Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Sikap dan Kompetensi Guru Pada Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar Putri, Yunita; Hamdan, Stephani Raihana
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol 4, No 2
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v4n2.p138-152

Abstract

Pemerintah Kota Bandung mengeluarkan kewajiban bagi seluruh sekolah baik negeri maupun swasta untuk dapat menjalankan program pendidikan inklusi. Adanya program pendidikan inklusi ini membuat guru-guru yang berada di Sekolah Dasar Negeri menganggap bahwa pendidikan inklusi menyulitkan karena guru harus dapat memahami kondisi anak berkebutuhan khusus sedangkan mayoritas guru yang mengajar di sekolah dasar negeri ini hanya bergelar PGSD. Namun, hal tersebut tidak terjadi di salah satu sekolah dasar negeri di Kota Bandung, yaitu Sekolah Dasar Negeri Percobaan X yang menjalankan program pendidikan inklusi dari tahun 2017. Di sekolah ini terdapat guru-guru yang memiliki sikap positif terhadap pendidikan inklusi yang diwajibkan oleh Pemerintah Kota Bandung dimana guru merasa terbantu dengan adanya program pendidikan inklusi. Guru-guru tersebut juga mau memanfaatkan media lain sebagai bahan ajar untuk siswa berkebutuhan khusus di kelasnya. Penelitian ini menggunakan metode korelasi dengan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang cukup antara sikap terhadap pendidikan inklusi dengan kompetensi pada guru.
Hubungan Adiksi Internet dan Perilaku Merokok Pada Remaja Teddy Ali Siregar; Stephani Raihana Hamdan
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 3 (2020): Volume 9, Issue 3, November 2020
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v9i3.4281

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara Adiksi Internet dan Perilaku Merokok. Beberapa penelitian yang menyatakan hasil yang kontradiktif antara kecanduan internet dan perilaku merokok. Penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling, subjek meliputi 51 orang. Metode yang digunakan peneliti merupakan metode korelasional. Pengumpulan data menggunakan kuisioner Internet addiction test (IAT). Data yang diperoleh berupa data ordinal. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang cukup era antara adiksi internet dan perilaku merokok. Korelasi aspek adiksi internet, aspek neglect work paling tinggi terhadap perilaku merokok, korelasi aspek excessive use yang paling rendah terhadap perilaku merokok, gambaran perilaku merokok remaja di Kota Bandung sebagian besar mempunyai perilaku merokok yang sedang.
Penguatan Nilai-Nilai Religius di Perguruan Tinggi Yulianti Yulianti; Stephani Raihana Hamdan; Dian Widya Putri
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 11, No 2 (2018): (Accredited Sinta 3)
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v11i2.3978

Abstract

Globalization and technological development has impact on competition for the excellence in all aspects of life, including in the field of education. Education is the main basis of a nation’s strategy to rise from adversity. Bandung Islamic University (Unisba) is one option for parents who not only consider about quality, but also prioritize the application of good religious values. Indeed, the axiom of good student output in the future is closely related to good values, good skills and a good attitude. The ultimate goal of Islamic Education is the emergence of moral guidance, so that it is appropriate to strengthen religious values in Fikom Unisba. This research is related to the efforts to strengthen the religious values carried out by the Faculty of Communication Sciences of Unisba which is use a qualitative approach. The subject of this study was Dr. O. Hasbiansyah as the Dean of the Faculty of Communication, Unisba. Management of religious values instilled in the Faculty of Communication in every aspects. Starting from the curriculum, human resources (lecturer, education staff, and students), as well as the work environment (setting). This is makes Islamic values inseparable from work and service. All of them are integrated in one system, in order to create strenghtening of value as the common goal.
Perilaku Bermedia Digital Dalam Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi Dikalangan Dosen Unisba Dian Widya Putri; Stephani Raihana Hamdan; Yulianti Yulianti
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 10, No 1 (2017): (Accredited Sinta 3)
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v10i1.2731

Abstract

Perkembangan teknologi informasi berdampak pada perkembangan Media Massa sebagai channel komunikasi melalui media baru seperti media digital dan konvergensi media. Dari sekian jenis media massa, diantaranya digunakan sebagai media pembelajaran atau yang disebut teks pedagogik atau teks akademik.Teks akademik saat ini hadir dalam bentuk media digital dan media konvergensi, seperti e-book dan e-journal. Dalam memenuhi tiga unsur tridharma, dosen dituntut untuk dapat beradaptasi dengan teknologi informasi dalam bentuk media baru tersebut. Mulai dari penyediaan sumber bahan ajar sampai pada sumber data dan pengunggahan karya ilmiah. dalam hal ini dosen berperan sebagai penerima dan penyedia konten.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai perilaku bermedia digital dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi di kalangan dosen Unisba terutama adaptasi dan upaya penggunaanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan perilaku serta belum menyeluruhnya penggunaan media digital dalam memenuhi tridharma perguruan tinggi pada dosen Unisba. Selain terlihat adanya tren menggunakan media digital pada perkuliahan, mencari referensi ilmiah dan publikasi hasil penelitian serta PKM. Hasil penelitian juga menunjukkan perbedaan perilaku pada dosen pria dengan wanita dalam penggunaan media digital.
MEDIA USAGE BEHAVIOR DURING COVID-19 PANDEMIC yulianti yulianti; Dian Widya Putri; Stephani Raihana Hamdan; Yunita Sari
Mediakom Vol 3 No 2 (2020): Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika, Informasi dan Komunikasi Publik (APTIKA dan IKP) Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/diakom.v3i2.116

Abstract

Sebagai global pandemic, Covid 19 telah menghadirkan banyak isu yang didukung dengan kehadiran media baru. Berdasarkan data yang dirilis di www.covid19.go.id menyatakan bahwa hingga awal Juli 2020 ini ratusan hoax beredar di masyarakat. Penggunaan media baru ini mengalami peningkatan yang begitu pesat, termasuk di Indonesia khususnya Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk dan mayoritas muslim terbanyak. Menjadi pertanyaan, bagaimana perilaku bermedia masyarakat muslim Jawa Barat saat pandemi Covid-19 berlangsung? Sumber media informasi, aktivitas bermedia, bentuk informasi, tingkat kepercayaan, dan sikap dari ribuan responden dipetakan dalam studi ini. Studi ini bersifat deskriptif-kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dan kajian literatur. Hasil studi ini memperlihatkan tingginya akses bermedia terkait Covid-19 yang dilakukan oleh masyarakat muslim Jawa Barat. Tidak ditemukan adanya perbedaan berarti dari responden laki-laki dan perempuan terkait perilaku bermedia. Temuan menyebut bahwa sumber informasi mengenai Covid-19 bagi masyarakat muslim Jawa Barat adalah instragram; masyarakat muslim Jawa Barat sering mengecek informasi dan sering mendapatkan informasi kesehatan, tetapi sangat jarang berkomentar dan memposting informasi terkait Covid-19; sikap saat mendapat informasi yakni mengecek beberapa media, dengan tingkat kepercayaan tertinggi jatuh kepada pemerintah dibanding figur publik dan kerabat.
PARENTAL INVOLVEMENT PADA ORANG TUA DENGAN ANAK SLOW LEARNER DI BANDUNG Marissa Putri Lutfiatin; Stephani Raihana Hamdan
JURNAL PSIKOLOGI MALAHAYATI Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Psikologi Malahayati
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v3i2.3102

Abstract

ABSTRACT: PARENTAL INVOLVEMENT ON PARENTS OF SLOW LEARNER CHILDREN IN BANDUNG Slow learner is one of students’ characteristics that need special treatment in inclusive schools. The condition of children who are slow to learn has a high enough risk to stay in class. Therefore, the factor of parental involvement in student learning is important for slow learner children's education. The purpose of this research is to give description on how the parental involvement in SDN X. This is a descriptive research with 42 people as population. As a measurement we use Self Assessment of School / Program Parent Involvement Practices Based on Joyce Epstein’s Six Type of Involvement. The result of this research show that 69,05% has a low parental involvement and learning at home aspect has the lowest percentage about 59,52%. Based on these results, it is necessary to increase the involvement of parents with slow learner children, especially in repeating material at home so that the learning achievement of slow learner students can be achieved optimally. Keywords: Inclusive Education, Slow Learner, Parental involvement. Slow learner merupakan salah satu karakteristik siswa yang perlu mendapatkan penanganan khusus di sekolah inklusi. Kondisi anak yang lambat belajar mempunyai resiko cukup tinggi untuk ting­gal kelas. Oleh karenanya faktor keterlibatan orang tua dalam pembelajaran siswa menjadi penting bagi pendidikan anak slow learner. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran mengenai parental involvement pada orang tua dengan anak slow learner pada SDN X. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan populasi sebanyak 42 orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner Self Assessment of School / Program Parent Involvement Practices berdasarkan teori Joyce Epstein (2001). Hasil penelitian menunjukkan bahwa parental involvement di SDN X termasuk rendah dengan persentase sebesar 69,05% dan aspek yang memiliki persentase tertinggi adalah aspek learning at home dengan persentase sebesar 59,52%. Berdasarkan hasil ini maka perlu adanya upaya peningkatan keterlibatan orang tua dengan anak slow learner khususnya dalam pengulangan materi di rumah agar prestasi belajar siswa slow learner dapat tercapai optimal.    Kata Kunci: Pendidikan Inklusi, Slow Learner, Parental Involvement
STUDI DESKRIPTIF IMPULSE BUYING PADA KOSMETIK DI KALANGAN MAHASISWI PSIKOLOGI Kharisma Mawaddah Hakiki; Endang Supraptiningsih; Stephani Raihana Hamdan
Journal of Research and Measurement in Psychology Vol 7 No 2 (2018): JPPP: Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, Vol 7 No 2 Oktober 2018
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPPP.072.04

Abstract

Cosmetics are identical with women, influences from fellow women could encourage someone to buy cosmetics. Faculty with the majority of female students is the Faculty of Psychology with ratio of women and men reached 4: 1, found complaints to female students associated with unplanned purchase of cosmetics which is an indication of impulse buying among female students. The purpose of this study is to obtain empirical data on how to desribe impulse buying on cosmetic products among female students Faculty of Psychology. The method used in this research is descriptive study. The samples in this study were 98 students of Faculty of Psychology through purposive sampling technique with student criterion of 2013-2017 class aged 18-25, who experience unplanned cosmetic purchases. Data collection techniques were carried out by distributing questionnaires derived based on the theory of impulse buying Verplanken & Herabadi (2001) and interviews as supporting data. Researcher found out of 98 female students, 69% (68 people) have high impulse buying behavior, which shows the behavior of irrational purchases by female students, which is associated with the unexpected and sudden purchase of cosmetic products, which is initiated on the spot when browsing cosmetic products so as to generate strong urge and feelings of enjoyment and the passion to buy cosmetics that are recognized through two aspects, namely cognition and affective. Researcher found factors that influence impulse buying are the marketing environment (discounts and attractive cosmetic stores), situational variables (availability of money), and personal variables (shopping with friends and in positive mood situation). It is concluded that both cognitive and affective aspects play a major role in impulse buying
Kontribusi Religiusitas terhadap Perilaku Prososial Guru Sekolah Inklusi Berbasis Islam Faza Dinan Hanifah; Stephani Raihana Hamdan
Jurnal Psikologi Islam dan Budaya Vol 4, No 1 (2021): JPIB : Jurnal Psikologi Islam dan Budaya
Publisher : Faculty of Psychology, Sunan Gunung Djati Islamic State University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpib.v4i1.5609

Abstract

The purpose of this study was to find the contribution of religiosity to prosocial behavior on teacher inclusion. This study is a causality study with the respondent of 74 teachers. The measuring instrument used was CRS-15 (The Centrality of Religiosity Scale) adapted by Wardhani (2015) to measure religiosity and The Prosocialness Scale for Adults by Caprara (2005) and adapted by a researcher to measure prosocial. The results showed that there is a significant correlation between religiosity and prosocial. Religiosity contributes 40.7% to the prosocial behavior.
Metode Belajar yang dapat Meningkatkan Flow Mahasiswa dalam Pembelajaran Daring Aditya Aryo Nur Kusumo; Dewi Rosiana; Stephani Raihana Hamdan
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 1 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i1.573

Abstract

Banyak aspek yang terpengaruh dengan adanya penyebaran covid-19 ini, salah satunya adalah pendidikan. Kemendikbud memberikan instruksi kepada perguruan tinggi untuk menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh. Metode belajar ini diharapkan diharapkan akan meningkatkan flow in e-learning dari mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan flow in e-learning antara metode belajar ceramah dan metode belajar ceramah plus diskusi dan tugas. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, desain posttest-only control group design, dengan treatment metode belajar. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan melibatkan 41 mahasiswa yang dibagi ke dalam dua kelompok. Berdasarkan hasil perhitungan uji statistik, nilai Asymp. Sig 0,014 < α 0,05, maka H1 diterima atau H0 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan flow in e-learning pada kelompok yang mendapatkan perlakuan metode belajar ceramah plus diskusi dan tugas dibandingkan dengan kelompok yang mendapatkan perlakuan metode belajar ceramah. Many aspects are affected by the spread of COVID-19, one of which is education. The Ministry of Education and Culture provides instructions for universities to conduct distance learning or online learning. Students complained about the online learning method being used. By using the right learning method is expected to increase the flow in e-learning from students. Therefore, this study aims to determine whether there are differences in flow in e-learning between the lecture learning method and the lecture learning method plus discussions & assignments. This research uses experimental method, posttest-only control group design, with learning method treatment. The sampling method used purposive sampling technique involving 41 students who were divided into two groups. Based on the results of statistical test calculations, the Asymp value. Sig 0.014 < 0.05, then H1 is accepted or H0 is rejected. So, it can be concluded that there is a difference in flow in e-learning in the group receiving the lecture learning method plus discussion and assignment treatment compared to the group receiving the lecture learning method treatment.
Pengaruh Self-Control terhadap Perilaku Merokok Mahasiswa selama Pandemi COVID-19 Gita Kanya Paramitha; Stephani Raihana Hamdan
Jurnal Riset Psikologi Volume 1, No. 2, Desember 2021, Jurnal Riset Psikologi (JRP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.087 KB) | DOI: 10.29313/jrp.v1i2.559

Abstract

Abstract. The Covid-19 pandemic requires people to maintain physical distance (physical distancing) and social distancing (social distancing) to reduce the spread of the Covid-19 virus. Self-control is a person's ability to be able to restrain himself and set himself up for better things when faced with temptations. Smoking activity can be influenced by various factors such as self-control as an internal factor. The purpose of this study was to determine the effect of self-control on student smoking behavior during the covid-19 pandemic. The method used in this research is correlational with the sampling technique using purposive sampling with the number of respondents being 144 people. The self-control measurement tool uses the Tangney Self-Control Scale (SCS) and the smoking behavior variable uses a measuring tool made by the Associated Counseling Professional USA (Smoking Assessment Questionnaire) which was adapted by (Stephani Raihana Hamdan, 2013). The results showed that there was a significant effect of self-control variables on smoking behavior with p = 0.000 t = -0.566. Abstrak. Pandemi Covid-19 mengharuskan masyarakat menjaga jarak fisik (physical distancing) dan jarak sosial (social distancing) untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19. Pengendalian diri merupakan kemampuan seseorang agar dapat menahan diri dan menetapkan diri ke hal yang lebih baik saat dipertemukan dalam godaan-godaan. Aktivitas merokok dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pengendalian diri sebagai faktor internal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh self-control dengan perilaku merokok mahasiswa selama pandemi covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini korelasional dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden yaitu 144 orang. Alat ukur Self-Control menggunakan Tangney Self-Control Scale (SCS) dan variabel perilaku merokok menggunakan alat ukur yang dibuat oleh Associated Counseling Professional USA (Smoking Assessment Questionnaire) yang diadaptasi oleh (Stephani Raihana Hamdan, 2013). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan variabel pengendalian diri terhadap perilaku merokok dengan p = 0,000 t = -0,566.