengembangan kebaya sesuai dengan rancangan, tahap ini melalui 3 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. d). tahap implementasi merupakan tahap melakukan uji produk untuk mengetahui kelayakan produk. e). tahap evaluasi merupakan tahapan ini diperoleh dari hasil uji produk. 2). hasil pengembangan desain kebaya dengan penerapan teknik sulaman bulion dan payet berdasarkan instrumen ini diuji oleh ahli isi kemudian dihitung dengan rumus Gregory sehingga validitas instrument diperoleh sebesar 0,90 dengan kreteria validitas sangat tinggi dan dapat digunakan untuk uji produk hasil dari penelitian ini yaitu berupa satu produk kebaya dengan teknik sulaman bulion dan payet. Berdasarkan hasil pengembangan produk kebaya ini memiliki kualifikasi sangat baik dengan persentase 97,00% pada penilaian uji produk yang dinilai oleh 2 orang ahli busana.Kata Kunci : Pengembangan Kebaya, Teknik Sulaman, Bulion, Payet. This research aims at; 1. Finding out the process of developing “kebaya” design by applying bullion and sequin embroidery techniques, 2.Finding out the results of developing “kebaya” design by applying bullion and sequin embroidery techniques. This type of research is (Research and Development) with ADDIE development model consisting of 5 steps, namely; analyze, design, development, implementation, and evaluation. Data collection methods were analyzed by using quantitative descriptive analysis technique and qualitative descriptive analysis technique. The results of this study indicated that 1). The process of developing “kebaya design” by applying bullion and sequin embroidery techniques was developed through several stages, namely; a). analysis phase is the stage of the analysis of the design that will be used as a reference for making kebaya. b). design phase is a phase based on the results of the analysis. c). development stage is stage of the kebaya in accordance with the design, this stage came from 3 stages, namely planning, implementation, and evaluation. d). implementation stage is the stage of product testing to determine product viability. e). evaluation stage is the stage obtained from the product test results. 2). the results of of developing “kebaya” design by applying bullion and sequin embroidery techniques based on this instrument were tested by content experts and then calculated with the Gregory formula.Thus, the instrument's validity was obtained at 0.90 with very high validity criteria and could be used for product test results from this research in the form of one product kebaya with embroidery techniques and sequins embroidery. Based on the results of developing this kebaya product has a very good qualification with a percentage of 97.00% in the product test assessment which was assessed by 2 fashion experts.keyword : Kebaya Development, Embroidery Technique, Bullion, Sequin
Penerapan Teknik Prada Cetak Screen (Sablon) pada Tekstil ., Anak Agung Ratih Urmila Santhi; ., Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd; ., Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani,M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.11489

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan mengetahui kualitas penerapan teknik prada cetak screen (sablon) pada tekstil rayon, sifon, dan crepe berdasarkan teori 5 aspek kualitas yaitu bentuk, ciri-ciri produk, ketepatan, ketahanan, dan gaya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi (lembar uji panelis) berdasarkan tolak ukur teori kualitas dan dikonversi dengan pedoman skala 3 (baik, cukup, tidak baik) dan diujikan secara organoleptik kepada 22 orang panelis terlatih. Data uji kualitas dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa kualitas penerapan teknik prada cetak screen (sablon) berdasarkan kualitas bentuk, ciri-ciri produk, ketepatan, ketahanan, dan gaya mendapat hasil yang baik untuk ketiga jenis tekstil yang diujikan. (1) Penerapan prada pada kain rayon mendapat skor (2,80) dalam kategori baik, (2) Penerapan prada pada kain sifon mendapat skor (2,84) dalam kategori baik, (3) Penerapan prada pada kain crepe mendapat skor (2,81) dalam kategori baik. Kata Kunci : kualitas, penerapan, prada cetak screen, tekstil. This experimental type research is aimed to know the quality of application of screen printing technique on rayon, chiffon, and crepe textile based on the 5 dimension of quality theory, that is shape, product characteristic, accuracy, durability, and style. Data collection methods that used in this research is observation method. The instrument that used in this research is the observation sheet (panelist test sheet) based on the quality theory benchmark and converted with scale 3 (good, enough, not good) guidance and organoleptically tested to 22 trained panelists. Quality test data were analyzed using descriptive technique. The result showed that the quality of application of screen printing technique based on shape quality, product characteristic, accuracy, durability, and style got good result for the three types of textiles tested. (1) Application of prada on rayon textile got score (2,80) in good category, (2) Application of prada on chiffon textile got score (2,84) in good category, (3) Application of prada on crepe textile got score (2,81) in either category.keyword : quality, application, prada print screen, textile.
FACE MAKE OVER DENGAN TEKNIK SHADING DAN HIGHLIGHT (STUDI EKSPERIMEN PADA BENTUK WAJAH BUAH PIR DAN PERSEGI) ., Ni Made Devi Meilasari; ., I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd; ., Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9912

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan mengetahui tentang teknik shading dan highlight pada face make over untuk bentuk wajah pir dan persegi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar ceklist berdasarkan tolak ukur dan dikonversi dengan pedoman skala 3 (baik, cukup, kurang baik) yang diujikan kepada 5 panelis terlatih. Data uji kualitas dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Face make over dengan teknik shading pada bentuk wajah pir berada dalam kategori baik (2,60); (2) Face make over dengan teknik highlight pada bentuk wajah pir berada dalam kategori baik (2,60); (3) Face make over dengan teknik shading pada bentuk wajah persegi berada dalam kategori baik (2,60); (4) face make over dengan teknik higlight pada bentuk wajah persegi berada dalam kategori baik (2,40) Kata Kunci : Kata kunci: Bentuk wajah buah pir, bentuk wajah persegi, teknik shading, teknik highlight The purposes of this research to know about shading and highlgiht technique to pear face shape and square face shape. Method of data collection that used in this study are based on a benchmark checklist sheet and converted to the guidelines 3 scale (good, sufficient, poor) were tested nto 5 trained panelists. Quality of the test data were analyzed using descriptive quantitative technique. Result of this research is (1) face make over with shading technique to peachface stand in good category (2.60); (2) face make over with highlight technique to pear face stand in good category (2,60); (3) face make over with shading technique to square face shape stands in good category (2,60); (4) face make over with highlight technique to square shape stand in good category (2,40). keyword : Keywords: pear face shape, square face shape, shading technique, highlight technique
TATA RIAS PENGANTIN SUKU SASAK PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT ., Khaeriyah Ramdani; ., Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani, M.Pd.; ., Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.12612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : 1) pakem tata rias pengantin Suku Sasak dilihat dari tata rias wajah, rambut, busana, dan pelengkapnya, 2) makna dan fungsi tata rias pengantin Suku Sasak dilihat dari tata rias wajah, rambut, busana, dan pelengkapnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara, instrumen sumber data menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara.Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian yaitu: 1) pakem tata rias wajah seperti pembuatan Semi di daerah dahi, memakai bedak warna kekuning-kuningan, memakai eyelinear (celak mata) sedangkan pakem tata rias pengantin pria hanya memakai bedak yang tipis agar wajah pengantin tidak kelihatan pucat, pakem rambut pengantin wanita yaitu memakai sanggul kedebong malang dan kepang siak, pengantin pria memakai sapuk, busana pengantin wanita yaitu kebaya bludru model kartini sedangkan pengantin pria memakai baju pegon dan leang, aksesoris pengantin wanita memakai gelang plintiran, kalong panjang dan pendek sedangkan aksesoris pengantin pria memakai keris 2) tata rias pengantin Suku Sasak terdiri dari tata rias wajah yaitu pembuatan Semi memiliki fungsi untuk memperindah dahi dan memiliki makna telah siap untuk berumah tangga, tata rias rambut pengantin wanita yaitu pembuatan kepang siak yang berfungsi untuk keindahan rambut dan bermakna sebagai pertanda seorang wanita, busana pengantin pria yaitu memakai pegon memiliki makna kesopanan dan berfungsi untuk menutupi badan pengantin pria serta aksesoris yang digunakan pengantin wanita adalah gelang plintiran yang berfungsi sebagai hiasan dan bermakna mempersatukan kedua pengantin.Kata Kunci : fungsi dan makna, pakem tata rias pengantin. This study aims to describe: 1) Sasak bridal make-up groom is seen from the make-up, hair, clothing, and accessories. 2) meaning and function of bridal make-up Sasak tribe seen from make-up, hair, clothing, and accessories. This research is a descriptive research. Data collection was done by observation and interview method, instrument data sources using observation sheets and interview guides. Data analysis technique used is descriptive analysis technique. The results of research:1) grip makeup like the manufacture of semi in the forehead area, wear yellowish powder, wear eyeliner while grooming groom make-up only use a thin powder so that the bride's face does not look pale, grip the bride's hair that is wearing the bun of malang kedebong and siak kepang. groom wearing a sapuk, fashion bride that is kebaya velvet Kartini model while the groom wearing pegon and leang clothes, bridal accessories wear plintiran bracelets, long and short kalong while the groom accessories wear keris.2) Sasak bridal makeup consists of make-up that is making semi has a function to beautify the forehead and has the meaning of being ready to marry, bridal hair make-up is making siak kepang that work for the beauty of hair and meaningful as a sign of a woman, the groom dress that wearing pegon has the meaning of decency and serves to cover the groom's body as well as accessories used by the bride is a plintiran bracelet that serves as a decoration and meaningful to unite both bride. keyword : function and meaning, grip of bridal make-up.
Co-Authors . SURYANI ., Anak Agung Ratih Urmila Santhi ., Dwi Sekrita Rizki ., Kadek Devi Saras Patmawati ., Kadek Mirayanti ., KETUT SURA SUARDANA ., Khaeriyah Ramdani ., Kiki Agus Winarsih ., Luh Putu Sri Indra Partiwi ., Made Mahatmi Pradnya Pramita ., Muniah ., Ni Ketut Dewi Tara Dipa ., Ni Made Devi Meilasari ., NI MADE GUNARSIH DWIPAWATI ., Ni Made Oktasari ., Ni Nyoman Dina Triana Dewi ., Ni Putu Ayu Ari Anggarwati ., NI WAYAN SRI BUDI ., Nilam Sari ., Nurmayana ., Putu Nada Widiya Purnashita ., Ririn Pebrianti ., Rizki Ari Safitri AGUS SOLEH . Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni Anak Agung Ratih Urmila Santhi . ANAK AGUNG SRI SUARNITI ., ANAK AGUNG SRI SUARNITI Annisa Ikhtiari apriliasari, ikka Ariasa, I Wayan Artanayasa, Wayan Asih, Ni Made Utami Asnur, Rukdianti Aslinda Asti Noviana . Cok Istri Sri Pradnya Dewi Darmawan, Made Deddy Desak Putu Parmiti desi gusti yani Dewa Ayu Putu Widya Wulandari . Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra DEWA GEDE SUJANA ., DEWA GEDE SUJANA Dewi, Cok Istri Sri Pradnya Dewi, Kadek Ariek Kusuma dilla, ayu Dwi Sekrita Rizki . Dwitanaya, Made Susanta Gusti ayu, Dindayanti Hermayani, Kadek I Dewa Ayu Made Budhyani I Dewa Ayu Made Budhyani I DEWA NYOMAN GDE SANDYAGRAHA . I GD PURNAMA EKA SAPUTRA ., I GD PURNAMA EKA SAPUTRA I GEDE CAKRA ., I GEDE CAKRA I Gede Ratnaya I Gede Sudirtha I Gst Lanang Agung Parwata I GUSTI AYU DARIYATI ., I GUSTI AYU DARIYATI I Gusti Ngurah Pujawan I Made Candiasa I MADE GEDE ARTA MAHARDIKA ., I MADE GEDE ARTA MAHARDIKA I Nyoman Natajaya I NYOMAN TRI PRAJA KENCANA ., I NYOMAN TRI PRAJA KENCANA I WAYAN PISKA YUDIAWAN ., I WAYAN PISKA YUDIAWAN I WAYAN SUKARYANA . Ida Ayu Reviena Damasanti Ika Mayani . Ikhtiari, Annisa ikka apriliasari Ismail, Nauval Syafiq Jurani . Kadek Devi Saras Patmawati . Kadek Hermayani Kadek Hermayani . Kadek Mirayanti . Kadek Onny Swastini Kadek Onny Swastini . Kadek Wedi Qinardy Kartini, Siluh Made Surya KETUT GEDE RAHADI DIANA PUTRA ., KETUT GEDE RAHADI DIANA PUTRA Khaeriyah Ramdani . Kiki Agus Winarsih . Komang Erna Astari . Komang Setemen KOMANG WIDIASTARI . LUH MERTASARI . Luh Puspaningsih . Luh Putu Sri Indra Partiwi . Made Diah Angendari Made Mahatmi Pradnya Pramita . MADE SURYADANA . Made Yustika Yani Milarika, Ni Putu Oka Muniah . NENI PEBRIYANA . Ni Kadek Budi Adnyani Ni Ketut Dewi Tara Dipa . Ni Ketut Suarni NI LUH MADE MERRIYANTHI ASMI . Ni Luh Sukaniti Ni Made Devi Meilasari . Ni Made Novi Indah Puspita Ni Made Oktasari Ni Made Oktasari . Ni Made Sari Rezeki . Ni Made Sri Mertasari Ni Made Suriani Ni Nyoman Dina Triana Dewi . Ni Putu Ayu Ari Anggarwati . Ni Putu Novi Darmini Ni Putu Veny Lismaharti . Ni Putu Veny Lismaharti ., Ni Putu Veny Lismaharti Ni Wayan Widya Sami . Nilam Sari . Nyoman Dantes Oktasari, Ni Made P. WAYAN ARTA SUYASA Paramartha, I Putu Gede Indra Prengki Gito Sudarsono Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA . PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A. . Putu Agus Mayuni Putu Ayu Dinda Deviyanti Putu Nada Widiya Purnashita . RATNA SARI DEWI . renianggraini renianggraini Rewo, Josep Marsianus Ririn Pebrianti . Rizki Ari Safitri . Sang Ayu Alit Wilantari . SANG AYU KETUT SUMARGI ., SANG AYU KETUT SUMARGI Sanjaya, Putu Dharma Sawitri, Ni Luh Sukaniti, Ni Luh Suryani Suryani Swastini, Kadek Onny Syifaullinnas Hs . Virnayanthi, Ni Putu Erna Surim Widad Azizah Yani, Made Yustika Yuliawan, Ketut Darma Yundari, Yundari