Articles
PENERAPAN PERBANDINGAN METODE AHP-TOPSIS DAN ANP-TOPSIS MENGUKUR KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA DI GORONTALO
Kaluku, Moh Ramdhan Arif;
Pakaya, Nikmasari
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Univeristas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (921.674 KB)
Kinerja merupakan faktor kunci sebuah instansi pemerintahan untuk mengelola SDM. Kinerja SDM pada instansi menunjukkan ukuran kualitas pekerjaan dan digunakan sebagai ukuran untuk mengamati tingkat kinerja. Kinerja yang kurang akan berdampak pada kualitas perkerjaan yang akan dilakukan, terutama pada pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil yang diperoleh menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP)- Technique for Order Preference by Similarity to an Ideal Solution (TOPSIS) dengan Analytic Network Process (ANP) TOPSIS dalam pengambilan keputusan untuk mencari nilai yang tertinggi. Pada penelitian ini, metode AHP dan ANP digunakan untuk mencari bobot dari masing-masing kriteria menggunakan parameter dari nilai yang dimasukan untuk memperoleh bobot prioritas, yang nantinya akan digunakan dalam perhitungan TOPSIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan kedua metode memiliki perbedaan dalam menghitung kinerja dari SDM di Gorontalo. Dari penelitian diperoleh nilai kinerja tertinggi dengan menggunakan metode AHP-TOPSIS adalah 0,6549 sedangkan nilai tertinggi dengan menggunakan metode ANP-TOPSIS adalah 0,5906.Â
Penerapan ANP-TOPSIS untuk Pengukuran Kinerja Human ResourcesProcurement Section
Kaluku, Moh Ramdhan Arif;
Jie, Ferry
JSINBIS (Jurnal Sistem Informasi Bisnis) Vol 5, No 2 (2015): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2015
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (438.795 KB)
|
DOI: 10.21456/vol5iss2pp119-127
One practice is important in a company's performance is in the process of procurement. Performance of human resources in a company shows a measure of the quality of work and is used as a measure to observe the performance levels of employees in a company. The level of underperformance will have an impact on the quality of jobs that will be performed that could have a serious impact on the company. It is necessary to develop a human resources performance measurement using ANP method and TOPSIS, the procurement section of the company. This study aims to assist in the decision making process and seek alternative solutions to address the issues in order to measure the level of performance of each employee. In this study, the method used to obtain the ANP normal weight that will be used for calculations on TOPSIS method. The input parameters in the weighting process ANP is also very affecting for ranking process to be performed on TOPSIS. The input parameter is the ratio of any existing KPI indicators on procurement section. The results showed that the proposed method can be used to build a predictive performance measurement on procurement human resources section. From the research the highest performance values obtained on procurement section is 0.6936 while the lowest value was 0.3584. Â
Penerapan Metode AHP-Topsis untuk Mengukur Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
Kaluku, Moh Ramdhan Arif;
Pakaya, Nikmasari
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 12, No 3 (2020)
Publisher : Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Univeristas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/ilkom.v12i3.652.191-199
Tujuan dari penelitian ini yaitu memperoleh terobosan terbaru dalam ilmu pengetahuann terutama pada masalah indikator pengembangan kawasan pesisir dan kesejahteraan masyarakat nelayan yang kemudian dapat diimplementasikan dalam aplikasi sistem informasi dengan menggunakan metode AHP-TOPSIS. Dengan menerapkan metode AHP untuk menentukan bobot global dari setiap kriteria, kemudian metode TOPSIS untuk melakukan penilaian pada kondisi kesejahteraan Masyarakat pesisir, penelitian ini bertujuan untuk meninjau faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat pesisir dengan mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat pesisir, dan menerapkan rancangan model ke dalam aplikasi sistem informasi pengukuran kesejahteraan masyarakat pesisir. Prediksi dari tingkat kesejahteraan dapat dilihat dari hasil penelitian yang diperoleh dari perhitungan yang dilakukan. Penilaian pada tingkat kesejahteraan masyarakat menunjukan nilai akhir terbesar dengan 0,8095, sedangkan nilai terendah dengan nilai 0,1113.
Sistem Pengukuran Kinerja Sumber Daya Manusia Mengunakan Metode ANP-TOPSIS
Moh Ramdhan Arif Kaluku;
Nikmasari Pakaya
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2017
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penilaian kinerja terhadap SDM relatif sulit dan subyektif, karena tidak adanya indikator kinerja yang terukur dan obyektif. Pada penelitian ini, hasil yang diperoleh untuk membantu dalam proses pengambilan keputusan dan mencari alternatif solusi dalam mengukur tingkat kinerja dari setiap SDM, sehingga pelayanan isntansi terhadap masyarakat juga mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hasil yang diperoleh menggunakan metode ANP dan TOPSIS dalam proses pengambilan keputusan untuk mengukur kinerja. Pada penelitian ini, metode ANP menggunakan parameter dari nilai bobot untuk memperoleh vektor prioritas yang akan dibuat menjadi supermatriks, yang nantinya akan digunakan sebagai bobot preferensi pada perhitungan metode TOPSIS. Adapun parameter inputnya bersumber dari kuesioner yang telah disebar dan telah di isi oleh responden yang menilai indikator kriteria dan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang diusulkan dapat digunakan dalam menilai kinerja dari SDM di Gorontalo. Dari penelitian diperoleh nilai tertinggi adalah 0,6063 sedangkan nilai terendah adalah 0,3776.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Think Pair And Share Untuk Meningkatkan Kreativitas Berpikir Dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Komputer Dan Jaringan Dasar
Karolina Damopolii;
Manda Rohandi;
Mohammad Ramdhan Arif Kaluku
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 1, No 1: Januari 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (183.863 KB)
|
DOI: 10.37905/inverted.v1i1.9648
Pembelajaran dengan kurikulum 2013 merupakan pembelajaran yang berpusat pada siswa sehingga menuntut siswa harus aktif dalam proses pembelajaran. Namun kenyataannya siswa cenderung pasif dalam pembelajaran sehingga mengakibatkan rendahnya kreativitas berpikir dan hasil belajar siswa pada kelas X TKJ 1, SMK N 1 Gorontalo pada mata pelajaran komputer dan jaringan dasar materi merakit PC. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas berpikir dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif think pair and share. Metode penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian terdapat peningkatan kreativitas berpikir dan hasil belajar siswa setiap siklus. Mulai dari pelaksanaan pretest diperoleh nilai kreativitas berpikir siswa dengan persentase 47%, kemudian siklus I memperoleh persentase 67%, dan siklus II memperoleh persentase 90%, dan juga didukung oleh hasil data observasi pretest mendapat skor 70, siklus I skor 237, dan siklus II skor 365. Sedangkan untuk nilai hasil belajar siswa pada pelaksanaan pretest diperoleh persentase ketuntasan 27%, siklus I memperoleh persentase 53%, siklus II memperoleh persentase 93%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif think pair and share dapat meningkatkan kreativitas berpikir siswa dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X TKJ 1.
Sistem Informasi Penjualan Badan Usaha Milik Desa Tulap Berbasis Web Menggunakan Framework Laravel
Refandi Andika Runtu;
Gladly Caren Rorimpandey;
Quido Conferti Kainde;
Mohamad Ramdhan Arif Kaluku
JOINTER : Journal of Informatics Engineering Vol 2 No 02 (2021): JOINTER : Journal of Informatics Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/jointer.v2i02.31
Tulap Village is one of the villages in Minahasa that has a Village-Owned Enterprise (BUMDES). In marketing activities, the products sold are still only offered to families, local communities, and tourist attractions in Tulap Village. Marketing outside the village must be carried out in cities such as Manado and Bumdes is looking for a place to sell these products. The rental service for goods is still limited to the surrounding community because information about the business is not yet available. The system development carried out in this study uses the Waterfall model (Pressman, 2010). System modeling is documented using Data Flow Diagrams (DFD). The result of this research is a sales information system that can help customers see the products being sold or the goods rented by BUMDes Tulap. Testing this system using the blackbox and whitebox testing method.
PENERAPAN PERBANDINGAN METODE AHP-TOPSIS DAN ANP-TOPSIS MENGUKUR KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA DI GORONTALO
Moh Ramdhan Arif Kaluku;
Nikmasari Pakaya
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Univeristas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/ilkom.v9i2.121.124-131
Kinerja merupakan faktor kunci sebuah instansi pemerintahan untuk mengelola SDM. Kinerja SDM pada instansi menunjukkan ukuran kualitas pekerjaan dan digunakan sebagai ukuran untuk mengamati tingkat kinerja. Kinerja yang kurang akan berdampak pada kualitas perkerjaan yang akan dilakukan, terutama pada pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil yang diperoleh menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP)- Technique for Order Preference by Similarity to an Ideal Solution (TOPSIS) dengan Analytic Network Process (ANP) TOPSIS dalam pengambilan keputusan untuk mencari nilai yang tertinggi. Pada penelitian ini, metode AHP dan ANP digunakan untuk mencari bobot dari masing-masing kriteria menggunakan parameter dari nilai yang dimasukan untuk memperoleh bobot prioritas, yang nantinya akan digunakan dalam perhitungan TOPSIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan kedua metode memiliki perbedaan dalam menghitung kinerja dari SDM di Gorontalo. Dari penelitian diperoleh nilai kinerja tertinggi dengan menggunakan metode AHP-TOPSIS adalah 0,6549 sedangkan nilai tertinggi dengan menggunakan metode ANP-TOPSIS adalah 0,5906.Â
Penerapan Metode AHP-Topsis untuk Mengukur Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
Moh Ramdhan Arif Kaluku;
Nikmasari Pakaya
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 12, No 3 (2020)
Publisher : Prodi Teknik Informatika FIK Universitas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/ilkom.v12i3.652.191-199
Tujuan dari penelitian ini yaitu memperoleh terobosan terbaru dalam ilmu pengetahuann terutama pada masalah indikator pengembangan kawasan pesisir dan kesejahteraan masyarakat nelayan yang kemudian dapat diimplementasikan dalam aplikasi sistem informasi dengan menggunakan metode AHP-TOPSIS. Dengan menerapkan metode AHP untuk menentukan bobot global dari setiap kriteria, kemudian metode TOPSIS untuk melakukan penilaian pada kondisi kesejahteraan Masyarakat pesisir, penelitian ini bertujuan untuk meninjau faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat pesisir dengan mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat pesisir, dan menerapkan rancangan model ke dalam aplikasi sistem informasi pengukuran kesejahteraan masyarakat pesisir. Prediksi dari tingkat kesejahteraan dapat dilihat dari hasil penelitian yang diperoleh dari perhitungan yang dilakukan. Penilaian pada tingkat kesejahteraan masyarakat menunjukan nilai akhir terbesar dengan 0,8095, sedangkan nilai terendah dengan nilai 0,1113.
Sosialisasi Dan Pelatihan Sistem Informasi Potensi Wisata Pada Desa Botutonuo
Muchlis Polin;
Manda Rohandi;
Mohammad Hidayat Koniyo;
Arip Mulyanto;
Dian Novian;
Salahudin Olii;
Moh. Ramdhan Arif Kaluku;
Hilmansyah Gani;
Nikmasari Pakaya;
Abas Kaluku;
Rahman Takdir;
Indhitya R. Padiku;
Edi Setiawan;
Alfian Zakaria
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/sibermas.v10i2.8306
Desa Botutonuo adalah salah satu desa di Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango yang memiliki berbagai macam potensi terutama potensi wisata bahari. Namun demikian, jika dinilai dari segi pemanfaatan teknologi informasi, maka potensi ini masih perlu dikelola lebih baik lagi dengan cara memanfaatkan teknologi informasi untuk melakukan publikasi ataupun promosi pariwisata yang ada. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dan pemerintah dalam mengelola dan mempromosikan potensi Desa Botutonuo terutama dalam sektor pariwisata. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memudahkan aparat desa dalam mengelola administrasi kependudukan melalui implementasi sistem informasi desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendampingan bagi aparat desa maupun masyarakat. Kegiatan pengabdian berlangsung dengan sukses dan mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari pemerintah desa dan masyarakat.
Sosialisasi Dan Pelatihan Sistem Informasi Potensi Desa Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Kerakyatan Pada Desa Deme II
Moh. Ramdhan Arif Kaluku;
Muchlis Polin
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/sibermas.v8i1.7626
The guidance on the need for information and the use of computers has increasingly led to the formation of a computer network capable of serving various needs, including the need for Information Systems in the village. This service is carried out to be able to support economic improvement in the village through technology facilities and information on the village potential. With the existence of this village potential information system, various village parties and village communities can develop potential sectors in the village, be it the tourism sector, agricultural sector, etc., which can be recognized by many people so that it has a positive impact on economic growth in the village. With the aim of increasing the capacity of the leadership of the village government apparatus in an effort to increase the people's economy. The method used in the implementation of socialization activities and training of village potential information systems as an effort to increase the people's economy in Deme II Village.