Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Optimalisasi Kolam Ikan Untuk Pemenuhan Gizi Santri Nurdeni Nurdeni; Endah Diah Parwati; Ririn Regiana Dwi Satya; Haryanto Haryanto; Muhammad Syahiddin; Dian Novita Susanto
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jppmi.v2i4.844

Abstract

Pesantren in Indonesia today have a wide variety of activities, apart from the main program, namely learning and teaching activities, but also farming and/or livestock activities in order to utilize school land and as an effort to fulfill daily needs for the scope of the pesantren itself and in order to support food security. Catfish farming is one way to be able to teach animal husbandry skills to students by utilizing land in the form of fish ponds that are not functioning optimally. The catfish farming is also expected to be utilized further so that it becomes an additional source of income for all school parties. This community service program is carried out with educational methods and catfish breeding practices by utilizing water sources that are widely available around the school. In the end, this activity can be used as a food security program and can also function as an additional source of income for schools.
Implementasi Lean Green Manufacturing Menggunakan Metode Value Stream Mapping dan Green Productivity Pada PT XTZ Muhtar, Imam Adibil; Dwi Satya, Ririn Regiana; Isroyati, Isroyati
Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.3.2.77-86

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan UMKM yang bergerak di bidang produksi roti kemasan. Perusahaan melakukan proses produksinya sebanyak 10 siklus dalam sehari. Jumlah roti yang diproduksi oleh PT XYZ adalah sebanyak tujuh jenis roti. Diantara tujuh jenis roti yang diproduksi, perusahaan menemukan banyak kendala pada proses produksi roti isi pisang cokelat. Terdapat beberapa hal yang membuat proses produksi roti isi pisang cokelat di PT XYZ masih terkendala. Beberapa hal itu disebabkan karena adanya pemborosan-pemborosan di dalam aliran proses produksi yang dilakukan. Pemborosan ini antara lain adalah produk cacat, penyimpanan berlebihan, proses menunggu, dan lainnya. Selain itu, kondisi tingkat produktivitas hijau dari PT XYZ masih tergolong rendah. Ini disebabkan karena terdapat beberapa limbah seperti dari emisi dan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk merampingkan proses produksi roti yang dilakukan dan juga meningkatkan indeks produktivitas hijau perusahaan. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian adalah metode Value Stream Mapping dan juga Green Productivity. Kedua metode yang digunakan merupakan kombinasi yang bisa dilakukan untuk mencapai target penelitian. Berdasarkan pada hasil pengamatan dan pengolahan data yang dilakukan, PT XYZ memiliki lead time proses produksi roti selama 819,87 menit/siklus dengan indeks produktivitas hijau sebesar 0,552551473. Dengan rekomendasi perbaikan yang diberikan oleh peneliti, perusahaan bisa mereduksi waste di beberapa titik. Hasil yang dicapai dari penelitian ini adalah dengan bukti bahwa proses produksi bisa direduksi sebesar 32,00% dan indeks produktivitas perusahaan bisa meningkat sebesar 39,47%. PT XYZ bisa menjadikan rangkaian penelitian ini sebagai acuan untuk mempertimbangkan kelangsungan bisnis untuk ke depannya.
Analisis Pengendalian Persediaan Komoditas Sayur Organik Untuk Efisiensi Biaya Persediaan Dengan Menggunakan Wagner-Within Algorithm Dan Heuristic Silver-Meal Method Pada PT Masada Organik Indonesia Fitri, Fitri; Dwi Satya, Ririn Regiana; Hunusalela, Zeny Fatimah
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 11 No. 3 (2021): VOLUME 11 NO 3 NOVEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jti.v11i3.13074

Abstract

Intisari—Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki peluang dalam mengembangkan pertanian organik. Beberapa tahun terakhir ini, perhatian masyarakat terhadap pertanian organik semakin meningkat. Salah satu komoditas prospektif yang dapat dikembangkan dengan sistem pertanian organik di Indonesia adalah sayur-sayuran. PT Masada Organik Indonesia merupakan salah satu perusahaan agribisnis di Jawa Barat yang bergerak dibidang pertanian organik. Masalah yang dihadapi PT Masada Organik Indonesia adalah tidak terkontrolnya pengendalian persediaan yang disebabkan oleh permintaan pelanggan yang tidak menentu (dinamis) dan fluktuatif. Manajemen persediaan bertujuan untuk menentukan perencanaan pengendalian komoditas sayur organik di PT Masada Organik Indonesia dalam rangka efisiensi dan meminimalkan biaya persediaan yang dikeluarkan oleh perusahaan. Metode Algoritma Wagner-Within dan metode Heuristik Silver Meal memiliki tujuan yang sama yaitu menghasilkan kuantitas pesan yang optimum dengan biaya yang rendah. Dari hasil pengolahan data didapatkan metode usulan yang terbaik adalah biaya persediaan menggunakan metode Heuristik Silver Meal karena dapat menghasilkan biaya yang paling rendah dibandingkan dengan metode Algoritma Wagner-Within yaitu dengan penghematan sebesar Rp. 64.000.000,- dan efisiensi 26% dari metode yang diterapkan oleh perusahaan dengan total biaya persediaan yaitu Rp. 178.235.754,- Abstract—Indonesia is an agricultural country that has the opportunity to develop organic agriculture. In recent years, the public's attention to organic farming has increased. One of the prospective commodities that can be developed using an organic farming system in Indonesia is vegetables. PT Masada Organik Indonesia is an agribusiness company in West Java which is engaged in organic agriculture. The problem faced by PT Masada Organik Indonesia is uncontrolled inventory control caused by erratic (dynamic) and fluctuating customer demand. Inventory management aims to determine the planning of organic vegetable commodity control at PT Masada Organik Indonesia in the context of efficiency and minimizing inventory costs incurred by the company. The Wagner-Within Algorithm method and the Heuristic Silver Meal method have the same goal, namely to produce an optimum message quantity at a low cost. From the results of data processing, it is found that the best proposed method is the inventory cost using the Heuristic Silver Meal method because it can produce the lowest cost compared to the Wagner-Within Algorithm method with a savings of Rp. 64,000,000, - and 26% efficiency from the method applied by the company with a total inventory cost of Rp. 178,235,754, -.
Usulan Perencanaan Persediaan Produk FMCG Menggunakan Metode Algoritma Apriori dan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) pada PT Borwita Indah: Proposed FMCG Product Inventory Planning Using the Apriori Algorithm Method and Artificial Neural Network (ANN) at PT Borwita Indah Putra, Bayu Triadi; Hunusalela, Zeny Fatimah; Satya, Ririn Regiana Dwi
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 13 No. 2 (2024): Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jrsi.v13i2.7015.29-44

Abstract

The problem faced by PT Borwita Indah is the occurrence of overstock and understock on FMCG products. This study aims to determine the inventory planning of FMCG products with related factors, namely sales results, stock of finished goods, and to be able to predict accurately so that there is no buildup of products in the warehouse. This research using the apriori algorithm for data collection with associative rules which is carried out through support and confidence calculation mechanisms and artificial neural networks for forecasting methods which have a fairly low data error rate and are good enough in the generalization process so that this model is able to predict timeseries data for several time periods for future. Itemset data pattern obtained resulted in a level of confidence in Head&Shoulders with Pantene 90.9%, and a level of confidence in Pantene with Head&Shoulders 90.9%. Meanwhile, the level of confidence for Vicks with Head&Shoulders reaches 100%. Forecasting results for the next 12 periods for each Pantene, Head&Shoulders, and Vicks product have a fluctuating forecasting trend so that safety stock can be taken into account. The amount of safety stock that must be in the company is 504 pcs of Pantene per day, 49 pcs of Head&Shoulders per day, 35 pcs of Vicks. It is hoped that with this research the company can carry out optimal product inventory control.
PARTISIPASI KOMITE SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DALAM PENGEMBANGAN TEACHING FACTORY DENGAN MENINGKATKAN KERJASAMA DALAM DUNIA KERJA Sodikun, Sodikun; Satya, Ririn Regiana Dwi; Chairani, Laela; Yulianti, Nur; Usman, Yulita Veranda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38401

Abstract

Pendidikan kejuruan memiliki peranan penting dalam upaya mencetak tenaga kerja yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan karakteristik kebutuhan dunia industri. Proses pembelajaran yang menekankan pada penguasaan kompetensi spesifik membutuhkan model pembelajaran yang tepat dan sesuai. Teaching factory merupakan salah satu solusi untuk menyiapkan peserta didik agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan kompetensi dunia industri. Pembelajaran teaching factory yang dikembangkan dapat di integrasikan pada unit produksi yang diselenggarakan oleh sekolah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan pengembangan teaching factory di sekolah kejuruan. Hasil diskusi menyimpulkan bahwa manajemen teaching factory meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Teaching factory yang dikembangkan terintegrasi dengan unit produksi untuk penyelenggaraan praktik peserta didik. Komite Sekolah dapat membantu dalam memperluas jaringan kemitraan dengan berbagai perusahaan sehingga siswa dapat memperoleh kesempatan magang di tempat yang berkualitas. Pengalaman ini akan memberikan gambaran tentang kondisi dunia kerja yang sesungguhnya dan membangun kepercayaan diri siswa dan guru dalam menghadapi tantangan kerja yang lebih kompleks. Komite Sekolah dapat memperluas jaringan kemitraan dengan perusahaan asing dan memperkenalkan program-program seperti pertukaran pelajar atau magang internasional. Dukungan ini akan memberikan siswa wawasan dan pengalaman yang lebih luas, serta membangun rasa percaya diri mereka untuk bersaing di tingkat global.