Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGARUH FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI KAKAO DI DESA KUNYI KECAMATAN ANREAPI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Radus Marselius Otto; Muh. Arman Yamin Pagala; Nurhaya Kusmiah
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 2 (2022): : Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i2.3331

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Desa Kunyi Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar. Menggunakan  sumber data primer dan sekunder dengan metode pengambilan data yaitu survey, kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel penelitian menggunakan metode Arikunto dengan mengambil 25% dari 352 petani kakao. Metode analisis data yang digunakan yaitu Regresi Linier Berganda. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu Menganalisis pengaruh fakor Pemupukan, Peremajaan, Pemangkasan, dan Luas Lahan terhadap peningkatan produksi buah kakao Desa Kunyi Kecamatan Anreapi, Menganalisis seberapa besar pengaruh Pemupukan, Peremajaan, Pemangkasan serta Luas Lahan terhadap peningkatan produksi buah kakao di desa Kunyi kecamatan Anreapi, dan Menganalisis Bagaimana pengaruh secara Parsial dan Simultan faktor Pemupukan, Peremajaan, Pemangkasan, dan Luas Lahan terhadap peningkatan produksi buah kakao di Desa Kunyi Kecamatan Anreapi. Hasil penelitian setelah melakukan pengujian secara Parsial (Uji T) variabel Pemupukan (X1), Peremajaan (X2), dan Luas Lahan (X4) dinyatakan berpengaruh terhadap Produksi kakao, sedangkan variabel Pemangkasan (X3) dinyatakan tidak terdapat berpengaruh. Kemudian untuk pengujian secara Simultan (Uji F) keempat variabel yakni Pemupukan, Peremajaan, Pemangkasan, dan Luas Lahan dinyatakan berpengaruh secara simultan atau berpengaruh secara bersamaan terhadap Produksi buah kakao di Desa Kunyi Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar dengan melihat nilai F hitung 161,324 > nilai F tabel 2,48 dan nilai Sig 0,000 < nilai Toleransi 0,05. Berdasarkan hasil Analisis Korelasi, maka diperoleh angka Adjusted R Square sebesar 0,881 sehingga dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh dari variabel Pemupukan, Pemangksan, Peremajaan, dan Luas Lahan sebesar 88% terhadap Produksi buah kakao (Y) di Desa Kunyi Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar.
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI PEPAYA CALIFORNIA ORGANIK DAN ANORGANIK DI DESA DUAMPANUA KECAMATAN ANREAPI Syah, Firman; Basri, Zulkifli; pagala, muhammad arman yamin
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 2 (2024): Peqguruang
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i2.5559

Abstract

Pepaya California sering dipilih oleh petani karena permintaan pasar yang tinggi, rasa yang disukai oleh konsumen, dan kemampuannya untuk tumbuh dengan baik di berbagai kondisi iklim. Penelitian ini bertujuan untuk Membandingkan penerimaan yang dihasilkan usaha tani pepaya california organik dan anorganik dan untuk menganalisis perbandingan dan kelayakan Usahatani pepaya california organik dan anorganik di Desa Duampanua Kecamatan Anreapi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif komparatif yang bertujuan untuk membandingkan pendapatan petani pepaya California yang menggunakan metode organik dan anorganik di Desa Duampanua, Kecamatan Anreapi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Rata–rata pendapatan petani pepaya California organik yaitu Rp 4.711.333 lebih tinggi dari pada petani pepaya California anorganik yaitu Rp 3.566.000. Nilai yang diperoleh adalah R/C Ratio usahatani pepaya California organik yaitu sebesar 3,58 lebih tinggi dari pada R/C Ratio usahatani pepaya California anorganik yaitu 3,55. Keuntungan atau B/C Ratio untuk Petani Pepaya California Organik yaitu 2,58, lebih tinggi dari pada Petani Pepaya California Anorganik yaitu 2,55 Menunjukkan bahwa usahatani Pepaya California Organik dan Anorganik layak untuk dikembangkan karena memiliki efisiensi R/C Ratio lebih dari 1. 
Persepsi Petani Terhadap Peran Dan Fungsi Kelembagaan Petani Kakao di Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar Yamin Pagala, Muhammad Arman; Nurdyah, Nurdyah; NurAliyah, Siti; Saleh, Muhammad
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 2 (2023): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 2, NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v8i2.3976

Abstract

Kelambagaan kelompok usaha tani ditingkat petani memiliki peran dan fungsi yang sangat strategis dalam pengembangan kakao di Polewali Mandar. Baik dalam hal sub sistem usahatani, sub sistem pengolahan dan sub sistem pemasarannya. Sehingga kinerja kelompok tani dalam meningkatkan pengetahuan petani seperti inovasi teknologi, pengendalian hama dan penyakit, penanganan pasca panen mampu menjaga kualitas biji kakao yang ada di Polewali Mandar. Penentuan sampel responden dengan menggunakan metode secara sengaja atau purposive sampling dengan memilih langsung anggota kelompok tani yang terdiri dari 74 responden, analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah skala likert  dengan menggunakan tabel rekab untuk menarik sebuah kesimpulan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan di Kecamatan Binuang, persepsi petani terhadap peran kelembagaan (kelompok tani) kakao yaitu 49,45%, peran kelembagaan petani (kelompok tani) kakao sebagai wadah organisasi 51,08%, dan peran kegiatan kelembagaan (kelompok tani) kakao yaitu 69,18%, dengan kategori rata-rata jawaban sebesar  persentase 56,57% cukup baik. Persepsi petani terhadap fungsi kelembagaan (kelompok tani) kakao di Kecamatan Binuang sebagai kelas belajar berjalan secara efektif 45,94%, fungsi kelompok tani sebagai wahana kerjasama 69,18%, dan fungsi kelompok tani sebagai unit produksi  55,67%, dengan kategori rata-rata jawaban sebesar  persentase 56,93% cukup baik.Kata kunci : Persepsi Petani, Peran Kelembagaan Petani
ANALISIS KINERJA BADAN USAHA MILIK DESA TERHADAP PENINGKATAN USAHA RUMAH TANGGA PETANI (HOME INDUSTRI) DIDESA LAPEO KECAMATAN CAMPALAGIAN KABUPATEN POLEWALI MANDAR sinar, sinar; Pagala, Muhammad arman Yamin; Baso, Andi
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 2 (2024): Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i2.5271

Abstract

Sinar, Penelitian Analisis Kinerja Badan Usaha Milik Desa Terhadap Peningkatan Usaha Rumah Tangga Petani (Home Industri) Di Desa Lapeo Kecamatan Campalagian Dibawah Bimbingan Arman Yaman Pagala dan Ir Andi Baso.Badan Usaha Milik Desa adalah Lembaga usaha desa yang dikelolah oleh Masyarakat dan pemerintah desa dalam Upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Hal tersebut berarti pembentukan Badan Usaha Milik Desa didasarkan pada kebutuhan, potensi dan kapasitas desa, sebagai Upaya peningkatan kesejahteraan Masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dari berbagai literatur seperti buku-buku, artikel, serta jurnal. Teknik analisis yang dilakukan adalah analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian dapat diketahui bahwa BUMDes lapeo merupakan BUMDes yang baik dalam menemukenali apa yang menjadi kebutuhan masyarakat serta pemanfaat. Pegawai BUMDes Lapeo juga telah melakukan pekerjaannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan pemanfaat sesuai dengan apa yang menjadi tugasnya.
STRATEGI PEMASARAN PRODUK USAHA PISANG BANANA ENDUL MELALUI MEDIA SOSIAL DI KELURAHAN PEKKABATA KECAMATAN POLEWALI Mariasye, Andi Akbar; Pagala, Muhammad arman Yamin; Baso, Andi
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 2 (2024): Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i2.5509

Abstract

Andi Akba Mariasye, Strategi Pemasaran Produk Olahan Pisang Lewat Media Sosial Kecamatan Polewali Dibawah Bimbinga Arman Yamin Pagala serta Andi Baso.Strategi pemasaran produk olahan pisang merupakan rencana merata, terpadu, serta menyatu dibidang pemasaran yang membagikan pedoman tentang aktivitas yang hendak dicoba dalam menggapai tujuan industri lewat periklanan, program promosi, penjualan, program produk, serta pendistribusian dari produk olahan pisang ini tujuan dari riset ini merupakan Buat mengenali gimana strategi pemasaran produk olahan pisang lewat media sosial bisa tingkatkan penjualan produk olahan pisang di Kecamatan Polewali serta Buat mengetaui aspek aspek apa saja yang di pertimbangkan pengusaha dalam memilah media sosial selaku media promosi. Tata cara yang digunakan dalam riset ini ialah Tata cara Reduksi informasi, Penyajian Informasi, serta Penarikan Kesimpulan. Hasil riset menampilkan kalau strategi pemasaran produk olahan pisang lewat media sosial sangat efisien dalam segi efisiensi waktu serta memudahkan dalam pemesanan produk sehingga bisa tingkatkan penjualan produk olahan pisang, dibanding dengan pemasaran langsung secara offline yang masih kurang efisien dari segi pemasaran serta promosi. Hasil riset pula menampilkan kalau konsumen lebih memilah media sosial dalam pembelian produk olahan pisang ini sebab lebih efektif waktu, tenaga, serta keaktualan data dari produk olahan pisang ini. Hasil riset menampilkan kalau sebagian aspek yang di pertimbangkan dalam pemilihan media sosial selaku media promosi merupakan sikap konsumen serta pemakaian media sosial. Dari segi sikap konsumen terhadap mutu produk ada 3 kriteria ialah biasa, baik serta sangat baik. Ada pula yang berkata baik sebanyak 5 orang, sangat baik sebanyak 34 orang, serta buat biasa tidak terdapat. Sikap Konsumen Beradasarkan Pemakaian Media Sosial Buat Membeli produk menampilkan jumlah pemakaian media sosial Facebook sebanyak 10 orang, Instagram sebanyak 12 orang, serta Whatsapp sebanyak 7 orang.
analisis usahatani diversifikasi tanaman sawi putih (Brassica rapa conva pekinensis)dan tomat (Lycopersicum esculantum mill) di desa sepang kecamatan messawa kabupaten mamasa Linda, Marselina; Pagala, Muh. Arman Yamin; Kandatong, Hasanuddin
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 3 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 3, Desember 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i3.5193

Abstract

Diversifikasi usahatani tanaman Sawi Putih ( Brassica rapa conva pekinensis ) dan Tomat ( Lycopersicum esculentum mill ) di Desa Sepang Kecamatan Messawa Kabupaten Mamasa. Sawi merupakan salah satu komoditas tanaman Hortikultura dari jenis sayur – sayuran yang dimanfaatkan daunnya sebagai bahan pangan ( sayuran ). Sawi memiliki banyak vitamin dan mineral yang efektif dalam memerangi infeksi virus seperti pilek dan flu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pendapatan usahatani dalam sistem diversifikasi tanaman sawi putih dan tomat di Desa Sepang Kecamatan Messawa Kabupaten Mamasa. Teknik penentuan sampel yang digunakan yaitu menggunakan analisis deskriptif, Sesuai tingkat pendidikan petani. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dari penelitian ini adalah melalui kuesioner, observasi wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa total biaya produksi sawi putih dan tomat sebesar Rp 2.687.500. Dari hasil analisis R/C Ratio, adapun nilai kelayakan untuk R/C Ratio sawi putih sebesar 3,35 lebih tinggi dari pada R/C Ratio tomat yaitu sebesar 3,30. Keuntungan atau B/C Ratio untuk Tanaman Sawi Putih yaitu sebesar 2,35 lebih menguntungkan dari pada tanaman Tomat yaitu 2,30. Jadi analisis R/C Ratio sawi putih lebih menguntungkan untuk di kembangkan dari pada tomat. KataKunci : Diversifikasi, Usahatani, Sawi Putih, Tomat
Analisis Kelayakan Usahatani Padi Sawah Tadah Hujan di Desa Tandung Kecamatan Tinambung Asdar, Asdar; Pagala, Muhammad Arman Yamin; Kandatong, Hasanuddin
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 3 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 3, Desember 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i3.5961

Abstract

Asdar, Analisis Kelayakan Usahatani Padi Sawah Tadah Hujan di Desa Tandung Kecamatan Tinambung di bawah bimbingan Muh. Arman Yamin Pagala dan H. Hasanuddin Kandatong.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Berapa total biaya yang dikeluarkan usahatani padi sawah tadah hujan di Desa Tandung Kecamatan Tinambung, 2) Bagaimana pendapatan usahatani padi sawah tadah hujan di Desa Tandung Kecamatan Tinambung, 3) Bagaimana kelayakan usahatani padi sawah tadah hujan di Desa Tandung Kecamatan Tinambung. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tandung Kecamatan Tinambung pada bulan Juni hingga Agustus 2024. Sampel petani diambil dengan menggunakan simple random sampling. Dengan jumlah sampel 11 responden. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder dengan tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Tehnik analisis data pada penelitian ini menggunakan R/C ratio.Hasil penelitian ini menunjukkan biaya pada usahatani padi sawah tadah hujan di Desa Tandung Kecamatan Tinambung, dengan rata-rata total biaya (TC) Rp.5.259.815, rata-rata total penerimaan (TR) yaitu Rp.8.000.000 dan rata-rata total pendapatan yaitu Rp.2.740.185. Nilai R/C ratio pada usahatani padi sawah tadah hujan di Desa Tandung Kecamatan Tinambung adalah 1,52 yang berarti usahatani layak untuk diusahakan. Sehingga ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1) Total biaya yang dikeluarkan pada usahatani padi sawah tadah hujan di Desa Tandung Kecamatan Tinambung sebesar Rp.5.259.815, 2) Total rata-rata pendapatan yang diperoleh usahatani padi sawah tadah hujan di Desa Tandung Kecamatan Tinambung sebesar Rp.2.740.185, 3) Hasil analisis yang dilakukan pada usahatani padi sawah tadah hujan di Desa Tandung Kecamatan Tinambung layak untuk diusahakan, dengan perolehan R/C = 1,52.
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN JAMUR TIRAM (STUDI KASUS PT. TIMUR MUSHROOM FARM DI DESA KUAJANG KECAMATAN BINUANG KABUPATEN POLEWALI MANDAR) Mony, Yasti A; Pagala, Muhammad arman Yamin; Kandatong, Hasanuddin
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 2 (2024): Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i2.5529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola saluran pemasaran, margin pemasaran dan efisiensi pemasaran jamur tiram pada PT. Timur Mushroom Farm di Desa Kuajang Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis saluran pemasaran, analisis margin pemasaran, dan analisis efisiensi pemasaran.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada dua pola saluran pemasaran jamur tiram pada PT. Timur Mushroom Farm yang dimana saluran pemasaran pertama dari pelaku usaha langsung ke konsumen akhir, dan pola saluran pemasaran kedua yaitu dari petani ke pedagang pengecer kemudian ke konsumen akhir. Margin pemasaran pada saluran pemasaran pertama sebesar Rp0,-, sedangkan pada saluran pemasaran kedua sebesar Rp5.000,-. Nilai efisiensi pemasaran pada saluran pemasaran I sebesar 2,85% dan saluran pemasaran II sebesar 4,85%, dikatakan efisien karena <33%.
PEMBUATAN ABON CABAI KERING KELOMPOK TANI RANDANG BALISA DI KELURAHAN TANDE Bulkis, Bulkis; Pagala, Muh. Arman; Nurdiyah, Nurdiyah; Nuraliyah, Siti
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): Sipissangngi Volume 5, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jurnal.v5i1.5978

Abstract

Cabai merupakan komodutas unggulan petani di Tande, yang menjadi sumber pendapatan petani. Terdapat permasalahan ditingkat petani seperti kalau produksi cabai lokal tinggi yang di ikuti beberapa daerah lainnya, maka berpengaruh terhadap penurunan harga cabai lokal. Sisa cabai yang tidak terjual, dibiarkan membusuk, dibuang atau dijadikan bibit untuk musin tanam selanjutnya. Pada aspek lain, petani belum mempunyai pengalaman serta keterampilan dalam mengolah cabai menjadi produk seperti abon cabai kering. Atas dasar ini, tim PkM melaksanakan kegiatan pengolahan cabai menjadi produk siap saji, dalam rangka meningkatkan pendapatan petani serta nilai harga cabai lokal tinggi. Program pembuatan abon cabai dilaksanakan pada ibu-ibu kelompok tani di Kelurahan Tande, dengan tujuan ibu-ibu kelompok tani dapat membantu petani pada pengolahan komoditi menjadi produk, menambah pendapatan keluarga serta yang paling penting adalah terdapat peningkatan keterampilan di kalangan ibu-ibu kelompok tani pada aspek pengolahan komoditi menjadi produk. Mitra kelompok tani Randang Balisa merupakan petani sayur-sayuran yang ada di Kelurahan Tande, aktif melakukan pengembangan teknologi di sektor budidaya tanaman seperti tanaman cabai, bawang merah dan tomat.P5
Perbandingan Kriteria dan Sub Kriteria Pengembangan Komoditi Unggulan Agribisnis di Polewali Mandar Bulkis, Bulkis; Pagala, Muh. Arman Yamin; Nurdiyah, Nurdiyah
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i2.18812

Abstract

Agroecological suitability, has high economic value, is in accordance with local socio-culture and has good technology and infrastructure. One of the regional approaches based on the development of regional superior commodities has a competitive advantage to produce one or several food commodities. Appropriate agroecological carrying capacity will be a major contributor to regional agricultural development. Therefore, the right regional development method is needed, the development of superior commodity-based agribusiness will have an important meaning for the preparation of regional development systems, especially Polewali Mandar Regency. The research was conducted in Polewali Mandar Regency from January to December 2024. Data collection methods were interviews, group discussions and document searches. Respondent sampling technique based on purposive sampling. Priority selection of superior commodities is carried out using the AHP method, Shift share, productivity calculations, and quantitative analysis. The results of the comparison matrix analysis of the criteria then agroecosystem considerations have an average elgen value of 0.49, indicating that this element must be considered in determining the priority scale developed. Then the second consideration is the economic aspect with an average elgen value of 0.23, human resources 0.16, socio-cultural 0.09 and carrying capacity 0.04. Analysis of alternative comparison matrix on economic, agroecosystem, socio-cultural, human resources and carrying capacity aspects of rice, cocoa, coconut and coffee commodities has the highest value. There are some commodities that need to be replaced such as the development of corn and papaya commodities. Commodity preference values based on consideration of criteria and sub-criteria, rice is the main choice with a higher commodity preference value of 0.4, coconut with a value of 0.2, cocoa 0.1, coffee 0.1, corn 0.007 and papaya 0.004..