Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

ANALISIS KESEHATAN MASYARAKAT DI KABUPATEN PACITAN: REFLEKSI KAJIAN GARBOLOGY DALAM PERSPEKTIF SEMIOTIKA Zuniar Kamaluddin Mabruri; Hasan Khalawi
Jurnal Humaniora Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Humaniora
Publisher : LPPM Press STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui kesehatan masyarakat di Kabupaten Pacitan ditinjau dari perspektif analisis semiotik dan untuk mengetahui cara masyarakat di kabupaten Pacitan mengapresiasi hidupnya ditinjau dari garbology. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Prosedur yang digunakan pada penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) pra-Lapangan, meliputi: a) menyusun rancangan penelitian, b) memilih dan memanfaatkan informan, dan c) menyiapkan instrumen; 2) lapangan, meliputi: a) memahami dan memasuki lapangan, b) pengumpulan data; 3) pengolahan data, meliputi: a) reduksi data, b) display data, c) analisis, d) mengambil kesimpulan dan verifikasi, e) penyusunan narasi hasil. Berdasarkan kajian tentatif penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) industrial wastes berkontribusi besar terhadap sampah yang sulit terurai (plastik, botol, pembungkus fast food) yakni 65%; (2) sampah yang berasal dari industri besar (sampah yang sulit terurai di tanah) berkontribusi sebesar 75%; (3) terdapat kecenderungan perilaku pemicu obesitas masyarakat Pacitan berdasarkan kemunculan sampah produk susu yang signifikan yakni 42% (berdasarkan the food pyramid harus dikonsumsi secara hemat (Mayo Clinic and Dole Food Company, 2002) diikuti dengan meats and high protein foods; fats, oil, and sweets yakni sebesar 76%. Sehingga, Back to nature”/kembali kepada alam adalah solusi mengurangi sampah anorganik yang berasal dari industri dan masyarakat harus menjaga dan mengapresiasi kehidupan dengan mengkonsumsi makanan berlemak yang proporsional dan tidak berlebihan.
POTRET SOSIAL DALAM SEPULUH SAJAK REMY SYLADO DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Zuniar Kamaluddin Mabruri; Suminto A. Sayuti
LingTera Vol 2, No 1: May 2015
Publisher : Department of Applied Linguistics, Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.906 KB) | DOI: 10.21831/lt.v2i1.5412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur puisi dan potret sosial sepuluh sajak Remy Sylado. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk merelevansikan potret sosial masyarakat Indonesia dalam sepuluh sajak Remy Sylado dengan pembelajaran sastra di Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kumpulan puisi Kerygma Martyria karya Remy Sylado. Objek dalam penelitian ini adalah potret sosial dan relevansinya dengan pembelajaran sastra di SMA dalam sepuluh sajak Remy Sylado. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata yang termuat dalam sepuluh sajak Remy Sylado yang dipilih dengan menggunakan teknik sampel bertujuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pembacaan dan pencatatan. Teknik analisis data menggunakan pembacaan semiotika Michael Riffaterre dengan pendekatan sosiologi sastra Rene Wellek Austin Warren. Berdasarkan pembacaan semiotika terhadap sepuluh sajak Remy Sylado disimpulkan beberapa potret sosial masyarakat Indonesia yang meliputi (1) Potret Modernitas di Negara Indonesia yang terdapat dalam sajak “Zaman Azab“, “Di Atas Azab Pena Berpihak”, “Asap Telah Menutup Kota Perkasa” (2) Potret Kolonialisme dan Ekspansi kapitalisme yang terdapat dalam sajak “Origo Mali“, “Cenderamata”, “Uang” (3) Potret kota, Pembangunan, dan Kapitalisme yang terdapat dalam sajak “Pena”, “Pemain Kambing Hitam”, “Si Miskin”, dan “Apakah Negerinya Masih”. Potret sosial dalam sepuluh sajak Remy Sylado relevan dengan pembelajaran sastra di SMA. ______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ SOCIAL PORTRAIT IN TEN POEMS REMY SYLADO AND RELEVANCE TO LEARNING LITERATURE IN HIGH SCHOOL   Abstract This study aimed to describe the structure of the poem and the social portrait in ten poems Remy Sylado. In addition, this study also aimed to relevance of the social portrait of Indonesian society in Remy Sylado’s ten poems with learning literature in high school. Sources of data in this study include the subject adn object. Subject in this study are a collection of poems Kerygma Martyria written by Remy Sylado. Object in this study are a social potrait and relevance to learning literature in high school to ten poems Remy Sylado. The data in this study are words contained in Remy Sylado’s ten poems were selected using purposive sampling technique. Data collection techniques used in this study are reading and writing. Data analysis used Michael Riffaterre semiotic reading by using the sociological literature approach written by Rene Wellek Austin Warren. Based on the semiotic reading of the ten poems Remy Sylado it was discovered portrait Indonesian society which includes (1) Images of modernity in Indonesia contained in the poem "Zaman Azab", "Di Atas Azab Pena Berpihak", and "Asap Telah Menutup Kota Perkasa" (2) Portrait of colonialism and the expansion of capitalism contained in the poem "Origo Mali", "Cenderamata", and "Uang" (3) Images of the city, development, and capitalism contained in the poem "Pena","Pemain Kambing Hitam", "Si Miskin", and "Apakah Negerinya Masih". Social potrait in ten poems Remy Sylado relevance to learning literature in high school. Keywords: social portrait, ten poems Remy Sylado, semiotics, sociology of literature.
Majas dan Citraan dalam Kumpulan Puisi Blues Untuk Bonnie Karya W.S. Rendra dan Pemakaiannya zuniar kamaluddin mabruri; sri dwi ratnasari
Jurnal CULTURE (Culture, Language, and Literature Review) Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Aki

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to: (1) describe the use of figure of speech and the meaning form in a collection of poems Blues for Bonnie by WS Renda. (2) describe the form of the use of imagery and poetry in the set of meanings Blues for Bonnie by WS Renda. Techniques of data collection were done by using libraries, observation, and record. Data are in the form of words, phrases, and sentences in a collection of poems Blues for Bonnie by WS Renda. Sources of data in this study are primary data source in the form of five poems Blues for Bonnie published by Peacock Press, East Jakarta in 2008 and secondary data sources include journals, papers, and articles. Data analysis techniques in this study use a model of Riffatere semiotic readings (heuristic and hermeneutic reading). The results indicate that there are utilization of figure of speech and imagery in a collection of poems Blues for Bonnie by WS Rendra. Figure consists of (a) figure of speech metaphor, (b) figure of speech simile, (c) figure of speech personification, (d) figure of speech metonemia, and (e) sinedoki figure of speech. Figure of speech meaning and imagery in a collection of poems by WS Blues for Bonnie Renda is divided into two, namely (a) the meaning of figure of speech and (b) the meaning of the images in a collection of poems Blues for Bonnie by WS Renda. Figure of speech meaning covering, the social aspects of which moral deviation problem, the problem of poverty, politics, and religious aspects. As for the meaning of speech image includes, among others the social aspects of moral aberration problem, the problem of poverty, political, and religious aspects.  Keywords: figure of speech, imagery, poetry Blues for Bonnie, study stylistics
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV MELALUI PENERAPAN STRATEGI ROLE PLAYING SD N PLOSO 1 PACITAN: PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV MELALUI PENERAPAN STRATEGI ROLE PLAYING SD N PLOSO 1 PACITAN Zuniar Kamaluddin Mabruri; Ferry Aristya
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2017): NATURALISTIC: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.089 KB) | DOI: 10.35568/naturalistic.v1i2.10

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan menerapkan metode pembelajaran Role Playing pada siswa kelas IV SD Negeri Ploso 1, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Ploso 1 berjumlah 25 orang. Objek penelitian ini adalah keterampilan berbicara siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, rata-rata skor keterampilan berbicara yang diperoleh sebesar 76,41dan rata-rata persentase yang diperoleh sebesar 75,68%, berada pada kategori rendah. Pada siklus II, rata-rata skor keterampilan berbicara yang diperoleh sebesar 82 dan rata-rata persentase yang diperoleh sebesar 90,64% berada pada kategori tinggi. Peningkatan persentase dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 14.21%. Hal tersebut menunjukan bahwa telah terjadi peningkatan persentase keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Negeri Ploso 1. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD Negeri Ploso 1, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan tahun pelajaran 2016/2017.
Pengelolaan Bahasa Untuk Pembelajaran Di Indonesia Zuniar Kamaluddin Mabruri
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2021): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.176 KB) | DOI: 10.35568/naturalistic.v6i1.1609

Abstract

This study aims to understand language management for learning in Indonesia. The research method used is a qualitative method with the type of literature study. The results show that the State of Indonesia has carried out language management in relation to the recognition of existing languages and is regulating for the government in the context of the state and nation so that there is a triangular relationship between language and the state which is regulated by the government for the benefit of the nation. If the state has guaranteed the existence of a language as a whole, then a number of policies will emerge to guarantee the rights and obligations of each in managing the existing language. Policies are formulated in the form of rules known as regulations, to serve as joint guidelines between the government and speakers of existing languages.
Pembudayaan Membaca Nyaring bagi Guru dan Siswa Kelas Rendah di Sd Negeri Banaran 1 Ferry Aristya; Ayatullah M. Al Fath; Zuniar Kamaluddin Mabruri
Journal of Social Empowerment Vol. 1 No. 2 (2016): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.861 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan ini diharapkan memberikan kegunaan sebagai berikut: 1) mengoptimalkan kemampuan membaca nyaring guru dan siswa kelas rendah; 2) memaksimalkan halaman sekolah sebagai tempat membaca untuk menggantikan peran perpustakaan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut: 1) tahap persiapan meliputi kegiatan survei, penetapan lokasi dan sasaran kegiatan, 2) tahap pelaksanaan meliputi kegiatan pelatihan, 3) tahap akhir dan tindak lanjut meliputi penyusunan laporan kegiatan, evaluasi, dan penyusunan proyeksi. Urutan pelaksanaan pelatihan sebagai berikut: 1) penyampaian materi membaca nyaring, 2) Shared reading dan Guided Reading, 3) optimalisasi halaman sekolah. Metode yang diterapkan pada kegiatan adalah: 1) metode ceramah, dan 2) tanya jawab. Hasil kegiatan diharapan menjadi bentuk luaran sebagai berikut: 1) Guru dan siswa kelas rendah di SD Negeri Banaran 1 di Desa Banaran memiliki kemampuan membaca nyaring untuk memahami sebuah makna dalam bacaan, 2) SD Negeri Banaran 1 di Desa Banaran tersebut mampu memanfaatkan sarana yang ada dan mengoptimalkan halaman sekolah sebagai oase baca menggantikan perpustakaan.
Penerapan Puebi dalam Penulisan Karya Ilmiah bagi Guru di SMP Negeri 2 Gemolong Nimas Permata Putri; Zuniar Kamaluddin Mabruri
Journal of Social Empowerment Vol. 2 No. 2 (2017): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.181 KB)

Abstract

Bahasa Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat sebagai dampak kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Penggunaannyapun semakin luas dalam beragam ranah pemakaian, baik secara lisan maupun tulis. Oleh karena itu, kita memerlukan buku rujukan yang dapat dijadikan pedoman dan acuan berbagai kalangan pengguna bahasa Indonesia, terutama dalam pemakaian bahasa tulis, secara baik dan benar. Sehubungan dengan itu, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menerbitkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Pedoman ini disusun untuk menyempurnakan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (PUEYD). Kompetensi guru merupakan perpaduan antara kemampuan personal, keilmuan, teknologi, sosial, dan spiritual yang secara kafah membentuk kompetensi standar profesi guru. Kemampuan personal yang diharapkan salah satunya adalah menulis karya ilmiah yang terpubilkasi di perpustakaan, media cetak atau elektronik yang diakui. Terpenuhinya publikasi ilmiah akan menjadi salah satu tolak ukur profesionalitas guru. Untuk itu, guru perlu ditingkatkan kompetensinya dalam menulis karya ilmiah melalui teknik pemodelan dalam kegiatan pelatihan atau pada diklat yang sudah terprogram. Tujuan awal dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan bagi guru-guru di SMP Negeri 2 Gemolong dalam memahami PUEBI dalam penulisan karya ilmiah. Acara ini mendapat antusias positif yang terlihat melalui banyaknya peserta yang mengikuti dan Bapak dan Ibu guru yang sudah menyiapkan banyak pertanyaan terkait penerapan PUEBI dalam penulisan karya ilmiah.
Pelatihan Pidato bagi Karang Taruna Desa Kweni sebagai Salah Satu Alternatif Melatih Keberanian Berbicara Aruwiyantoko, Anggit; Mabruri, Zuniar Kamaluddin
Journal of Social Empowerment Vol. 8 No. 2 (2023): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jse.2023.8.2.4

Abstract

Pada dasarnya, bahasa Indonesia masih menjadi salah satu pelajaran yang menakutkan bagi peserta didik terlebih lagi jika harus berbicara di depan umum, tak terkecuali bagi anggota karang taruna yang berusia remaja. Sebagian beranggapan bahwa kualitas bahasa mereka tidak bagus, mereka malu jika orang lain mentertawakan kekeliruan mereka, dan lain sebagainya. Oleh karena itu diperlukan pembimbingan secara intensif agar menumbuhkan keberanian dan ketrampilan mereka ketika berbicara di depan umum. Mempelajari bahasa Indonesia tidak hanya dalam bentuk materi ataupun ujian dalam bentuk soal tetapi juga dapat diwujudkan dengan memperdalam keterampilan melalui pelatihan dan dalam hal ini adalah pelatihan berpidato dalam bahasa Indonesia atau istilah lain menyebutkan public speaking. Sasaran dalam kegiatan ini adalah anggota karang taruna di  Desa  Kweni.  Metode  pelaksanaan  kegiatan  adalah  demonstrasi  dan  praktik. Hasil  dari  kegiatan  ini  berjalan  dengan  lancar,  aman  dan  tertib.  Para anggota karang taruna sangat semangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan ini. Dengan adanya   kegiatan   ini   diharapkan   mampu   melatih dan meningkatkan keberanian serta keterampilan anggota karang taruna dalam berbicara di hadapan orang banyak.
Risalah Religiusitas Remy Sylado dalam Kumpulan Sajak Kerygma & Martyria Zuniar Kamaluddin Mabruri
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan struktur puisi dalam kumpulansajak Kerygma & Martyria karya Remy Sylado, (2) Mendeskripsikan makna risalahreli giusitas dalam kumpulan sajak Kerygma & Martyria karya Remy Sylado denganpen dekatan semiotik. Adapun puisi-puisi yang disajikan dalam penelitian ini yaitu: “Zaman Azab”, “Karya Lukisan”, “Menghitung Ufuk”, “Ketika Mata Dipejamkan”,“Kristen-Islam”. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan modelpembacaan semiotika Riffatere (pembacaan heuristik dan hermeneutik) dan semiotikaPierce (dengan ikon, indeks, dan simbol). Berdasarkan pembacaan semiotika terhadapkumpulan puisi Kerygma & Martyria karya Remy Sylado ditemukan risalah religiuspenyair yang meliputi (1) Risalah religiusitas terhadap potret kehidupan manusia terlihatdalam puisi “Zaman Azab” (2) Risalah religiusitas untuk mengilhami Kebesaran-Nyaterlihat dalam puisi “Karya Lukisan” dan “Menghitung Ufuk” (3) Risalah religiusitasterhadap hakikat manusia terlihat dalam puisi “Ketika Mata Dipejamkan” (4) Risalahreligiusitas terhadap sikap saling menghargai perbedaan beragama (Pluralisme) terlihatdalam puisi “Kristen-Islam”.
Penanaman Nilai Kepahlawanan dalam Pembelajaran IPS Sekolah Dasar di Gugus Teuku Umar Ferry Aristya; Ayatullah Muh Al Fath; Zuniar Kamaluddin Mabruri
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui cara guru dalam menanamkan nilaikepahlawanan dalam pembelajaran IPS; (2) penyusunan rencana pelaksanaanpembelajaran (RPP) IPS untuk penanaman nilai kepahlawanan SD. Populasi penelitianini adalah semua guru sekolah yang berada di Gugus Teuku Umar KecamatanKalijambe Kabupaten Sragen yang tersebar di 7 Sekolah Dasar. Teknik pengambilansampel dalam penelitian ini menggunakan metode sensus. Data dikumpulkan melaluikuesioner dalam bentuk wawancara, observasi dan studi dokumentasi, analisis datanyadengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa caramenanamkan nilai kepahlawanan dalam pembelajaran IPS SD di Gugus Teuku Umar Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen dilakukan dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan sehari-hari yang dapat menumbuhkan nilai kepahlawanan, penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) IPS untuk penanaman nilai kepahlawanan SD diDaerah Gugus Teuku Umar Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen disesuaikan dengankurikulum yang ada. Lebih dari itu, nilai-nilai kepahlawanan ditanamkan melalui; (1)pembelajaran sejarah atau IPS; (2) kegiatan ekstra kurikuler pramuka, 3) upacara bendera setiap hari Senin, (4) upacara Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI, (5) upacaraPeringatan Hari Pahlawan, 6) Mengadakan kegiatan ke Museum Perjuangan, (7) studi ke tempat bersejarah, 8) Menyediakan buku-buku sejarah atau IPS, (9) pemasnagan gambar-gambar pahlawanan nasional, (10) kegiatan pembiasaan tentang kedisiplinan siswa; dan (11) daftar pelanggaran yang dilakukan siswa