Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Kelengkeng (Dimocarpus longan) terhadap Staphylococcus aureus Multiresisten Antibiotik Yuliani, Ratna; Nursyahbani, Mia
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resistensi atau kekebalan bakteri terhadap antibiotik telah menjadi ancaman global. Jika masalah ini tidak segera diatasi, jutaan orang berisiko meninggal setiap tahun akibat infeksi bakteri resisten. Salah satu bakteri yang diprioritaskan oleh World Health Organisation (WHO) untuk segera ditemukan antibakterinya adalah Staphylococcus aureus resisten metisilin. Untuk mencegah tingginya angka kematian akibat bakteri resisten, masalah resistensi ini harus segera ditanggulangi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengeksplorasi tanaman untuk menemukan senyawa yang mampu melawan bakteri resisten. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun kelengkeng (Dimocarpus longan) dan fraksi-fraksinya terhadap S. aureus multiresisten antibiotik. Penelitian dilakukan dengan mengekstraksi senyawa dari daun kelengkeng menggunakan etanol 70%, kemudian ekstrak difraksinasi menggunakan heksan, etil asetat, dan air. Staphylococcus aureus diuji sensitivitasnya terhadap antibiotik sefoksitin, vankomisin, dan linezolid. Aktivitas antibakteri ekstrak dan fraksinya diuji menggunakan metode difusi disk. Senyawa yang terkandung dalam fraksi etil asetat diidentifikasi menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT) sedangkan senyawa aktif antibakteri ditentukan menggunakan metode bioautografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa S. aureus bersifat resisten terhadap sefoksitin, vankomisin, dan linezolid. Ekstrak etanol daun kelengkeng, fraksi air, fraksi heksan, dan fraksi etil asetat mampu menghambat pertumbuhan S. aureus multiresisten antibiotik dengan fraksi etil asetat menunjukkan aktivitas tertinggi. Hasil KLT menunjukkan bahwa fraksi etil asetat mengandung senyawa flavonoid, fenolik, dan alkaloid sedangkan senyawa aktif antibakteri belum dapat ditentukan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa daun kelengkeng mempunyai aktivitas antibakteri terhadap S. aureus multiresisten antibiotik dan berpotensi untuk dieksplorasi lebih lanjut sebagai upaya untuk mengatasi resistensi bakteri.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI BEBERAPA EKSTRAK TANAMAN TERHADAP Escherichia coli RESISTEN ANTIBIOTIK Yuliani, Ratna; Prasetyo, Muhammad Nur; Liberitera, Sternatami
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri beberapa ekstrak tanaman dan mengidentifikasi senyawa aktif antibakteri terhadap Escherichia coli resisten antibiotik. Rimpang lengkuas (Alpinia galanga), biji pala (Myristica fragrans), kayu secang (Caesalpinia sappan), bunga cengkeh (Syzygium aromaticum), umbi bawang putih (Allium sativum), daun papaya (Carica papaya), daun sirih (Piper betle), daun kemangi (Ocimum sanctum), kulit biji jambu mete (Anacardium occidentale), dan daun jambu mete diekstraksi menggunakan penyari etanol 96% dengan metode maserasi. Uji aktivitas antibakteri ekstrak dilakukan dengan metode difusi disk. Kromatografi lapis tipis dan bioautografi dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif antibakteri. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan adanya zona hambat di sekitar disk yang mengandung ekstrak. Hal ini mengindikasikan bahwa semua ekstrak mampu menghambat pertumbuhan E. coli resisten antibiotik. Ekstrak bunga cengkeh mempunyai aktivitas antibakteri tertinggi dengan senyawa aktif eugenol. Ekstrak bunga cengkeh berpotensi dikembangkan sebagai agen antibakteri untuk melawan E. coli resisten antibiotik.
PEMBENTUKAN STRUKTUR SEL TIGA DIMENSI (3D) PADA SEL MCF-7 UNTUK PENGUJIAN SITOTOKSIK Sukmawati, Anita; Yuliani, Ratna; Aini, Nur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan struktur sel 2 dimensi (2D) untuk pengujian senyawa sitotoksik telah secara rutin dilakukan. Tetapi model 2D ini tidak dapat menyerupai kompleksitas sel in vivo, sehingga aktivitas antikanker yang dihasilkan mungkin akan berbeda. Kultur sel tiga dimensi (3D) memiliki bentuk yang menyerupai jaringan tumor invivo, terutama adanya interaksi matriks ektraseluler (extracellular matriks, ECM) pada sel sehingga diharapkan mampu meningkatkan sensitifitas pengujian sitotoksik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pembentukan sel kultur 3D pada sel MCF-7 menggunakan metode forced-floating. Pembentukan struktur 3D dilakukan dengan melakukan variasi kecepatan sentrifugasi pada sel MCF-7. Variasi kecepatan yang digunakan adalah 0 (tanpa sentrifugasi), 800, 1000, 2000, 2700, 3900, 5500 dan 11000 rpm. Diameter sel aggregate yang terbentuk dievaluasi menggunakan mikroskop mulai hari ke-4. Pengukuran diameter aggregate dilakukan menggunakan software ImageJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan aggregate yang memenuhi syarat untuk pengujian aktivitas anti kanker pada kultur sel 3D didapatkan dengan kondisi tanpa sentrifugasi. Kondisi ini menghasilkan agregat sel MCF-7 dengan diameter 1017 ±17 µm dan stabil selama 10 hari.
Pengaruh Spesifikasi Laptop terhadap Hasil Docking FlexAID pada Produk Alami dan Anti Diabetes Santoso, Broto; Yuliani, Ratna; Yuliansah, Y; Alfarizky, Mustaqim; Shabrina, Diva Ratna; Utomo, Dimas Satrio; Wardani, Rizkiananda; Madjid, Annisa Wifa Rizqi; Dewi, Monarita Puspita; Farras, Naufal
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laptop menjadi media komputasi yang portabel. FlexAID merupakan aplikasi docking berbasis PyMOL. Beberapa senyawa produk alami diujikan in silico pada target anti diabetes. Naskah ini ditujukan untuk menginformasikan hasil komputasi FlexAID antar laptop yang berbeda spesifikasi. FlexAID dalam aplikasi NRGSuite telah digunakan oleh 8 laptop dalam 3 kelompok protein dan ditambah 1 laptop yang sama dan disertakan di setiap kelompok dengan masing-masing 9 senyawa uji. Protein target, ligan, dan sistem docking adalah sama di setiap kelompok yang berbeda pada protein targetnya. Nilai RMSD native lebih dari 2 ditemukan pada 3 laptop di kelompok 3, namun laptop lainnya telah memenuhi nilai kesejajaran. Rentang nilai RSD (%) CF-score dan rasio secara berturut-turut untuk kelompok 1-3 adalah [3,66-25,25; 2,89-18,93], [2,44-37,35; 2,64- 35,94], dan [1,99-16,81; 4,26-16,97]. Perolehan RSD CF-score native masih di bawah 10% dimana nilai terendah didapati pada kelompok 2 sedangkan untuk 9 ligan setiap kelompok terdapat 2, 5 dan 6 senyawa yang berada di bawah nilai ini. Laptop dengan spesifikasinya mempunyai peranan penting dalam perhitungan docking FlexAID yang dimungkinkan pula dapat terjadi pada aplikasi lainnya yang serupa. Terdapat 2 senyawa potensial pada kelompok 1 dan 3 dengan nilai CF-score lebih baik dibandingkan dengan native.
FOUR COMPOUNDS IN AEGLE MARMELOS ARE POTENTIAL AS ANTIDIABETIC BY TARGETING PPARG IN SILICO Santoso, Broto; Yuliani, Ratna
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The protein PPARG, which has 2 types of binding-site pockets as coactivators and corepressors, can be a target for type 2 antidiabetes. Aegle marmelos has been reported to contain 181 compounds, and some parts of this plant have antidiabetic activity. Dynamic interactions between PPARG and compounds contained in A. marmelos are believed to occur. This study aims to determine their in silico affinities. Initial preparation and modification of ligands and proteins have been conducted using protoss (proteins.plus) and UCSF chimera. The protein is conditioned with and without water content, which is actively involved in ligand-protein interactions. Molecular docking is performed using the standard SeeSAR mode. The obtained data represent a range between the lower and upper bounds of predicted affinity values, which are analyzed and presented alongside visual data on ligand-protein interactions. The results of this study indicate that almost half of the compounds contained in A. marmelos (48.1%) have a strong affinity for the coactivator-type binding-site pocket on PPARG, while 25.4% of the compounds interact with its corepressor-type, and the rest do not or have weak interactions with the binding-site pocket on PPARG. Fatty acid compounds have a strong affinity for both types of binding-site pockets on PPARG. Therefore, fatty acids might have no antidiabetic activity, which targets PPARG. There are 4 non-fatty acid compounds that only bind and interact with the coactivator-type on PPARG, namely N-[2-methoxy-2-[4-(3-methylbut-2-enoxy)phenyl]ethyl]-3-phenylprop-2-enamide, epoxyaurapten, 4-[2-(2,6-dimethoxy-4-prop-2-enylphenoxy)propyl]-2-methoxyphenol, and 7-(2,6,7-trihydroxy-7-methyl-3-methylideneoctoxy)chromen-2-one. Hence, these compounds might have antidiabetic activity. Further studies are needed to compare the antidiabetic activities of active compounds in A. marmelos, both individually and in combination.
Pengaruh Penggunaan Strategi Active Knowledge Sharing Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP N 1 2X11 Kayutanam Yuliani, Ratna; Firmanti, Pipit; Risnawita, Risnawita; Medika, Gema Hista
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 6 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i6.2039

Abstract

This research was motivated by the problems found in class VIII SMPN 1 2x11 Kayutanam, namely low student learning outcomes, lack of student knowledge about the material being taught, lack of active involvement of students in the learning process. The aim of this research is to find out that students' mathematics learning outcomes using the Active Knowledge Sharing strategy are better than student learning outcomes using conventional learning. This type of research is pre-experimental research with a research design, namely The Static Group Comparison Design. The population in this study were all students in class VIII of SMP N 1 2X11 Kayutanam. The sample in this research was class VIII.1 students as the experimental class and class VIII.2 students as the control class. The instrument used is an essay test. Based on the results of the final test analysis calculated using the t-test, tcount = 5.04 and ttable = 1.67. Because tcount > ttable. So, reject H0 and accept H1. So, it can be concluded that students' mathematics learning outcomes using the Active Knowledge Sharing strategy are better than student learning outcomes using conventional learning in class VIII SMP N 1 2x11 Kayutanam Academic Year 2022/2023