Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan dalam Rangka Mitigasi dan Adaptasi Menghadapi Wabah Covid-19 di Kabupaten Buton Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara Nur Illiyyin Akib; Halik Halik; Ruslin Ruslin; Muamal Gadapi
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 5 No 1 (2021): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v5i1.2159

Abstract

Thematic KKN- Thematic Social Work Internship have been carried out in the form of health education for the community in South Buton Regency. This activity aims to increase understanding of health in the context of handling the Corona Virus Disease 19 (Covid-19) outbreak. This activity was carried out in several villages in South Buton Regency. Activities were carried out from June to July 2020. Implementation of activities consisted of counseling on the Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), counseling on the tanaman Obat Keluarga (Toga), and counseling on Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), as well as disseminating information through social media and mass media. Extension is carried out by lecturing, practice, and question and answer methods. The social media used is Instagram. The mass media used are leaflets. This activity succeeded in increasing understanding of health for the community in South Buton Regency
Analisis Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Puuwatu Kota Kendari menggunakan Metode SERVQUAL Adryan Fristiohady; La Ode Muhammad Fitrawan; Yusniati Dwi Pemudi; Sunandar Ihsan; Ruslin Ruslin; Mentarry Bafadal; Nurwati Nurwati; Ruslan Ruslan
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v6i1.1442

Abstract

The quality of outpatient services can be measured by the SERVQUAL model that takes into account 5 dimensions, namely tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The purpose of this study was to look at the effect of service quality on outpatient satisfaction at the Apotek Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. The subjects in this study were 34 outpatients. The analysis technique used is gap analysis to compare expectations and reality received by patients, normality test data based on questionnaire patient satisfaction that has been tested for validation. The results of this study indicate the average value of the gap in the pharmacy of Apotek Puskesmas Puuwatu Kota Kendari amounting to 0.27. From the value of the gap, the lowest gap value in the pharmacy center of Puuwatu is the place of service, and the provision of inadequate drug information of -0.24. Based on the paired t-test where significant value> 0.05 then Ho is rejected and Ha accepted so that means a significant difference between the quality of service to the satisfaction of patients in Apotek Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. This study concludes that there is a significant gap between expectations and reality at the Apotek Puskesmas Puuwatu Kendari City
Insight on Estrogen Receptor Alpha Modulator from Indonesian Herbal Database: An in-silico analysis Muhammad Arba; Nadhifatul Aslikah; Arfan Arfan; Ruslin Ruslin; Arry Yanuar
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 17 No. 02 Desember 2020
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v17i2.7592

Abstract

Estrogen receptor α (ERα) is liable for regulating transcription factors which are an important part of hormonal signaling in breast cancer. This study intends to find hit compounds that are considered capable of inhibiting ERα by utilizing structure-based pharmacophores and molecular docking. Pharmacophore of the original ERα ligand (E4D600) has one hydrogen bond acceptor and three hydrogen bond donors which are used to select compounds from the Indonesian herbal database. This pharmacophore model had an Area under Curve of the Receiver Operating Characteristics (AUC-ROC) value is 0.80 and the Goodness of Hits (GH) value is 0.81. The selection process generated 330 compounds which proceed to the molecular docking stage to analyze their binding energy and interactions to ERα. The results indicated potential hit compounds seen from their binding energies in the range -5.42 to -10.01 kcal/mol. four of the best compounds including Lig57/(-)-Bidwillon A, Lig47/Quercetin 3-(6''-galloylgalactoside), Lig197/Multifloroside and Lig83/Erythrabyssin II provide promising information for their detailed analysis as ERα inhibitors.
METODE PENGUATAN WARGA DALAM MELAKUKAN MITIGASI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN MUNA BARAT Yamin Yamin; Ruslin Ruslin; Rina Andriyani; Syahabudin Syahabudin; La Aba
Jurnal Pengabdian NUSANTARA Vol 1, No 1 (2021): Januari-Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.558 KB) | DOI: 10.33772/jpnus.v1i1.17845

Abstract

Corona virus disease (COVID-19) is an infectious disease caused by the recently discovered corona virus. Common signs and symptoms of COVID-19 infection include acute respiratory symptoms such as fever, cough and shortness of breath. The average incubation period is 5-6 days with the longest incubation period of 14 days. Severe cases of COVID-19 can cause pneumonia, acute respiratory syndrome, kidney failure and even death. The purpose of this activity is to provide strengthening of Community Strengthening in Mitigation against the COVID-19 Outbreak in West Muna Regency. The implementation of activities is carried out by providing outreach to the community through both online and offline. Online activities are carried out by communicating through the WhatsApp application while suspiciously by socializing with direct meetings or distributing leaflets with the material of the Healthy Living Community Movement (GERMAS), Clean and Healthy Lifestyle (PHBS), Movement Using Masks (GEMAS), Family Medicinal Plants (TOGA) ) and the use of disinfectants and antiseptics.------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru-baru ini ditemukan. Tanda dan gejala umum infeksi COVID-19 antara lain gejala gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk dan sesak napas. Masa inkubasi rata-rata 5-6 hari dengan masa inkubasi terpanjang 14 hari. Pada kasus COVID-19 yang berat dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan penguatan Penguatan Masyarakat dalam Mitigasi Menghadapi Wabah COVID-19 di Kabupaten Muna Barat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat melalui baik daring  maupun luring. Kegiatan daring dilakukan dengan komunikasi melalui aplikasi whattsApp sedangkan secara lurig dengan sosialisasi dengan pertemuan langsung maupun penyebaran leaflet dengan materi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Gerakan Menggunakan Masker (GEMAS), Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Penggunaan disinfektas dan Antiseptik.
EDUKASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK RASIONAL DI DESA PESISIR WAWORAHA KECAMATAN SOROPIA KONAWE SELATAN SULAWESI TENGGARA Sunandar Ihsan; Ruslin Ruslin; Henny Kasmawati; Dian Munasari Solo
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Agustus 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/mosiraha.v1i2.23

Abstract

Penggunaan antibiotik di indikasikan untuk infeksi bakteri, namun dalam praktek penggunaanya di masyarakat masih banyak dijumpai tidak rasional. Hal ini dapat menyebabkan resistensi antibiotik yang terus meningkat. Diperlukan edukasi pada masyarakat untuk meningkatkan penggunaan antibiotik yang bijak dan rasional. Kegiatan ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat pesisir agar menggunakan antibiotik lebih tepat, aman dan efektif. Kegiatan ini dilakukan Desa Waworaha Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe Selatan. Metode yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab. Target sosialisasi adalah masyarakat umum dengan target khusus berupa ibu-ibu PKK, karang taruna dan warga sekitar lokasi sosialisasi yaitu di Balai Desa Waworaha. Selain ceramah juga dibagikan leaflet yang berisi informasi penggunaan antibiotik yang rasional. Pembagian leaflet dilakukan oleh mahasiswa PSPPA FF UHO yang tersebar diantara peserta sosialisasi yang bertujuan untuk pemberian informasi lebih lanjut dari materi edukasi yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukan masyarakat antusias dengan materi sosialisasi yang ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta sosialisasi. Pertanyaan tersebut berkaitan dengan apa itu antibiotik, bagaimana cara minum obatnya, apa yang harusnya dihindari kalau minum amntibiotik, bisakah minum antibiotik untuk sakit gigi, demam dan flu serta apakah antibiotik diminum hanya diwaktu sakit saja. Pertanyaan ini menunjukan tingkat pengetahuan warga tentang antibiotik memang masih kurang. Diharapkan dengan informasi yang diberikan baik dari materi sosialisasi, leaflet dan jawaban dari pertanyaan yang diajukan, pemahaman masyarakat Desa Waworaha dapat lebih bijak dan rasional dalam menggunakan antibiotik. Oleh karena itu peningkatan pemahaman terhadap masyarakat perlu terus dilakukan untuk menjamin peningkatan penggunaan antibiotik yang lebih bijak dan rasional.
Determination of Antiradical Activity, Total Phenolic, and Total Flavonoid Contents of Extracts and Fractions of Langsat (Lansium domesticum Coor.) Seeds Yamin Yamin; Ruslin Ruslin; Sabarudin Sabarudin; Nurramadhani A Sida; Henny Kasmawati; La Ode Muhammad Diman
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 3 No. 4 (2020): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v3i4.1500

Abstract

Lansium domesticum Coor. is a fruit species from the Meliaceae family, which is a tropical plant native to Southeast Asia. Local citizens call it langsat, longkong, or duku and have used it as traditional medicine. The seeds of L. domesticum are used as a fever medicine, its bark is used to treat scorpion sting, and its leaves are used to repel mosquitoes. Because of its various uses, it is necessary to explore the antiradical potential of L. domesticum seeds. This study aims to determine the antiradical potential of L. domesticum seeds extract and fractions by using the 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) method and to discover compounds that act as antiradical. Lansium domesticum seed powder was macerated with methanol, and then the extract was concentrated using a rotary evaporator and fractionated by n-hexane and ethyl acetate. The antiradical assay was conducted on extract and fractions by using DPPH radicals. Phenolic and flavonoid contents from extract and fractions were also tested. The ethyl acetate fraction obtained strong antiradical potential with an IC50 value of 8.938 ± 0.031 µg/mL. Total phenolic and flavonoid contents of ethyl acetate fraction were higher with values ​​of 58.25 ± 0.501 mgGAE/g sample and 75.123 ± 0.175 mgQE/g sample, respectively. Correlation of phenolic and flavonoid contents, which inhibited radicals had R2 values ​​of 0.9182 and 0.7658. Ethyl acetate fraction of L. domesticum seeds had very strong antiradical activity. Further isolation is expected to be conducted to discover which compounds are the most responsible as antiradical.
The Effect of Quality Service Towards Outpatients Satisfaction at Poasia Community Health Centre Adryan Fristiohady; La Ode Muhammad Fitrawan; Yusniati Dwi Pemudi; Ruslin Ruslin; Sunandar Ihsan; Ruslan Ruslan; La Ode Muhammad Julian Purnama
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 3 No. 4 (2020): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v3i4.1611

Abstract

The quality of outpatient services can be measured by the SERVQUAL model that considers five dimensions: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. This study aimed to look at the effect of service quality on outpatient satisfaction at the Poasia community health center's pharmacy. The subjects in this study were 33 outpatients. The analysis technique used is gap analysis to compare patients' expectations and reality, normality test data based on questionnaire patient satisfaction tested for validation. This study's results indicate the average value of the gap in the Poasia community health center's pharmacy, amounting to -0.44. From the value of the gap, the lowest gap value in the pharmacy center of Poasia is the place of service and the provision of inadequate drug information of -0.88. Based on the paired t-test where a significant value >0.05, Ho is rejected, and Ha accepted, which means a significant difference between the quality of service and patients' satisfaction in the Pharmacy of Puskesmas Poasia Kendari City. This study concludes that there is a significant gap between expectations and reality at the Poasia community health center's pharmacy.
DARI PESISIR UNTUK INDONESIA: GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT CEGAH DIABETES DI DESA WAWORAHA, SOROPIA irnawati irnawati; Ruslin Ruslin; Hasnawati Hasnawati; Nasrudin Nasrudin; Wahyuni Wahyuni; Henny Kasmawati; Asriullah Jabbar; Muh. Ilyas Y; Loly Subhiaty Idrus; Ghais S. Daud; Intan Permata Putri; Tissa Filiany Mangari
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i5.2526

Abstract

Diabetes mellitus merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi terus meningkat, termasuk di wilayah pesisir Sulawesi Tenggara yang memiliki akses terbatas terhadap informasi kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku masyarakat dalam pencegahan diabetes melalui gerakan hidup sehat di Desa Waworaha, Kecamatan Soropia. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan melalui ceramah interaktif, demonstrasi pola makan seimbang "Isi Piringku", pemeriksaan gula darah, pembagian leaflet, serta pemberdayaan kader kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, misalnya kesadaran terhadap gejala diabetes naik dari 40% menjadi 88%, serta sikap positif dengan kesediaan mengurangi konsumsi gula meningkat dari 68% menjadi 96%. Pemeriksaan gula darah menemukan 40% peserta memiliki kadar gula tinggi. Program ini efektif meningkatkan kesadaran masyarakat dan berkelanjutan melalui kader terlatih. Edukasi kesehatan dengan pendekatan partisipatif direkomendasikan untuk pencegahan diabetes di masyarakat pesisir
EFEKTIVITAS EDUKASI GERAKAN PANGAN AMAN DI SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN LITERASI FOODBORNE DISEASE Ruslin Ruslin; Asniar Pascayantri; Asriullah Jabbar; Nasrudin Nasrudin; Aisyah Nelpin Mangidi; Endang Endang; Mozarivky Salsabilla Javanni; Rahma Nur Aliza; Wa Ode Amanah; Mubarak Mubarak; Wa Ode Mulyana; Muhammad Ilyas Y
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2663

Abstract

Foodborne disease merupakan masalah kesehatan akibat konsumsi pangan yang tidak aman dan berisiko pada anak usia sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan foodborne disease melalui implementasi Gerakan Pangan Aman di Sekolah di SMP Negeri 24 Konawe Selatan. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan interaktif, edukasi konsep Cek KLIK, serta evaluasi menggunakan instrumen pretest dan posttest pada 35 siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil uji Shapiro–Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal (p<0,05), sehingga perbedaan skor dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 2,06 menjadi 5,83, sedangkan persentase tingkat pengetahuan meningkat dari 34,33% menjadi 97,17%. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah edukasi (p<0,001), dengan nilai normalized gain sebesar 0,96 yang termasuk kategori tinggi. Program ini efektif meningkatkan pengetahuan keamanan pangan siswa dan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan.
Edukasi Anemia sebagai Masalah Kesehatan Masyarakat: Determinan, Dampak, dan Strategi Penanggulangannya Ruslin Ruslin; Nasrudin Nasrudin; Irnawati Irnawati; Hasnawati Hasnawati; Wahyuni Wahyuni; Sahidin Sahidin; Ari Sartinah; Suryani Suryani; Loly Subhiaty Idrus; Rahmat Muliadi; Abdi Nipangeran; Agustina Agustina; Siti Rahmawati Ondjo
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i2.115

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, khususnya pada kelompok perempuan usia subur dan remaja putri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi tentang penyebab, dampak, pencegahan, dan penanganan anemia kepada masyarakat Desa Waworaha, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 April 2026 di Balai Desa Waworaha dengan melibatkan 17 peserta. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif menggunakan media flyer, brosur, dan presentasi lisan, dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab. Pemeriksaan tekanan darah dan kadar hemoglobin (Hb) juga dilakukan sebagai bagian dari skrining kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 17 peserta, 5 orang (29,4%) teridentifikasi mengalami hipertensi dan 1 orang (5,9%) mengalami anemia. Mayoritas peserta adalah perempuan (82,4%) dengan rentang usia 20 hingga lebih dari 60 tahun. Kegiatan berlangsung selama satu jam dan dinilai berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang anemia serta langkah-langkah pencegahannya.