Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Himpunan Kritis Pada Graph Cycle Imron, Chairul
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 2, No 2 (2005)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.396 KB) | DOI: 10.12962/j1829605X.v2i2.1376

Abstract

Berawal dari bujursangkar latin, dengan diketahui beberapa label bujursangkar latin dapat dikonstruksi ulang. Pada paper ini akan dibahas himpunan kritis dari graph cycle. Himpunan kritis adalah suatu himpunan yang beranggotakan elemen yang dapat menentukan elemen lain dari suatu himpunan label. Himpunan label ajaib adalah himpunan yang elemennya berupa pasangan terurut dari posisi dan label.Dengan mengetahui himpunan kritis dari suatu graph, khususnya graph cycle, maka dapat dikonstruksi ulang pelabelan dari graph tersebut beserta label yang lain sehingga graph ajaib (tetap ajaib).Dari hasil analisa pembahasan ditemukan himpunan kritis dari graph yang dicari, bahwa banyaknya anggota himpunan kritis graph cycle adalah dua pada posisi satu dan dua dengan label tertentu.
CRITICAL SET OF EDGE MAGIC TOTAL LABELING OF EXPANDING CYCLE GRAPH * Imron, Chairul; Wahyudi, Suhud
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 7, No 2 (2010)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.749 KB) | DOI: 10.12962/j1829605X.v7i2.1436

Abstract

This paper discusses about graph labeling. We will nd edge magic total labeling of cycle and expanding cycle graph. In the nal, we investigate the critical set of edge magic total labeling on cycleand expanding cycle graph.
Simulasi Numerik Aliran Fluida pada Saluran T-Junction 90' : PLTA Tulungagung Ruli Yuda Baha'ullah; Chairul Imron
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.926 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.17377

Abstract

Penerapan konsep fluida sering digunakan untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya yaitu permasalahan aliran sungai yang masuk ke PLTA Tulungagung fluida pada saluran T-Junction 900 dengan penghalang square di titik percabangan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bilangan Reynold pada karakteristik kecepatan aliran fluida di daerah belakang penghalang square menggunakan persamaan Navier-Stokes. Persamaan Navier-Stokes incompressible, viscous dan unsteady diselesaikan menggunakan metode beda hingga staggered grid dan algoritma SIMPLE (Semi Implicit Method for Pressure-Linked Equation). Metode beda hingga digunakan untuk menyelesaikan susunan grid yang digunakan sedangkan algoritma SIMPLE digunakan untuk memperoleh nilai komponen kecepatan dan tekanan. Profil aliran fluida disimulasikan dengan variasi bilangan Reynold yaitu 100. 1000, 3000, 5000 dan variasi letak penghalang square dalam tujuh model dan tiga area.Hasil dari penelitian ini adalah karakteristik kecepatan aliran fluida di belakang penghalang square. Letak penghalang square terbaik adalah pada model V dengan nilai kecepatan rata-rata pada posisi A sebesar 0.037847, posisi B sebesar 0.026441, dan posisi C sebesar 0.0187.
Aliran Fluida Magnetohidrodinamik Viskoelatis Tersuspensi yang Melewati Pelat Datar Rina Sahaya; Basuki Widodo; Chairul Imron
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.196 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.19647

Abstract

Fluida viskoelastis adalah salah satu tipe dari fluida non-Newtonian yang memiliki sifat viskos(kental) dan elastis Aplikasi dari fluida viskoelastis sangat penting  terutama pada industri pertahanan, pengeboran minyak, dan industri makanan, sehingga banyak penelitian yang dilakukan tentang fluida viskoelastis. Salah satu pembahasan yang menarik untuk dikaji adalah aliran  fluida  magnetohidrodinamik  viskoelastis dengan adanya partikel suspensi didalamnya. Aliran fluida tersebut mengalir dari bawah dan melewati pelat datar yang kemudian menimbulkan lapisan batas  (boundary layer). Persamaan lapisan batas tersebut  kemudian  ditransformasikan kebentuk non-dimensional menggunakan variabel non-dimensional, selanjutnya diubah ke persamaan similaritas menggunakan fungsi alir (stream function). Persamaan similaritas tersebut kemudian  diselesaikan secara numerik menggunakan metode Keller-Box. Hasil numerik yang diperoleh kemudian disimulasikan dan dianalisis pengaruh parameter bilangan Prandtl, viskoelastik, magnetik dan nilai densitas  partikel  suspensi terhadap profil kecepatan dan profil temperatur. Dari hasil simulasi, kecepatan mengalami peningkatan ketika parameter viskoelastik ( ), variasi bilangan  Prandtl ( ), parameter magnetik( ) mengalami penurunan, dan variasi nilai densitas partikel suspensi ( ) mengalami peningkatan. Sedangkan temperatur meningkat dengan meningkatnya parameter viskoelastik ( ) dan parameter magnetik ( ), dan menurun dengan meningkatnya variasi bilangan  Prandtl ( ) dan nilai densitas partikel suspensi ( ).
Simulasi Numerik Aliran Fluida pada Permukaan Peregangan dengan Kondisi Batas Konveksi di Titik-Stagnasi Ahlan Hamami; Chairul Imron
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.174 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.19743

Abstract

Simulasi numerik aliran fluida pada permukaan peregangan dengan kondisi batas konveksi di titik-stagnasi dibahas dalam Tugas Akhir ini. Persamaan pembangun yang diperoleh dalam bentuk persamaan dimensional, ditransformasikan menjadi persamaan similaritas menggunakan variabel similaritas dan stream function. Persamaan similaritas yang berbentuk persamaan diferensial biasa (PDB) kemudian diselesaikan secara numerik menggunakan metode Runge-Kutta-Fehlberg. Berdasarkan simulasi numerik diperoleh bahwa pengaruh dari bilangan Prandtl dan parameter peregangan yang meningkat mengakibatkan menurunnya profil temperatur. Sebaliknya, semakin meningkatnya parameter konveksi mengakibatkan peningkatan juga pada profil temperatur.
Pengaruh Pasif Kontrol terhadap Koefisien Hambat Chairul Imron; Basuki Widodo; Triyogi Yuwono
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.346 KB) | DOI: 10.12962/limits.v16i1.4329

Abstract

Salah satu cara untuk mengurangi koefisien hambat adalah dengan menambahkan obyek kecil yang dinamakan pasif kontrol. Tiga pasif kontrol, terdiri satu pasif kontrol berbentuk silinder tipe-I diletakkan di depan dan dua silinder sirkular diletakkan di belakang silinder sirkular utama. Diameter silinder sirkular utama adalah D dan tiga silinder pasif kontrol berdiameter . Rasio jarak antara pasif kontrol di depan dengan silinder sirkular utama adalah  dan dua pasif kontrol di belakang silinder sirkular yaitu  dan besar sudut α= 15°, 30°, 45° dan 60°. Bilangan Reynolds yang digunakan adalah Re = 1000. Konfigurasi yang tepat untuk menurunkan koefisien hambat terjadi ketika rasio jarak  dan  dengan . Koefisien hambat yang diterima silinder sirkular dapat berkurang hingga 42.98%
Model Perahu Trimaran pada Aliran Laminar Chairul Imron; Erna Apriliani
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.215 KB) | DOI: 10.12962/limits.v14i1.2087

Abstract

Trimaran merupakan kapal dengan tiga lambung yang dihubungkan dengan struktur bridging, platform ini bebas dari permukaan air, sebagai akibatnya kapal akan mengalami terjangan slamming dan deck wetness dapat dikurang. Penerapan konsep fuida sering digunakan untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari salah satunya yaitu permasalahan fuida di sekitar lambung kapal. Dengan asumsi bahwa lambung kapal berbentuk elips, maka penelitian ini bertujuan untuk menye-lesaikan permasalahan fuida di sekitar tiga silinder elips dengan kongurasi side-by-side menggunakan persamaan Navier-Stokes yang incompressible, viscous dan unsteady diselesaikan menggunakan metode beda hingga dan algoritma SIMPLE (Semi Implicit Method for Pressure-Linked Equation). Hasil dari penelitian ini adalah memperoleh nilai tekanan di beberapa titik pada setiap elips. Prol aliran fuida disimulasikan dengan bilangan Reynolds 1000 dan variasi jarak antar elips. Kemudian menghitung tekanan berdasarkan nilai komponen tekanan yang diterima elips.
ANALISIS MODEL LINTASAN NANOPARTIKEL MAGNET PADA PEMBULUH DARAH DI DALAM MEDAN MAGNET DENGAN METODE RUNGE KUTTA ORDE KE-EMPAT Ms. Tahiyatul Asfihani; Hesti Hastuti; Chairul Imron
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 13, No 1 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1402.905 KB) | DOI: 10.12962/j1829605X.v13i1.1929

Abstract

Nanopartikel magnetik memiliki peran penting dalam dunia kedokteran modern yaitu sebagai obat yang ditargetkan oleh magnet. Obat yang ditargetkan oleh magnet tersebut disuntikan kedalam tubuh kemudian akan dibawa oleh darah mengalir ke seluruh tubuh. Untuk memperoleh hasil yang lebih optimal, diperlukan suatu model lintasan nanopartikel magnet didalam embuluh darah. Sistem tersebut dibantu dengan medan magnet yang diposisikan diluar tubuh. Dengan menggunakan metode Runge-kutta, diperoleh jarak antara pusat pembuluh darah dengan pusat medan magnet yang lebih tepat adalah 0.025 m dimana posisi lintasannya menuju kearah pusat medan magnet yaitu nol (z/Rm=0).
PREVENTIVE MAINTENANCE ANALYSIS ON THE KELVIN HUGHES MKVII X-BAND NAVIGATION RADAR IN WARSHIP TYPE-Z Basuki Basuki; Chairul Imron; Eko Krisdiono
JOURNAL ASRO Vol 12 No 4 (2021): International Journal of ASRO
Publisher : Indonesian Naval Technology College - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut - STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Navigation Radar has a very vital role for the readiness of KRI operations. However, with the age of the KH MKVII X-Band radar on the KRI Type-Z class which has reached eleven years and is faced with high operational tasks, making the radar has a high risk of damage. While the repair process takes quite a long time, especially if it requires replacement of spare parts. Therefore, preventive maintenance is needed to maintain radar readiness. In this study using FMECA to determine critical components and reliability to determine the replacement time of critical components with a minimum reliability of 0.65. The results of FMECA,analysis Risk Matrix, data distribution and reliability of 17 components obtained 5 components withcategory risk rating a high, namely Modulator RPN value of 365.25 with a proposed replacement of 3482 hours, Tx Microcontroller value of RPN 302.62 with a proposed replacement of 5803 hours, LNFE RPN value of 261.75 with proposed replacement of 5887 hours, Power Supply Trx value of RPN 260,05 with proposed replacement of 5498 hours and Magnetron with RPN value of 256.12 with proposed replacement of 5148 hours. By following the proposed component replacement before the component is damaged, it can save a budget of 12.87% or Rp. 27,612,000.00. Keywords: FMECA, Risk Priority Number, Reliability, Risk Rating
MAGNETOHIDRODINAMIKA FLUIDA MIKROPOLAR PADA LAPISAN BATAS MELEWATI PELAT DATAR YANG DIPENGARUHI KONVEKSI CAMPURAN Jason Otniel Dharmanta; Basuki Widodo; Dieky Adzkiya; Chairul Imron
UNEJ e-Proceeding 2022: E-Prosiding Seminar Nasional Matematika, Geometri, Statistika, dan Komputasi (SeNa-MaGeStiK)
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study considers about the magnetohydrodynamics of micropolar fluids in the boundary layer passing through a flat plate which is affected by mixed convection. The governing equations are obtained from the continuity, momentum, energy equations, and Maxwell’s equation. The micropolar fluid passes through the flat plate, flowing from the below. The obtained dimensional equations are then transformed into non-dimensional equations using non-dimensional variables, then transformed into similarity equations. The similarity equations can be introduced using stream functions, that produce non-linear partial differential equations. The equations are then solved by Keller-Box method. The numerical results obtained are in the form of temperature and fluid velocity profiles with variations in magnetic parameters, micropolar parameters, porosity parameters and Prandtl numbers. The numerical simulation results show that the greater the magnetic parameter (), the micropolar parameter () and the porosity parameter (), respectively, then the speed decreases but the temperature increases. However, the variation of the Prandtl numbers () does not affect the speed. The greater the Prandtl number, the lower the temperature. Keywords: Flat plate, Keller-Box, magnetohydrodynamics, micropolar fluid