Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Lansia Tangguh: Pendampingan Lansia Benteng Gading Mater Dei Madiun Aryono, Marcella Mariska; Cahyadi, Andi; Wicaksono, David Ary; Dani, Robik Anwar; Setyawan, Yonathan
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.13789

Abstract

Pada usia Indonesia yang hampir mencapai 80 tahun saat ini, bangsa ini telah mencapai tahap di mana populasinya berangsur-angsur menua. Sesuai perkiraan Kementerian Kesehatan, pada tahun 2025 jumlah penduduk di Indonesia yang akan dicap lanjut usia adalah sekitar 1,2 milyar. Lansia merupakan kelompok usia yang memiliki ketergantungan terhadap kelompok usia produktif. Dengan presentase yang cukup besar, secara tak langsung, memiliki dampak sosial dan ekonomi, baik bagi individu, keluarga, maupun lingkungan sosial. Lansia merupakan kelompok penduduk yang rentan dan sedikitnya ada tiga faktor utama yang menyebabkan kelompok lansia rentan, yaitu tidak lagi produktif secara ekonomi, masalah kesehatan, dan membutuhkan pendamping sebagai pengasuh. Permasahan ini juga terjadi pada para lansia di Paguyuban Benteng Gading Mater Dei Madiun. Meskipun mereka memiliki cukup banyak kesibukan dalam kegiatan gereja, namun tidak sedikit yang juga masih mengeluhkan permasalahan-permasalahan yang terjadi pada masa lansia ini. Oleh karena itu, program pendampingan ini dilakukan sehingga dapat membuat para lansia ini menjadi Lansia yang Tangguh sehingga dapat mampu menghadapi permasalahan-permasalahan di masa lansia. Kegiatan pendampingan yang telah dilakukan tersebut mendapatkan respon yang positif dari para lansia yang ada di Paguyuban Lansia Benteng Gading Mater Dei Madiun. Pendampingan ini sangat mengedukasi dan sangat bermanfaat bagi para lansia agar mereka dapat menjadi lansia yang Tangguh sehingga tidak merasakan kesepian dan stress dikarenakan tinggal sendirian.
PEMBERDAYAAN EKONOMI RUMAH TANGGA MELALUI PRODUKSI MASKER KAIN DI MASA PANDEMI COVID-19 Immanuela, Intan; Dani, Robik Anwar
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 1 No 3 (2021): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.384 KB) | DOI: 10.24034/kreanova.v1i3.5069

Abstract

Pemberdayaan sangat diperlukan utamanya pada masa sulit seperti saat ini yaitu masa Pandemi Covid-19. Pemberdayaan unutk meningkatan kulaitas diri dan keluarga dapat dilakukan dengan kemampuan mengisi peluang usaha terutama di masa pandemi ini. salah satu peluang usaha yang dapat dilakukan adalah dengan usaha/ bisnis masker dari kain. Kegiatan pemberdayaan kepada masyarakat ini memiliki tujuan sebagai berikut: 1). Membantu menciptakan keterampilan dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat melalui usaha/bisnis produk masker kain. 2) Membantu mitra melalui pendampingan psikologis untuk memiliki rasa percaya diri dan memiliki jiwa entrepreneurship. 3). Membantu mengembangkan mitra untuk tetap memiliki pendapatan keluarga ditengah Covid-19 melalui usaha produk masker kain dengan menyediakan alat bantu memproses produk masker kain. 4). Membantu mitra dengan edukasi penentuan harga jual produk masker kain dan pemasaran melalui medsos. Metode yang dilakukan unutk mencapai tujuan tersebut adalah dengan melakukan pelatiham pembuatan masker kain, pengadaan alat bantu proses produksi masker kain, pendampingan ranah psikologis untuk membentuk mental wirausaha yang tahan banting, kreatif, dan mampu melihat peluang, dan edukasi penentuan harga jual masker kain pemasaran melalui media sosial.
Happiness at Work in the Context of Javanese and Chinese Workers Setyawan, Yonathan; Anwar Dani, Robik; Cahyadi, Andi
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 14, No 1 (2025): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v14i1.18619

Abstract

This study aims to describe the differences in happiness at work between Javanese workers and Chinese workers in Madiun City. The subjects in this study consisted of 100 workers of Javanese origin and 100 workers of Chinese origin working in Madiun City. The methodology applied in this study uses a quantitative approach, while the measuring instrument used is the happiness at work scale developed by Salas-Vallina, A., and Alegre, J. (2021). The results of this study show that there is no difference in happiness at work between Javanese workers and Chinese workers in Madiun City, which can be seen from the sig. or P value of 0.353, which is greater than 0.05. Happiness at work for Javanese and Chinese workers in Madiun City is recorded in the medium category, with a percentage of 57% for Javanese workers and 59% for Chinese workers. Although there is no difference, there are variations in the factors that contribute to happiness at work; namely, for Javanese workers, it is more likely to be on the social aspect with a percentage of 44%, while Chinese workers are more on the psychological aspect with a percentage of 72%. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perbedaan happiness at work antara pekerja Jawa dan pekerja Tionghoa yang ada di Kota Madiun. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 100 pekerja yang berasal dari suku Jawa dan 100 pekerja dari suku Tionghoa yang bekerja di Kota Madiun. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, sementara alat ukur yang digunakan adalah skala happiness at work yang dikembangkan oleh Salas-Vallina, A., dan Alegre, J. (2021). Analisis data yang digunakan adalah uji perbedaan Mann-Whitney dengan bantuan perangkat lunak IBM 23. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan happiness at work antara pekerja suku Jawa dan pekerja suku Tionghoa di Kota Madiun, yang dapat dilihat dari nilai sig. atau P Value sebesar 0,353 yang lebih besar dari 0,05. Kebahagiaan di tempat kerja bagi pekerja Jawa dan pekerja Tionghoa di Kota Madiun tercatat dalam kategori sedang, dengan persentase 57% untuk pekerja Jawa dan 59% untuk pekerja Tionghoa. Meskipun tidak ada perbedaan, terdapat variasi dalam faktor-faktor yang menyumbang happiness at work, yakni bagi pekerja Jawa lebih cenderung pada aspek sosial dengan persentase 44%, sedangkan pekerja Tionghoa lebih pada aspek psikologis dengan persentase 72%.