Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pemberdayaan Anggota DPRD Dalam Menghadapi Tantangan Pembangunan Pertanian Berkelanjutan Di Propinsi Jawa Tengah Pudjiastuti, Sri Rahayu; Iriansyah, Herinto Sidik; Utami, Purwani Puji; Vioreza, Niken; Saryono, Saryono
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 5 No. 1 (2025): Inovasi Edukatif dan Teknologi Partisipatif untuk Pemberdayaan Komunitas dalam
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/japd.v5i1.2296

Abstract

Pertanian berkelanjutan merupakan pilar penting dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, namun sektor ini menghadapi berbagai tantangan seperti alih fungsi lahan, regenerasi petani, keterbatasan teknologi, dan lemahnya kelembagaan petani. Untuk itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, khususnya Komisi B, agar mampu merespons tantangan pembangunan pertanian melalui peningkatan kapasitas legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Metode yang digunakan adalah Bimbingan Teknis (Bimtek) selama tiga hari dengan pendekatan diskusi tematik, presentasi narasumber ahli, dan sesi reflektif ESQ yang melibatkan 108 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman anggota DPRD terhadap konsep pertanian berkelanjutan, pentingnya kolaborasi multipihak, serta urgensi kebijakan berbasis data untuk perlindungan dan pemberdayaan petani. Kesimpulannya, peningkatan kapasitas kelembagaan melalui pelatihan dan kolaborasi lintas sektor merupakan langkah strategis dalam mendorong kebijakan pertanian yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi.
Membangun Keberanian Melapor Sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Kurniati, Pat; Jamilah, Jamilah; Pudjiastuti, Sri Rahayu; Rumiati, Sri; Irma, Dasih; Maemunah, Sari; Septipane, Dwi; Susi, Susi; Putri, Mas Fierna Janvierna Lusie; Saryono, Saryono
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 5 No. 1 (2025): Inovasi Edukatif dan Teknologi Partisipatif untuk Pemberdayaan Komunitas dalam
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/japd.v5i1.2338

Abstract

Kekerasan seksual masih menjadi persoalan serius di lingkungan pendidikan, namun pelaporan oleh korban atau saksi sering terkendala oleh rasa takut, stigma sosial, dan minimnya pemahaman tentang hak dan mekanisme pelaporan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membangun keberanian pelajar dalam melaporkan kekerasan seksual sebagai bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan kekerasan. Program dilaksanakan melalui seminar edukatif dan diskusi interaktif di SMK YAPPA Depok pada 15 Februari 2025, dengan metode penyuluhan, studi kasus, dan evaluasi kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 97,4% peserta merasa lebih memahami hak-hak individu serta lebih siap menjadi pelapor dan agen perubahan dalam isu kekerasan seksual. Peserta juga menilai bahwa pendekatan yang digunakan efektif dalam meningkatkan keberanian dan kesadaran akan pentingnya pelaporan. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil membangun kesadaran kritis siswa dan perlu direplikasi dengan dukungan kelembagaan yang lebih sistematis agar dampaknya berkelanjutan.
Peran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam Mempromosikan Moderasi Beragama di Indonesia Hardiyanto, Lutfi; Saryono, Saryono; Romdanih, Romdanih
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 5 No. 2 (2025): Penguatan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan melalui Inovasi Media Pembel
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v5i2.2483

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran PPKn dalam mempromosikan moderasi beragama, serta mengidentifikasi strategi dan praktik terbaik yang dapat diterapkan di lingkungan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap berbagai sumber primer dan sekunder, meliputi buku, artikel ilmiah, dan dokumen kebijakan. Data dianalisis dengan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelian ini menunjukkan integrasi PPKn dan moderasi beragama terbukti mampu meningkatkan pemahaman peserta didik tentang toleransi, menghargai perbedaan, dan menghindari sikap ekstrem. Strategi efektif meliputi pendekatan kurikulum integratif, pembelajaran kolaboratif antara guru PPKn dan guru agama, metode aktif seperti diskusi, debat, dan role-playing, serta penguatan peran keluarga dan masyarakat. PPKn dan moderasi beragama berkontribusi signifikan dalam membangun ketahanan nasional berbasis nilai Pancasila. Implementasi yang konsisten dan dukungan kebijakan yang tepat dapat menjadi kunci terciptanya generasi muda yang berkarakter, moderat, dan siap menghadapi tantangan global.
Pemberdayaan UMKM Berbasis Pesantren: Strategi Branding dan Digital Marketing dalam Meningkatkan Daya Saing Produk Keripik Saryono, Saryono; Utami, Purwani Puji; Febriansyah, Muhammad Raihan
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 5 No. 2 (2025): Membangun Kemandirian Komunitas: Sinergi Digital, Partisipatif, dan Kultural da
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/japd.v5i2.2471

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk keripik singkong dan pisang yang dikelola oleh Pondok Pesantren Nurul Huda Rumbut melalui strategi branding dan digital marketing. Pesantren ini telah memulai kegiatan wirausaha berbasis produksi makanan ringan, namun menghadapi kendala dalam desain kemasan, identitas merek, dan pemasaran digital. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan desain grafis dan pemasaran digital, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan usaha, dan evaluasi berbasis data. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kualitas kemasan, kehadiran di media sosial dan e-commerce, serta keterampilan digital santri dan pengelola. Program ini menghasilkan luaran berupa kemasan baru, katalog produk digital, toko online aktif, dan buku panduan e-commerce untuk santri. Artikel ini menegaskan bahwa pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas dan digitalisasi mampu memperkuat kemandirian ekonomi pesantren dan memperluas jangkauan produk lokal ke pasar yang lebih luas
Hubungan Antara Pemahaman Etika Politik dan Kesadaran Hukum Dengan Budaya Politik Organisasi Mahasiswa Saryono, Saryono; Fazria, Alisa Nur; Andini, Sopiah; Hasan, Hasan
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 2 No. 1 (2022): Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pendidikan Karakter dan Perilaku Hidup
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.729 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v2i1.1369

Abstract

Secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran yang spesifik tentang budaya politik mahasiswa anggota organisasi kemahasiswaan STKIP Kusuma Negara Jakarta. Secara khusus (1) Memperoleh informasi kajian hubungan antara pemahaman Pancasila sebagai etika politik ketatanegaraan Indonesia dengan budaya politik mahasiswa anggota anggota organisasi kemahasiswaan STKIP Kusuma Negara Jakarta. (2) Memperoleh informasi kajian hubungan antara kesadaran hukum sebagai alat rekayasa sosial dengan budaya politik mahasiswa anggota organisasi kemahasiswaan STKIP Kusuma Negara Jakarta. (3) Memperoleh informasi kajian hubungan kausalitas antara pemahaman Pancasila sebagai etika politik dan kesadaran hukum dengan budaya politik mahasiswa anggota organisasi kemahasiswaan STKIP Kusuma Negara Jakarta. Berdasarkan penelitian ini terbuktilah bahwa terdapat hubungan antara Pemahaman Etika Politik dan Kesadaran Hukum dengan Budaya Politik Anggota Organisasi Kemahasiswaan STKIP Kusuma Negara Jakarta. Implikasi dari penelitian ini, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan baka Budaya Politik ORMAWA sangat dipengaruhi oleh Pemahaman Etika Politik dan Kesadaran Hukum mahasiswa anggota ORMAWA itu sendiri. Untuk itu Budaya Politik Mahasiswa Anggota ORMAWA perlu ditingkatkan, dengan cara aktif dalam urusan-urusan bersama, mengorganisasikan diri sendiri pada sebuah kelompok, dan berani menyampaikan aspirasi.
Strategi Pengolahan Sampah dan Penerapan Zero Waste di Lingkungan Kampus STKIP Kusuma Negara Andini, Sopiah; Saryono, Saryono; Fazria, Alisa Nur; Hasan, Hasan
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 2 No. 1 (2022): Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pendidikan Karakter dan Perilaku Hidup
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.152 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v2i1.1370

Abstract

Pengelolaan sampah dengan penerapan zero waste merupakan upaya yang dilakukan dengan cara mengubah gaya hidup yang kreatif serta efisien demi mendorong siklus sumber daya yang mampu dikembangkan di lingkungan Kampus STKIP Kusuma Negara sehingga produk-produk yang dihasilkan ini bisa digunakan kembali sesuai kebutuhan yang diinginkan dan bermanfaat bagi efektifitas kegiatan belajar mengajar. Partisipasi civitas akademika Kampus STKIP Kusuma Negara sangat berpengaruh besar dalam pengolahan sampah melalui penerapan zero waste untuk mencapai tujuan bersama yang dicetus oleh PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yaitu SDGs (Sustainable Development Goals). SDGs berisi 17 tujuan dan 169 target yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030. SDGs memiliki makna Tujuan Pembangunan Berkelanjutan untuk kesejahteraan manusia ke seluruh negara-negara secara global mendunia. Selain SDGs, UI Greenmetric juga memainkan peranannya melalui pemeringkatan perguruan tinggi pertama di dunia yang berbasis pada komitmen tinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup kampus.Satu langkah kecil yang dilakukan oleh civitas akademika kampus STKIP Kusuma Negara dalam rangka penerapan zero waste di lingkungan kampus adalah dengan cara mengolah sampah menjadi media pembelajaran dalam bentuk alat peraga dalam rangka pengolahan jenis sampah organik dan anorganik. Dalam pengolahannya metode yang digunakan adalah metode recycle, yaitu proses mengolah sampah dengan daur ulang untuk disempurnakan menjadi barang atau produk yang memiliki nilai guna.
Sikap Politik Dan Hukum Internasional Indonesia Terkait Penyerangan Rusia Ke Ukraina Saryono, Saryono; Fajarianti, Aulia; Kurniawati, Lia Dahlia; Akbariah, Ainun Alfasari; Jabar, Ibnu Abdul; Yulyanti, Fitri
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 2 No. 2 (2022): Civic Education Dalam Perspektif Global
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.697 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v2i2.1529

Abstract

Abstrak—Berdasarkan permasalahan dalam penelitian ini, tujuan umum dalam penelitian ini ialah untuk memperoleh data empiris mengenai variabel yang berhubungan dengan sikap politik dan hukum internasional baik secara global maupun Indonesia serta langkah yang seharusnya diambil Indonesia sebagai negara dengan penganut prinsip politik bebas aktif atau non blok. Sedangkan secara khusus, tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pandangan politik dan hukum internasional baik secara global maupun Indonesia dalam menyikapi konflik antara Rusia dan Ukraina. (2) Untuk mengetahui serta menganalisis sikap politik danhukum internasional baik secara global maupun Indonesia dalam menyikapi konflik antara Rusia dan Ukraina. Invasi militer Rusia ke Ukraina sejak 24 Februari 2022 telah menimbulkan dampak yang sangat besar seperti menelan banyak korban jiwa, kerusakan sejumlah fasilitas umum dan pertahanan militer, melemahkan perekonomian negara yang terlibat, serta mengancam kedaulatan negara lainnya yang ikut bersuara dan memberikan bantuan kekuatan militer kepada Ukraina. Penyerangan Rusia kepada Ukraina ini dilandasi dengan ketersinggungan Rusia atas keinginan Ukraina untuk segera bergabung kedalam NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) yang merupakan aliansi militer blok barat sejak perang dunia II. Kini, NATO tidak lagi beranggotakan negara blok barat melainkan seluruh negara di benua Eropa termasuk beberapa negara di Eropa Tengah dan Timur. Indonesia sebagai sahabat dari kedua negara tersebut dengan prinsip politik bebas aktifnya bertindak sebagai mediator untuk meredam dan mengembalikan kedamaian keduanya. Implikasi berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka Indoensia sudah seharusnya tidak membiarkan negara lain mendikte keputusan dan langkah politik bebas aktif serta memperkuat pertahanan dan persatuan nasional.
Dampak Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Terhadap Sembilan Bahan Pokok (Sembako) Di Kecamatan Tambun Selatan Dalam Masa Pandemi Dewi, Yuliani; S, Saryono; Dini , Apriani; M, Maghfiroh; Mauli, Ro
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 2 No. 2 (2022): Civic Education Dalam Perspektif Global
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.659 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v2i2.1533

Abstract

Abstrak— Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan komoditas yang memegang peranan vital dalam semua aktivitas ekonomi. Dampak langsung perubahan harga minyak ini adalah perubahanperubahan biaya operasional yang mengakibatkan tingkat keuntungan kegiatan investasi langsung terkoreksi. Secara sederhana tujuan investasi adalah untuk maksimisasi kemakmuran melalui maksimisasi keuntungan, dan investor selalu berusaha mananamkan dana pada investasi yang efisien dan aman. Kenaikan harga BBM bukan saja memperbesar beban masyarakat kecil pada umumnya tetapi juga bagi dunia usaha pada khususnya. Hal ini dikarenakan terjadi kenaikan pada pos-pos biaya produksi sehingga meningkatkan biaya secara keseluruhan dan mengakibatkan kenaikan harga pokok produksi. Multiple efek dari kenaikan BBM ini antara lain meningkatkan biaya overhead pabrik karena naiknya biaya bahan baku, ongkos angkut ditambah pula tuntutan dari karyawan untuk menaikkan upah yang pada akhirnya keuntungan perusahaan menjadi semakin kecil. Gejolak harga minyak dunia mulai terlihat sejak tahun 2021. Ada sejumlah faktor penyebab terjadinya gejolak ini, salah satunya adalah persepsi terhadap rendahnya kapasitas cadangan harga minyak yang ada saat ini, yang kedua adalah naiknya permintaan (demand) dan di sisi lain terdapat kekhawatiran atas ketidak mampuan negara-negara produsen untuk meningkatkan produksi. Sebetulnya kenaikan harga BBM bukanlah hal baru yang terjadi di negeri ini. Gejolak harga minyak dunia diketahui terjadi pada 1998. Kala itu, Indonesia mulai memasuki era Reformasi, sekaligus mengalami krisis moneter. Sejak masa pemerintahan Soeharto hingga Joko Widodo sekarang ini, harga BBM terus merangkak naik. Hanya Presiden B.J Habibie yang tidak menaikkan harga BBM. Ia justru menurunkan harga BBM sebesar Rp200, dari semula Rp1.200 per liter menjadi Rp1.000 per liter.
Penguatan Lembaga Perlindungan Ham Untuk Menciptakan Keadilan Dan Pembangunan Masyarakat Papua Hardiyanto, Lutfi; Saryono, Saryono
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 3 No. 1 (2023): Nilai Toleransi Dalam Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v3i1.1732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara lebih dalam mengenai isu-isu atau permasalahan pelanggaran HAM yang terjadi di Papua dan peranan lembaga-lembaga terkait dalam mengatasi permasalahan pelanggaran HAM di Papua. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan beberapa poin-poin solusi yang dapat membantu mengatasi pelanggaran HAM yang ada di Papua, seperti rencana pembangunan papua berkelanjutan, perlindungan hukum bagi aktivis HAM Papua, membentuk tim pengawas HAM secara khusus, menggalakkan isu-isu pelanggaran HAM Papua melalui pers mahasiswa, mengadakan kampanye sosial dan solusi lainnya. Penulis juga memberikan data-data realistis dari beberapa sumber yang terpercaya sebagai studi pustaka yang dapat mendukung argumentasi dan pelaksanaan solusi-solusi yang penulis berikan. Isu Papua Merdeka muncul dikarenakan beberapa faktor, yaitu adanya diskriminasi terhadap orang Papua, pembangunan Papua yang kurang mendapat perhatian, kurangnya kebijakan serta peranan lembaga HAM yang dapat melindungi, sikap diskriminatif masyarakat luar terhadap orang Papua, dan lain sebagainya. Pembangunan di Papua pun masih bilang tertinggal dibandingkan dengan provinsi lainnya yang menyebabkan kualitas hidup masih terbilang jauh dari kata baik. Ditambah lagi dengan sikap masyarakat yang masih kurang peduli dengan apa yang terjadi di Papua. Oleh karena itu, sebagai masyarakat Indonesia kita harus meningkatkan kepedulian kita terhadap sesama masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Hal ini demi terwujudnya keadilan dengan menegakan hukum sesuai dengan filosofis yang terdapat dalam filsafat hukum. Untuk mengatasi permasalahan tersebut juga dapat dilakukan dengan peningkatan lembaga HAM, kebijakan mengenai HAM dan pembangunan berkelanjutan di Papua, serta baik masyarakat maupun pemerintah lebih peduli lagi dengan isu-isu mengenai diskriminasi dan pelanggaran HAM.
Konsep Dasar Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Saryono, Saryono; Iriansyah, Herinto Sidik; Hardiyanto, Lutfi
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 1 (2024): Harmoni Budaya: Pendidikan Karakter, Kesadaran Hukum, Kearifan Lokal, dan Parti
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i1.1959

Abstract

Penelitian ini membahas konsep dasar pendidikan budaya dan karakter bangsa dengan menggunakan metode penelitian pustaka sebagai pendekatan utama. Melalui analisis berbagai sumber tertulis yang relevan, peneliti bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang konsep-konsep tersebut. Proses pengumpulan data dilakukan dengan hati-hati melalui akses dan penelaahan literatur dari berbagai sumber seperti database akademik, perpustakaan digital, dan jurnal ilmiah. Data tersebut kemudian dianalisis secara sistematis untuk mengeksplorasi pandangan, teori, dan konsep yang berkaitan dengan pendidikan budaya dan karakter bangsa. Hasil dari penelitian dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam memperdalam pemahaman tentang konsep dasar pendidikan budaya dan karakter bangsa, serta memberikan landasan yang kokoh bagi pengembangan kebijakan, kurikulum, dan praktik pendidikan yang mendorong nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang diinginkan.