Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Strategi Pengembangan Identitas Visual Profesional Untuk Pariwisata Desa Tajuk Kecamatan Getasan Melalui Pembuatan Logo Putri Istiwana, Agnes; Maulidin, Dede Katrisna; Umami, Zahrotul; Andriano, Arvio
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1280

Abstract

Pengembangan identitas visual untuk Desa Tajuk bertujuan untuk menciptakan logo yang mencerminkan karakteristik unik dan pesan dari desa tersebut. Penelitian ini diawali dengan analisis mendalam melalui observasi langsung di beberapa lokasi wisata di Desa Tajuk, seperti Hutan Pinus Teamo. Data visual yang diperoleh digunakan dalam brainstorming untuk menghasilkan konsep logo yang kuat. Logo yang dihasilkan menggunakan simbol pohon pinus yang membentuk huruf "T" dan "S", melambangkan "Tajuk", "Tourism", dan "Smart". Penambahan elemen warna hijau memperkuat identitas visual Desa Tajuk sebagai daerah yang asri dan menyejukkan. Implementasi logo dilakukan di media sosial dan materi promosi lainnya untuk memperkuat branding wisata Tajuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa logo yang dirancang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga kaya akan makna, relevan dengan karakteristik dan nilai-nilai Desa Tajuk, dan mampu mendukung upaya branding dan promosi wisata yang berkelanjutan.
Strategi Komunikasi Dalam Pelayanan Masyarakat pada Anggota Kepolisian di Polres Klaten Widyatmoko, Karis; Wahyu Mulyono, Ibnu Utomo; Ningrum, Novita Kurnia; Umami, Zahrotul; Andono, Pulung Nurtantio
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 3 (2023): September 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v6i3.1618

Abstract

Keberadaan suatu organisasi atau institusi memiliki aspek yang perlu dicapai bersama seperti visi misi. Anggota organisasi perlu menyamakan persepsi dan langkah untuk mencapai tujuan bersama. Demikian juga dengan Polres Klaten sebagai institusi kepolisian membutuhkan adanya kesamaan persepsi dan tujuan dalam menjalankan tugas baik dalam internal kepolisian maupun eksternal untuk memberikan informasi dan melayani masyarakat. Untuk menjaga integritas Polres Klaten dalam menjalankan tugas dalam melayani masyarakat dibutuhkan adanya pengelolaan yang efektif baik sehingga visi misi institusi dapat terus dijalankan sehingga tujuan bersamaa intitusi dapat diwujudkan. Salah satu hal penting dalam pengelolaan institusi adalah bagaiamana komunikasi dapat dijalankan secara baik, informasi dapat tersampaikan dengan utuh pada seluruh anggota polisi di Polres Klaten. Oleh karena itu dibutuhkan adanya strategi komunikasi yang tepat agar masalah yang disebabkann adanya penyampaian informasi yang buruk dapat diminimalisir. Dengan menerapkan strategi komunikasi yang tepat diharapkan Polres Klaten diharapkan dapat mengantisipasi konflik internal anggota maupun eksternal dalam melayani masyarakat. Dengan demikian fungsi dan tugas dari masing masing lapisan jabatan dapat terlaksana dengan baik sehingga tujuan bersama di Polres Klaten dapat tercapai.
OPTIMALKAN KETAHANAN PANGAN: KOLABORASI DAN KOMUNIKASI SOSIAL DI WILAYAH KODAM IV DIPONEGORO Umami, Zahrotul; Hadi, M. Sanuri; Mulyono, Ibnu Utomo Wahyu; Ningrum, Novita Kurnia
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v7i2.4912

Abstract

Ketahanan pangan merupakan salah satu program pemerintah yang dijalankan oleh KODAM IV Diponegoro Jawa tengan dengan melakukan Optimalisasi lahan tidur milik Kodam IV/Diponegoro sebagai lahan potensial. Kolaborasi dengan masyarakat dibangun sebagai upaya memaksimalkan produksi dan hasil dari pemanfaatan lahan tidur tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses kolaborasi dengan menerapkan komunikasi sosial untuk sosialisasi program ketahanan pangan dengan optimalisasi pemanfaatan lahan tidur kawasan wilayah Kodam IV/Diponegoro. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan paradigma konstruktivisme. Penelitian ini dengan melakukan pengamatan dan pengambilan data ke 8 Kodim melalui Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses komunikasi menjelaskan bahwa Komunikasi Sosial digunakan untuk membentuk sistem pemanfaatan lahan tidur pada masyarakat. Optimalisasi hasil pemanfaatan lahan tidur di wilayah Kodam IV Diponegoro sebagai salah satu program yang menghasilkan sebuah ekosistem ketahanan pangan mulai dari hulu hingga hilir dengan menggunakan komunikasi sosial yang efektif untuk membangun landasan bersama, menumbuhkan ide-ide baru, serta penyelesaian konflik pada implementasi dan kegiatan program tersebut. Sosialisasi yang dilakukan oleh Kodam IV Diponegoro untuk membentuk ekosistem ketahanan pangan dengan melakukan kolaborasi pentahelix dengan menggunakan komunikasi sosial yang efektif untuk membangun landasan bersama, menumbuhkan ide-ide baru, serta penyelesaian konflik pada implementasi dan kegiatan optimalisasi pemanfaatan lahan tidur sampai pada proses pengolahan dan pemasaran hasil dari lahan tersebut.
Kontribusi Televisi Lokal TVku Semarang Dalam Membentuk Kompetensi Profesional Mahasiswa Melalui Program Magang Inkubator Kerja Pamungkas, Hery; Hapsari, Retnaningtyas Niken; Umami, Zahrotul
Marcommers : Jurnal Marketing Communication and Advertising Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.885 KB) | DOI: 10.22441/marcommers.v11i2.10499

Abstract

Based on Kemenristekdikti Press Release Number: 3 / SP / HM / BKKP / I / 2019 with “Research, Technology and Open Higher Education, Flexible and Excellent” themes, there are points that nowdays we need to prepare graduates who have competencies and work ability and employability by giving certification, increasing student achievement, and giving professional experience. TVKU as a local television in Semarang has an internship program called Incubator. This research aims to determine the extent of the relevance aspects of Incubator program towards formation of competencies and professional experience for students of Dian Nuswantoro University Semarang before they graduate from college and go into the real world of work. The method used in this research is descriptive. The data in this research were obtained by field studies through interviews, observation and documentation. The process of data analysis uses descriptive-qualitative analysis methods with the stages of data collection, data reduction, data presentation, decision making or verification. The results of this study, there is a relationship or relevance between TVKU Incubator programs with the formation of competencies and professional experience of students, proven by the existence of alumni who succeeded to work after joining the Incubator program.
The Tradition Of Tattooing As A Symbol Of Social Status In The Dayak Ngaju Tribe Of Central Kalimantan Basori, Muhamad Hasan; Umami, Zahrotul; Novianur, Fathul Ramadan
Borobudur Communication Review Vol. 5 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bcrev.15602

Abstract

Traditional tattoo is recognized as a cultural heritage and a means of emotional, social, and symbolic expression. Furthermore, the images or motifs used in the tattoos are sometimes only understood by the owner or the person who created them. For indigenous tribes, tattoos are considered sacred, possessing a religious nature, and there are traditional tattoos that not everyone is permitted to have. This study aims to analyze the symbolic meaning of traditional tattoo art within the social life context of the Dayak Ngaju Tribe, utilizing the theoretical framework of symbolic interactionism by George Herbert Mead. Through a qualitative method involving observation, interviews, and literature review, the research concludes that Dayak Ngaju tattoos primarily function as Indicators of social status, representations of life history, Manifestations of spiritual power. The visual motifs inscribed on the body possess encrypted meanings exclusive to the Dayak Ngaju community. Moreover, the tattoos act as a medium for nonverbal communication that strengthens the bond between the individual and their ancestral entities, proving the essential role of visual symbols in the articulation of identity and social meaning.