Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Group Counselling with Systematic Desensitization and Emotional Freedom Techniques to Reduce Public Speaking Anxiety Madoni, Ely Roy; Wibowo, Mungin Eddy; Japar, Muhammad
Jurnal Bimbingan Konseling Vol 7 No 1 (2018): June 2018
Publisher : Jurnal Bimbingan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.415 KB)

Abstract

Public Speaking or the ability to speak in public is one of basic competencies that must be owned by students. However, apparently, there found many students having public speaking anxiety and in high category. Regarding this problem, this study was aimed at examining the effectiveness of a group counselling with desensitization technique and emotional freedom technique in reducing students' public speaking anxiety. The implementation of those techniques were done twice in each group counselling service. Meanwhile, the research method employed was mixed anova repeated measures test design by involving 16 students having high level public anxiety chosen from 100 students by using purposive sampling. Further, the results of mixed anova repeated measure showed thatthe group counselling with systematic desensitization technique and emotional freedom technique (EFT) was proved to be effective in reducing the public speaking anxiety of students. Besides, seen from the average score and time effect, emotional freedom technique resulted higher decrease than systematic desensitization technique. For more, the more emotional freedom technique was given, the higher decrease of the public speaking anxiety of students would result.
Determinasi Religiusitas, Kecerdasan Emosional, dan Dukungan Sosial terhadap Kecemasan Akademik Siswa Ely Roy Madoni; Abidatul Mardliyah
Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jcbkp.v4i1.964

Abstract

Anxiety is a mixed feeling that contains feelings of fear and concern with no known cause for experiences or events that have not yet occurred. The greatest anxiety often occurs when students face academic demands and assignments. The research focuses on answering the problem of whether there is a correlation between religiosity, emotional-intelligence and social-support with students' academic anxiety. The research subjects were students of SMK Negeri X Jombang who were taken in a proportional stratified manner. The research data were collected using four instruments, namely the religiosity scale, emotional intelligence scale, social support scale and anxiety scale. The analysis of the research data used was multiple regression and partial correlation. The results of the study proved that religiosity, emotional intelligence, and social support contributed 10.7% to students' academic anxiety. Thus 89.3% of anxiety is influenced by other variables. Students are expected to be able to increase religiosity in everyday life and to know and direct all the weaknesses and strengths in themselves. As well as having the ability to establish positive social relationships with the environment around them. Keywords: religiosity; emotional-intelligence; social-support; academic-anxiety
PENGARUH LAYANAN INFORMASI TERHADAP MOTIVASI MELANJUTKAN SEKOLAH PADA SISWA SMP Elok Puji Sukriyah; Bakhrudin All Habsy; Ely Roy Madoni
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.063 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengientifikasi: 1) Bagaimana motivasi melanjutkan sekolah pada siswa SMP Darul Ulum Tapen. 2) Mengetahui pengaruh Layanan Informasi Terhadap Motivasi Melanjutkan Sekolah Pada Siswa SMP Darul Ulum Tapen. Dalam hal ini peneliti berpandangan bahwa variabel X tersebut sangat berpengaruh terhadap Motivasi melanjutkan sekolah pada umumnya. Penelitian ini dilakukan di SMP Darul Ulum Tapen, dimana jumlah sampel siswa sebanyak 36 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi melanjutkan sekolah pada siswa kelas VIII SMP Darul Ulum Tapen tergolong memiliki motivasi melanjutkan sekolah yang baik. Secara rinci dapat disebutkan bahwa sebanyak 2 responden (5.56%) memiliki skor sangat baik, 30 responden (83.33%) memiliki skor baik, dan sebanyak 4 responden (11.11%) memiliki skor cukup baik. Layanan Informasi terhadap Motivasi Melanjutkan Sekolah Pada Siswa SMP Darul Ulum Tapen mempunyai pengaruh yang signifikan. Hal ini didukung setelah melakukan analisis data dengan menggunakan rumus regresi linier sederhana yang perhitungannya dibantu dengan menggunakan SPSS versi 20 maka dapat diperoleh thitung sebesar 7,823 lebih besar dari ttabel 2,032 pada taraf nyata 0,05 dengan koefisien determinasi ganda sebesar 0,632 atau 63,2% dengan probabilitas kesalahan 0,000. Ini berarti hipotesis pertama menyatakan ada pengaruh Layanan Informasi terhadap Motivasi Melanjutkan Sekolah Pada Siswa SMP Darul Ulum Tapen. Kemudian variabel bebas yang dimasukkan dalam model penilaian mempunyai kontribusi sebesar 63,2% yang sisanya sebesar 36,8% dipengaruhi oleh variabel bebas lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian yang signifikan atau hasil yang menggambarkan adanya pengaruh Layanan Informasi terhadap Motivasi Melanjutkan Sekolah Pada Siswa SMP Darul Ulum Tapen. Maka pihak sekolah atau pihak guru hendaknya selalu memperhatikan aspek layanan informasi agar dalam pencapaian terhadap motivasi melanjutkan sekolah dapat meningkat dengan baik
PERAN BIMBINGAN KELOMPOK MELALUI PROGRAM PARENTING DAY DALAM MENGOPTIMALKAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN AL-FATTAH Ziyanun Naqiyyah; Bakhrudin All Habsy; Ely Roy Madoni
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.896 KB)

Abstract

Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dari seluruh bagian tubuh sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsinya. Termasuk juga perkembangan emosi, intelektual dan tingkah laku sebagai hasil berinteraksi dengan lingkungannya. Oleh karena itu perkembangan anak usia dini perlu dioptimalkan dengan bimbingan kelompok melalui program parenting day. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode desain eksperimen quasi. Desain eksperimen quasi yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design, yaitu jenis desain yang biasanya dipakai pada eksperimen yang menggunakan kelas-kelas yang sudah ada sebagai kelompoknya, dengan memilih kelas-kelas yang diperkirakan sama keadaan atau kondisinya. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui hasilnya perkembangan anak usia dini dapat dioptimalkan melalui bimbingan kelompok melalui program parenting day pada siswa kelompok usia 5 tahun KB AL-FATTAH. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis data dengan menggunakan Uji Paired Sample T test dimana diperoleh nilai signifikan 0.000 dimana nilai tersebut lebih kecil dari 0.05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini berarti bahwa terdapat peningkatan perkembangan anak usia dini yang signifikan pada subjek setelah diberi layanan bimbingan kelompok melalui program parenting day, sehingga dapat disimpulkan bahwa perkembangan anak usia dini dapat dioptimalkan dengan bimbingan kelompok melalui program parenting day pada peserta didik kelompok usia 5 tahun KB AL-FATTAH. Saran kepada pengelola KB AL-FATTAH, hendaknya memiliki guru BK yang memiliki profesional di bidangnya untuk membantu memberikan bimbingan dan konseling atas permasalahan- permasalahan peserta didik yang ada di lembaga. Dan juga kepada peneliti lain yang akan menggunakan model parenting dalam mengoptimalkan perkembangan anak usia dini diharapakan menggunakan model lain dan variabel yang berbeda.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Anak Usia PAUD (3-4 Tahun) Tutik Lestari; Ely Roy Madoni; Tadjoer Ridjal
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.169 KB)

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian korelasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan bimbingan dan konseling pada siswa jurusan Pendidikan Anak Usia Dini dan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Anak Usia PAUD (3-4 tahun) di KB NU Al Falah Plosogeneng Jombang. Penelitian ini di laksanakan di KB NU Al Falah Plosogeneng Jombang populasi penelitian adalah semua orang tua anak usia 3-4 tahun di KB NU Al Falah Plosogeneng Jombang sejumlah 18 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode angket digunakan untuk mengumpulkan data pola asuh orangtua, Pertumbuhan dan dan perkembangan anak usia 3-4 tahun. Metode dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data pola asuh orangtua, Pertumbuhan dan dan perkembangan dan dokumentasi. Untuk menjawab hipotesis penelitian menggunakan Analisis Korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pola asuh orang tua di KB NU Al Falah Plosogeneng Jombang sebagian besar adalah demokratis. Pertumbuhan anak PAUD (3-4 tahun) di KB NU Al Falah Plosogeneng Jombang sebagian besar adalah baik atau normal. Perkembangan anak PAUD (3-4 tahun) di KB NU Al Falah Plosogeneng Jombang sebagian besar adalah sesuai atau normal. Dari hasil uji statistik Pearson Correlation diperoleh angka signifikan atau nilai probabilitas (0,000) lebih kecil dari standart signifikan 0,05 atau (r < a), dikarenakan r < a, yang berarti ada hubungan pola asuh orang tua dengan Pertumbuhan Anak Anak Usia PAUD (3-4 tahun) di KB NU Al Falah Plosogeneng Jombang. Dari hasil uji statistik Pearson Correlation diperoleh angka signifikan atau nilai probabilitas (0,012) lebih kecil dari standart signifikan 0,05 atau (r < a), dikarenakan r < a, yang berarti ada hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan Anak Usia PAUD (3-4 tahun) di KB NU Al Falah Plosogeneng Jombang
Keefektifan Bimbingan Kelompok Melalui Metode Bermain Peran ( Role Playing) Untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Di Taman Kanak- Kanak Nita Tri Erawati; Bakhrudin All Habsy; Ely Roy Madoni
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.934 KB)

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dengan desain Non - equivalent pretest - posttest control group design dengan menggunakan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan bimbingan kelompok melalui metode bermain peran pada perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini di laksanakan di TK Harapan Kita dengan populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas B berjumlah 49 orang dengan sampel 7 siswa kelompok eksperimen dan 7 siswa kelompok kontrol. Untuk menjawab hipotesis penelitian menggunakan indipendent sample t-test, dapat diketahui nilai mean posstest pada kelompok eksperimen sebesar lebih besar dari kelompok kontrol. Selanjutnya pada output uji hipotesis independent sampel t- test, diperoleh nilai signifikansi (2 tailed) sebesar 0,001. Karena nilai signifikansi (2 tailed) 0,01 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima yang artinya layanan bimbingan kelompok role playing efektif untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Saran untuk guru BK diharapkan dapat berlatih untuk menambah pemahaman terhadap bimbingan kelompok sehingga mampu menerapkan bimbingan kelompok dengan metode bermain peran untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini, layanan bimbingan kelompok hendaknya sering diterapkan sebagai pembelajaran untuk membantu perkembangan siswa terutama perkembangan sosial emosional. Untuk peneliti lebih lanjut, diharapkan dapat melakukan penelitian yang lebih luas dan komprehensif mengenai metode role playing dalam menangani siswa dengan perkembangan sosial emosional rendah dan perlu diadakannya layanan bimbingan dan konseling individu maupun kelompok untuk mengetahui masalah-masalah terkait sosial emosional pada siswa secara lebih mendalam, diharapkan di masa yang akan datang dapat digunakan sebagai salah satu sumber data untuk penelitian selanjutnya dan dilakukan peneliti lebih lanjut berdasarkan faktor lainnya, variabel yang berbeda, jumlah sampel yang lebih banyak, tempat yang berbeda, dan waktu yang lebih lama.
Hubungan Antara Kebiasaan Belajar Mandiri Dengan Prestasi Belajar Siswa Di MTsN Siti Rodhotul Muzayanah; Ely Roy Madoni; Suhudi Suhudi
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.319 KB) | DOI: 10.32492/thalaba.v2i2.596

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian korelasi. Langkah pertama yang perlu dimiliki untuk meraih keberhasilan adalah kesadaran atas tanggung jawab pribadi, bahwa keyakinan belajar merupakan kewajiban bagi setiap individu untuk meningkatkan tingkat pemikiranya yang lebih baik. Cara belajar yang efisien, teratur, terencana akan mempertinggi hasil belajar, artinya cara belajar yang tepat, praktis, ekonomis, terarah sesuai dengan tuntutan untuk mencapai tujuan belajar. Demikian halnya dengan kebiasaan belajar siswa, sering terdengar ucapan bahwa siswa yang berprestasi baik dapat diketahui atas dasar kebiasaannya dirumah dalam melaksanakan kebiasaan belajar yang baik dan pandai dalam memanfaatkan waktunya.Maka jelaslah bahwa salah satu factor yang dianggap sangat menentukan hasil belajar (prestasi) adalah kebiasaan individu belajar secara mandiri dirumah dengan efektif dan efisien. Analisa data menggunakan analisa statistik produk moment yaitu untuk mengetahui apakah ada pengaruhnya atau tidak. Berdasarkan analisis statistik atau analisis data, hasil perhitungan nilai r Pearson Produc Moment jika nilai dibawah 0,05 maka korelasi itu signifikan. Untuk membuktikan hipotesis dapat digunakan dengan cara membandingkan nilai rhitung dengan rtabel. Diketahui nilai rhitung sebesar 0,794 sedangkan nilai rtabel (5%) (dk=n-2 = 36-2=34) sehingga rtabel = 0,339 (Riduwan. 2015: 360). Karena rhitung lebih besar dari rtabel atau 0,794 > 0,339, maka disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel kebiasaan belajar mandiri dengan prestasi belajar siswa. Sehingga yang digunakan adalah hipotesis kerja Ha “Ada korelasi antara kebiasaan belajar siswa dengan prestasi belajar siswa di MTs Negeri 4 kelas VIII Nganjuk tahun pelajaran 2019/2020”.
Penerapan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Untuk Meningkatkan Motivasi Berprestasi Siswa Eka Yunita; Ely Roy Madoni
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.212 KB) | DOI: 10.32492/thalaba.v4i2.698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi berprestasi siswa melalui teknik sosiodrama dalam bimbingan kelompok. Penelitian semu ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain non-equivalent control-group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MTs. Al Hidayah mengambil dua kelompok dengan kelas yang berbeda (kelompok eksperimen dan kelompok kontrol). Kelompok eksperimen menerima teknik sosiodrama, dan kelompok kontrol menggunakan bimbingan biasa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen motivasi berprestasi, observasi dan wawancara dengan guru dan siswa untuk mengetahui motivasi berprestasi siswa pada kelas eksperimen. Untuk melihat peningkatan motivasi berprestasi siswa menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 0,05 setelah syarat tes terpenuhi. Peningkatan motivasi berprestasi siswa pada kelompok eksperimen dengan rerata 125,23 lebih tinggi dibandingkan pada kelompok kontrol yang diberikan bimbingan kelompok reguler. Dengan par 117,45 (3), peningkatan ini diperoleh setelah menggunakan uji-t dengan hasil p-value (2-tailed) = 0,04, maka nilai p-value lebih kecil dari nilai 0,05. Maka hipotesis ditolak. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan setelah penerapan teknik sosiodrama terhadap peningkatan motivasi berprestasi siswa.
Acceptability and Impact of the Empowerment Strategy from the KIPAS Perspective containing the Trisula Values to Elevate the Resilience of Students: Are Both Proven? Madoni, Ely Roy; Hidayah, Nur; Ramli, M; Indreswari, Henny; Hakam Baihaqi, Muhammad
KONSELOR Vol. 12 No. 4 (2023): KONSELOR
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0202312453-0-86

Abstract

This study aims to delineate the framework and content of an empowerment strategy that integrates Trisula ideals and is based on the KIPAS framework, with the intention of fostering student resilience. In addition, the purpose of this study is to assess, from a KIPAS standpoint, the impact of the empowerment strategy that incorporates Trisula values in fostering greater resilience among students. The stages of this model for research and development were modified from those of Borg and Gall. The student resilience scale is utilized by the instrument that measures student resilience. In the implementation phase, eight junior high school students from the Darul Ulum Islamic Boarding School in Indonesia participated as research subjects. For the purpose of evaluating products, format and model assessment sheets are utilized. Expert evaluation data on format and content were analyzed utilizing Aiken's Value analysis. The findings of the study indicate that the structure and substance of the empowerment approach, which incorporates Trisula values as viewed through the lens of KIPAS, are suitable for assisting students in developing resilience. Additionally, it was deemed a success that this research product assisted students in developing resilience. Further recommendations for future researchers are to broaden the range of subjects included in effectiveness testing, thereby enabling the application of model products beyond Islamic boarding schools.
Construction of Ta'lim Muta'allim Counseling Based on the Book of Imam Al-Zarnuji: A Hermeneutical Study Habsy, Bakhrudin All; Rizal, Agus; Madoni, Ely Roy; Rachmania, Nita; Kadri, Nursyuhaidah Mohd
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol 8 No 2 (2024): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : Letiges

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v8i2.546

Abstract

The book Ta'lim Muta'allim by Sheikh Imam Al-Zarnuji contains life guidelines for seeking practical knowledge and mardhatillah. This research aims to develop the discipline of counselling based on Islamic values ??and describe and analyze the construction of counselling in the book Ta'lim Muta'allim. This research uses a qualitative approach with an eclectic type of hermeneutics to understand the text in depth and make correct articulations to capture and interpret the meaning of the book Ta'lim Muta'allim. Primary data includes an analysis of the book Ta'lim Muta'allim by Sheikh Imam Al-Zarnuji. In contrast, additional data was obtained through interviews and observations at Islamic boarding schools that use and teach the book Ta'lim Muta'allim. The validity used includes triangulation, intersubjective validation, and peer review. Eclectic hermeneutic analysis is carried out in several stages, namely the verstehen (understanding) stage, grammatical interpretation and psychological interpretation stage, integration of text and context stage, truth relativism stage, wirkungsgeschichte (awareness) stage, bildung stage and critical reflection stage. Ta'lim Muta'allim's counselling construction presents a form of counselling based on Islamic values ??that meets the postulates of scientific discipline rules, namely internal coherence, conformity with reality and functionality when applied theoretically and practically. This research has realized counselling constructions such as the basic philosophy of counselling, main concepts of counselling, goals of counselling, counselling relationships and mechanisms for change in Ta'lim Muta'allim counselling.