Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PEMILIHAN SUPPLIER KOPI DI UMKM X DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Kholidasari, Inna; Sundari, Susanti; Mufti, Dessi; Setiawati, Lestari; Buana, Nopi Hari
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol. 5 No. 2 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i2.y2022.p106-113

Abstract

UMKM X memiliki kendala dalam mendapatkan supplier dengan bahan baku kopi tumbuk dengan kriteria yang diinginkan sehingga perlu menentukan kriteria pemilihan supplier bahan baku biji kopi dengan menerapkan metode Analytical Hierarchy Process sekaligus mengukur supplier terbaik berdasarkan performa supplier dan penentuan supplier pemasok bahan baku terpilih sebagai tujuan dari penelitian ini dilakukan. Sehingga didapatkan hasil mengenai 5 (lima) kriteria yang ditentukan berupa harga, kualitas, respon supplier, ketepatan pengiriman dan pemenuhan order. Dan hasil analisa menunjukkan Eigen vektor terbesar pada kriteria pengiriman (0.33), kemudian kriteria kualitas (0.29), kemampuan order (0.17), kriteria harga (0.15), dan respon supplier (0.07). Ketepatan pengiriman adalah kriteria yang dipentingkan oleh perusahan demi lancarnya bahan baku. Supplier dengan nilai performa tertinggi adalah CV. C dengan nilai 2.711. Dari hasil perhitungan maka disarankan perusahan sebaiknya memilih CV. C sebagai supplier bahan baku kopi.
INOVASI KONSEP ZERO WASTE PADA KELOMPOK PENGOLAH IKAN DI KELURAHAN PASIA NAN TIGO KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG Yusra, Yusra; Ulfah, Maria; Mufti, Dessi
Jurnal Vokasi Vol 5, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v5i2.2304

Abstract

Sentra Pengolahan Perikanan Pasia Nan Tigo (SP3N) merupakan unit pengolahan ikan (UPI) yang berada Kelurahan Pasia Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Ikan yang dominan diolah di SP3N ini adalah ikan teri kering (tawar dan asin). Mitra yang menjadi sasaran dari kegiatan PKM ini adalah nelayan pengolah ikan yang terdapat di SP3N yang berjumlah 20 orang. Metode yang dilakukan dalam PKM ini adalah penyuluhan dalam bentuk sosialisasi, pelatihan dan praktek langsung yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam bidang teknologi pengolahan limbah perikanan. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini adalah: 1) Persiapan sosialisasi kegiatan, 2) Penyuluhan dan pelatihan tentang: teknologi pengolahan limbah perikanan menjadi pupuk organik cair (POC), pembuatan tepung ikan, pengolahan petis, mpek mpek, aplikasi POC pada tanaman sayur (bayam dan caisim), teknologi pengemasan dan manajemen sederhana. 3) Pendampingan terhadap kualitas produk yang dihasilkan dan 4) Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat
Relayout dan Pengurangan Waktu Siklus sebagai Solusi Peningkatan Produktivitas UMKM Pembuatan Minuman Herbal KUPS Etnobotani melalui Kegiatan Pengabdian Mufti, Dessi; Amelia Amir; Zulfadli; Heru Alimudin Yahya; Muhammad Rizky Deaz Ramadhan
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.6087

Abstract

This community service program was designed to optimise of the flow materials, intermediate products, and finished products in the herbal drink processing enterprise managed by the Social Forestry Business Group Padusi Etnobotani in Lambung Bukit, Batu Busuak, Padang City. The intervention sought to shorten the workflow, reduce waiting time, and enhance both work convenience and labour productivity. Activities comprised structured counselling and hands-on mentoring on facility layout improvement in a production kitchen measuring four by two point five metres. The stages included mapping the production sequence using a process flow diagram, measuring the time and distance of material handling, analysing activity relationships, redesigning the facility layout, and designing a multifunction workbench for washing, draining, and cutting raw materials. The initial assessment revealed an elongated process flow with four material transfers, backtracking movements, and a non-hygienic washing area located outside the production room. Implementation of the proposed layout consolidated all main activities within a single room, eliminated backtracking, reduced transportation time from 50 to 10 minutes, and decreased cycle time from 760 to 720 minutes. These improvements enhanced hygiene conditions, ergonomic comfort, and the potential output per production period, thereby strengthening the competitiveness and sustainability of the herbal drink enterprise based on protected forest resources.