Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Edukasi Tata Kelola dan Kandungan Gizi Limbah Cair Pemindangan Ikan Cakalang sebagai Bahan Petis Madura Berkualitas di Poklahsar Tuna Jaya Asih, Eka Nurrahema Ning; Ismawati, Nurul; Fitriani, Atiqah; Pratiwi, Wiwit Sri Werdi; Abidah, Indah Wahyuni; Kartika, Ary Giri Dwi; Nuzula, Nike I
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20886

Abstract

Background: Optimalisasi pengelolaan dan pemanfaatan limbah pemindangan ikan cakalang perlu dilakukan karena limbah ini berpotensi mencemari perairan namun kaya nutrisi. Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mitra tentang pentingnya mengelola dan memanfaatkan limbah pemindangan ikan menjadi produk petis Madura yang bernilai gizi tinggi. Metode: Kegiatan melibatkan mitra yaitu Poklahsar Tuna Jaya dan pihak terkait. Tahapan kegiatan yang dilakukan berupa persiapan, penyuluhan, implementasi dan evaluasi. Kegiatan penyuluhan dilengkapi dengan kuisioner untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi penyuluhan. Hasil: Berdasarkan skala likert setelah penyuluhan dilaksanakan menunjukan 95% paham, 3% cukup paham dan 2% tidak paham mengenai pentingnya manajemen kelola limbah hasil pemindangan ikan. Respon peserta juga menunjukan 95% paham, 4% cukup paham dan 1% tidak paham mengenai kiat serta tahapan mempertahankan kandungan gizi pada air limbah hasil pemindangan ikan agar menghasilkan petis merah non histamin. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berimplikasi mampu meningkatkan pemahaman mitra dalam mengelola dan mempertahankan nilai gizi limbah pemindangan guna mempersiapkan bahan baku petis merah Madura berkualitas.
Studi Komparasi Parameter Lingkungan Proses Produksi Garam di Indonesia Fauziyah, Lailatul; Yulitasari, Fara’idhya Intan; Maulana, Ilham; Camila, Aysyah Fitria; Efendy, Makhfud; Nuzula, Nike Ika; Pratiwi, Wiwit Sri Werdi
Rekayasa Vol 18, No 3: Desember, 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v18i3.28434

Abstract

Indonesia has great potential as a salt-producing country due to its extensive coastline and favorable geographical conditions. However, the quality and quantity of domestic salt production are still suboptimal and fail to meet the domestic industrial salt demand. This study aims to analyze and compare environmental parameters that influence the suitability of salt pond sites in several regions of Indonesia, as well as to understand the salt production process based on the deposition of impurities at various stages of crystallization. The study was conducted at eight locations with different climatological and hydrological characteristics, including rainfall, soil permeability and type, duration of sunlight, air humidity, wind speed, air temperature, evaporation rate, and water saturation. The results of the study indicate that environmental parameters play a role in determining the effectiveness and efficiency of the salt production process. Pati and Aceh Besar districts are classified as unsuitable (N) for soil parameters, thus requiring adaptive technologies such as geomembranes and boiling methods. The salt crystallization process begins with the flow of seawater from the bozem to the crystallization table, where impurities such as mud, sand, Fe₂O₃, CaCO₃, CaSO₄•2H₂O, and gypsum are gradually deposited. Meanwhile, NaCl deposits form on the crystallization table, and MgSO₄ and NaBr compounds are found in the bittern pond. This study emphasizes the importance of land suitability mapping based on environmental parameters to enhance national salt productivity and quality, as well as serving as a foundation for developing more adaptive salt production policies tailored to regional conditions.