Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peran Layanan Instant Messaging Pada Teleradiologi Sebagai Upaya Penegakkan Diagnosis Mohammad Alif Nur Fathoni; M. Choiroel Anwar; Agung Nugroho Setiawan
Jurnal LINK Vol 20, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i1.11394

Abstract

Teleradiology (teleradiologi), merupakan bagian dari layanan telemedicine, yang digunakan dengan memanfaatkan PACS sehingga dapat digunakan secara jarak jauh. Perkembangan teknologi memungkinkan teleradiologi dapat menggunakan smartphone sebagai media pengirim dan penampil gambar pemeriksaan sehingga memungkinkan adanya interpretasi hasil dari pemeriksaan radiologi secara cepat dan akurat dalam menegakkan diagnosis. Tujuan dari pelaksanaan tinjauan sistematis (systematic literatur review) ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan layanan perpesanan pada teleradiologi sebagai upaya penegakkan diagnosis. Metode penelusuran jurnal penelitian ini menggunakan Google Scholar, Springer, PubMed, IEEE Xplore dan Elsevier. Pencarian ini dilakukan dengan menggunakan beberapa kata kunci antara lain teleradiologi, teleradiology, instant messaging, mobilephone, smartphone dengan masa publikasi 2010 hingga 2022. Hasil review dari 16 jurnal didapatkan bahwa penggunaan layanan perpesanan dapat digunakan sebagai media penampil gambar dan penilaian evaluasi dimana tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara penilaian standar menggunakan workstation berbasis PACS dengan menggunakan smartphone. Simpulan penelitian ini adalah layanan perpesanan dapat menjadi media penilaian dalam upaya menegakkan diagnosis dan membantu dalam menentukan tindakan yang akan dilakukan. Akan tetapi, saat ini belum dapat menggantikan peranan workstation berbasis PACS sebagai media penilaian dan evaluasi hasil pemeriksaan radiologi.
Learning Application Model of Head CT Scan Image Evaluation for Health Human Resource Capacity Building Saifudin, Saifudin; Setiawan, Agung Nugroho; Amalia, Rizki
SANITAS: Jurnal Teknologi dan Seni Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): SANITAS Volume 15 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36525/sanitas.2024.491

Abstract

Background: CT image evaluation of head scan is one of the competencies in radiographic students including students in Radiographer education. Students must be able to analyze image quality, which includes anatomical criteria as well as diagnostic information of CT Scan images. This research is a pioneering effort to use AI in analyzing CT Scan images obtained retrospectively from Radiology Installations. Objective: the use of Artificial Intelligence as a learning application that can be utilized by radiography students in studying the accuracy of image intensity and automatic anatomical positioning in a head CT Scan Image analysis application. Method: The study used CT scan images that researchers collected and obtained retrospectively from the Radiology Installation. The use of Artificial Intelligence methods in accordance with the needs of research and development of Matlab Software is used in designing programs for applications. Results: In the aspect of object setting accuracy, the application can assess the accuracy of the position of the Head Object rotation or not and assess the intensity of the CT Scan image. The test accuracy value of this application is 97,78%, specificity is 100% and sensitivity is 94,45%. Conclusion: This application program can be used to increase the skills of radiographer students.
Informasi Anatomi dan Dosis Radiasi pada MSCT Brain Pediatric Menggunakan Adaptive Statistical Iterative Reconstruction (ASiR)-V Indraratma, Fitri; Dartini, Dartini; Setiawan, Agung Nugroho
Jurnal Imejing Diagnostik (JImeD) Vol. 9 No. 1: JANUARY 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimed.v9i1.9471

Abstract

Background: Multislice CT Scan (MSCT) brain examination in pediatric cases should pay attention to the lowest possible dose but still provide optimal anatomical information. Pediatric has a higher risk of developing cancer compared to adults who receive the same dose. The purpose of this study is to obtain the optimal value of the use of the Adaptive Statistical Iterative Reconstruction (ASIR)-V technique with variations in tube current strength and Iterative Reconstruction value which is implemented in pediatric patients under the age of 5 (five) years. Methods: This research was experimental with brain image samples of pediatric patients at the Radiology Installation of RSUD dr. Moewardi Surakarta. The variations of the tube currents selected were 80, 100, and 165 mA with a combination of AR20, AR40, AR60, and AR80 variations. Anatomical information processed descriptively sourced from the assessment of 3 (three) radiologists who were experienced in assessing MSCT images. Meanwhile, the effect of tube current variation on radiation dose was tested using linear regression. Results: The results showed differences in anatomical information between the combinations of 165 mA-AR60 and 165 mA-AR80 "very clear", 165 mA-AR20 "clear", 80 mA-AR20 "fairly clear" and 100 mA-AR80 "less clear". There was an effect of strong variation of tube current on radiation dose with a regression coefficient value of 0.690. The estimated effective doses of the three tube current values were still below the national Dose Reference Level (DRL). Conclusions: It was concluded that there were differences in anatomical information on the MSCT brain pediatric examination with variations in tube current and ASiR-V, there was an effect of variations in mA on radiation dose and mA values and the optimal value of the combination of techniques studied is 80 mA and 20% Iterative Reconstruction. 
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM ANAKKU SEHAT DAN CERDAS UNTUK PENGENTASAN STUNTING DI KABUPATEN BREBES Hendriyani, Heni; Isnawati, Muflihah; Tursilowati, Susi; Pertiwi, Estuasih Dyah; Setiawan, Agung Nugroho
Jurnal LINK Vol 19 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9679

Abstract

Indonesia masih menghadapi masalah gizi anak meskipun pemerintah sudah berupaya maksimal, namun prevalensi stunting anak bawah lima tahun (balita) tetap tinggi yaitu 30.8% pada tahun 2018. Berdasarkan data Riskesdas 2018, dan Data SSGI tahun 2022 menunjukkan prevalensi stunting nasional masih tinggi dari angka propinsi dan nasional. Upaya untuk menanggulangi stunting yang terintegrasi yang melibatkan beberapa stakeholders dan pemerintah daerah dapat dilakukan di Kabupaten Brebes mengingat besaran masalah stunting di wilayah ini masih tinggi dan pemerintah daerah serta masyarakatnya mendukung upaya ini. Tujuan kegiatan untuk memberdayakan serta mendampingi guru PAUD dan masyarakat dalam mengatasi masalah gizi dan implementasi program “Anakku Sehat dan Cerdas”. Kegiatan pelatihan program “Anakku Sehat dan Cerdas” dilaksanakan pada 22-23 Juli 2022 di Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan pada peserta pelatihan program “Anakku Sehat dan Cerdas” dan diketahui bahwa 20% dari 80 anak yang dilakukan pengukuran antropometri mengalami stunting.
Peran Layanan Instant Messaging Pada Teleradiologi Sebagai Upaya Penegakkan Diagnosis Nur Fathoni, Mohammad Alif; Anwar, M. Choiroel; Setiawan, Agung Nugroho
Jurnal LINK Vol 20 No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i1.11394

Abstract

Teleradiology (teleradiologi), merupakan bagian dari layanan telemedicine, yang digunakan dengan memanfaatkan PACS sehingga dapat digunakan secara jarak jauh. Perkembangan teknologi memungkinkan teleradiologi dapat menggunakan smartphone sebagai media pengirim dan penampil gambar pemeriksaan sehingga memungkinkan adanya interpretasi hasil dari pemeriksaan radiologi secara cepat dan akurat dalam menegakkan diagnosis. Tujuan dari pelaksanaan tinjauan sistematis (systematic literatur review) ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan layanan perpesanan pada teleradiologi sebagai upaya penegakkan diagnosis. Metode penelusuran jurnal penelitian ini menggunakan Google Scholar, Springer, PubMed, IEEE Xplore dan Elsevier. Pencarian ini dilakukan dengan menggunakan beberapa kata kunci antara lain teleradiologi, teleradiology, instant messaging, mobilephone, smartphone dengan masa publikasi 2010 hingga 2022. Hasil review dari 16 jurnal didapatkan bahwa penggunaan layanan perpesanan dapat digunakan sebagai media penampil gambar dan penilaian evaluasi dimana tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara penilaian standar menggunakan workstation berbasis PACS dengan menggunakan smartphone. Simpulan penelitian ini adalah layanan perpesanan dapat menjadi media penilaian dalam upaya menegakkan diagnosis dan membantu dalam menentukan tindakan yang akan dilakukan. Akan tetapi, saat ini belum dapat menggantikan peranan workstation berbasis PACS sebagai media penilaian dan evaluasi hasil pemeriksaan radiologi.
Peningkatan Akurasi Diagnostik Tissue Harmonic Imaging Ultrasound pada Populasi Overweight: Evaluasi Komparatif Ketajaman Dinding, Artefak Intralumen, dan Ketajaman Lesi Pratiwi, Rahayu Nia; Rianto, Sugeng; Setiawan, Agung Nugroho; Rasyid, Rasyid; Satoto, Bambang; Hariri, Ahmad
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52205

Abstract

Latar belakang: Kualitas citra pada ultrasonografi abdomen menurun secara signifikan pada pasien dengan indeks massa tubuh (BMI) tinggi akibat redaman akustik oleh jaringan adiposa. Keterbatasan ini mempengaruhi akurasi diagnostik penyakit kandung empedu, termasuk kolelitiasis, kolesistitis, dan polip. Tissue Harmonic Imaging (THI) dikembangkan untuk mengatasi degradasi citra dengan memanfaatkan propagasi gelombang non-linier yang menghasilkan frekuensi harmonik berkoherensi tinggi. Tujuan: Mengevaluasi secara kuantitatif dampak THI terhadap tiga parameter utama kualitas citra ultrasonografi kandung empedu ketajaman dinding anterior, penekanan artefak intra-lumen, dan kejelasan margin lesi pada pasien kelebihan berat badan. Metode: Studi komparatif berpasangan dilakukan pada 100 pasien BMI >25 kg/m² di Tirta Medical Center (Mei–Juni 2023). Setiap peserta menjalani dua urutan pencitraan berurutan: non-THI (fundamental imaging) dan THI, dengan parameter teknis yang distandarisasi. Dua radiolog independen menilai total 200 citra menggunakan skala ordinal empat tingkat (1–4). Hasil: THI menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh parameter dibandingkan non-THI. Ketajaman dinding anterior mencapai skor 2–3 pada 86% citra THI, sementara non-THI didominasi skor 1–2 (94%). Penekanan artefak internal meningkat drastis, dengan THI mencapai skor tertinggi (4) pada 52% citra dibanding 21% pada non-THI. Kejelasan lesi juga lebih baik pada THI (80% skor 3) dibanding non-THI (44% skor 3). Kesimpulan: THI secara konsisten meningkatkan kualitas citra ultrasonografi kandung empedu pada pasien kelebihan berat badan melalui peningkatan resolusi spasial, kontras, dan penekanan artefak. Temuan ini mendukung penggunaan THI sebagai protokol pencitraan standar untuk evaluasi hepatobilier pada populasi dengan BMI tinggi.