Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

IMPLEMENTASI BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA (BLT-DD) DESA KARANG AGUNG, TANJUNG PALAS UTARA, BULUNGAN, KALIMANTAN UTARA TAHUN 2021-2023 Nurdiansah, Toha; Permatasari, Ane
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 1 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i1.15168

Abstract

Bantuan Langsung Tunai (BLT) merupakan salah satu program jaminan sosial yang paling populer di Indonesia dengan beragam manfaat dan kendalanya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui implementasi program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau BLT DD oleh Pemerintah Desa Karang Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini digunakan indikator untuk menjadi tolok ukur keberhasilan program yang sedang berjalan seperti efiesiensi, efektivitas, pemerataan, kecukupan, responsifitas, dan ketetapan. Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Karang Agung telah berhasil dengan baik dalam melaksanakan program ini di wilayahnya. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya cara yang paling efektif dan efisien berupa pelibatan Masyarakat dalam proses penyaluran sehingga meminimalisasi terjadinya gejolak di Masyarakat. Kata kunci: Implementasi; Program; BLT-DD; Desa
PEMILIH CERDAS: UPAYA KPU KABUPATEN BANTUL DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN POLITIK PEMILIH PEMULA MELALUI PEMILIHAN KETUA OSIS Stevinova, Muhammad Alvin; Permatasari, Ane
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.18861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peranan Komisi Pemilihan Umum  KPU Kabupaten Bantul Dalam Meningkatkan Pendidikan Politik Pemilih Pemula melalui Ketua OSIS supaya menjadi Pemilih Cerdas berbagai upaya untuk meningkatakan Generasi Z cerdas dalam memilih para pemimpinnya serta melek politik dan demokrasi di Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif penelitian yang dilakukan dengan cara menelusuri dan menelaah serta menganalisis sumber-sumber kepustakaan. Penelitian ini pun menggunakan bahan primer, yaitu bahan hukum, wawancara, observasi serta dokumentasi. Selain itu penelitian ini didukung juga menggunakan bahan sekunder seperti jurnal dan buku-buku yang relevan serta sumber hukum Peraturan KPU, Keputusan KPU, arsip data KPU. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendikan politik melalui Pemilihan Ketua OSIS (PEMILOS) serentak untuk meningakatkan pemilih pemula yang cerdas ini sangat berpengaruh dalam meningkatkan kesadaran terkait politik di daerah ataupun sistem demokrasi yan ada di Bantul. Sehingga kesimpulannya dengan adanya pendidikan politik dan melakukan berbagai sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran pemilih pemula dalam pentingnya partisipasi dan pendidikan politik generasi Z karena yang akan memimpin dan membuat kebijakan publik di Bantul pada tahun 2045.
Pendampingan Pembentukan Posyandu Remaja Di Kalurahan Jogotirto Kapanewon Berbah Permatasari, Ane; Widowaty, Yeni; Walinegoro, Bhakti Gusti
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 8, No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v8i2.8608

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Jogotirto ini bertujuan untuk membantu Karang Taruna dalam mendirikan Posyandu Remaja Jogotirto. Remaja Jogotirto memiliki tiga masalah utama terkait dengan perilaku hidup sehat yaitu kurangnya pemahaman remaja tentang masalah kesehatan reproduksi dan hidup sehat, kecanduan penggunaan media sosial untuk kegiatan yang mengganggu kesehatan, dan tidak adanya wadah bagi remaja untuk mempelajari dan mendiskusikan masalah kesehatan secara teratur. Pengabdian ini dilakukan dengan beberapa kegiatan antara lain penyuluhan/sosialisasi cara menjaga kesehatan reproduksi dan hidup sehat bagi remaja, pelatihan penggunaan media sosial bagi remaja, dan pendirian Posyandu Remaja. Hasil dari pengabdian ini adalah remaja di Jogotirto dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara mandiri dan terbentuknya Posyandu Remaja Jogotirto. Secara keseluruhan pelayanan dapat terlaksana dengan baik. Namun, beberapa kendala menyebabkan pelatihan penggunaan media sosial tidak dilaksanakan. Kegiatan ini sudah masuk dalam rencana tindak lanjut program pengabdian ini.
KETAHANAN KELUARGA SEBAGAI INTERVENSI SOSIAL DALAM KRISIS KESEHATAN MENTAL ANAK MUDA Permatasari, Ane; Puspitosari, Warih Andan; Savitri, Galuh Shafira
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v6i2.1008

Abstract

Krisis kesehatan mental di kalangan anak muda menjadi isu serius yang terus meningkat, terutama pasca pandemi COVID-19. Ketahanan keluarga (family resilience) berperan penting sebagai faktor protektif dalam merespons tekanan psikososial yang dialami remaja. Artikel ini memaparkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan keluarga melalui edukasi dan sosialisasi kepada kader Aisyiyah di Kapanewon Sewon, Bantul. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan melibatkan berbagai stakeholder, seperti lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta organisasi perempuan. Program ini meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi medis, penyuluhan, serta pemberian hibah alat kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya ketahanan keluarga dalam menjaga kesehatan mental generasi muda. Kolaborasi lintas sektor serta pelibatan komunitas menjadi kunci keberhasilan program intervensi sosial ini.
Analisis Peran Grup “Info Cegatan Jogja” dalam Upaya Penyelesaian Permasalahan Tarif Parkir “Nuthuk” di DIY Miftahul Ahsan, Muhammad; Permatasari, Ane
Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 22 No 2 (2023)
Publisher : Laboratorium Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/njip.v22i2.562

Abstract

Info Cegatan Jogja (ICJ) group or community has an important role in the lives of the people of Yogyakarta as a place to discuss, interact, and convey aspirations through social media posts. Of the various types of posts in ICJ, one of the posts that is still often found is posts related to the issue of "Nuthuk" parking rates in DIY. The frequent occurrence of this problem is one of the interesting things to be researched and studied. Therefore, this research aims to analyze the role of the ICJ group itself in efforts to solve the "Nuthuk" parking tariff problem. In conducting the research, a descriptive qualitative method and case study approach were used. The results of this study found the fact that the "Info Cegatan Jogja" group has not had an effective role in efforts to resolve the problem of "Nuthuk" parking rates in DIY. Based on the results of interviews with ICJ managers, ICJ once had a strong role in influencing policy before the Covid-19 pandemic. After the pandemic, the function of ICJ itself began to shift only as a forum for exchanging ideas and interacting, not to produce a policy input or policy brief. This has an impact on the role of ICJ which currently tends to focus on community information centers only.
SINERGITAS PEMERINTAH, SWASTA DAN CIVIL SOCIETY DALAM MEWUJUDKAN KOTA LAYAK ANAK DI KOTA YOGYAKARTA Siskasari, Agista; Darumurti, Awang; Permatasari, Ane
Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan (JPK) Vol. 1 No. 3 (2020): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jpk.v1i3.11203

Abstract

Kota Layak Anak merupakan kabupaten/kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak. untuk mewujdukan Kota Layak Anak diperlukan Collaborative Governance melalui keterlibatan pemerintah, swasta dan civil society untuk bersama-sama mengupayakan pemenuhan hak anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses Collaboratuve Governance dalam pelaksanaan program Kampung Ramah Anak (KRA) dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Kampung Ramah Anak RW 07 Pakuncen telah melibatkan pemerintah, swasta dan civil society dalam melaksanakan program Kampung Ranah Anak (KRA).
Dari Narasi ke Akuntabilitas: Komunikasi Pemimpin Perempuan dalam Membangun Kepercayaan Publik Ane Permatasari
JURNAL ILMIAH RESEARCH AND DEVELOPMENT STUDENT Vol. 4 No. 1 (2026): Februari : Jurnal Ilmiah Research and Development Student
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jis.v4i1.1615

Abstract

Penelitian ini berangkat dari tantangan kepemimpinan perempuan dalam sektor publik, di mana pemimpin perempuan sering kali dihadapkan pada beban ganda: tidak hanya dituntut menghasilkan kebijakan yang akuntabel, tetapi juga membangun kepercayaan publik di tengah stereotip gender. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh pemimpin perempuan dalam mentransformasikan narasi kepemimpinan menjadi praktik akuntabilitas yang mampu meningkatkan kepercayaan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada tiga pemimpin perempuan di tingkat pemerintahan daerah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin perempuan mengandalkan model komunikasi dialogis dan transparan, yang mencakup tiga pola utama: (1) narasi empatik untuk membangun kedekatan emosional dengan publik, (2) komunikasi partisipatif melalui forum warga dan media sosial, serta (3) pelaporan kinerja secara berkala sebagai wujud akuntabilitas vertikal dan horizontal. Temuan ini juga mengungkap bahwa konsistensi antara narasi lisan dan tindakan nyata menjadi faktor penentu utama kepercayaan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi kepemimpinan perempuan yang berbasis pada kejujuran, keterbukaan, dan keterlibatan publik mampu mengubah narasi menjadi akuntabilitas yang substantif. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pelatihan komunikasi publik berbasis gender dan penguatan mekanisme umpan balik warga dalam sistem pemerintahan daerah.