Articles
Isolation and Characterization of the Bioactive Compound of Piperine in Black Pepper (Piper nigrum L.)
Nora Listantia;
Faizul Bayani
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol 9, No 2: December 2021
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (703.206 KB)
|
DOI: 10.33394/j-ps.v9i2.4608
One of the most famous spice species that lives in the tropics is black pepper (Piper nigrum L.). The study of piperine paved the way for its development as a bioactive compound in the treatment of various diseases, this is based on the ancient healing tradition of using black pepper. Our current study aims to isolate and characterize the bioactive compound piperine in Piper nigrum L. Black pepper was extracted with ethanol using the basic soxhletation and percolation methods. The results in the study showed that the extract from the Sokhlet process was yellowish moss green, and the piperine crystal color was yellow and shaped like a needle. Thin layer chromatography (TLC) results were observed using a UV-Vis spectrophotometer with different eluents and different Rf values were obtained. In addition, observations on the IR spectrum show that the piperine structure has been formed. This study provides an opportunity for a more in-depth exploration of the structure of piperine and future studies are very important to identify the potential utilization of piperine, especially as a basic material in the treatment of various diseases.
Implementasi Model Pembelajaran Inkuiri dalam Mengembangkan Keaktifan Peserta Didik Kelas X SMA Al-Hananiyah
Syafruddin Rais;
Sudirman Sudirman;
Nora Listantia;
Intan Kusuma Wardani;
Aswin Saputra
Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Vol 5 No 1 (2022): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32923/kjmp.v5i1.3161
Dalam penelitian ini dikembangkan model pembelajaran yang mengajak peserta didik untuk aktif mengajukan pertanyaan. Pertanyaan yang dikonstruk kemudian diajukan adalah pertanyaan yang diperkuat atau dilengkapi argumen. Salah satu model pembelajaran yang memfasilitasi pebelajar mengajukan pertanyaan adalah Model Inkuiri. Model pembelajaran inkuiri menjadi salah satu model pembelajaran yang memiliki pengaruh besar bagi pendidik untuk mengimplementasikannya disekolah. Dalam model inkuiri ini merupakan model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan keaktifan peserta didik sehingga proses belajar menjadi lebih efektif. Peserta didik akan lebih aktif dalam proses belajar, karena pembelajaran lebih berfokus pada peserta didik. Bagaimana penerapan model pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan keaktifan peserta didik? Adapun tujuan penelitian ini, selain untuk memenuhi tugas ujuan tengah semester (UTS), yaitu untuk mendeskripsikan model pembelajaran inkuiri dalam mengembangkan keaktifan peserta didik, serta dapat di aplikasikan dalam proses belajar mengajar.
PENERAPAN LESSON STUDY DENGAN METODE PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DI KELAS IX MTS.HIDAYATUL QAMAR PENGENJEK
nora listantia
TIRAI EDUKASI: Jurnal Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2018): TIRAI EDUKASI VOL 1 NO 1 2018
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (230.474 KB)
|
DOI: 10.1234/pendidikan.v1i1.28
Lesson Study merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan aktifitas guru,proses dan hasil pembelajaran yang dilaksanakan secara kolaboratif dan berkelanjutan oleh sekelompok guru. Tujuan utama Lesson Study yaitu untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana siswa belajar dan guru mengajar.Lesson Study dilakukan berdasarkan tahapan-tahapan secara siklik, yang terdiri dari: (1) perencanaan (plan); (b) pelaksanaan (do); refleksi (check); dan tindak lanjut (act). Metode PBL merupakan bagian dalam pembelajaran kontekstual dimana guru memberikan suatu permasalahan untuk dipecahkan oleh siswa. Atau dengan kata lain pembelajaran yang berbasis pada masalah yang relevan dengan materi yang dipelajari. Guru menjelaskan tujuan logistik yang dibutuhkan, memotivasi siswa terlibat aktif pemecahan masalah yang dipilih, membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut. Setelah itu guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, melaksanakan eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah. Membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan, model dan berbagi tugas dengan teman. Kegiatan selanjutnya mengevaluasi hasil belajar tentang materi yang telah dipelajari /meminta kelompok presentasi hasil kerja.dari hasil lasson study dengan menerapkan metode pembelajaran problem based learning (PBL) dapat meningkatkan pembelajaran pada mata pelajaran matematika khususnya pada materi bangun ruang sisi lengkung
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DALAM MENANAMKAN KARAKTER SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 LABUPI: PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DALAM MENANAMKAN KARAKTER SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 LABUPI
hasbullah mpd;
Nora Listantia
TIRAI EDUKASI: Jurnal Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2020): Tirai Edukasi : Jurnal Pendidikan edisi Vol 3 No 1 2020
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (317.35 KB)
|
DOI: 10.1234/pendidikan.v1i4.195
Dalam penelitian dan pengembangan ini terdapat tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan Umum mengkaji Pembelajaran Bahasa Inggris dengan “Panca KTS†yang terdiri dari 1. perencanaan, 2. pelaksanaan dan 3. evaluasi pada siswa kelas X SMK Negri Labuapi, sedangkan tujuan khususnya adalah untuk menghasilkan model. Pembelajaran yang cocok bagi penanaman karakter siswa dilihat dari desainya dan sarana pendukungnya yang sudah tersedia didalam model pembelajaran tersebut yang telah di laksakan pada penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development yaitu menelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Pendekatan penelitian dan pengembangan dipandang tepat digunakan dalam mengembangkan model pembelajaran yang efektif. Pengumpulan data menggunakan angket dan observasi. Hasil dari penelitian ini menghasilkasn produk yang berupa text book untuk meningkatkan nilai karakter siswa dan siswi kelas X SMK Negeri 1 labuapi didalam pemebelajaran bahasa inggris dan dengan model pengembangan pembelajaran bahasa inggris
Efektivitas Penggunaan Alat Peraga Kartu Bilangan pada Materi Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat
Nurhasmah;
Nora Listantia;
Saiful Fadli
TIRAI EDUKASI: Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2021): Tirai Edukasi : Jurnal Pendidikan edisi Vol 4 No 1
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (584.749 KB)
|
DOI: 10.37824/tirai.v4i1.2021.314
Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan menggunakan bantuan alat peraga kartu bilangan serta mengetahui keefektifan alat peraga kartu bilangan pada materi operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi eksperimental design dengan model nonequivalent control group design. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dan sampel yang terpilih pada penelitian ini adalah kelas VII B yang berjumlah 25 siswa dan kelas VII C yang berjumlah 23 siswa. Selanjutnya peneliti memberikan pretest untuk mengetahui keadaan kelas (kontrol dan eksperimen) sebelum treatment dan kemudian memberikan posttest untuk mengetahui keadaan kelas (kontrol dan eksperimen) setelah treatment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga kartu bilangan efektif untuk menyampaikan materi operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII MTs. Qamarul Huda Bagu tahun pelajaran 2021/2022. Hal ini dapat diketahui dari perbedaan rata-rata hasil belajar pre-test dan post-test siswa dan diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05, dengan nilai rata-rata 59.52 sebelum diberikan perlakuan alat peraga kartu bilangan dan nilai rata-rata setelah diberikan perlakuan alat peraga kartu bilang adalah 76.04, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe GI (Group Investigation) Dan STAD (Student Team-Achievement) Pada Pembelajaran IPA (Fisika) ditinjau Dari Sikap Ilmiah
Nora Listantia;
Baiq Dina Hardianti;
Temi Ainul Safitri
TIRAI EDUKASI: Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2022): Tirai Edukasi : Jurnal Pendidikan edisi Vol 5 No 2
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (666.693 KB)
|
DOI: 10.37824/tirai.v5i2.2022.415
Tujuan pendidikan sains yaitu menghantarkan siswa pada penguasaan konsep-konsep IPA dan saling keterkaitannya serta mampu menggunakan metode ilmiah yang dilandasi sikap ilmiah untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan dua perlakuan, yang melibatkan dua kelompok eksperimen. Kelompok pertama diberikan pembelajaran dengan GI sedangkan kelompok yang kedua diberikan pembelajaran dengan STAD. Sebelum pembelajaran, dilakukan pengumpulan sikap ilmiah siswa. Pada akhir pembelajaran kedua kelompok diberikan tes prestasi belajar. Setelah itu dilakukan analisa data untuk mengetahui tujuan pembelajaran yang telah disusun. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMA yang terbagi menjadi 6 kelas. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu (1) Tes Prestasi Belajar (2) Angket sikap ilmiah. Hasil analisis data menggunakan analisis varians (ANAVA) dua jalan diperoleh fakta bahwa terdapat perbedaan pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI dan STAD terhadap prestasi belajar.. Dari nilai rata-ratanya menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa yang mempunyai sikap ilmiah tinggi lebih baik dari siswa yang mempunyai sikap ilmiah rendah. Interaksi antara model pembelajaran dan sikap ilmiah dan tidak terjadi interaksi antara model pembelajaran dengan sikap ilmiah. Hal ini menunjukkan bahwa interaksi antara model pembelajaran dan sikap ilmiah tidak berpengaruh terhadap prestasi belajar.
SOSIALISASI PENTINGNYA PENDIDIKAN UNTUK PEMUDA DALAM MEMBANGUN GENERASI YANG BERINTELEKTUAL DI DESA JAGO KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Lalu Surya Jagat;
Runi Fazalani;
Farida Jaeka;
Randa Anggarista;
Farizan Fahmi;
Nora Listantia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.13896
Kegiatan sosialisasi pentingnya pendidikan untuk pemuda dalam membangun generasi yang berintelektual merupakan salah satu kegiatan yang ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat begitu pentingnya pendidikan untuk mengembangkan intelektual kaum pemuda di desa Jago. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan melakukan survei lapangan, persiapan dan sosialisasi. Hasil kegiatan pengabdian ini pendidikan untuk pemuda dilakukan deengaan memberikan motivasi dan memberikan arahan agar mengutamakan pendidikan. Saran yang diajukan dalam pengabdian ini yaitu agar selanjutnya diadakan lagi kegiatan pengabdian seperti ini kepada masyarakat ataupun sekolah setempat agar terus termotivasi untuk menimba ilmu dan mengenyam pendidikan agar menjadi pemuda yang berintelektual.
Tradisi Mamaq Dalam Filsafat Pendidikan IPA Multidimensional
Nora Listantia;
Muhammad Sarjan;
Baiq Dina Hardianti
TIRAI EDUKASI: Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): Tirai Edukasi : Jurnal Pendidikan edisi Vol 6 No 1
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37824/tirai.v6i1.2023.518
Tradisi mamaq suku Sasak dalam bahasa Indonesia dikenal dengan nama nginang. Mamaq adalah tradisi turun temurun yang masih dilakukan oleh masyarakat asli suku Sasak Lombok. Saat ini mamaq masih dilakukan oleh orang tua saja dan sudah ditinggalkan oleh generasi muda. Masyarakat pengunyah memiliki alasan tersendiri mengapa mereka mengunyah sirih. Latar belakang yang diangkat dalam tulisan ini meliputi etika dalam mamaq, dampaknya terhadap lingkungan dan kegiatan ekonomi berupa budidaya bahan-bahan mamaqdalam memenuhi ketersediaannya.Hal ini sebagai isu yang dapat diteliti lebih lanjut untuk mengkaji etika, dampak lingkungan alam sekitar kaitannya dengan kesehatan. Kajian ini dapat memberikan masukan untuk suatu inovasi mengemas bahan-bahan mamaq siap pakai yang dapat dijual secara komersil seperti rokok. Secara multidimensional tradisi mamaq ditinjau dari etnosains dalam pendidikan IPA di masa depan dapat merujuk pada kurikulum pendidikan IPA sebagai isu MBKM dengan kearifan lokal dimana praktik sangat diperlukan sebagai aplikasi teori yang mengarah pada kurikulum pendidikan vokasi, dimana pendidikan vokasi identik dengan sekolah kejuruan yang dapat mengembangkan dimensi kearifan lokal menjadi wirausaha yang merupakan salah satu solusi pengangguran di Indonesia.