Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementasi Sikap Tenggang Rasa Dalam Menggunakan Media Sosial WhatsApp Rahmadhanyaty, Dea; Nugraha, Nurhadji; Harmawati, Yuni
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 7 No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v7i2.5745

Abstract

Sikap tenggang rasa ialah salah satu butir-butir dari pengamalan sila kedua. Sikap tenggang rasa harus menjadi suatu kebiasaan bagi kesadaran pribadi diri seseorang agar dalam berinteraksi sosial dengan orang lain tidak timbul perselisihan. Penggunaan media sosial WhatsApp mampu digunakan secara positif jika penggunanya juga menggunakan sarana komunikasi tersebut secara positif. Namun, jika penggunaan media sosial WhatsApp digunakan secara negatif maka penggunannya juga akan menimbulkan kepribadian yang buruk. Pentingnya penelitian ini dilakukan karena masih dijumpai siswa tidak menghargai teman dan menghormati gurunya, serta bersikap masa bodoh. Hal tersebut terlihat dari bagaimana siswa menerapkan rasa toleransi, peduli, dan pengendalian diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis sikap tenggang rasa dalam menggunakan media sosial WhatsApp. Adapun metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Informan yang menjadi sumber penelitian ini terdiri dari guru dan siswa-siswi kelas 8 SMP Negeri 2 Geger tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah komponen analisis data model Miles dan Huberman, dengan dilakukan secara interaktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diketahui bahwa siswa dikatakan memiliki sikap tenggang rasa dapat dinilai dari toleransi, peduli, dan pengendalian diri. Adapun proses mengimplementasikan sikap tenggang rasa. Kemudian, adanya kendala siswa dan guru dalam mengimplementasikan sikap tenggang rasa. Selain itu, penggunaan media sosial WhatsApp siswa yang aktif menimbulkan dampak negatif dan dampak positif terkait perilaku siswa.
Interactive Learning Media Wordwall to Improve Motivation and Geography Learning Outcomes Setyoningtyas, Diyah Wahyu; Nugraha, Nurhadji
Jurnal Paradigma Vol 17 No 2 (2025): November
Publisher : STAI MA'ARIF MAGETAN, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53961/paradigma.v17i2.324

Abstract

This study examines the application of interactive learning media Wordwall to improve motivation and geography learning outcomes in grade XI-9 students of SMA Negeri 1 Barat, Magetan Regency. Using the Classroom Action Research (CAR) method of the Kemmis and McTaggart model, the study was conducted in three stages: pre-cycle, cycle I, and cycle II. The results showed an increase in learning motivation from 39.72% (pre-cycle) to 57.91% (cycle I) and 80.69% (cycle II). Student learning outcomes also increased with classical completeness from 58.33% (pre-cycle) to 69.44% (cycle I) and 83.33% (cycle II). The application of Wordwall successfully changed the learning paradigm from "learning because you have to" to "learning because you want to" by creating a fun competitive atmosphere through challenges and educational games. This study proves the effectiveness of Wordwall as an alternative learning media to overcome boredom and increase student engagement in geography learning.
Peningkatan Kemampuan Bekerja Sama Dan Hasil Belajar Sosiologi Melalui Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (Tai) Pada Siswa Kelas XI 5 Di SMA Negeri 4 Madiun Tahun 2025 Erna Purwandari; Malawi, Ibadullah; Nugraha, Nurhadji
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1633

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan bekerja sama dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Team Asisted Individualization pada mata Pelajaran sosiologi. Subyek dari penelitian ini adalah siswa Ke;as XI5 dengan jumlah 33 siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas dengan dua siklus. Masing-masing siklus mempunyai tahapan antara lain perencanaan, tindakan , refleksi. Dalam pengambilan data , untuk mengetahui kemampuan bekerja sama menggunakan observasi , sedangkan untuk mengetahui hasil belajar menggunakan tes. Setelah data yang diharapkan terkumpul semua selanjutnya dilakukan analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil analisis data menunjukkan dengan menggukan model pembelajaran Team Assisted Individualization pada siklus I untuk kemampuan bekerja sama mendapat hasil 76,67%. Hal tersebut belum memenuhi kriteria yang diharapkan yaitu baik atau minimal 80. Sedangkan untuk hasil belajar pada siklus I memperoleh rata-rata 74,39 atau 72,73% dari total nilai 2455. Hal tersebut juga belum memenuhi harapan yaitu sesuai dengan KKM 75. Oleh karena itu dilakukan tindakan selanjunya yaitu siklus ke II dan ternyata hasilnya meningkat. Untuk kemampuan bekerja sama meningkat menjadi 85,76% dan hasil belajar mencapai 93,94% atau rata-rata 80,61
Efforts to Improve Teacher Discipline and Performance Through Peko: Regulations and Commitments Sugianingsih, Juli; Nugraha, Nurhadji; Hartono, Yudi
Journal La Edusci Vol. 6 No. 5 (2025): Journal La Edusci
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallaedusci.v6i5.2725

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the PEKO (Regulations and Commitments) strategy in improving teacher and educational staff discipline and performance at SD Negeri 02 Madiun Lor, Manguharjo District, Madiun City in 2025. The research employs a descriptive qualitative approach with data collected through observation, in-depth interviews, and document studies. The results indicate that the PEKO model effectively integrates structural and motivational dimensions in human resource management within educational institutions. The enforcement of clear regulations such as digital attendance, uniform compliance, and daily duty schedules—significantly increased discipline levels, while continuous coaching, transformational leadership, and proportional reward–punishment systems strengthened commitment and intrinsic motivation. The findings show an improvement in teacher attendance from 87% to 98%, enhanced teaching preparation, and more professional school culture. The principal’s exemplary leadership played a key role in fostering collaboration, transparency, and collective accountability. In conclusion, the PEKO strategy successfully transformed the work culture from loose and individualistic into professional, orderly, and collaborative, providing a sustainable model for enhancing educational quality through disciplined and committed human resources.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN KERJASAMA PESERTA DIDIK MELALUI KEGIATAN METAPRO KELOMPOK B4 TK ‘AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 7 KOTA MADIUN Eko Wahyuni, Dwi; Sudarmiani; Nugraha, Nurhadji
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40406

Abstract

This study aims to improve students’ social skills and collaboration through metapro activities in Group B4 of TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal 7 Kota Madiun during the 2024/2025 academic year. The research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, involving 14 students with developing social skills (MB) out of 17, and 15 students with developing collaboration skills (MB) out of 17. The research followed the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed descriptively using quantitative percentages of mastery.The results showed an improvement in students’ social skills, including communication, empathy, and sociability, as well as enhanced collaboration skills such as sharing with peers, helping within groups, and active participation in group activities. Thus, metapro activities proved effective in improving the social skills and collaboration of Group B4 students at TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal 7 Kota Madiun.
Penerapan model pembelajaran two stay two stray berbantuancanva untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar ekonomi Harijasih, Sri; Nugraha, Nurhadji; Malawi, Ibadullah
EQUILIBRIUM : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 1 (2025): Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/equilibrium.v14i1.23777

Abstract

Kesenjangan antara kondisi motivasi belajar siswa dan target ketuntasan yang ditetapkan sekolah menunjukkan perlunya pembaruan dalam proses pembelajaran. Hanya 47% siswa yang terlibat aktif dan 53% yang mencapai ketuntasan, jauh di bawah standar 85%. Penggunaan metode ceramah dengan dukungan PPT belum mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara optimal, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih interaktif. Penelitian tindakan kelas ini mengeksplorasi penerapan model Two Stay Two Stray(TSTS) yang dipadukan dengan Canva serta dampaknya terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas XII‑8 pada mata pelajaran Ekonomi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus di SMA Negeri 4 Madiun. Motivasi belajar dianalisis melalui observasi perilaku siswa, sedangkan hasil belajar diperoleh dari penilaian kognitif dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang jelas: motivasi belajar mencapai 86,11%, sementara ketuntasan klasikal meningkat dari 53% pada pra‑siklus menjadi 75% pada Siklus I dan 86% pada Siklus II, melampaui batas ketuntasan minimal 85%.