Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH LEVEL SUBSITUSI SILASE RUMPUT BINTANG (Cynodon plectostachyus) DENGAN MARKISA HUTAN (Passiflora foetida) TERHADAP KONSUMSI, KECERNAAN DAN RETENSI NITROGEN PADA TERNAK KAMBING KACANG JANTAN: Effect Substitution of Star Grass (Cynodon plectostachyus) Silage Forest Passion Fruit (Passiflora foetida) on Intake, Digestibility, and Nitrogen Retention of Male Kacang Goats Carlos Pedro Paulus Fangidae; Tara Tiba Nikolaus; Gusti Ayu Yudiawati Lestari; I Gusti Ngurah Jelantik
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 1 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i1.2269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi silase rumput bintang (Cynodon plectostachyus) dengan markisa hutan (Passiflora foetida) terhadap konsumsi, kecernaan dan retensi nitrogen pada ternak kambing Kacang jantan. Kambing Kacang jantan yang digunakan sebanyak tiga ekor dengan rentang umur 6-8 bulan dan bobot badan 12,5-13,5 kg. Metode yang digunakan adalah metode percobaan menggunakan rancangan bujur sangkar latin (RBSL) dengan 3 perlakuan dan 3 sebagai ulangan. Perlakuan yaitu MH80, MH90, dan MH100. Variabel yang diukur adalah konsumsi, kecernaan dan retensi nitrogen. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analysis of variance (ANOVA) dan diikuti oleh uji lanjut Duncan Multiple Range Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsumsi berkisar 10,06-12,20 g/e/h, kecernaan berkisar 82,40-85,98%, dan retensi nitrogen berkisar 7,78-9,88 g/e/h. Disimpulkan bahwa substitusi rumput bintang dengan markisa hutan dalam silase menurunkan konsumsi, kecernaan, dan retensi nitrogen ternak kambing Kacang jantan.   Kata kunci: kambing Kacang, kecernaan, konsumsi, retensi nitrogen, silase
PENGARUH SUBSTITUSI SILASE RUMPUT BINTANG DENGAN MARKISA HUTAN TERHADAP KONSUMSI DAN PEMANFAATAN ENERGI PADA KAMBING KACANG JANTAN: Effect of Substituting Stargrass Silage with Wild Passion Fruit on Energy Intake and Utilization in Male Kacang Goats Gonsaga Leonardo Capang; I Gusti Ngurah Jelantik; Tara Tiba Nikolaus; Jalaludin
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 1 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i1.2298

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi silase rumput bintang (Cynodon plectostachyus) dengan markisa hutan (Passiflora foetida) terhadap konsumsi energi, kecernaan energi, energi tercerna, dan metabolisme energi pada kambing kacang jantan yang diberi pakan berbasis silase rumput atau markisa hutan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan bujur sangkar latin (RBSL) yang terdiri atas tiga perlakuan dan tiga periode sebagai ulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi: MH80 (rumput bintang 20% + markisa hutan 80%), MH90 (rumput bintang 10% + markisa hutan 90%), dan MH100 (markisa hutan 100%). Variabel yang diamati meliputi konsumsi energi, kecernaan energi, energi tercerna, dan metabolisme energi. Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan antarperlakuan. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi energi, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kecernaan energi, energi tercerna, dan metabolisme energi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan silase rumput bintang (Cynodon plectostachyus) yang disubstitusi dengan markisa hutan (Passiflora foetida) dapat meningkatkan konsumsi energi pada kambing kacang jantan.   Kata kunci: Kambing kacang, markisa hutan (Passiflora poetida), rumput bintang (Cynodon plectostachyus), silase
PENGARUH SUBSTITUSI SILASE STAR GRASS DENGAN FODDER JAGUNG TERHADAP KONSUMSI, KECERNAAN PROTEIN, AMONIA RUMEN, DAN UREA SAPI BALI DARA: Effect of Star Grass (Cynodon plectostachyus) Silage Substitution with Corn Fodder on Crude Protein Consumption and Digestibility, Rumen Ammonia, and Blood Urea of Bali Heifers Rajas Surya Firdaus Bethan; Jalaludin; Tara Tiba Nikolaus; Daud Amalo
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 1 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i1.2327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi silase star grass (Cynodon plectostachyus) dengan fodder jagung terhadap konsumsi dan kecernaan protein kasar, amonia rumen, dan urea darah pada sapi Bali dara. Digunakan 4 ekor sapi betina dara berumur 2,8--3 tahun dan bobot badan 99,5--152 kg. Rancangan yang digunakan yaitu rancangan bujur sangkar latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 periode sebagai ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah FJ0: silase star grass 100%, FJ20: silase star grass 80% + 20% fodder jagung, FJ40: silase star grass 60% + 40% fodder jagung, FJ60: silase rumput stargrass 40% + 60% fodder jagung. Parameternya yaitu: konsumsi dan kecernaan protein kasar, amonia rumen, dan urea darah. Data dianalisis dengan ANOVA dan uji lanjut Duncan. Analisis ragam menampilkan pengaruh substitusi silase star grass (Cynodon plectostachyus) dengan fodder jagung berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi dan kecernaan protein kasar, amonia rumen, dan urea darah sapi Bali dara. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa substitusi star grass dengan fodder jagung tidak dapat meningkatkan konsumsi dan kecernaan protein kasar, amonia rumen, dan urea darah sapi Bali dara.   Kata kunci: amonia rumen, fodder jagung, kecernaan dan konsumsi protein kasar, silase star grass, urea darah
PENGARUH SUBSITUSI SILASE RUMPUT BINTANG (Cynodon plectostachyus) DENGAN FODDER JAGUNG TERHADAP KONSUMSI, KECERNAAN DAN RETENSI NITROGEN PADA SAPI BALI DARA: Effect of Substitution of Star Grass (Cynodon plectostachyus) Silage with Corn Fodder on Intake, Digestibility and Nitrogen Retention of Bali Heifers Assaida Dau Widawati; Tara Tiba Nikolaus; Jalaludin; I Gusti Ngurah Jelantik
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 1 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i1.2342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi silase rumput bintang (Cynodon plectostachyus) dengan fodder jagung terhadap konsumsi, kecernaan dan retensi nitrogen pada sapi Bali dara. Sapi Bali  dara yang digunakan sebanyak empat ekor dengan rentang umur 2,8−3 tahun, bobot badan 99,5−152 kg dengan rataan bobot badan 116,25 kg. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode percobaan menggunakan rancangan bujur sangkar latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 periode ulangan. Perlakuan yaitu FJ0 = Rumput bintang 100%, FJ20 = Rumput bintang 80% + Fodder jagung 20%, FJ40 = Rumput bintang 60% + Fodder jagung 40%, FJ60 = Rumput bintang 40% + Fodder jagung 60%. Variabel yang diukur adalah konsumsi nitrogen, kecernaan nitrogen dan retensi nitrogen. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analysis of variance (ANOVA) dan diikuti oleh uji lanjut Duncan. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa substitusi silase rumput bintang (Cynodon plectostachyus) dengan fodder jagung berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi nitrogen dan retensi nitrogen namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kecernaan nitrogen. Disimpulkan bahwa substitusi silase rumput bintang dengan fodder jagung sampai 60% tidak meningkatkan konsumsi nitrogen dan retensi nitrogen, namun tidak mengubah kecernaan nitrogen sapi dara Bali dara.   Kata kunci: fodder jagung, kecernaan nitrogen, konsumsi nitrogen, retensi nitrogen, silase rumput bintang
Substituting star grass with corn fodder in Bali Heifer Diets: Impact on intake, digestibility, nitrogen balance, and blood profile JALALUDIN JALALUDIN; TARA TIBA NIKOLAUS; DIANA MELIANI SABAT; NI MADE PARAMITA SETYANI
Asian Journal of Agriculture Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Smujo International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/asianjagric/g090254

Abstract

Abstract. Jalaludin, Nikolaus TT, Sabat DM, Setyani NMP. 2025. Substituting star grass with corn fodder in Bali Heifer Diets: Impact on intake, digestibility, nitrogen balance, and blood profile. Asian J Agric 9: 881-888. This study aimed to evaluate the substitution of Star Grass Silage (SGS) with hydroponic Corn Fodder (CF) in the diets of Bali heifers, with a focus on feed intake, nutrient digestibility, nitrogen retention, and blood profile parameters. Hydroponic corn fodder was assessed as a sustainable alternative to star grass silage for Bali heifers, which are typically raised in dry tropical regions characterized by seasonal forage scarcity. Previous studies on the use of corn fodder have predominantly focused on dairy cattle, buffaloes, or goats; therefore, this study provides novel information on Bali heifers in terms of intake, digestibility, nitrogen retention, and blood profiles to determine the optimal substitution level. The experiment employed a 4 × 4 Latin square design with four dietary treatments, consisting of the replacement of SGS with CF at levels of 0%, 20%, 40%, and 60%. The results showed that CF substitution significantly affected (P < 0.05) nitrogen intake and nitrogen retention, with the highest values observed at the 20% CF substitution level, while increasing the substitution to 60% resulted in reduced nitrogen intake and retention. In contrast, CF substitution had no significant effect (P > 0.05) on dry matter, organic matter, and crude protein intake, nutrient digestibility, or blood profile parameters. It was concluded that hydroponic corn fodder can effectively replace star grass silage at substitution levels of 20-40% of the forage portion without impairing nutrient utilization or physiological balance. These findings highlight the potential of hydroponic corn fodder as a forage resource to support the sustainability of Bali cattle production in tropical regions with limited forage availability, particularly during the dry season.