Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Atribut Seismik dan Seismic Coloured Inversion (SCI) pada Lapangan F3 Laut Utara, Belanda Rahayu Fitri; Elistia Liza Namigo
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.054 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.2.107-114.2016

Abstract

Telah dilakukan analisis atribut seismik dan Seismic Coloured Inversion (SCI) pada lapangan F3 Laut Utara Belanda. Penelitian ini menggunakan data seismik sebagai input dan data sumur sebagai data kontrol untuk menentukan nilai impedansi akustik (AI). Nilai AI ini dikonversi menjadi nilai porositas batuan dan dipetakan dengan pola penyebaran. Analisis atribut energi dilakukan untuk meningkatkan resolusi seismik dalam rangka menentukan zone of interest. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa log gamma ray sensitif dalam pemisahan litologi batuan yaitu sandstone dan shale. Pada hasil penelitian diperoleh nilai AI berkisar antara 4,3x106 - 5,3x106 kg/m2s dan nilai porositas sebesar 37%. Hal ini menunjukkan bahwa pada lapangan F3 Laut Utara Belanda terdapat potensi kandungan hidrokarbon.Kata kunci: energy, gamma ray, porositas, sand, seismic coloured inversion (SCI), shale, zone of interest
Identifikasi Gas Hidrat pada Cekungan Simeuleu di Lintasan BGR-135 Menggunakan Analisis AVO (Amplitude Versus Offset) Rahmi Nanda Pertiwi; Trevi Jayanti Puspasari; Elistia Liza Namigo; Dwi Pujiastuti
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1123.495 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.4.305-311.2018

Abstract

Pengolahan data seismik laut 2D menghasilkan indikasi adanya gas hidrat pada lintasan BGR-135 yang kemudian divalidasi dengan analisis Amplitude Versus Offset (AVO). Daerah penelitian berlokasi di Cekungan Simeuleu yang terdapat di  pantai barat Sumatera. Software ProMax digunakan untuk pengolahan data seismik dan Software HRS (Humpson Russel) untuk analisis AVO. Pengolahan data seismik dimulai dari input raw data serta dilakukan proses prosesing (filtering, editing, dekonvolusi, analisis kecepatan, stacking, migrasi) hingga didapatkan output  berupa data pre stack dan post stack. Data post stack kemudian diinterpretasi untuk menentukan zona fokus yang mengindikasikan keberadaan gas hidrat yang ditandai dengan kenampakan Buttom Simulating Reflector (BSR). Dari hasil interpretasi, indikasi kehadiran BSR  terdapat pada CDP 26318 sampai 26354 dan TWT 1590 ms sampai 1660 ms.  Data seismik pre stack yang telah ditentukan batasan CDP dan kedalaman dari zona fokus, dijadikan input untuk analisis AVO.  Analisis AVO dilakukan pada  rentang daerah target di lapisan terindikasi BSR dengan menentukan nilai gradient dan crossplot. Dari analisis diperoleh nilai gradient positif dan crossplot berada pada kuadran AVO kelas III. Gradient positif menandakan adanya anomali amplitudo pada zona fokus sedangkan AVO kelas III menandakan adanya indikasi hidrokarbon pada zona fokus.Kata kunci : Analisis Versus Offset (AVO) , Gas hidrat, Bottom Simulating Reflector (BSR), Cekungan Simeuleu
Karakterisasi Reservoar Menggunakan Inversi Deterministik Pada Lapangan F3 Laut Utara, Belanda Sri Nofriyanti; Elistia Liza Namigo
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.426 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.2.142-146.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakterisasi reservoar menggunakan inversi deterministik pada lapangan F3 Laut Utara, Belanda. Penelitian ini menggunakan metode model based untuk meningkatkan resolusi seismik. Tujuan penelitian ini adalah memprediksi parameter sifat fisis batuan dan mengidentifikasi litologi reservoar. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa parameter log gamma ray pada sumur F03-2 sensitif dalam pemisahan litologi, sedangkan batuan yang dominan pada sumur F03-4 adalah sandstone. Hasil dekomposisi spektral menujukkan zone of interest pada lapangan F3. Hasil inversi menunjukkan bahwa nilai densitas batuan besar yaitu lebih dari 0,87 g/cm3. Kondisi ini menunjukan bahwa pada lapangan F3 Laut Utara Belanda terdapat potensi hidrokarbon.Kata kunci: analisis sensitivitas, dekomposisi spektral, inversi deterministik, model based
Estimasi Porositas Batuan Reservoir Lapangan F3 Laut Utara Belanda Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Pada Atribut Seismik Afdal Rahman; Elistia Liza Namigo
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.641 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.2.144-148.2017

Abstract

Telah dilakukan estimasi porositas batuan reservoir dengan mengkombinasikan metode analisis multi-atribut dan jaringan syaraf tiruan (JST) pada data blok F3 sektor laut utara Belanda. Estimasi porositas dilakukan dengan memvariasikan jumlah data masukan pada pelatihan JST untuk menghasilkan porositas sesuai dengan data target menggunakan software OpendTect. Data masukan yang digunakan berupa atribut seismik sedangkan data target berupa data sumur. Atribut seismik yang digunakan terdiri atas atribut Amplitude Average, Math Difference Stack dan Porosity Cube. Data sumur yang digunakan sebagai data target adalah data sumur pada lokasi F02-1, F03-2 dan F03-4. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pelatihan JST dengan menggunakan tiga atribut seismik mampu mengestimasi porositas reservoir dengan rentang porositas yang besar dibanding dengan menggunakan satu atau dua atribut. Nilai rentang porositas dengan tiga atribut adalah 4,67 % sementara dengan satu dan dua atribut berturut-turut adalah 1,18 % - 3,79 % dan 4,25 % - 4,63 %. Semakin besar rentang porositas maka peta sebaran warna porositas yang dihasilkan tampak lebih jelas dan detail. Dengan demikian, kombinasi metode analisis multi-atribut dengan jaringan syaraf tiruan mampu menghasilkan estimasi porositas yang cukup akurat.Kata kunci: analisis multi-atribut, jaringan syaraf tiruan, porositas, software Opendtect.
Analisis Kecepatan Seismik Dengan Metode Tomografi Residual Moveout Imelda Murdiman; Elistia Liza Namigo
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.279 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.4.384-389.2016

Abstract

Telah dilakukan analisis kecepatan menggunakan metode tomografi pada data seismik 3D  Lapangan Y lepas pantai Texas dengan software Opendtect. Model kecepatan baru dibuat dengan mengoreksi kurva residual moveout (RMO) pada gather CIG (common image point) dengan menggunakan model kecepatan awal yang diperoleh secara konvensional sebagai masukan. Iterasi dilakukan sampai diperoleh kurva RMO yang datar. Selanjutnya model kecepatan baru yang dihasilkan melalui metode tomografi digunakan sebagai acuan nilai kecepatan untuk proses stacking dan migrasi. Penampang seismik hasil migrasi dengan nilai kecepatan baru menunjukkan peningkatan yang cukup baik. Struktur geologi yang berupa patahan dan pola-pola reflektor di kedalaman terlihat lebih jelas dibandingkan  dengan penampang seismik awal. Kata Kunci :tomografi, analisiskecepatan seismik, koreksi residual moveout
ATENUASI MULTIPLE PADA DATA SEISMIK 2D CEKUNGAN BRYANT CANYON LEPAS PANTAI TELUK LOUISIANA TEXAS Ade Saputra; Elistia Liza Namigo
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 4: Oktober 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.265 KB) | DOI: 10.25077/jfu.4.4.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan atenuasi multiple berbasis Seismic Unix pada data seismik 2D laut dalam (3000- 5000 meter) pada cekungan Bryant Canyon lepas pantai teluk Louisiana Texas. Atenuasi dilakukan pada empat line seismik dengan metode Predictive Deconvolution, Transformasi Radon, dan kombinasi Predictive Deconvolution dengan Transformasi Radon atau disebut TauP Deconvolution. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui efektifitas ketiga metode dalam mengatenuasi multiple pada data seismik laut dalam dengan struktur geologi kompleks. Pada keempat line seismik tersebut teridentifikasi water-bottom, peg-leg, dan intrabed multiple. Metode Predictive dan TauP Deconvolution efektif digunakan untuk menghilangkan peg-leg, intrabed multiple, dan multiple di sekitar kubah garam (pada line 3) namun tidak dapat mengatenuasi water-bottom multiple. Kedua metode juga berhasil meningkatkan signal to noise ratio serta memperbaiki dead trace. Metode Transformasi Radon terbukti tidak efektif untuk mengatenuasi multiple laut dalam dengan morfologi yang kompleks.Kata Kunci :   Multiple, Predictive Deconvolution, Transformasi Radon, TauP Deconvolution.AbstractSeismic Unix based - multiple attenuation has been performed on 2D seismic data on deep ocean (3000-5000 metres) of Bryant Canyon basins offshore Louisiana Gulf Texas. Attenuation was performed on four seismic lines by Predictive Deconvolution, Radon Transform, and the combination of Predictive Deconvolution and Radon Transform or called the TauP Deconvolution methods. This study aimed to find out the effectiveness of the three methods in multiple attenuation on marine seismic data in structure geological complex. Water-bottom, peg-leg, and intrabed multiples were identified in the four seismic lines. Predictive Deconvolution method and TauP Deconvolution methods are effective for removing peg-leg, intrabed and salt-related multiples (identified on seismic line 3) but the two methods fail to attenuate water-bottom multiples. The two methods have also successfully enhanced signal to noise ratio and fixed the dead traces. Radon transform method was prooped to be in effective for deep water and complex structure multiple elimination. Keywords :  Multiple, Predictive Deconvolution, Radon Transform, TauP Deconvolution.
Pemetaan Magnitude of Completeness (Mc) untuk Gempa Sumatera Jenny Teresia Simamora; Elistia Liza Namigo
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.567 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.2.179-186.2016

Abstract

Telah dilakukan estimasi nilai Mc, nilai-b dan nilai-a menggunakan data gempa bumi dari katalog USGS (United States Geological Survey) dari Januari 1970 sampai Maret 2015 dengan batas 90°BB - 106°BB dan 6°LU - 6°LS dengan skala magnitudo Mw≥4 SR sampai 9 SR pada kedalaman maksimum 300 km yang meliputi wilayah Sumatera dan Samudera Hindia. Dalam penelitian ini digunakan Software ZMAP under MATLAB. Estimasi Mc dilakukan secara spasial dan temporal dengan menggunakan dua metoda yaitu metoda MAXC dan EMR. Variasi nilai Mc secara spasial kemudian dipetakan dengan bin size 250 secara spasial dan secara temporal persepuluh tahun untuk melihat evolusi nilai Mc selama empat dekade terakhir. Dari analisis diatas, diperoleh Mc sekitar 4,2 SR sampai 5,6 SR (nilai Mc rata-rata adalah 4,6 SR), Nilai-b berkisar 0,6 sampai 1,1 dan variasi nilai-a berkisar 5 sampai 7,5. Berdasarkan pemetaan nilai Mc, Sumatera bagian utara dan daerah lepas pantai barat Sumatera memiliki nilai Mc yang rendah yaitu (4.6-4,9) SR. Ini menandakan bahwa data gempa untuk daerah-daerah tersebut cukup lengkap di banding daerah lain. Berdasarkan pemetaan nilai-b dan nilai-a, wilayah yang memiliki tingkat kegempaan yang relatif tinggi dan memiliki potensi gempa-gempa besar adalah wilayah Aceh, Simeulue, Nias, Mentawai dan sekitar Bengkulu. Variasi Mc secara temporal relatif menurun selama empat dekade terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan perekaman data gempa relatif baik.Kata Kunci: pemetaan Mc, nilai-b, nilai-a, MAXC, EMR.
Karakterisasi Reservoar Hidrokarbon Menggunakan Atribut Energi dan Metode Seismic Coloured Inversion (SCI) Pada Lapangan Penobscot Kanada Jarnal Witarsa; Dwi Pujiastuti; Elistia Liza Namigo
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.718 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.2.113-119.2019

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi reservoar hidrokarbon pada Lapangan Penobscot Kanada menggunakan atribut energi dan  metode Seismic Coloured Inversion (SCI) di sepanjang inline 1284 m. Penelitian ini menggunakan data seismik post stack sebagai data input dan data sumur sebagai data kontrol untuk menentukan nilai impedansi akustik (AI). Analisis sensitivitas log yang digunakan menunjukkan bahwa gamma ray log lebih sensitif dalam pemisahan lapisan sand dan shale. Analisis atribut energi dilakukan untuk meningkatkan resolusi vertikal dari penampang seismik untuk menentukan zone of interest. Analisis inversi SCI dilakukan untuk melihat pola sebaran nilai AI pada penampang seismik yang diteliti. Dari hasil inversi SCI terhadap penampang seismik diperoleh nilai AI antara 2,00 x 106 kg/m2s sampai 5,56 x 106 kg/m2s. Hal ini menunjukkan bahwa pada penampang seismik yang diteliti terdapat potensi reservoar hidrokarbon.Kata kunci: atribut energi, Seismic Coloured Inversion (SCI), Acoustic Impedance (AI), Zone Of Interest.
PREDIKSI DISTRIBUSI SAND MENGGUNAKAN PEMODELAN GEOSTATISTIK Elistia Liza Namigo
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 6 No 2 (2014): September 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.6.2.45-51.2014

Abstract

Gambaran distribusi fasies dan heterogenitas geologi yang representatif sangat diperlukan dalam pengelolaan aktivitas eksplorasi dan eksploitasi migas di bawah permukaan. Telah dilakukan pemodelan distribusi sand pada formasi Missisauga, lapangan Penobscot dengan menggunakan tiga algoritma berbasis grid yaitu Sequential Indicator Simulation (SIS) dan Truncated Gaussian Simulation (TGS) dan Multipoint Geostatistic (MPG). SIS dan TGS yang merupakan algoritma yang berbasis variogram, mampu menghasilkan model yang merepresentasikan korelasi spasial antar sumur dengan cukup baik namun belum secara optimal menangkap geometri fasies akibat sifat dari variogram yang hanya bisa memodelkan kontinuitas spasial antara dua lokasi pada satu waktu. TGS lebih unggul dibandingkan SIS pada aspek keterhubungan lateral dari sand channel dan distribusi fasies terlihat lebih well-ordered (sand-shalysand-shale).. MPG yang merupakan metode yang didasarkan pada data singkapan menawarkan korelasi lateral yang lebih baik.
Identifikasi Anomali Sinyal Geomagnetik Ultra Low Frequency Sebagai Prekursor Gempa Bumi Dengan Magnitudo Kecil Di Wilayah Kepulauan Nias M. Hamidi M. Hamidi; Elistia Liza Namigo; Ma’muri Ma’muri
Jurnal Ilmu Fisika Vol 10 No 1 (2018): March 2018
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.10.1.53-62.2018

Abstract

Telah dilakukan identifikasi anomali sinyal geomagnetik frekuensi rendah sebagai prekursor gempa bumi dengan magnitudo kecil di wilayah Kepulauan Nias. Pada penelitian ini digunakan data gempa dari bulan September 2016 hingga bulan Juni 2017 dengan rentang waktu data geomagnetik yang digunakan 30 hari sebelum terjadinya gempa bumi. Data geomagnetik ini adalah data yang terekam oleh sensor Magnetic Acquisition Data System (MAGDAS). Penyeleksian data gempa bumi dilakukan dengan menerapkan persamaan radius daerah persiapan gempa yaitu  Pengolahan data geomagnetik dilakukan dengan menggunakan metode Power Spectrum Density (PSD) untuk menganalisis rasio komponen SZ/SH medan magnet bumi dan menggunakan metode Single Station Transfer Function (SSTF) untuk menentukan arah azimuth yang dihasilkan oleh anomali Ultra Low Frequency (ULF).  Selanjutnya, untuk memastikan sumber anomali digunakan validasi indeks Disturbance Storm Time (DST). Dari hasil pengamatan diperoleh 3 kejadian gempa bumi dengan anomali ULF sebelum terjadinya gempa. Gempa bumi tersebut adalah gempa 13 Oktober 2016 dengan magnitudo 3,3, gempa 16 November 2016 dengan magnitudo 3,6 dan gempa 16 April 2017 dengan magnitudo 3,2. Lead time anomali ULF untuk ketiga gempa ini memiliki durasi yang lebih pendek dibandingkan dengan lead time anomali ULF untuk gempa bumi dengan magnitudo besar yang pernah terjadi di Pulau Sumatera.Kata kunci: sinyal geomagnetik, ultra low frequency, prekursor, gempa magnitudo kecil, kepulauan nias
Co-Authors Ade saputra Ade Saputra Adrial, Rico Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Rahman Afdhal Muttaqin Ahmad Fauzi Pohan Aisyah, Ovina Alimin Mahyudin Arif Budiman Astuti Astuti - Aulia Latifah Azlin, Amalia Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Dedi Mardiansyah Dian Fitriyani Dian Mega Y Dian Milvita Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Fani Anjelina Fauzana, Husnatul Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Geby Sri Ayu Oktavia Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi Hasan, Melanz Hilalliyah, Nisful Husnatul Fauzana Imam Taufiq Imam Taufiq Jarnal Witarsa Jenny Teresia Simamora Jenny Teresia Simamora, Jenny Teresia Komala, Tri Ananda Latifah, Aulia M. Ali Shafii M. Hamidi M. Hamidi M. Hamidi, M. Hamidi Ma’muri Ma’muri Ma’muri, Ma’muri Marwan, Muhammad Marzuki Marzuki Mega Y, Dian Melanz Hasan Meqorry Yusfi Mifthahul Putri Mohammad Ali Shafii Muhammad Marwan Muhammad Subhan Muhammad Subhan Muldarisnur, Mulda Murdiman, Imelda Murdiman, Imelda Mutya Vonnisa Nele Schildermans Nele Schildermans, Nele Nini Firmawati Nurul Annisa Osi Yusdesra Ovina Aisyah Pertiwi, Rahmi Nanda Puspasari, Trevi Jayanti Putri, Mifthahul Rahayu Fitri Rahayu Fitri, Rahayu Rahman, Afdal Rahmi Nanda Pertiwi Ramacos Fardela Remiandayu, Selly Rudi Hidayat Rudi Hidayat Selly Remiandayu Solly Aryza Sri Handani Sri Nofriyanti Sri Nofriyanti, Sri Sri Oktamuliani Trengginas Eka Putra Sutantyo Trevi Jayanti Puspasari Tri Ananda Komala Usna, Sri Rahayu Alfitri Vivi Lispa Yenti Vivi Lispa Yenti, Vivi Lispa Wildian Wildian Witarsa, Jarnal Yusdesra, Osi Zalwi, Eka Nadila Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi