Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

KONSOLIDASI POTENSI PEMBANGUNAN: STUDI TENTANG PENANGANAN KEMISKINAN DI KECAMATAN MUARA MUNTAI-KUTAI KARTANEGARA Sonny Sudiar
Jurnal Paradigma (JP) Vol 4, No 2 (2015): JURNAL PARADIGMA
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.334 KB) | DOI: 10.30872/jp.v4i2.408

Abstract

The implementation of development program is a reality must be conducted by the local government in Indonesia, including Kutai Kartanegara. Unfortunetly, implemented development not always produces social welfare as it does. It sometimes creates poverty and environment degradation. Poverty has becomes undeniable social problem. It was also happen in Kutai Kartanegara, poverty problem still need a serious attention by government. This article was intented to explain the cause factors of poverty in sub-district Muara Muntai Kutai Kartanegara, furthermore it investigates about the handling method. The results show that there  were three causes of poverty: structural factor, natural factor, and cultural factor. To handle poverty problem the government was implementing human empowerment strategy and consolidate the development potency.
Keamanan Kemasyarakatan Dalam Pembangunan Kawasan Perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Utara Sonny Sudiar Sudiar; Andi Purnawarman Purnawarman
Jurnal Paradigma (JP) Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v11i2.9518

Abstract

This study aims to explore the societal security as a new approach of country’s border area development policy. The concept of societal security is becoming an important topic when it relates to the development of border area. Indonesia shares the borderline with Malaysia in North Kalimantan Province. However, the condition of residents in that area is marked with severe underdevelopment. Responding to the issue, Indonesian border development policy began to adopt simultaneously economic approach and environmental approach besides the traditional security approach which emphasizing military presence in the border area in order to boost the economy and increase the prosperity of the border area residents. This study is a field research (conducted at Krayan, Indonesia and Ba’kelalan, Malaysia) and qualitative approach was applied. Data obtained through participant observation and in-depth interview to several informants. Data was analyzed using descriptive method with emphasizing in data segmentation process. The result suggest that Indonesian government needs to include the societal security approach in the policy as the people who live in the border area have their unique customs and traditions (as their identity) that could be at odds with current policy. In addition, it was noticed that the adoption of societal security approach will complete the picture of North Kalimantan border area policy and could go hand in hand with other approaches as a country’s border area development program.
Implikasi social mapping terhadap human security di kampung Gurimbang Sonny Sudiar; Rahmah Daniah; Aisyah Aisyah; Andi Purnawarman; Nur Azizah
FORUM EKONOMI Vol 25, No 1 (2023): Januari
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v25i1.12682

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan pemetaan sosial di Kampung Gurimbang (Berau). Konsep keamanan manusia menjadi topik penting ketika berkaitan dengan pemetaan sosial. Menyikapi persoalan tersebut, dokumen pemetaan sosial merupakan dokumen yang sangat penting, karena merupakan data baseline kondisi masyarakat dan aktor-aktor yang perlu dikelola. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan pendekatan kualitatif yang diterapkan. Data diperoleh melalui observasi partisipan dan wawancara mendalam kepada beberapa informan. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif dengan penekanan padaproses data segmenta tion.  Hasil pemetaan jejaring sosial Kampung Gurimbang menunjukkan adanya interaksi yang saling melengkapi antar aktor. Hubungan komplementer ini dapat dilihat di hampir setiap lini interaksi antara individu, kelompok dan institusi.
Pengembangan kawasan perbatasan negara di Apou Kayan Sonny Sudiar; Natasya Aurelia; Andi Purnawarman; Aisyah Aisyah; Rahmah Daniah
Inovasi : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Vol 19, No 1 (2023): Februari
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v19i1.12121

Abstract

Salah satu gagasan penting dalam pembangunan wilayah perbatasan negara adalah dengan upaya melakukan pemekaran wilayah perbatasan tersebut sebagai sebuah Daerah Otonom Baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan beberapa Kecamatan di wilayah Apou Kayan dimekarkan menjadi Daerah Otonomi Baru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemekeran wilayah DOB Apou Kayan merupakan sebuah upaya yang perlu dilakukan untuk melindungi kepentingan nasional Indonesia di kawasan-kawasan perbatasan, dan memperkuat daya saing ekonomi Indonesia secara global, serta untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik di wilayah perbatasan khususnya di wilayah Apou Kayan. Karena kawasan perbatasaan pada hakikatnya memiliki arti yang sangat vital dan strategis bagi Indonesia, paling tidak jika dilihat dari tiga sudut pandang, yaitu:  pertahanan-keamanan, ekonomi-perdagangan, dan sosial-budaya. Merujuk pada kondisi tersebut maka penelitian ini merekomendasikan bahwa mengingat letak geografis wilayah Apou Kayan yang berbatasan langsung dengan wilayah perbatasan negara tetangga Malaysia maka pemerintah pusat dianggap penting untuk memberikan pengaturan khusus terkait dengan penataan ruangnya, sehingga dapat dimekarkan sebagai Daerah Otonomi Baru.
Penerapan Teori Akad IMBT (Ijarah Muntahiyah Bit Tamlik) atas Lahan Mangga Guna Penguatan Legalitas dan Pengembangan Eduwisata Noor Hasan, Dony Burhan; Endriyati, Enni; Sudiar, Sonny
FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 27 No. 3 (2025): Juli
Publisher : FEB Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v27i1/3565

Abstract

Penelitian ini membahas IMBT sebagai tawaran pengembangan Ekowisata di desa Morkepek Labang Bangkalan Madura serta bagaimana impikasi konsep IMBT sebagai pijakan dalam menjawab permaslahan yang ada dilapangan khususnya pada sewa menyewa lahan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan sifat penelitiannya adalah deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara lengkap terhadap mungkinya model penerapan konsep IMBT pada eduwisata secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan legalitas usaha eduwisata dan tidak tersertifikatnya lahan menjadi kendala utama bagi implementasi akad IMBT pada lokasi eduwisata tersebut. Di samping itu, kurangnya pemahaman masyarakat sekitar pemilik lahan terhadap motivasi awal dan eksistensi eduwisata bagi kemaslahatan masyarakat setempat menjadi kendala lainnya. Oleh karena itu, perlu adanya diskusi dan sosialisasi yang masif agar hal ini bisa mendatang maslahat yang lebih banyak lagi. Oleh karena itu segala faktor, baik itu yang mendukung maupun yang menghambat perlu diidentifikasi dengan segera, supaya dapat dicarikan langkah-langkah yang solutif dalam upaya pengembangan eduwisata ini
How Javanese Culture Shaping Political Ideology (Case Study of the People in Yogyakarta) Nofrima, Sanny; Sudiar, Sonny; Purnomo, Eko Priyo
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v9i2.500

Abstract

The original Javanese culture of the communities in Java has been running for decades, meaning that this culture has been very rich in elements of universal culture such as the system of social organization, knowledge, arts, religion, and language. Ngayogyakarta Hadiningrat Palace plays an essential role as the center and cultural resource owned by the city of Yogyakarta; one of the areas that are still famous for its cultural guardians, traditions, and behaviors of an ancestor. This research used qualitative methods to obtain data through literature reviews and interviews. Literature review and interview results then became analytical material and adapted to the existing frame of thought as a result of the library studies conducted at the beginning. Then after the analysis process was completed, the results were obtained. This research revealed that the Javanese culture in the people of Yogyakarta affected the political ideology because when speaking about Javanese culture, three aspects cannot be separated in the Javanese community, especially Yogyakarta, Javanese culture, Belief, and religion. A contest will always be syncretism, cannot be constantly intact on assimilation, and acculturation is even alienated (to be drawn). As long as the Javanese people still exist, the Javanese culture will remain alive and develop when the relics of letters, dialectics, and cultures still exist.
Dampak Pemajuan Kebudayaan terhadap Pembangunan Ekonomi di Kawasan Perbatasan Mahakam Ulu Sudiar, Sonny; Anggraini, Yayuk; Fathurrachmi, Enny; Purnawarman, Andi; Faisa, M. Faris Firjatullah; Al Ayubi, Muhammad Ridho
FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 27 No. 1 (2025): Januari
Publisher : FEB Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v27i1.2661

Abstract

Wisata budaya, yang menarik wisatawan dari seluruh dunia, membuka peluang ekonomi baru bagi penduduk setempat. Pertumbuhan budaya juga mendorong solidaritas sosial dan ketahanan komunitas, yang penting untuk kesuksesan ekonomi jangka panjang. Dengan meningkatkan kebanggaan dan identitas budaya, komunitas dapat bekerja sama untuk mengatasi tantangan dan mencapai tujuan bersama. Rasa kebersamaan dan solidaritas ini dapat membantu membangun komunitas yang lebih kuat dan lebih tangguh. Pada akhirnya, kemajuan budaya dapat membuka prospek ekonomi baru dan masa depan yang lebih berkelanjutan bagi komunitas adat di wilayah perbatasan Mahakam Ulu. Studi ini menyoroti kurangnya fasilitas untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya fisik di Kabupaten Mahakam Ulu, dengan manuskrip dalam kondisi buruk. Digitalisasi digunakan untuk pelestarian, tetapi ahli diperlukan untuk pemahaman jangka panjang. Peraturan daerah dapat melindungi warisan budaya dan mendorong adaptasi. Mempromosikan budaya Mahakam Ulu melibatkan kegiatan tahunan, kebijakan peraturan daerah, dan materi yang lengkap dalam kurikulum sekolah
Implikasi social mapping terhadap human security di kampung Gurimbang Sudiar, Sonny; Daniah, Rahmah; Aisyah, Aisyah; Purnawarman, Andi; Azizah, Nur
FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 25 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v25i1.12682

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan pemetaan sosial di Kampung Gurimbang (Berau). Konsep keamanan manusia menjadi topik penting ketika berkaitan dengan pemetaan sosial. Menyikapi persoalan tersebut, dokumen pemetaan sosial merupakan dokumen yang sangat penting, karena merupakan data baseline kondisi masyarakat dan aktor-aktor yang perlu dikelola. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan pendekatan kualitatif yang diterapkan. Data diperoleh melalui observasi partisipan dan wawancara mendalam kepada beberapa informan. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif dengan penekanan padaproses data segmenta tion.  Hasil pemetaan jejaring sosial Kampung Gurimbang menunjukkan adanya interaksi yang saling melengkapi antar aktor. Hubungan komplementer ini dapat dilihat di hampir setiap lini interaksi antara individu, kelompok dan institusi.
Pengembangan kawasan perbatasan negara di Apou Kayan Sudiar, Sonny; Aurelia, Natasya; Purnawarman, Andi; Purnawarman, Aisyah
INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Vol. 19 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v19i1.2455

Abstract

Salah satu gagasan penting dalam pembangunan wilayah perbatasan negara adalah dengan upaya melakukan pemekaran wilayah perbatasan tersebut sebagai sebuah Daerah Otonom Baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan beberapa Kecamatan di wilayah Apou Kayan dimekarkan menjadi Daerah Otonomi Baru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemekeran wilayah DOB Apou Kayan merupakan sebuah upaya yang perlu dilakukan untuk melindungi kepentingan nasional Indonesia di kawasan-kawasan perbatasan, dan memperkuat daya saing ekonomi Indonesia secara global, serta untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik di wilayah perbatasan khususnya di wilayah Apou Kayan. Karena kawasan perbatasaan pada hakikatnya memiliki arti yang sangat vital dan strategis bagi Indonesia, paling tidak jika dilihat dari tiga sudut pandang, yaitu:  pertahanan-keamanan, ekonomi-perdagangan, dan sosial-budaya. Merujuk pada kondisi tersebut maka penelitian ini merekomendasikan bahwa mengingat letak geografis wilayah Apou Kayan yang berbatasan langsung dengan wilayah perbatasan negara tetangga Malaysia maka pemerintah pusat dianggap penting untuk memberikan pengaturan khusus terkait dengan penataan ruangnya, sehingga dapat dimekarkan sebagai Daerah Otonomi Baru
Identity securitization of local communities in the capital region nusantara Sudiar, Sonny; Rauf, Abdul; Kurnia, Mahendra Putra; Helza, Zenobia Zalfanda
INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Vol. 19 No. 4 (2023): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v19i4.2484

Abstract

The study explores the security and securitization of indigenous peoples in Indonesia, highlighting the diverse ethnic groups and potential cultural erosion due to development. It aims to provide policy ideas for preserving their identity in the IKN Indonesia area. This qualitative field research in the IKN area of North Penajam Paser Regency, East Kalimantan Province, uses primary and secondary data to understand the situation of indigenous peoples. Data collection includes participant observation and in-depth interviews, while analysis uses a descriptive method. The Indonesian government should integrate societal security into its policies and strategies for the development of the IKN area, focusing on the collectivity of the Paser Balik community's identity. This is a form of state responsibility to ensure the community's existence, sustainability, and identity