Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kecepatan Data Seismik 2D Menggunakan Metode Semblance pada Lapangan X Lepas Pantai Papua Nugini Komala, Tri Ananda; Namigo, Elistia Liza
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.1.17-23.2017

Abstract

Telah dilakukan analisis kecepatan dengan menggunakan metode semblance pada data seismik 2D Lapangan X Papua Nugini. Software yang digunakan adalah software Geomage. Analisis kecepatan dilakukan pada tiga CDP (Common Depth Point) yaitu CDP 480, CDP 826 dan CDP 1740 yang dianggap memiliki pola semblance yang baik. Pola semblance yang baik didefinisikan sebagai pola semblance yang menunjukkan keteraturan nilai koherensi maksimum sehingga memudahkan proses pemilihan nilai kecepatan. Proses pemilihan nilai kecepatan dilakukan secara interaktif sampai lengkungan hiperbola sinyal refleksi berubah menjadi datar. Rentang nilai kecepatannya yang didapat pada CDP 1740 yaitu 1870,25 – 2230,40 m/s, CDP 480 yaitu 1650,32 – 2510,81 m/s, dan CDP 826 yaitu 1561,15 – 2617,53 m/s. Nilai kecepatan yang didapat akan digunakan untuk proses stacking dan migrasi. Hasil stacking dan migrasi menunjukkan respon yang baik dimana reflektor di kedalaman terlihat semakin jelas dan kebanyakan noise inkoherennya pun hilang. Kata kunci: analisis kecepatan, Lapangan X Lepas Pantai Papua Nugini, metode semblance
Estimasi Porositas Batuan Reservoir Lapangan F3 Laut Utara Belanda Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Pada Atribut Seismik Rahman, Afdal; Namigo, Elistia Liza
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.2.144-148.2017

Abstract

Telah dilakukan estimasi porositas batuan reservoir dengan mengkombinasikan metode analisis multi-atribut dan jaringan syaraf tiruan (JST) pada data blok F3 sektor laut utara Belanda. Estimasi porositas dilakukan dengan memvariasikan jumlah data masukan pada pelatihan JST untuk menghasilkan porositas sesuai dengan data target menggunakan software OpendTect. Data masukan yang digunakan berupa atribut seismik sedangkan data target berupa data sumur. Atribut seismik yang digunakan terdiri atas atribut Amplitude Average, Math Difference Stack dan Porosity Cube. Data sumur yang digunakan sebagai data target adalah data sumur pada lokasi F02-1, F03-2 dan F03-4. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pelatihan JST dengan menggunakan tiga atribut seismik mampu mengestimasi porositas reservoir dengan rentang porositas yang besar dibanding dengan menggunakan satu atau dua atribut. Nilai rentang porositas dengan tiga atribut adalah 4,67 % sementara dengan satu dan dua atribut berturut-turut adalah 1,18 % - 3,79 % dan 4,25 % - 4,63 %. Semakin besar rentang porositas maka peta sebaran warna porositas yang dihasilkan tampak lebih jelas dan detail. Dengan demikian, kombinasi metode analisis multi-atribut dengan jaringan syaraf tiruan mampu menghasilkan estimasi porositas yang cukup akurat.Kata kunci: analisis multi-atribut, jaringan syaraf tiruan, porositas, software Opendtect.
Analisis Multi-Atribut dan Jaringan Syaraf Tiruan dengan Optimalisasi Filter untuk Deteksi Patahan Penampang Seismik Lapangan F3 Laut Utara Belanda Hasan, Melanz; Namigo, Elistia Liza
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.215-221.2018

Abstract

Identifikasi patahan merupakan salah satu langkah awal dalam interpretasi seismik dan menjadi komponen penting dalam pengembangan strategi eksplorasi. Deteksi patahan dilakukan dengan metode analisis multi-atribut dan jaringan syaraf tiruan (JST). Metode ini diterapkan pada data blok F3 Sektor Laut Utara Belanda. Atribut seismik yang digunakan sebagai data masukan terdiri dari similarity, spectral decomposition, curvature, dip dan semblance. Pickset yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari pickset pada patahan besar dan patahan kecil dengan jumlah 400 pick. Data latih yang digunakan pada pelatihan JST adalah penampang seismik pada inline 325. Penampang seismik yang digunakan sebagai data uji adalah inline 256 dan 272. Hasil pelatihan JST dengan kombinasi multi-atribut similarity, spectral decomposition dan semblance menunjukan efektifitas yang paling tinggi untuk deteksi patahan. Pelatihan JST pada patahan besar secara visual menghasilkan kualitas deteksi yang lebih baik dibandingkan dengan patahan kecil. Penerapan fault enhancement filter (FEF) menghasilkan penampang seismik yang lebih tajam sehingga mempermudah proses picking dan menghasilkan pelatihan JST yang lebih baik dengan nilai error lebih kecil. Pickset yang sudah dilatih pada inline 325 dapat diterapkan pada data uji dengan probabilitas patahan yang makin jelas dan tajam dengan nilai misclassification error 2,56%. Kata kunci: deteksi patahan, jaringan syaraf tiruan, analisis atribut
Identifikasi Gas Hidrat pada Cekungan Simeuleu di Lintasan BGR-135 Menggunakan Analisis AVO (Amplitude Versus Offset) Pertiwi, Rahmi Nanda; Puspasari, Trevi Jayanti; Namigo, Elistia Liza; Pujiastuti, Dwi
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.4.305-311.2018

Abstract

Pengolahan data seismik laut 2D menghasilkan indikasi adanya gas hidrat pada lintasan BGR-135 yang kemudian divalidasi dengan analisis Amplitude Versus Offset (AVO). Daerah penelitian berlokasi di Cekungan Simeuleu yang terdapat di  pantai barat Sumatera. Software ProMax digunakan untuk pengolahan data seismik dan Software HRS (Humpson Russel) untuk analisis AVO. Pengolahan data seismik dimulai dari input raw data serta dilakukan proses prosesing (filtering, editing, dekonvolusi, analisis kecepatan, stacking, migrasi) hingga didapatkan output  berupa data pre stack dan post stack. Data post stack kemudian diinterpretasi untuk menentukan zona fokus yang mengindikasikan keberadaan gas hidrat yang ditandai dengan kenampakan Buttom Simulating Reflector (BSR). Dari hasil interpretasi, indikasi kehadiran BSR  terdapat pada CDP 26318 sampai 26354 dan TWT 1590 ms sampai 1660 ms.  Data seismik pre stack yang telah ditentukan batasan CDP dan kedalaman dari zona fokus, dijadikan input untuk analisis AVO.  Analisis AVO dilakukan pada  rentang daerah target di lapisan terindikasi BSR dengan menentukan nilai gradient dan crossplot. Dari analisis diperoleh nilai gradient positif dan crossplot berada pada kuadran AVO kelas III. Gradient positif menandakan adanya anomali amplitudo pada zona fokus sedangkan AVO kelas III menandakan adanya indikasi hidrokarbon pada zona fokus.Kata kunci : Analisis Versus Offset (AVO) , Gas hidrat, Bottom Simulating Reflector (BSR), Cekungan Simeuleu
Karakterisasi Reservoar Hidrokarbon Menggunakan Atribut Energi dan Metode Seismic Coloured Inversion (SCI) Pada Lapangan Penobscot Kanada Witarsa, Jarnal; Pujiastuti, Dwi; Namigo, Elistia Liza
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.2.113-119.2019

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi reservoar hidrokarbon pada Lapangan Penobscot Kanada menggunakan atribut energi dan  metode Seismic Coloured Inversion (SCI) di sepanjang inline 1284 m. Penelitian ini menggunakan data seismik post stack sebagai data input dan data sumur sebagai data kontrol untuk menentukan nilai impedansi akustik (AI). Analisis sensitivitas log yang digunakan menunjukkan bahwa gamma ray log lebih sensitif dalam pemisahan lapisan sand dan shale. Analisis atribut energi dilakukan untuk meningkatkan resolusi vertikal dari penampang seismik untuk menentukan zone of interest. Analisis inversi SCI dilakukan untuk melihat pola sebaran nilai AI pada penampang seismik yang diteliti. Dari hasil inversi SCI terhadap penampang seismik diperoleh nilai AI antara 2,00 x 106 kg/m2s sampai 5,56 x 106 kg/m2s. Hal ini menunjukkan bahwa pada penampang seismik yang diteliti terdapat potensi reservoar hidrokarbon.Kata kunci: atribut energi, Seismic Coloured Inversion (SCI), Acoustic Impedance (AI), Zone Of Interest.
Karakterisasi Reservoar Hidrokarbon Mengunakan Metode Seismik Inversi Deterministik Model Based Pada Lapangan Penobscot Kanada Latifah, Aulia; Pujiastuti, Dwi; Namigo, Elistia Liza
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.2.120-126.2019

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi reservoar hidrokarbon pada Lapangan Penobscot Kanada mengunakan metode seismik inversi deterministik model based.  Penelitian ini mengunakan data seismik PSTM (post stack time migration) 3D pada inline 1300 sebagai data input dan data sumur L30 dan B41 sebagai data kontrol.  Karakterisasi reservoar dilakukan dengan melakukan analisis crossplot dan menentukan nilai impedansi akustik atau acoustic impedance (AI).  Analisis crossplot menunjukkan bahwa  log  gamma ray sensitif dalam pemisahan lapisan shale, sandstone, dan limestone. Penentuan zone of interest yang diindikasikan sebagai reservoar hidrokarbon dilakukan melalui analisis atribut dekomposisi spektral dengan frekuensi 10 Hz.  Hal tersebut menunjukkan dengan jelas kemenerusan pola penyebaran litologi yang diduga sebagai hidrokarbon dengan lebih mudah.  Hasil inversi deterministik model based menunjukkan bahwa pada inline 1300 terdapat potensi hidrokarbon melalui sebaran nilai impedansi akustik. Slicing yang dilakukan pada lapisan zone of interest menunjukkan hasil sebaran nilai impedansi akustik dengan rentang 13556-27501(m/s)*(g/cc).  Potensi reservoar hidrokarbon sandstone ditunjukkan melalui zona impedansi akustik pada nilai 20000-25461 (m/s)*(g/cc). Kata kunci: atribut dekomposisi spektral, impedansi akustik, inversi deterministik, model based, zone of interest
Karakterisasi Reservoar Menggunakan Metode Inversi Impedansi Akustik Model Based pada Lapangan “OVI” Cekungan Sumatera Tengah Aisyah, Ovina; Namigo, Elistia Liza; Subhan, Muhammad
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.146-152.2024

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakterisasi reservoar menggunakan metode inversi impedansi akustik menggunakan software Hampson-Russel dan Petrel pada Lapangan “OVI” Cekungan Sumatera Tengah Formasi Telisa. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan karakter fisis reservoar berdasarkan persebaran porositas dan volume shale. Daerah yang berpotensi terhadap hidrokarbon diidentifikasi menggunakan metode inversi impedansi akustik model based. Data yang digunakan adalah data seismik 3D Post-Stack Time Migration (PSTM) dan data tujuh sumur (OV1, OV2, OV5, OV12, OV16, OV31, dan OV32) terdiri dari sonic log, density log, porosity log, dan gamma ray log. Hasil dari inversi model based menujukkan nilai impedansi akustik sand berkisar dari 9,670 ft/s*gr/cc hingga 27,070 ft/s*gr/cc.
Identifikasi Bidang Gelincir Zona Rawan Longsor di Kawasan Wisata Puncak Taruko Kabupaten Agam Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Fauzana, Husnatul; Namigo, Elistia Liza
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 5 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.5.644-650.2024

Abstract

A research has been conducted to identify the surface of rupture plane in Puncak Taruko area, Agam Regency, West Sumatra Province using 2-dimensional resistivity geoelectric method of Wenner-Schlumberger Configuration. Data collection was carried out on three tracks with track lengths of 80, 100 and 100 m and 5 m electrode spacing. The research area is a plateau with a slope of up to 40º which is directly adjacent to the very steep cliffs of Sianok Canyon with a cliff height of 30-100m. Data processing was carried out using Res2dinv software to display a 2-dimensional image of the subsurface layer structure based on the resistivity values measured in the field. In the cross section of the mapping results in the three tracks, 4 rock layers were identified, namely clay, sand, tuff and granite. The interpretation results show that the sliding plane on each track is tuff. For Track 1 with a depth of 3,75-15,9m, for track 2 it is 5,15-19,8 m and a depth of 6,38-19,8 m for track 3. Based on the interpretation of 2D image results, the area of track 1 and 2 has a translational avalanche type and the area of track 3 has a rotational avalanche type. Based on the depth and thickness of the slide field, the greatest risk of landslide is on track 3.
Investigasi Bidang Gelincir Zona Rawan Longsor dengan Metode Geolistrik di Sekitar Kawasan Wisata Panorama Bukittinggi Putri, Mifthahul; Liza Namigo, Elistia
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 6 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.6.742-748.2024

Abstract

The investigation of the slip plane in the landslide-prone area around Taman Panorama, Kayu Kubu, Bukittinggi City has been conducted using the 2-dimensional resistivity geoelectric method with Wenner configuration.The study was carried out on hills with a slope of 40°. Data collection was conducted along three tracks with lengths of 80, 70, and 70 meters respectively. Data processing was done using Res2dinv software to display a 2-dimensional image of subsurface layers based on the measured resistivity values in the field. The interpretation of the data results showed the presence of slippage zones along each track in the form of an volcanic breccia rock layer. For line AB, resistivity values range from 250 to 813 Ωm at depths of 3.75 - 15.9 meters. Line CD has resistivity values ranging from 137 to 375 Ωm at depths of 3.75 - 15.9 meters, while track EF had resistivity values range from 183 – 287 Ωm at depths of 6.38 – 9.25 meters. Based on the depths, the identified slip surfaces are categorized as quite deep, thus this area is classified as a landslide-prone zone.
Co-Authors Ade Saputra Ade saputra Adrial, Rico Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Rahman Afdhal Muttaqin Ahmad Fauzi Pohan Aisyah, Ovina Alimin Mahyudin Arif Budiman Astuti Astuti - Aulia Latifah Azlin, Amalia Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Dedi Mardiansyah Dian Fitriyani Dian Mega Y Dian Milvita Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Fani Anjelina Fauzana, Husnatul Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Geby Sri Ayu Oktavia Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi Hasan, Melanz Hilalliyah, Nisful Husnatul Fauzana Imam Taufiq Imam Taufiq Jarnal Witarsa Jenny Teresia Simamora Jenny Teresia Simamora, Jenny Teresia Komala, Tri Ananda Latifah, Aulia M. Ali Shafii M. Hamidi M. Hamidi M. Hamidi, M. Hamidi Ma’muri Ma’muri Ma’muri, Ma’muri Marwan, Muhammad Marzuki Marzuki Mega Y, Dian Melanz Hasan Meqorry Yusfi Mifthahul Putri Mohammad Ali Shafii Muhammad Marwan Muhammad Subhan Muhammad Subhan Muldarisnur, Mulda Murdiman, Imelda Murdiman, Imelda Mutya Vonnisa Nele Schildermans Nele Schildermans, Nele Nini Firmawati Nurul Annisa Osi Yusdesra Ovina Aisyah Pertiwi, Rahmi Nanda Puspasari, Trevi Jayanti Putri, Mifthahul Rahayu Fitri Rahayu Fitri, Rahayu Rahman, Afdal Rahmi Nanda Pertiwi Ramacos Fardela Remiandayu, Selly Rudi Hidayat Rudi Hidayat Selly Remiandayu Solly Aryza Sri Handani Sri Nofriyanti Sri Nofriyanti, Sri Sri Oktamuliani Trengginas Eka Putra Sutantyo Trevi Jayanti Puspasari Tri Ananda Komala Usna, Sri Rahayu Alfitri Vivi Lispa Yenti Vivi Lispa Yenti, Vivi Lispa Wildian Wildian Witarsa, Jarnal Yusdesra, Osi Zalwi, Eka Nadila Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi