Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ETIKA BISNIS ISLAM DALAM PRAKTIK USAHA UMKM: STUDI PADA PELAKU USAHA KULINER HALAL Andika Bayu Kurnia; Juliana Putri
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan etika bisnis Islam dalam praktik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pada sektor kuliner halal di Indonesia. Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk halal dan etis, pelaku usaha dituntut untuk tidak hanya fokus pada keuntungan ekonomi semata, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai syariah dalam setiap aktivitas bisnisnya. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai referensi akademik, termasuk jurnal, buku, dan artikel ilmiah. Hasil studi menunjukkan bahwa prinsip-prinsip etika Islam seperti kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan amanah memiliki pengaruh signifikan terhadap keberlangsungan dan reputasi usaha. Penerapan prinsip-prinsip tersebut dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, loyalitas pelanggan, serta menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkah. Namun, penerapan etika bisnis Islam masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti kurangnya pemahaman pelaku UMKM, lemahnya regulasi pendukung, serta tekanan kompetitif pasar. Di sisi lain, peluang seperti adanya sertifikasi halal, kemajuan teknologi, dan meningkatnya permintaan global terhadap produk etis, membuka ruang bagi UMKM untuk tumbuh secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan lembaga keuangan untuk mendorong implementasi etika bisnis berbasis syariah secara menyeluruh.
Pengaruh Manajemen Risiko Terhadap Kinerja Keuangan Pada Industri Perbankan Juliana Putri; Rapika Dewi
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v3i3.1176

Abstract

Pandemi Corona virus Disease 2019 (COVID-19) telah menjadi peristiwa global yang memberikan dampak luar biasa terhadap seluruh aspek kehidupan, termasuk sektor industri perbankan. Sebagai lembaga intermediasi keuangan, bank memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. Namun, selama masa pandemi, sektor ini menghadapi tantangan besar terutama dalam hal penyaluran kredit dan risiko pengelolaan akibat meningkatnya potensi gagal bayar. Latar belakang tersebut mendorong pentingnya penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko manajemen terhadap kinerja keuangan perbankan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan penelitian kausal-komparatif yang menganalisis hubungan sebab antara akibat variabel risiko dengan kinerja keuangan yang diproksikan menggunakan Return on Asset (ROA). Variabel independen dalam penelitian ini meliputi Non-Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Net Interest Margin (NIM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPL dan BOPO berpengaruh negatif terhadap ROA, sedangkan LDR, CAR, dan NIM berpengaruh positif terhadap ROA. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi risiko kredit dan operasional, maka semakin rendah profitabilitas bank. Sebaliknya, pengelolaan yang baik terhadap likuiditas, kecukupan modal, dan margin bunga bersih mampu meningkatkan kinerja keuangan bank. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa manajemen risiko yang baik dan terukur sangat penting dalam meningkatkan profitabilitas dan menjaga kesehatan keuangan bank, khususnya di tengah krisis global seperti pandemi. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen perbankan untuk lebih fokus dalam mitigasi risiko secara menyeluruh.
Pengaruh Strategi Digital Marketing Terhadap Peningkatan Loyalitas Konsumen Di Era Modern Safrina, Eka; Juliana Putri
EKOMAN: Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen Vol. 3 No. 1 (2025): EKOMAN: Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/ekoman.v3i1.313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi digital marketing terhadap peningkatan loyalitas konsumen di era modern. Seiring kemajuan teknologi dan perubahan pola belanja, perusahaan dituntut memanfaatkan strategi pemasaran digital untuk membangun hubungan yang kuat dengan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 200 responden yang berinteraksi dengan merek melalui platform digital. Variabel penelitian meliputi personalisasi, keterlibatan di media sosial, dan program loyalitas digital. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi digital marketing yang efektif berpengaruh positif terhadap loyalitas konsumen. Faktor utama yang mendorong loyalitas adalah personalisasi komunikasi digital, keterlibatan aktif di media sosial, dan program loyalitas digital. Temuan ini memberikan panduan praktis bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran digital yang kompetitif.
TREN PERDAGANGAN INTERNASIONAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP NERACA PERDAGANGAN INDONESIA Febi Safitri; Juliana Putri
EKSYA : Jurnal Ekonomi Syariah Vol 5 No 2 (2024): JURNAL EKSYA: JURNAL EKONOMI SYARIAH
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/eksya.v5i2.2177

Abstract

International trade is an economic interaction between countries that enables the exchange of goods and services to meet domestic market needs and accelerate economic growth. Indonesia, as a country with an open economy, has a high dependency on export and import activities. This article aims to analyze the impact of current international trade trends, such as digitalization, protectionist policies, and the shift toward a green economy, on Indonesia's trade balance. This study employs a descriptive qualitative method using secondary data to evaluate these changes and their effects on export-import patterns. The findings indicate that these global trends pose challenges for Indonesia, particularly concerning its dependence on commodities and imported capital goods. The article also proposes strategies to enhance Indonesia's competitiveness through export product diversification and domestic industrial development, to maintain trade balance stability and strengthen Indonesia's position in the global market.
ANALISIS PEMAHAMAN KEUANGAN SYARIAH BAGI MASYARAKAT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEPUTUSAN MEMILIH  PEMBIAYAAN SYARIAH Elsi Nuliawati Marpaung; Juliana Putri
Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jimea.v3i1.6278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman keuangan syariah pada masyarakat serta implikasinya terhadap keputusan dalam memilih pembiayaan syariah. Latar belakang penelitian bertumpu pada meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan syariah, sementara tingkat literasi keuangan syariah masih belum merata dan sering kali tidak sejalan dengan perilaku penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis tematik terhadap berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal akademik, laporan lembaga keuangan syariah, dan publikasi terkait literasi keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai konsep dasar keuangan syariah meliputi akad, rukun, larangan riba, dan skema bagi hasil—berpengaruh secara signifikan terhadap sikap dan preferensi dalam memilih pembiayaan syariah. Semakin baik tingkat pemahaman individu mengenai prinsip dan keunggulan pembiayaan syariah, semakin tinggi kecenderungan mereka untuk memilih produk syariah dibandingkan pembiayaan konvensional. Penelitian ini juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas edukasi dan sosialisasi keuangan syariah sebagai upaya strategis dalam memperkuat literasi masyarakat. Dengan demikian, peningkatan literasi keuangan syariah diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri keuangan syariah serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap produk pembiayaan berbasis syariah.
Dimensi Nilai dan Pembelajaran Etika dalam Konsep Murabahah Perspektif Tafsir al-Azhar Juliana Putri; Dicky Armanda; Muhammad Syahrial Razali Ibrahim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40768

Abstract

This research is motivated by the dominant use of the murabahah contract in contemporary Islamic economic practices, which is often understood in a technical-formal manner, thus potentially obscuring the value dimensions and ethical learning contained therein. This study aims to analyze the value dimensions and ethical learning in the murabahah concept based on the verses of the Qur'an on trade and usury and their interpretation in Buya Hamka's Tafsir al-Azhar. The research method used is qualitative with a library research design and a normative-interpretative approach, with data sources consisting of the Qur'an, Tafsir al-Azhar, and scientific literature related to Islamic economics and the ethics of muamalah. The results of the discussion indicate that murabahah obtains Qur'anic legitimacy because it is based on a fair, transparent, and exchange-based buying and selling mechanism based on real benefits, which is fundamentally different from usury which is exploitative. The research findings confirm that according to Buya Hamka, murabahah is not only an economic contract, but also a medium for internalizing Islamic educational values ​​that instill honesty, justice, trustworthiness, and social responsibility, and will lose its ethical meaning if carried out formally. The implications of this research indicate that strengthening murabahah practices requires integration between legal compliance and value awareness, so that murabahah can function as an educational instrument for Islamic economic ethics that is in line with the objectives of sharia (maqāṣid al-sharī‘ah) and contemporary social needs.
Peran Strategis Perempuan dalam Membangun Ketahanan Psikososial Anak Pascabencana melalui Pendidikan Dasar Maisura; Juliana Putri; Maitanur; Abdul Ghani; Ja’far Nasution; Darmadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40973

Abstract

The increasingly frequent hydrometeorological disasters in Indonesia, particularly in Aceh, have serious psychosocial impacts on elementary school-aged children, directly impacting the continuity of the learning process. This study aims to analyze the strategic role of women in building post-disaster psychosocial resilience in children through basic education by examining the underlying social, cultural, and religious dimensions. The study used a qualitative method with a field research approach, collecting data through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies with female companions, elementary school-aged children, and community leaders in Alue Kuta Village, Bireuen Regency. The results indicate that post-disaster children experience anxiety, fear, impaired concentration in learning, and a decreased sense of security. Women emerge as the primary actors in psychosocial support through maternal relationships, emotional closeness, and informal educational practices based on Islamic values. The main findings reveal that women's mentoring, imbued with the values ​​of mercy, patience, and religious coping, effectively restores children's emotional stability, strengthens social adaptation, and encourages the sustainability of post-disaster basic education. This research highlights the importance of integrating women's roles and a religious-based psychosocial approach into basic education and disaster management policies to ensure holistic, sustainable, and aligns children's recovery with the Islamic culture and values ​​prevalent in the community. Keywords: Children, Disaster, Education, Women, Psychosocial.
ULAMA TIMUR TENGAH DAN ISLAMISASI ACEH: STUDI PENDIDIKAN SEJARAH TENTANG OTORITAS SIMBOLIK DAN REALITAS HISTORIS Abdul Ghani; Ja'far Nasution; Maisura; Juliana Putri; Maitanur
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41911

Abstract

This research is motivated by the strong popular narrative that positions Middle Eastern clerics as the dominant actors in the Islamization of Aceh without critical verification of contemporary historical evidence. This study aims to analyze the relationship between the symbolic authority of Middle Eastern clerics and the historical reality of the Islamization of Aceh, as well as its implications for history education. The method used is qualitative research with a critical history approach and intellectual historiography combined with a history education perspective, through analysis of primary sources in the form of classical Acehnese manuscripts, foreign traveler's notes, archaeological and epigraphic evidence, and secondary sources from contemporary academic studies. The results of this study indicate that the claim of dominance of Middle Eastern ulama in the early phase of the Islamization of Aceh in the 12th–14th centuries CE is not supported by contemporary historical evidence, but rather is a retrospective symbolic construction in the historiography of the sultanate. The role of Middle Eastern ulama only became significant in the 16th–17th centuries in the context of the consolidation of the Aceh Darussalam Sultanate, especially as agents of legitimacy of state orthodoxy and ideology. The research findings also emphasize the centrality of local ulama and Nusantara networks in the production, transmission, and adaptation of contextual Islamic knowledge. The implications of this study emphasize the importance of a critical and multi-perspective approach in history education so that the Islamization of Aceh is understood as a complex, networked, and local agency-based historical process, rather than a linear, top-down narrative.