Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Pergerakan Pasang Surut terhadap Perubahan Kualitas Air Sumur Gali Masyarakat di Pesisir Kelurahan Fitu – Kota Ternate Selatan Salnuddin Salnuddin; Jefry Bemba; Zulhan Arifin Harahap; Muhammad Faisal Kader; Nurhalis Wahidin; Kusdi Hi Ichsan; Imran Taeran
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 3 (2024): May 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.3.781-792

Abstract

Air merupakan salah satu elemen penting yang menyokong keberlangsungan hidup manusia tak terkecuali masyarakat pesisir Kelurahan Fitu- Kota Ternate Selatan yang berada di wilayah pulau kecil dan gunung api. Sumber air bersih masyarakat pesisir umumnya bersumber dari sumur gali dan memiliki potensi dicemarkan oleh berbagai macam faktor terutama intrusi air laut.  Penelitian bertujuan untuk mendeterminasi pengaruh pergerakan pasang surut terhadap perubahan kualitas sumur gali dalam upaya determinasi karakteristik dan parameter penciri instrusi air tanah di pulau kecil gunung api. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran dan observasi dengan bantuan instrument survei sedangakan analisis data menggunakan persamaan umum matematik serta analisis statistik regresi linear sederhana dengan 3 pendekatan analisis berdasarkan input data yang diberikan. Hasil analisis Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan analisis III lebih informatif dalam mendeterminasi pola hubungan pergerakan pasang surut dan perubahan kualitas air tanah di sumur gali masyarakat. Kecenderungan hubungan tersebut lebih konsisiten berdasarkan nilai “b” (koefisien korelasi) yang mengkuti pergerakan pasang surut terhadap masing-masing parameter kualitas air.  Pergerakan pasang surut berpotensi mempengaruhi kualitas air tanah pada sumur gali masyarakat terutama untuk parameter DHL dan salinitas pada sumur sampel 1 (R2 > 50%) dan juga pada sumur sampel 2 (R2 = 14 % dan 62 %) saat ABP Nilai koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa masih banyak faktor lain yang mempengaruhi perubahan kualitas air pada sumur sampel selain oleh pergerakan pasang surut.
Identifikasi model hubungan persen berat ukuran butiran dan stok karbon pada lapisan sedimen di ekosistem mangrove di Kota Tidore Kepulauan Hamzah, Anggita Yuniasari; Tahir, Irmalita; Salnuddin, Salnuddin; Paembonan, Rustam E
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v7i2.9586

Abstract

Determinasi Perubahan Volume Air Terhadap Nilai Parameter Kualitas Air Pada Sumur Gali Masyarakat Di Kelurahan Fitu - Kota Ternate Selatan Salnuddin, Salnuddin; Wahidin, Nurhalis; Malaka, Halima; Humaida, Nida; Alhadad, Muhammad Said; Daud, Asmar Hi
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 4 (2025): July 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.4.896-906

Abstract

Groundwater quality degradation in small volcanic islands presents complex challenges for freshwater availability, particularly where communities heavily rely on groundwater resources. A study of groundwater dynamics in dug wells on Ternate Island, Indonesia, examined the relationship between water volume changes and water quality parameters while evaluating seawater intrusion potential through hydrostatic balance analysis. Researchers measured physical parameters (temperature, surface pressure) and chemical parameters (salinity, dissolved oxygen, electrical conductivity, total dissolved solids) in three sample wells and one coastal point. The analysis incorporated calculations of water volume changes, flushing rates, and regression analysis between water volume changes and water quality parameters to assess the dynamics of groundwater quality fluctuations. Water level changes showed a 27-minute lag after tidal shifts, with well 1 showing dominant volume changes during ebb tide (65%), while wells 2 and 3 were dominant during flood tide. Well 2 showed higher susceptibility to quality changes due to its lower flushing rate (13.7%) compared to well 1 (56.6%). Statistical analysis revealed that water volume increases did not significantly influence water quality changes (p > 0.05). These findings enhance our understanding of groundwater dynamics in volcanic islands and suggest that factors beyond water volume changes should be considered when managing groundwater resources in these settings. The research provides valuable insights for developing effective water resource management strategies in similar geological contexts worldwide.
Determinasi Tipe Substrat dan Sumber Material pada Sedimen Permukaan Pantai Barahima Desa Mesa Kabupaten Halmahera Tengah Arif, Sanindo M; Salnuddin, Salnuddin; Harahap, Zulhan A; Angkotasan, Abdul M; Ismail, Firdaut; Siolimbona, Abdul Ajiz; Tahir, Irmalita; Wibowo, Eko S; Baksir, Abdurrachman
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v7i1.8345

Abstract

Identifikasi model hubungan persen berat ukuran butiran dan stok karbon pada lapisan sedimen di ekosistem mangrove di Kota Tidore Kepulauan Hamzah, Anggita Yuniasari; Tahir, Irmalita; Salnuddin, Salnuddin; Paembonan, Rustam E
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v7i2.9586

Abstract

Sebaran Nilai Analisis Granulometri dan Statistik Sedimen Lahan Gisik Pantai Barahima Desa Mesa Kabupaten Halmahera Tengah Iskandar, Masita; Salnuddin, Salnuddin; Harahap, Zulhan A; Bemba, Jefry; Alhadad, M. Said; Ruswati, Ruswati
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v7i1.8346

Abstract

Pemanfaatan lempung alluvial hutan mangrove sebagai material utama pembuatan gerabah penyimpan panas Bahar Subur, Abd.; Salnuddin, Salnuddin; Ramili, Yunita; Akbar, Nebuchadnezzar; Ismail, Firdaut
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v6i2.7622

Abstract

Produk gerabah spesifik di produksi oleh pengrajin di Pulau Mare adalah “Vorno” atau “keta”. digunakan sebagai alat pengolahan pangan tradisional “sagu lempeng”. Dalam perkembangnnya industri gerabah mengalami kendala kebutuhan material serta inovas kreatit menjawab kebutuhan konsumen. Oleh karena itu perlu upaya mengkaji potensi penyimpanan panas dari gerabah yang terbuat dari material Alluvial dengan harapan ditemukan (eksprimental) komposisi gerabah dari material alluvial hutan mangrove dan pasir yang mempunyai karakter penyimpanan panas yang tinggi sekaligus sebagai salah satu langkah strategis dan mendesak untuk dilakukan dalam upaya pengembangan kerajinan gerabah tradisional dengan memperbaiki mutu produksi dan menciptakan model-model desain yang inovatif. Hasil uji coba pembuatan gerabah dengan memanfaatkan materuial alluvial hutan mangrove, dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut : 1) Komposisi material dengan kadar pasir lebih besar berpeluang mengalami kehancuran lempengan saat dilakukan pembakaran; 2) Komposisi gerabah perlakuan A (50 %: 50 %) mempunyai penyusutan dimensi lempengan yang lebih baik ( 20 %) dibandingkan perlakauan C (30%:70%) dan perlakuan D (80% : 20%). 3) Kecepatan perubahan suhu lempengan gerabah dari perbandingan material pasir dan alluvial hutan mangrove 50 %: 50 % (perlakukan A) lebih lambat mengalami penurunan suhu (-8, 52oC/2 menit) dibandingkan pada perlakuan C (-11,07 oC/2 menit) dan perlakuan D (-13,12 oC/2 menit). 4) Komposisi lempengan gerabah yang diuji dari material alluvial hutan mangrove mempunyai kapasitas penyimpan panas yang ditinggi dibandingkan dengan material gerabah (vorno)  yang sebenarnya.Kata kunci : Alluvial, mangrove, Vorno, sagu lempeng, lempengan, kapasitas panas