Claim Missing Document
Check
Articles

Tata Rias Tari Rejang di Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng ., Kadek Mirayanti; ., Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd; ., Made Diah Angendari, S.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v5i2.8376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Tata rias wajah dan rambut Tari Rejang di Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng (2) Busana dan aksesoris Tari Rejang di Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Variabel penelitian Tata Rias Tari Rejang meliputi tata rias wajah, rambut, busana dan aksesoris. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara dengan teknik analisis deskriftif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tata Rias Wajah dan rambut Tari Rejang Dewa dan Rejang Adat menggunakan tata rias yang menunjang penampilan dengan menggunakan warna Eye Shadow biru, merah dan kuning, yang membedakan tata rias tari ini pada pemakaian Gecek dan Ganda. Sedangkan tari Rejang Renteng menggunakan tata rias untuk menunjang penampilan penari mendekati tata rias sehari-hari. Tata rias rambut Tari Rejang Dewa diikat rapi, tari Rejang Adat menggunakan sanggul pusung gonjer dan Tari Rejang Renteng menggunakan sanggul pusung tagel. (2) Busana yang digunakan tari Rejang Dewa menggunakan: tapih kuning, wastra putih, sabuk toros, selendang prada, selendang putih, sedangkan aksesoris yang digunakan gelungan. busana rejang adat : kamben putih, longtorso, kebaya dan selendang prada dengan aksesoris: subeng, puspo lembo, cempaka emas. Busana tari Rejang Renteng : Kamben putih, kebaya, longtorso dan selendang putih dengan aksesoris: bunga cempaka emas. Kata Kunci : Aksesoris, Busana, Rias Rambut, Rias wajah, Tari Rejang This study was aimed at determining (1) Makeup and hairdressing of Rejang dance in Madenan village, Tejakula sub district, Buleleng (2) Clothing and accessories which are used in Rejang dance of Madenan village, Tejakula sub district, Buleleng. This study used descriptive research design. The research variables were cosmetology of Rejang dance include makeup, hair, clothes and accessories. The data were collected by using observation and interviews method with qualitative descriptive analysis techniques. The results showed that (1) Face makeup and hairdressing of Rejang Dewa and Rejang Adat dance wore makeup which support the performances by using blue, red and yellow eye shadow, which distinguishes this dance’s makeup on the use of Gecek and Ganda. Meanwhile, Rejang Renteng dance wore daily makeup to support the appearance of dancers. Hairdressing of Rejang Dewa dance was tied neatly, Rejang Adat dance used pusung gonjer bun and Rejang Renteng dance used pusung tagel bun. (2) Clothing which was used by Rejang Dewa was: yellow tapih, white wastra, toros belts, scarves prada, white shawl, while the accessory used was gelungan. clothing of rejang adat: white kamben, longtorso, kebaya and prada scarves with Accessories: subeng, puspo lembo, cempaka emas. clothing of rejang renteng dance: white kamben, kebaya, longtorso and white scarves with Accessories: cempaka emas flower. keyword : accessories, clothing, hairdressing, makeup, Rejang dance
TATA RIAS PENGANTIN AGUNG KHAS GAYA BULELENG ., Rizki Ari Safitri; ., Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd; ., Made Diah Angendari, S.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.11713

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: pakem tata rias pengantin Agung khas gaya Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara sebagai instrumen penelitian. Metode analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian yaitu: pakem tata rias pengntin Agung khas gaya Buleleng dibagi menjadi 4 bagian yaitu (1) pakem tata rias wajah pengantin Agung khas gaya Buleleng terdiri dari: Serinatha, sudamala, alis-alis, (2) pakem tata rias rambut pengantin Agung khas gaya Buleleng terdiri dari (wanita): Pusung songgeng, petitis, bunga tunjung emas, bunga siratmaya, Empak-empak, kap tolak bala, kancing pusungan, bunga cempaka, bunga mawar. (Pria) : Destar emas. (3) pakem busana pengantin Agung khas gaya Buleleng terdiri dari (wanita): Tapih, Kamen/wastra songket,sabuk toros stagen, kencerik kesir merah, selendang prada, selendang tepi, (pria): Prada tetumbakan, wastra songket, umpal prada, sabuk toros, jas buludru hitam. Dan (4) pakem aksesoris pengantin Agung khas gaya Buleleng terdiri dari (wanita) : Subeng, badong, liontin dolar, gelang kana, gelang paris, cincin bermata, sabuk emas permata madya, (pria): keris togog, kalung dolar, gelang paris, cincin bermata. Kata Kunci : Gaya Buleleng, Pakem, Pengantin Agung, Tata rias. Abstract This study aims at describing the pattern of bridal makeup with Buleleng style. This study is a descriptive study. The method of data collection was done by conducting an observation and interview using observation sheet and interview guide as the research instruments. The method of data analysis used in this study was descriptive analysis technique. The result of this study namely: the pattern of bridal makeup with Buleleng style can be divided into 4 parts, they are (1) the pattern of bridal makeup with Buleleng style consist of serinatha, sudamala, alis-alis, (2) The pattern of bridal hair makeup with Buleleng style consists of (for females) : Pusung songgeng, petitis, bunga tunjung emas, bunga siratmaya, empak-empak, kap tolak bala, kancing pusungan, bunga cempaka, bunga mawar, (for males): Destar emas. (3) The pattern of wedding dress with Buleleng style consists of (for females): Tapih, Kamen/wastra songket, sabuk toros stagen, kencerik kesir merah, selendang prada, selendang tepi, (for males): Prada tetumbakan, wastra songket, umpal prada, sabuk toros, jas buludru hitam, and (4) The pattern of bridal accecories with Buleleng style consists of (for females): Subeng, badong, liontir dolar, gelang paris, cincin bermata, sabuk emas permata madya, (for males): keris togog, kalung dolar, gelang paris, cincin bermata. keyword : Buleleng style, Pattern, Bridal, makeup.
Tata Rias Pengantin Bali Madya Khas Kabupaten Jembrana Yani, Made Yustika; Widiartini, Ni Ketut; Sudirtha, I Gede
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i1.32286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai tata rias pengantin Bali Madya khas Kabupaten Jembrana yang ditinjau dari segi tata rias wajah, tatanan rambut, busana, serta aksesoris yang digunakan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Lokasi penelitian di LKP W & W Asri. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan tata rias wajah pengantin wanita meliputi: serinata, alis-alis, gecek, foundation, bedak, shading, eyeshadow, dan lipstik. Pengantin pria: foundation, bedak, alis-alis, eyeshadow dan lipstik. Tatanan rambut pengantin wanita meliputi: penggunaan sanggul gelung tanduk, bunga menori putih, bancangan, puspo lembo, bunga sandat emas, bunga kap, bunga cempaka putih, kuning, bunga sandat dan bunga pucuk emas. Pengantin pria: tidak ada penataan khusus, hanya rambut yang disisir rapi dan di hair spray. Busana pengantin wanita meliputi: tapih wali, kamben motif cerari kotak, selendang motif rujak boni, selendang motif mastuli hitam, selendang motif jembatan cinta. Pengantin pria: kamben, saput, stagen, umpal dan udeng. Aksesoris pelengkap pengantin wanita meliputi: subeng cerorot, kalung binar, gelang nagasatru. Pengantin pria: rumbing, bros binar, dan keris. Di setiap Kabupaten memiliki perbedaan dan ciri khas tersendiri serta memiliki 3 tingkatan dalam tata rias serta busananya. Tata rias pengantin Bali Madya khas Kabupaten Jembrana memiliki ciri khas yaitu sanggul gelung tanduk, bunga menori putih, serta busananya sebagian besar menggunakan kain tenunan khas Jembrana.
PENERAPAN MEDIA MACROMEDIA FLASH TERHADAP EFIKASI DIRI SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI MENJAHIT DI KELAS X TATA BUSANA SMK NEGERI 2 SINGARAJA ., Ni Made Oktasari; ., Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani, M.Pd.; ., Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran Macromedia Flash terhadap efikasi diri siswa pada mata pelajaran teknologi menjahit di kelas X Tata Busana SMK Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 2 Singaraja pada siswa kelas X Busana. Jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperimen dengan desain One Shot Case Study. Penelitian ini menggunakan satu kelompok sampel yang diberikan penerapan media pembelajaran Macromedia Flash. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Busana SMK Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 31 siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik sampel jenuh dimana seluruh anggota populasi digunakan sebagai sampel. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode non tes yaitu menggunakan angket untuk mengetahui efikasi diri siswa. Berdasarkan hasil perhitungan statistik deskriptif diperoleh hasil rerata skor efikasi diri siswa setelah diberi perlakuan yaitu 112,84. Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji-t diperoleh thitung sebesar 28,69 sedangkan ttabel dengan dk = (31-1) dengan taraf signifikan 5% adalah 1,69. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti terdapat peningkatan efikasi diri siswa pada mata pelajaran teknologi menjahit setelah penerapan media pembelajaran macromedia flash di kelas x tata busana SMK Negeri 2 Singaraja. Kata Kunci : Efikasi Diri, Macromedia flash, Teknologi Menjahit Aim of this study is to describing the usage of Macromedia Flash learning media to students’ self-efficacy on Sewing Technology subject in 10th grade students of Fashion Design in SMK 2 singaraja. This study is done at SMK Negeri 2 Singaraja among 10th grade Fashion Design students. Type of this study is pre-eksperimen and categorized as One Shot Case Study. Only one group is used as the sample which the usage of Micromedia Flash learning media is applied. Population in this sudy is all 31 students of 10th grade fashion design in SMK 2 Singaraja academic year 2018/2019. The method for choosing the sample uses sample jenuh technique where all the population is used as the sample. Method and technique of collecting the data for this study is non-test method which uses questionnaires to analyze the students’ self-efficacy. Based on the analysis with descriptive statistical calculations obtained the average scor of student’s self-efficacy scores after being given treatment namely 112.84. Based on the results of calculations with t-test obtained tcount of 28.69 while ttable with dk = (31-1) with a significance level of 5% is 1.69. This means, tcount is greater than ttable (tcount> ttable) so that H0 is rejected and H1 is accepted. This means that there is an increase in students' self-efficacy through the application of Macromedia Flash learning on Sewing Technology subject in 10th grade students of Fashion Design in SMK 2 singaraja.keyword : Self-efficacy, Macromedia Flash, Sewing Technology
PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR PADA MATA PELAJARAN CETAK SARING SISWA KELAS X SMKN 1 SUKASADA ., Komang Erna Astari; ., Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani,M.Pd; ., Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v2i1.3497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kreativitas belajar siswa kelas X DPK Tekstil SMKN 1 Sukasada dalam pelajaran cetak saring melalui penerapan media pembelajaran audio visual, dan (2) respon siswa terhadap penerapan media pembelajaran audio visual. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Sukasada dengan subjek penelitian siswa kelas X DPK Tekstil tahun pelajaran 2013-2014 dengan jumlah siswa sebanyak 11 orang. Objek penelitian ini adalah kreativitas belajar siswa membuat motif cetak saring dan respon siswa terhadap penerapan media audio visual. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data kreativitas siswa adalah tes unjuk kerja membuat motif cetak saring yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Data respon siswa diperoleh dengan menggunakan angket. Hasil penelitian tindakan kelas penerapan media audio visual untuk meningkatkan kreativitas belajar pada mata pelajaran cetak saring siswa kelas X DPK Tekstil SMKN 1 Sukasada menunjukan (1) kreativitas belajar siswa meningkat pada kategori sangat kreatif dengan nilai rata rata sebesar 82,4 dan (2) penerapan media audio visual mendapatkan respon positif dengan nilai rata-rata 51.Kata Kunci : Audio Visual, Kreativitas, Respon. This study aimed to determine (1) class X studying creativity deposits SMK 1 Sukasada Textile screen printing lesson learning through the application of audio-visual media, and (2) students' response to the application of audio-visual instructional media. This study was conducted action research in SMK Negeri 1 Sukasada with research subjects class X DPK Textiles 2013-2014 school year the number of students as many as 11 people. Object of this study is to learn students 'creativity to make screen printing motif and students' response to the application of audio-visual media. The method used to obtain the data creativity test performance of students is making a print motif strain quantitatively analyzed descriptively. Student response data obtained using a questionnaire. The results of the application of action research to improve the audio-visual media creativity on subjects learn screen printing class X DPK Textile SMK 1 Sukasada showed (1) increased student learning creativity in the category of very creative with average scores of 82.4 and (2) the application of audio-visual media to get a positive response with an average value of 51.keyword : Audio Visual, Creativity, Response.
Studi Tentang Batik Painting (Lukis) Sasambo di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah ., Nurmayana; ., I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd; ., Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) motif hias pada batik painting (lukis) Sasambo (2) komposisi motif hias pada batik painting (lukis) Sasambo di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Sumber informan dalam penelitian ini ialah kepala Desa, Pengelola Batik Sasambo serta 2 orang Karyawan Batik Sasambo. Obyek penelitian ini adalah motif hias Batik Painting (lukis) Sasambo dan komposisi ragam hias Batik Painting (lukis) Sasambo di Desa Rembitan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) motif hias pada Batik Painting (lukis) Sasambo adalah: (a) motif hias geometris (b) motif hias tumbuhan (c) motif hias binatang (d) motif hias manusia (e) motif hias benda alam. (2) Komposisi ragam hias Batik Painting (lukis) Sasambo di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah meliputi: (a) Prinsip Komposisi berupa repetisi, harmoni, unity dan balance (b) unsur visual komposisi motif hias Batik Painting (lukis) Sasambo berupa garis, bentuk dan warna. Kata Kunci : Batik Painting, Motif Hias, Komposisi Motif This study is proposed to descrption : (1) decorative motifs of “Batik Lukis Sasambo” (2) compotitions motifs of “Batik Lukis Sasambo” in Rembitan Village, The centre of Lombok. The interviewees of this study is the leader of the village, the menager of “Batik Sasambo” and also two person as the staf of “Batik Sasambo”. The object of this study is the decoration motifs and compotitions of the decoration motifs “Batik Sasambo” in Rembitan Village. The technique of collecting data is observation and interview. The instrument of the study is used observation sheet and interview sheet. This study is used descriptive analysis data for the analysis data method. The result of this study shows that, (1) The decoration motifs of “Batik sasambo” is : (a) geometric motifs (b) Ornamental plants motif (c) Ornamental animals motif (d) ornamental human motifs (e) Ornamental of natural objects. (2) The Compotition of the decoration motifs “Batik Sasambo” is (a) Principal of the motifs is rehearsal, harmony, unity, and balance. (b) The visual compotition such as line, form, and colour in Rembitan Village the centre of Lombok.keyword : Batik Painting, Decorations Motif, Compotitions Motif.
PENERAPAN MEDIA MACROMEDIA FLASH TERHADAP EFIKASI DIRI PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI MENJAHIT DI KELAS X TATA BUSANA SMK NEGERI 2 SINGARAJA Oktasari, Ni Made; Budhyani, I Dewa Ayu Made; Widiartini, Ni Ketut
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v10i1.22124

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran macromedia flash terhadap efikasi diri siswa pada mata pelajaran teknologi menjahit di kelas X Tata Busana SMK Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 2 Singaraja pada siswa kelas X Busana. Jenis penelitian Pre-Eksperimen dengan desain One Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas X Busana SMK Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 31 siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode non tes yaitu menggunakan angket. Berdasarkan hasil perhitungan statistik deskriptif diperoleh hasil rerata skor efikasi diri siswa setelah diberi perlakuan yaitu 112,84. Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji-t diperoleh thitung sebesar 28,69 sedangkan ttabel dengan dk = (31-1) dengan taraf signifikan 5% adalah 1,69. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti terdapat peningkatan efikasi diri siswa pada mata pelajaran teknologi menjahit setelah penerapan media pembelajaran macromedia flash di kelas x tata busana SMK Negeri 2 Singaraja. Kata kunci: efikasi diri, macromedia flash, teknologi menjahit Abstract Aim of this study is to describing the usage of macromedia flash learning media to students’ self-efficacy on Sewing Technology subject in 10th grade students of Fashion Design in SMK 2 singaraja. This study is done at SMK Negeri 2 Singaraja among 10th grade Fashion Design students. Type of this study is pre-eksperimen and categorized as One Shot Case Study. Population in this sudy is all 31 students of 10th grade fashion design in SMK 2 Singaraja academic year 2018/2019. The method for choosing the sample uses sample jenuh technique. Method and technique of collecting the data for this study is non-test method. Based on the analysis with descriptive statistical calculations obtained the average scor of student’s self-efficacy scores after being given treatment namely 112.84. Based on the results of calculations with t-test obtained tcount of 28.69 while ttable with dk = (31-1) with a significance level of 5% is 1.69. This means, tcount is greater than ttable (tcount> ttable) so that H0 is rejected and H1 is accepted. This means that there is an increase in students' self-efficacy through the application of Macromedia Flash learning on Sewing Technology subject in 10th grade students of Fashion Design in SMK 2 singaraja.Keyword: self-efficacy, macromedia flash, sewing technology 
Penerapan motif hias pada kain jadi dengan menggunakan kombinasi teknik painting dan bordir ., Ririn Pebrianti; ., Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd; ., Dr. I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.13095

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan motif hias pada kain jadi dengan menggunakan kombinasi teknik painting dan bordir dilihat dari prinsip-prinsip dan unsur-unsur desain berdasarkan 7 aspek kualitas yaitu bentuk, warna, tekstur, keselarasan, irama, pusat perhatian dan unity (keseluruhan). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi (lembar uji panelis) berdasarkan tolak ukur kualitas dan dikonversi dengan menggunakan skala 3 (baik, cukup, tidak baik) dan diujikan secara organoleptik kepada 19 orang panelis terlatih. Data uji kualitas dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa kualitas penerapan motif hias pada kain jadi dengan menggunakan kombinasi teknik painting dan bordir berdasarkan 7 aspek kualitas yaitu (1) bentuk yang memperoleh skor 2,72 dalam kategori baik, (2) warna memperoleh skor 2,80 dalam kategori baik, (3) tekstur memperoleh skor 2,77 dalam kategori baik, (4) keselarasan memperoleh skor 2,77 dalam kategori baik, (5) irama memperoleh skor 2,80 dalam kategori baik, (6) pusat perhatian memperoleh skor 2,85 dalam kategori baik, (7) unity (keseluruhan) memperoleh skor 2,80 dalam kategori baik.Kata Kunci : bordir, kualitas, motif hias, painting, penerapan. This experimental type research aims to find out the results of the application of decorative motif on the finished fabric by using a combination of painting and embroidery techniques seen from the principles and design elements based on 7 aspects of quality, namely shape, color, texture, harmony, rhythm, attention and unity (whole). Data collection methods used in this research is the method of observation. The instrument used in this research is the observation sheet (panelist test sheet) based on the quality benchmark and converted by using scale 3 (good, enough, not good) and organoleptically tested to 19 trained panelists. Quality test data were analyzed by using quantitative descriptive technique. The result of this research shows that the quality of application of decorative motif on finished fabric by using combination of painting and embroidery technique based on 7 aspects of quality that is (1) the form that got score 2,72 in good category, (2) color got score 2,80 in good category , (3) the texture obtained a score of 2.77 in either category, (4) the alignment obtained a score of 2.77 in either category, (5) the rhythm obtained a score of 2.80 in either category, (6) the center of attention earned a score of 2.85 in either category, (7) unity (whole) earned a score of 2.80 in either category.keyword : embroidery, quality, decorative motif, painting, application.
Development of instruments for DIVAYANA evaluation model Divayana, Dewa Gede Hendra; Suyasa, P Wayan Arta; Widiartini, Ni Ketut
Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/petier.v3i2.68

Abstract

The purpose of this research showed a valid DIVAYANA evaluation model instruments were used to evaluate the implementation of e-learning. This research approach was the development of evaluation instruments. The evaluation instruments developed were in the form of interview guides and questionnaires. The interview guidelines that resulted were related to several DIVAYANA evaluation components, included: the Description component, Input component, Verification component, and Yack component. Questionnaires were generated on several DIVAYANA evaluation components, included: the Verification component, Action component, and Yack component. The subjects involved in the content validity test of the interview guidelines were two experts, including an informatics education expert and an educational evaluation expert. The content validity tests of questionnaires were conducted by six experts, including three education evaluation experts and three informatics education experts. The content validity calculation process of the interview guidelines used the Gregory formula, while the content validity of the questionnaires used Lawshe’s CVR formula. The content validity average of interview guidelines on the Description, Input, Verification, and Yack components was 0.882 so it was included in the very good category. The content validity average of questionnaires on the Verification, Action, and Yack components was 0.774 so it was in a good category. The implication of this research is the realization of valid measuring instruments that can be used in evaluating the implementation of e-learning.
PENGEMBANGAN BUSANA FANTASI DENGAN SUMBER IDE BUSANA TRADISIONAL DAYAK Swastini, Kadek Onny; Sudirtha, I Gede; Widiartini, Ketut
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v10i2.22138

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pengembangan busana fantasi dengan sumber ide busana tradisional Dayak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap, yaitu : analisis, (analyze), desain (design), pegembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan penilaian instrumen pengembangan busana fantasi dengan sumber ide busana tradisional Dayak. Instrumen ini diuji oleh dua ahli isi, yang dihitung dengan rumus Gregory, sehingga validitas instrumen diperoleh sebesar 0,90 dengan kriteria validitas sangat tinggi sehingga dapat digunakan untuk uji produk. Hasil pengembangan busana fantasi terdiri dari 2 busana, yaitu busana fantasi dengan siluet L, dan busana fantasi dengan siluet A yang bersumber ide busana tradisional Dayak. Hasil produk busana fantasi ini memiliki kualifikasi sangat baik dengan presentase 94,54% pada uji produk busana. Kata Kunci : Busana Fantasi, Pengembangan, Sumber Ide Abstract The research aims is to describe the results of fantasy fashion development, which the ideas come from the traditional Dayak fashion. The type of this research is Research and Development and it is used the model of ADDIE development which consists of 5 stages, namely : analyze, design, development, implementation, and evaluation. The method of data collection in this study was carried out by assessing the instruments of fantasy fashion development with sources of Dayak tradisional fashion ideas. This instruments was tested by two content experts, which ware calculated by Gregory‟s formula, so the instruments validity was 0,90 with very high validity criteria so that it could be used for product testing. The results of the development of fantasy fashion consisted of 2 fashions, namely fashion fantasy with L silhouette, and fantasy fashion with A silhouette sourced from traditional Dayak fashion ideas. The results of this fantasy fashion product have very good qualifications with a percentage is 94,54 % in the fashion product test. Key words : fantasy fashion, development, source of ideas.
Co-Authors . SURYANI ., Anak Agung Ratih Urmila Santhi ., Dwi Sekrita Rizki ., Kadek Devi Saras Patmawati ., Kadek Mirayanti ., KETUT SURA SUARDANA ., Khaeriyah Ramdani ., Kiki Agus Winarsih ., Luh Putu Sri Indra Partiwi ., Made Mahatmi Pradnya Pramita ., Muniah ., Ni Ketut Dewi Tara Dipa ., Ni Made Devi Meilasari ., NI MADE GUNARSIH DWIPAWATI ., Ni Made Oktasari ., Ni Nyoman Dina Triana Dewi ., Ni Putu Ayu Ari Anggarwati ., NI WAYAN SRI BUDI ., Nilam Sari ., Nurmayana ., Putu Nada Widiya Purnashita ., Ririn Pebrianti ., Rizki Ari Safitri AGUS SOLEH . Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni Anak Agung Ratih Urmila Santhi . ANAK AGUNG SRI SUARNITI ., ANAK AGUNG SRI SUARNITI Annisa Ikhtiari apriliasari, ikka Ariasa, I Wayan Artanayasa, Wayan Asih, Ni Made Utami Asnur, Rukdianti Aslinda Asti Noviana . Cok Istri Sri Pradnya Dewi Darmawan, Made Deddy Desak Putu Parmiti desi gusti yani Dewa Ayu Putu Widya Wulandari . Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra DEWA GEDE SUJANA ., DEWA GEDE SUJANA Dewi, Cok Istri Sri Pradnya Dewi, Kadek Ariek Kusuma dilla, ayu Dwi Sekrita Rizki . Dwitanaya, Made Susanta Gusti ayu, Dindayanti Hermayani, Kadek I Dewa Ayu Made Budhyani I Dewa Ayu Made Budhyani I DEWA NYOMAN GDE SANDYAGRAHA . I GD PURNAMA EKA SAPUTRA ., I GD PURNAMA EKA SAPUTRA I GEDE CAKRA ., I GEDE CAKRA I Gede Ratnaya I Gede Sudirtha I Gst Lanang Agung Parwata I GUSTI AYU DARIYATI ., I GUSTI AYU DARIYATI I Gusti Ngurah Pujawan I Made Candiasa I MADE GEDE ARTA MAHARDIKA ., I MADE GEDE ARTA MAHARDIKA I Nyoman Natajaya I NYOMAN TRI PRAJA KENCANA ., I NYOMAN TRI PRAJA KENCANA I WAYAN PISKA YUDIAWAN ., I WAYAN PISKA YUDIAWAN I WAYAN SUKARYANA . Ida Ayu Reviena Damasanti Ika Mayani . Ikhtiari, Annisa ikka apriliasari Ismail, Nauval Syafiq Jurani . Kadek Devi Saras Patmawati . Kadek Hermayani Kadek Hermayani . Kadek Mirayanti . Kadek Onny Swastini Kadek Onny Swastini . Kadek Wedi Qinardy Kartini, Siluh Made Surya KETUT GEDE RAHADI DIANA PUTRA ., KETUT GEDE RAHADI DIANA PUTRA Khaeriyah Ramdani . Kiki Agus Winarsih . Komang Erna Astari . Komang Setemen KOMANG WIDIASTARI . LUH MERTASARI . Luh Puspaningsih . Luh Putu Sri Indra Partiwi . Made Diah Angendari Made Mahatmi Pradnya Pramita . MADE SURYADANA . Made Yustika Yani Milarika, Ni Putu Oka Muniah . NENI PEBRIYANA . Ni Kadek Budi Adnyani Ni Ketut Dewi Tara Dipa . Ni Ketut Suarni NI LUH MADE MERRIYANTHI ASMI . Ni Luh Sukaniti Ni Made Devi Meilasari . Ni Made Novi Indah Puspita Ni Made Oktasari Ni Made Oktasari . Ni Made Sari Rezeki . Ni Made Sri Mertasari Ni Made Suriani Ni Nyoman Dina Triana Dewi . Ni Putu Ayu Ari Anggarwati . Ni Putu Novi Darmini Ni Putu Veny Lismaharti . Ni Putu Veny Lismaharti ., Ni Putu Veny Lismaharti Ni Wayan Widya Sami . Nilam Sari . Nyoman Dantes Oktasari, Ni Made P. WAYAN ARTA SUYASA Paramartha, I Putu Gede Indra Prengki Gito Sudarsono Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA . PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A. . Putu Agus Mayuni Putu Ayu Dinda Deviyanti Putu Nada Widiya Purnashita . RATNA SARI DEWI . renianggraini renianggraini Rewo, Josep Marsianus Ririn Pebrianti . Rizki Ari Safitri . Sang Ayu Alit Wilantari . SANG AYU KETUT SUMARGI ., SANG AYU KETUT SUMARGI Sanjaya, Putu Dharma Sawitri, Ni Luh Sukaniti, Ni Luh Suryani Suryani Swastini, Kadek Onny Syifaullinnas Hs . Virnayanthi, Ni Putu Erna Surim Widad Azizah Yani, Made Yustika Yuliawan, Ketut Darma Yundari, Yundari