Articles
STUDI KOMPARATIF MODEL PEMBELAJARAN PROBING-PROMPTING DAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA TEKNIK DITINJAU DARI KREATIVITAS BERPIKIR MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA, STT DHARMA ISWARA MADIUN
Sulistyaning Kartikawati
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (315.913 KB)
|
DOI: 10.25273/jupiter.v1i2.1000
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) perbedaan pengaruh model pembelajaran probing-prompting dan model pembelajaran student facilitator and explaining (SFAE) terhadap hasil belajar fisika teknik, (2) perbedaan pengaruh kreativitas berpikir tinggi dan rendah terhadap hasil belajar fisika teknik, (3) interaksi antara model pembelajaran probing-prompting dan model pembelajaran student facilitator and explaining (SFAE) dengan kreativitas berpikir terhadap hasil belajar fisika teknik. Penelitian ini dilakukan di Program Studi Teknik Informatika STT Dharma Iswara Madiun. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Pada penelitian ini yang menjadi sampel adalah dua kelas yaitu kelas 2A dengan jumlah 18 mahasiswa sebagai kelas eksperimen I dan kelas 2B dengan jumlah 16 mahasiswa sebagai kelas eksperimen II. Instrumen yang digunakan adalah tes kreativitas berpikir untuk mengukur kreativitas berpikir mahasiswa sedangkan hasil belajar diperoleh dari quiz dengan menggunakan soal tes kognitif. Analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis deskriptif dilakukan dengan menyajikan data melalui tabel distribusi frekuensi dan histogram, sedangkan analisis inferensial digunakan untuk menguji hipotesis. Uji prasyarat analisis menggunakan metode Liliefors, untuk menguji hipotesis menggunakan uji anava dua jalan.Berdasarkan hasil penelitian dengan taraf signifikan 5% menunjukkan bahwa: 1) tidak ada perbedaan pengaruh model Probing-Prompting dan Student Facilitator and Explaining terhadap hasil belajar fisika teknik; 2) tidak ada perbedaan pengaruh kreativitas mahasiswa tinggi dan rendah terhadap hasil belajar fisika teknik; 3) tidak ada interaksi antara model pembelajaran Probing-Prompting dan student facilitator and explaining dengan kreativitas mahasiswa terhadap hasil belajar fisika teknik.
Pengaruh Penggunaan WhatsApp Messenger Sebagai Mobile Learning Terintegrasi Metode Group Investigation Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis
Sulistyaning Kartikawati;
Hendrik Pratama
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (164.943 KB)
|
DOI: 10.25273/jupiter.v2i2.1797
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh penerapan metode Group Investigation (GI) dengan WhatsApp Messenger sebagai mobile learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental menggunakan desain control group pretestposttest. Prosedur pengambilan sampel menggunakan teknik purposive samplingyang terdiri dari 17 peserta didik sebagai kelompok kontrol dan 17 peserta didik sebagai kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen dengan perlakuan metode pembelajara Group Investigation terintegrasi media sosial WhatsApp Messenger sedangkan kelompok kontrol dengan perlakuan pembelajaran secara tatap muka biasa tanpa integrasi media sosial. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi, wawancara, angket, dan tes.Peneliti menggunakan t-test untuk membandingkan kelompok kontrol dan eksperimen yang ditinjau dari aspek kemampuan berpikir kritis pada tingkat alpha 0,05. Hasil pada aspek kemampuan berpikir kritis pada kelompok eksperimen lebih baik daripada kelompok kontrol. Desain pembelajaran yang dirancang meliputi tahap start, grouping, planning, presenting, organizing, investigating, evaluating, ending. Proses investigasi dalam kelompok melatih peserta didik untuk berpikir kritis
PERBEDAAN PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI BERBANTUKAN PCB SEDERHANA DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
Andri Desy Astuti;
Jeffry Handhika;
Sulistyaning Kartikawati
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (190.812 KB)
|
DOI: 10.25273/jupiter.v2i2.1793
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) adakah perbedaan pengaruh antara penggunaan metode pembelajaran eksperimen dan demontrasi berbantukan PCB sederhana terhadap hasil belajar siswa; 2) adakah perbedaan pengaruh antara kreativitas kategori tinggi dan rendah terhadap hasil belajar siswa melalui metode pembelajaran eksperimen dan demonstrasi berbantukan PCB sederhana ;3) adakah interaksi antara metode pembelajaran eksperimen, demonstrasi berbantukan PCB sederhana dan kreativitas siswa terhadap hasil belajar siswa.Penelitian ini berbentuk penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dua kelas, diambil menggunakan teknik sample random sampling dengan kelas eksperimen pertama diajar dengan metode pembelajaran eksperimen dan kelas eksperimen kedua diajar dengan metode pembelajaran demonstrasi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan metode dokumentasi untuk data kreativitas dan data hasil belajar Dasar dan Pengukuran Listrik siswa. Teknik analisis data menggunakan uji analisis variansi dua jalan sel tak sama dengan matriks 2x2 dan uji lanjut menggunakan uji Scheffe.Hasil uji hipotesis dengan taraf signifikansi (α) = 5% menunjukkan bahwa: 1) Fobs > Fα (4,004 > 4,02) maka H0A ditolak, sehingga terdapat perbedaan pengaruh antara penggunaan metode pembelajaran eksperimen dan demonstrasi berbantukan PCB Sederhana terhadap hasil belajar siswa; 2) Fobs > Fα (25,29514 > 12,0389) maka H0A ditolak, sehingga terdapat perbedaan pengaruh antara kreativitas kategori tinggi dan rendah terhadap hasil belajar siswa melalui metode pembelajaran eksperimen dan demonstrasi berbantukan PCB Sederhana; 3) Fobs > Fα (0,2329 > 4,02) maka H0B diterima, sehingga tidak terdapat interaksi antara metode pembelajaran eksperimen, demonstrasi berbantukan PCB Sederhana dan kreativitas siswa terhadap hasil belajar siswa.
PENERAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM POSING MELALUI TUTORIAL ONLINE DAN TATAP MUKA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DITINJAU DARI TINGKAT AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA PADA PEMAHAMAN MATERI FISIKA DASAR
Sulistyaning Kartikawati
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (110.535 KB)
|
DOI: 10.25273/jems.v4i1.206
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dan dilaksanakan pada semester gasal tahun akademik 2011/2012 dengan populasi sebanyak 83 mahasiswa dengan sampel sebanyak 54 mahasiswa terdiri dari klas 3A sebanyak 26 mahasiswa dan klas 3B sebanyak 28 mahasiswa. Dari hasil analis data diperoleh: 1) Terdapat perbedaan pengaruh pembelajaran problem osing melalui tutorial online dan tatap muka terhadap prestasi belajar, karena F hitung lebih besar dari F tabel, 2) Terdapat perbedaan pengaruh antara mahasiswa yang memiliki aktivitas tinggi dan yang memiliki aktivitas rendah terhadap prestasi belajar, karena F hitung lebih besar dari F tabel, 3) Tidak terdapat interaksi antara pembelajaran problem posing melalui tutorial online dan tatap muka dengan aktivitas tinggi dan aktivitas rendah terhadap prestasi belajar, karena F hitung lebih kecil dari F tabel.
Efektifitas Strategi Pembelajaran Kooperatif dan Problem Posing dengan Kombinasi tutorial Online untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Mata Kuliah Fisika Dasar
Sulistyaning Kartikawati
Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2010)
Publisher : Jurnal Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (57.124 KB)
This research is attempted to identify the effectiveness of cooperative learning and problem posing with on-line tutorials to increase students’ achievement in Basic Physics subject, students’ cooperative skill in posing problems, students’ cooperative skill in inputing problems under computer’s software, students’ thinking process and their attitudes against the implementation of problem posing atrategy with on-line tutorials under cooperative method. This research is carried out at STT Dharma Ishwara Madiun. The Subjects of the research are semester IB students of Basic Physics subject. The research is focused on the effectiveness of learning process which is indicated by the progress of students’ achievement, problem posing skill, problem input skill under computer’s software and attitude against the learning process. The research is designed in two-cyle collaborative learning technique based on problems arising in Basic Physics class. Instruments applied to obtain data are achievement test, problem posing test, students questionnaire and interview protocol. The results of analusis show that: 1) students’ achievement make a progress in cycle 1 to cycle 2, also the average students’ score. Progress shows: from 3 to 6 students wighing above 75of score; 7 to 15 students wighing 60-75 of score; good cooperative skill from 8 to 10 groups; thinking process develops through the flow understanding the command putting practice in the doing task under computer’s software.
Analisis Interaksi Penerapan Media Pembelajaran Trainer Instalasi Penerangan Listrik dengan Menggunakan Panel Surya Berbasis Project dalam Meningkatkan Hasil Belajar dan Kemampuan Kreatif Mahasiswa
Sulistyaning Kartikawati
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 10, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v10i2.4020
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi/pengaruh penerapan media pembelajaran trainer IPL dengan menggunakan panel surya berbasis project dalam meningkatkan Hasil Belajar dan Kemampuan Kreatif Mahasiswa. Penelitian ini berbentuk penelitian kuantitatif dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah satu kelas yang diambil dengan menggunakan teknik Sampling Jenuh. Kelas penelitian diberi perlakuan dengan menggunakan media pembelajaran trainer IPL dengan menggunakan panel surya berbasis project. Adapun variabel bebas dalam penelitian ini adalah media pembelajaran trainer dengan menggunakan panel surya berbasis project, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar dan kemampuan kreatif mahasiswa. Teknik analisis data ada 2 macam yaitu teknik analisa data tentang hasil belajar dan teknik analisa data tentang kemampuan kreatif mahasiswa. Analisis uji hipotesis penelitian ini menggunakan Uji-T dengan taraf signifikan 5 %. Kriteria Uji-T adalah sebagai berikut, Ho diterima/H1 ditolak jika T hitung lebih kecil dari T tabel dan Ho ditolak/H1 diterima jika T hitung lebih besar dari T tabel. Dari hasil uji T untuk variabel terikat pertama hasil belajar diperoleh T hitung = 21,189 dan T tabel = 1,795, karena T hitung lebih besar dari T tabel maka Ho1 ditolak, artinya terdapat interaksi/pengaruh penerapan media pembelajaran trainer IPL dengan menggunakan panel surya berbasis project dalam meningkatkan hasil belajar. Sedangkan hasil uji T untuk variabel terikat kemampuan kreatif diperoleh T hitung = 18,33 dengan T tabel = 1,795, karena T hitung lebih besar dari T tabel maka Ho2 ditolak, artinya terdapat interaksi/pengaruh penerapan media pembelajaran trainer IPL dengan menggunakan panel surya berbasis project dalam meningkatkan kemampuan kreatif mahasiswa.
The Effect of WhatsApp Messenger As Mobile Learning Integrated with Group Investigation Method of Learning Achievement
Hendrik Pratama;
Sulistyaning Kartikawati
International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Vol 2, No 1 (2018): International Journal of Science and Applied Science: Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1193.961 KB)
|
DOI: 10.20961/ijsascs.v2i1.16702
The purpose of this research was determined the effect of application WhatsApp Messenger in the Group Investigation (GI) method on learning achievement. The methods used experimental research with control group pretest-postest design. The sampling procedure used the purposive sampling technique that consists of 17 students as a control group and 17 students as an experimental group. The sample in this research is students in Electrical Engineering Education Study Program. The experimental group used the GI method that integrated with WhatsApp Messenger. The control group used lecture method without social media integration. The collecting data used observation, documentation, interview, questionnaire, and test. The researcher used a t-test for compared the control group and the experimental group’s learning outcomes at an alpha level of 0,05. The results showed differences between the experiment group and the control group. The study result of the experimental higher than the control groups. This learning was designed with start, grouping, planning, presenting, organizing, investigating, evaluating, ending’s stage. Integration of WhatsApp with group investigation method could cause the positive communication between student and lecturer. Discussion in this learning was well done, the student’s knowledge could appear in a group and the information could spread evenly and quickly.
PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM POSING MELALUI TUTORIAL ONLINE DAN TATAP MUKA TERHADAP PRESTASI BELAJAR DITINJAU DARI TINGKAT AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA PADA PEMAHAMAN MATERI FISIKA DASAR
Sulistyaning Kartikawati;
Widha Sunarno;
Suparmi Suparmi
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 3 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/inkuiri.v6i3.17870
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) perbedaan pengaruh antara pembelajaran problem posing melalui tutorial online dan tatap muka terhadap prestasi belajar Fisika Dasar II, 2) perbedaan pengaruh antara aktivitas belajar tinggi dan aktivitas belajar rendah terhadap prestasi belajar Fisika Dasar II, 3) interaksi antara pembelajaran problem posing melalui tutorial online dan tatap muka dengan aktivitas belajar tinggi dan aktivitas belajar rendah terhadap prestasi belajar Fisika Dasar II. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dan dilaksanakan pada semester gasal tahun akademik 2011/2012 dengan populasi sebanyak 83 mahasiswa dengan sampel sebanyak 54 mahasiswa terdiri dari klas 3A sebanyak 26 mahasiswa dan klas 3B sebanyak 28 mahasiswa. Sampel penelitian diperoleh dengan metode random sampling. Variabel bebas penelitian adalah pembelajaran problem posing dengan tutorial online dan tatap muka, variabel terikat penelitian prestasi belajar, dan variabel moderatornya Aktivitas belajar. Data aktivitas belajar mahasiswa dikumpulkan dengan tes kuesioner dan untuk data prestasi belajar mahasiswa dikumpulkan dengan tes ujian akhir semester. Uji instrument dengan menggunakan Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Taraf Kesukaran Soal dan Uji Daya beda Soal. Data dianalisa dengan Analisa Varian (Anava) dua jalan (2x2) dengan desain factorial 2x2 dan dilanjutkan uji lanjut Anava menggunakan Microsoft excel dan minitab 15. Dari analisa data diperoleh: 1) Terdapat perbedaan pengaruh pembelajaran problem posing melalui tutorial online dan tatap muka terhadap prestasi belajar, karena F hitung lebih besar dari F tabel, 2) Terdapat perbedaan pengaruh antara mahasiswa yang memiliki aktivitas tinggi dan yang memiliki aktivitas rendah terhadap prestasi belajar, karena F hitung lebih besar dari F tabel, 3) Tidak terdapat interaksi antara pembelajaran problem posing melalui tutorial online dan tatap muka dengan aktivitas tinggi dan aktivitas rendah terhadap prestasi belajar, karena F hitung lebih kecil dari F tabel.
Pengaruh Penerapan Media Pembelajaran Gerbang Logika Berbasis IT Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Dan Hasil Belajar Mahasiswa
Sulistyaning Kartikawati;
Hendrik Pratama
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2017: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2017
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (567.983 KB)
|
DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v2i0.16422
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Media Pembelajaran Gerbang Logika Berbasis IT dalam meningkatkan Kemampuan Berpikir Dan Hasil Belajar Mahasiswa. Penelitian ini berbentuk penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah satu kelas yang diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Kelas penelitian diberi perlakuan dengan menggunakan media pembelajaran gerbang logika berbasis IT. Adapun variabel bebas dalam penelitian ini adalah media pembelajaran gerbang logika berbasis IT, sedangkan variabel terikatnya adalah kemampuan berpikir dan hasil belajar mahasiswa. Teknik analisis data ada 2 macam yaitu teknik analisa data kemampuan berpikir dan teknik analisa data hasil belajar mahasiswa. Analisis uji hipotesis penelitian ini menggunakan uji-t dengan taraf signifikan 5 %. Kriteria uji-t adalah sebagai berikut, Ho diterima/H1 ditolak jika t hitung lebih kecil dari t tabel dan Ho ditolak/H1 diterima jika t hitung lebih besar dari t tabel. Dari hasil uji t untuk kemampuan berpikir diperoleh t hitung = 15,671, dan t tabel = 1,746, dan hasil uji t untuk hasil belajar diperoleh t hitung = 12,33 dan t tabel = 1,746, karena t hitung lebih besar dari t tabel maka Ho ditolak/H1 diterima, artinya terdapat pengaruh penerapan media pembelajaran gerbang logika berbasis IT dalam meningkatkan kemampuan berpikir dan hasil belajar mahasiswa.
Studi Komparatif Model Pembelajaran Probing-Prompting dan Student Facilitator and Explaining (SFAE) Terhadap Hasil Belajar Fisika Teknik Ditinjau dari Kreativitas Berpikir Mahasiswa Teknik Informatika, STT Dharma Iswara Madiun
Sulistyaning Kartikawati
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2016: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2016
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (10703.709 KB)
|
DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v1i0.4532
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1) apakah ada perbedaan pengaruh model pembelajaran probing-prompting dan model pembelajaran student facilitator and explaining (SFAE) terhadap hasil belajar fisika teknik. 2) apakah ada perbedaan pengaruh kreativitas berpikir tinggi dan rendah terhadap hasil belajar fisika teknik. 3) apakah ada interaksi antara model pembelajaran probing-prompting dan model pembelajaran student facilitator and explaining (SFAE) dengan kreativitas berpikir terhadap hasil belajar fisika teknik. Penelitian ini dilakukan di Program Studi Teknik Informatika STT Dharma Iswara Madiun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan cluster random sampling. Pada penelitian ini yang menjadi sampel adalah dua kelas yaitu kelas 2A dengan jumlah 18 mahasiswa sebagai kelas eksperimen I dan kelas 2B dengan jumlah 16 mahasiswa sebagai kelas eksperimen II. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes kreativitas berpikir untuk mengukur kreativitas berpikir mahasiswa sedangkan hasil belajar diperoleh dari quiz dengan menggunakan soal tes kognitif. Analisis data pada penelitian ini meliputi analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis deskriptif dilakukan dengan menyajikan data melalui tabel distribusi frekuensi dan histogram, sedangkan analisis inferensial digunakan untuk menguji hipotesis. Uji prasyarat analisis menggunakan metode Liliefors, untuk menguji hipotesis menggunakan uji anava dua jalan. Berdasarkan hasil penelitian dengan taraf signifikan 5% menunjukkan bahwa: 1) tidak ada perbedaan pengaruh model Probing-Prompting dan Student Facilitator and Explaining terhadap hasil belajar fisika teknik; 2) tidak ada perbedaan pengaruh kreativitas mahasiswa tinggi dan rendah terhadap hasil belajar fisika teknik; 3) tidak ada interaksi antara model pembelajaran Probing-Prompting dan student facilitator and explaining dengan kreativitas mahasiswa terhadap hasil belajar fisika teknik. Kata Kunci Probing-Prompting, Student Facilitator and Explaining (SFAE), Hasil Belajar, Kreativitas Berpikir