Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : eCo-Fin

Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. PELNI (Persero) Kantor Pusat Adam Trista Zuhri; Imam Muhtadin
eCo-Fin Vol. 8 No. 1 (2026): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v8i1.3584

Abstract

Perubahan lingkungan bisnis dan tuntutan peningkatan daya saing menuntut Perusahaan untuk mengelola sumber daya manusia secara strategis, seperti adanya program pengembangan karir serta pelatihan. Namun, masih ditemui tidak konsistennya kinerja karyawan, sehingga menimbulkan kesenjangan antara harapan dan realitas. Mengidentifikasi apakah kinerja karyawan dipengaruhi oleh pengembangan karir dan pelatihan di PT. PELNI (Persero) Kantor Pusat adalah tujuan dari studi ini. Asosiatif menjadi sifat penelitian ini dengan kuantitatif sebagai pendekatannya. Adapun sampling jenuh diterapkan sebagai teknik sampling sehingga 90 karyawan menjadi responden dalam penelitian ini. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, lalu metode regresi linier berganda digunakan dengan bantuan SPSS V.25 untuk analisis data, dilakukan juga uji asumsi klasik, reliabilitas, serta validitas. Ditemukan hasil bahwa kinerja karyawan dipengaruhi secara signifikan dan positif oleh pelatihan karena t tabel < t hitung (1,987 < 2,600) serta 0,011 < 0,05 sebagai signifikansi. Kinerja karyawan pun dipengaruhi secara signifikan dan positif oleh pengembangan karir karena t tabel < t hitung (1,987 < 3,489) serta 0,001 < 0,05 sebagai signifikansi. Selain itu, kinerja karyawan dipengaruhi oleh pengembangan karir dan pelatihan secara simultan karena F tabel < F hitung (3,101 < 15,630). Temuan ini mengimplikasikan pentingnya penguatan pada sistem pengembangan karir serta adanya pelatihan dalam upaya optimalisasi kinerja karyawan.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Amil Zakat Pada Direktorat Pendayagunaan BAZNAS RI Safero Caesar Suwarjo; Imam Muhtadin
eCo-Fin Vol. 8 No. 1 (2026): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v8i1.3594

Abstract

Kinerja amil memegang peran penting dalam menjaga efektivitas penyaluran, akuntabilitas pengelolaan dana zakat, serta kepercayaan publik terhadap lembaga zakat nasional. Tujuan kajian ini diarahkan untuk menelaah peran gaya kepemimpinan dan motivasi kerja dalam menjelaskan variasi kinerja amil. Pendekatan kuantitatif asosiatif kausal menjadi dasar analisis dengan data primer yang bersumber dari kuesioner terstruktur. Tahapan analisis meliputi pengujian instrumen, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda berbantuan SPSS versi 26. Jumlah responden sebanyak 50 amil zakat yang seluruhnya berasal dari Direktorat Pendayagunaan BAZNAS RI. Hasil uji t memperlihatkan bahwa gaya kepemimpinan memiliki nilai t 0,501 dengan nilai p 0,619, sehingga keterkaitannya dengan kinerja amil bersifat tidak signifikan secara parsial. Sebaliknya, motivasi kerja mencatat nilai t sebesar 5,784 dengan nilai p 0,000, yang menandakan hubungan positif yang kuat. Uji F menghasilkan nilai F 29,526 dengan nilai p 0,000, yang menegaskan keterkaitan gaya kepemimpinan dan motivasi kerja secara simultan dengan kinerja amil. Kesimpulan menempatkan motivasi kerja sebagai faktor utama yang berkaitan dengan kinerja amil, sementara kepemimpinan berperan sebagai pendukung dalam kerangka kerja organisasi.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Sali Polapa Bersama Muhammad Syarief Firozji; Imam Muhtadin
eCo-Fin Vol. 8 No. 1 (2026): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v8i1.3649

Abstract

Tujuan kajian ini untuk menganalisis keterkaitan gaya kepemimpinan dan budaya organisasi dengan kinerja karyawan pada PT Sali Polapa Bersama. Pendekatan kuantitatif asosiatif diterapkan dengan analisis regresi linear berganda, didukung uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, uji parsial (t), dan uji simultan (F). Responden berjumlah 50 karyawan yang mewakili seluruh populasi perusahaan. Hasil uji t memperlihatkan bahwa gaya kepemimpinan memiliki nilai t sebesar 8,023 dengan tingkat signifikansi 0,000, sedangkan budaya organisasi memiliki nilai t sebesar 6,794 dengan tingkat signifikansi 0,000. Kedua variabel tersebut berkorelasi positif dan signifikan dengan kinerja karyawan. Hasil uji F memperlihatkan nilai F sebesar 67,954 dengan tingkat signifikansi 0,000, yang menegaskan kontribusi simultan gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,743 menandakan bahwa sebagian besar variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Kesimpulan kajian ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang efektif dan budaya organisasi yang kondusif membentuk lingkungan kerja yang mendukung produktivitas, disiplin, dan kerja sama, sehingga berperan penting dalam peningkatan kinerja karyawan secara berkelanjutan.